Apakah Boleh Sedekah tapi Pinjam Uang ke Orang Lain? Ternyata Hukumnya kalau Utang Kata Buya Yahya...
- Tangkapan Layar YouTube Al-Bahjah TV
Sedekah memberikan banyak keutamaan, seperti memperoleh pahala berlipat ganda, menghilangkan dosa, mendapat aliran rezeki seluas samudera.
Perihal keutamaan lainnya meliputi akan mendapat ganjaran yang lebih di akhirat nanti, berupaya dapat ketenangan dan kenyamanan hidup, menandakan kasih sayang dan lain-lain.
Namun, beberapa orang telah menanamkan niatnya untuk bersedekah secara ikhlas tatkala tidak mempunyai uang. Mereka sampai rela memiliki utang agar bisa mengamalkan ibadah ini.
Bahwasanya utang juga menjadi salah satu bagian penting larangan dari Allah SWT yang harus dihindari agar tidak terkena hukuman di akhirat nanti.
Sebagai pendakwah, Buya Yahya memberikan jawaban terkait hal ini agar memberikan peluang setiap orang mukmin bersedekah dengan aman.
Menurut dia, uang yang dipinjam selama diperuntukkan niat amalan kebaikan tidak ada masalah. Hal ini menandakan seorang mukmin sangat tulus membantu orang lain.
"Orang meminjam kemudian sedekah ke orang lain, sah," kata dia.
Meski demikian, pengasuh LPD Al Bahjah ini menekankan uang yang dipinjam harus memenuhi syaratnya benar-benar mampu menggantinya.
"Dengan catatan, memang dia punya uang untuk membayarnya," tegasnya.
"Mungkin karena beliau, misalnya sudah biasa membantu di bulan Ramadhan, cuma uangnya datangnya syawal, tapi dia ingin menolong orang di bulan Ramadhan, sah," sambung dia menambahkan.
Sebaliknya, ia mengingatkan agar orang yang meminjam uang untuk sedekah, namun tidak bisa menggantikannya harus dihindari agar tidak memperoleh ancaman.
"Boleh-boleh saja dengan catatan memang gaji yang dimaksud benar-benar ada, bukan gaji bohongan," pesannya.
"Jadi setelah dia sedekah, nanti pada waktunya bisa mudah membayar," lanjutnya menjelaskan.
Pendakwah karismatik usia 51 tahun ini kembali mengimbau agar sedekah pakai uang pinjaman benar-benar didasari niat hati yang tulus.
"Yang enggak boleh adalah memaksakan hanya pengen disanjung manusia, memaksakan karena dia sudah dianggap yang sukses kerja di kota," tuturnya.
"Pulang ke rumah enggak punya duit harus utang-utang, sedekah maksa biar dianggap sukses, ini enggak benar," tambahnya.
Ia menyayangkan masih banyak orang rela berutang untuk mendapat sanjungan dan gila pujian saat sedekah.
Load more