GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Percuma Rajin Ibadah Tapi Punya Ini, Kata UAS: Auto Hangus Semua Pahala

Ustaz Abdul Somad (UAS) mengingatkan bahwa ada sesuatu yang bisa otomatis membuat seluruh pahala ibadah hangus. Apakah yang dimaksud oleh UAS? Ini penjelasannya
Rabu, 1 Januari 2025 - 14:14 WIB
Ustaz Abdul Somad (UAS)
Sumber :
  • Tangkapan Layar/Ustaz Abdul Somad Official

tvOnenews.com - Ustaz Abdul Somad (UAS) mengingatkan bahwa ada sesuatu yang bisa otomatis membuat seluruh pahala ibadah hangus.

Maka alangkah sayangnya, jika seorang Muslim banyak melakukan ibadah namun memiliki ini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hal ini karena tentu, setiap Muslim pastilah berharap memiliki pahala berlimpah. Dengan banyaknya pahala maka insyaAllah akan memudahkan untuk memasuki surga.

Namun nyatanya, pahala dapat berkurang atau bahkan hangus sekaligus jika kita berbuat sesuatu yang salah. Dimana salah satu hal yang dapat membuat pahala hangus adalah hal berikut ini.

Oleh karenanya, Ustaz Abdul Somad (UAS) meminta setiap Muslim untuk waspada.

Hal ini karena jika tiba-tiba kita memiliki sifat ini atau melakukan hal ini maka, semua pahala akan hangus seketika.

“Hilang itu semua pahala, hangus,” tandas Ustaz Abdul Somad (UAS) dalam ceramahnya yang dikutip dari program religi tvOne.

Ustaz Abdul Somad (UAS) kemudian menjelaskan bahwa sifat yang bisa membuat pahala kita auto hangus adalah dosa pertama yang dilakukan iblis.

Hasad, Hasud, iri, dengki,” ujar UAS.

“Hasad dijelaskan oleh Imam Ghazali, tidak senang melihat orang dapat nikmat,” sambungnya.

UAS mengatakan bahwa jika baru ada penyakit hasad, maka pahala yang hangus baru 50 persen atau setengahnya.

“Baru 50 persen, bagaimana jadi sempurna?” kata UAS.

Kata Ustaz Abdul Somad, jika hasad tersebut dilanjutkan dengan hasud, maka semua pahala langsung hangus seketika.

“Berusaha bagaimana supaya nikmat orang ini hilang, maka muncullah hasud,” jelas UAS.

Oleh karenanya, Ustaz Abdul Somad mengingatkan kepada semua Muslim agar menjauhi hasad hasut.

Hal ini karena dampak dari dahsyatnya hasad sungguh besar.

“Hati-hati dengan hasad, karena sesungguhnya hasad memakan seluruh amal-amal,” jelasnya.

Penyakit hati bernama hasad ini kata Ustaz Abdul Somad sangatlah berbahaya.

Pahala seorang Muslim yang sudah ditumpuk dengan jungkir balik ibadah kata Ustaz Abdul Somad auto ludes.

“Puasa, shalat malam, bangun masjid megah, dan lain sebagainya hilang itu semua pahala, hangus,” kata UAS.

Hasad adalah dosa pertama yang dilakukan oleh iblis.

“Karena dia tak suka melihat Nabi Adam dapat nikmat,” jelas UAS.

“Dia godalah,” sambungnya.

Ustaz Abdul Somad kemudian menjelaskan bahwa hasad kerap dikaitkan dengan akhlak.

Padahal, menurut Ustaz Abdul Somad hasad merupakan masalah aqidah.

“Jika kamu hasad kamu tidak punya akhlak, hasad itu sering dikaitkan dengan akhlak, itu keliru, hasad itu kaitannya dengan akidah,” jelas Ustaz Abdul Somad (UAS).

Hal ini karena menurutnya, orang yang hasad artinya tidak bersyukur dengan nikmat Allah yang diberikan kepadanya.

“Orang yang hasad dengan nikmat orang lain sebenarnya dia mengingkari yang memberi nikmat bukan yang diberi nikmat,” jelas UAS.

“Kamu hasad sama dia, artinya kamu suudzon sama Allah SWT,” lanjutnya.

Bagaimana Cara Seorang Muslim Menjauhi Penyakit Hasad Hasud?

Agar terhindar dari sifat hasad dan hasud, Ustaz Abdul Somad menyarankan agar sering melakukan introspeksi diri.

“Jika kita sakit hati kecewa marah lihat orang dapat nikmat berarti kita dapat penyakit hasad,” katanya.

Kemudian, saran Ustaz Abdul Somad, jika sudah mengetahui memiliki kedua sifat itu, seorang Muslim sebaiknya langsung menjauhi.

“Jika ada hasad segera istighfar,” saran UAS.

“Supaya kita tidak dapat hasad langsung kita doakan orang tersebut,” lanjutnya.

Setelah itu, Ustaz Abdul Somad menyarankan kita berdoa meminta sucikan diri dari penyakit hasad.

Salah satu doa agar terhindar dari penyakit hasad adalah sebagai berikut.

رَبَّنَا اغْفِرْ لَنَا وَلِاِخْوَانِنَا الَّذِينَ سَبَقُونَا بِالْاِيْمَانِ وَلَا تَجْعَلْ فِي قُلُوبِنَا غِلًا لِلَّذِينَ آمَنُوا رَبَّنَا إِنَّكَ رَءُوْفٌ رَّحِيْمٌ 

Artinya : "Ya Allah, ampunilah dosa‐dosa kami dan dosa‐dosa saudara kami yang telah mendahului kami dengan membawa iman, dan janganlah Engkau membiarkan kedengkian dalam hati kami terhadap orang‐orang yang beriman. Ya Allah, sungguh Engkau Maha Penyantun lagi Maha Penyayang." (QS. Al‐Hasyr: 10)

Namun Ustaz Abdul Somad mengatakan bahwa pada dasarnya kita boleh hasad. Maka jika ingin hasad haruslah dengan orang yang memiliki amalan yang tinggi.

“Jadi kalo ada hasad dalam hati, hasadlah melihat anak penghafal Al-Qur’an, hasadlah melihat orang yang punya harta tapi ia pakai untuk zakat, wakaf, infaq, sedekah,” saran UAS.

Hal ini dikatakan Ustaz Abdul Somad berdasarkan sebuah hadits yang menjelaskan bahwa tidak boleh hasad kecuali kepada dua hal.

“Dalam sebuah hadits dikatakan tidak boleh hasad  kecuali pada dua hal, yang pertama orang yang diberi oleh Allah dengan ilmu,” jelasnya.

“Ia diberi ilmu lalu ia gunakan ilmunya untuk mengajar sejak pagi hingga petang, dan kepada orang yang hartanya banyak namun ia gunakan untuk bangun masjid, pesantren, sekolah gratis atau hal lain di jalan Allah,” lanjutnya.

Itulah pesan Ustaz Abdul Somad (UAS) yang sebaiknya menjadi pengingat seorang Muslim.

Semoga bermanfaat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Wallahu’alam bishawab

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dikerubungi Lalat, Jasad Pria Ditemukan di Kubangan Air Limbah Rumah Potong Hewan Jakarta Barat

Dikerubungi Lalat, Jasad Pria Ditemukan di Kubangan Air Limbah Rumah Potong Hewan Jakarta Barat

Kondisinya membusuk dan sudah dikerubungi lalat, jasad pria ditemukan di kubangan air limbah rumah pemotongan hewan di kawasan Cengkareng, Jakarta Barat, Rabu (25/3/2026) siang.
PBSI Resmi Panggil Juara Seleknas 2026 ke Pelatnas, Ini Tahapannya

PBSI Resmi Panggil Juara Seleknas 2026 ke Pelatnas, Ini Tahapannya

PBSI resmi memanggil para atlet juara Seleksi Nasional (Seleknas) PBSI 2026 yang telah lolos tahapan evaluasi lanjutan untuk bergabung ke Pelatnas. 
Terima Kasih Shin Tae-yong dan Patrick Kluivert! Kini Timnas Indonesia Era John Herdman Punya Fondasi Tangguh Jelang FIFA Series 2026

Terima Kasih Shin Tae-yong dan Patrick Kluivert! Kini Timnas Indonesia Era John Herdman Punya Fondasi Tangguh Jelang FIFA Series 2026

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, secara khusus menyoroti peran Shin Tae-yong dan Patrick Kluivert, dalam membentuk wajah permainan skuad Garuda saat ini.
Apesnya Patrick Kluivert! Dulu Bikin Timnas Indonesia Tersingkir, Kini Gagal Bantu Suriname Lolos ke Piala Dunia 2026

Apesnya Patrick Kluivert! Dulu Bikin Timnas Indonesia Tersingkir, Kini Gagal Bantu Suriname Lolos ke Piala Dunia 2026

Nasib apes hampiri Patrick Kluivert setelah gagal membantu Suriname melangkah ke Piala Dunia 2026. Sebelumnya, ia juga gagal saat menangani Timnas Indonesia.
Selama Mudik Hingga Balik Lebaran, 18 ribu Orang Gunakan Transjabodetabek Rute Blok M-Soetta

Selama Mudik Hingga Balik Lebaran, 18 ribu Orang Gunakan Transjabodetabek Rute Blok M-Soetta

Transjakarta mencatat sebanyak 18.943 orang telah menggunakan armada layanan rute SH2 (Blok M-Bandara Soekarno-Hatta) selama periode arus mudik dan arus balik Lebaran 2026, yakni pada 13-25 Maret.
Belum 100 Persen Pulih, Jorge Martin Enggan Bicara soal Persaingan Gelar Juara di MotoGP 2026

Belum 100 Persen Pulih, Jorge Martin Enggan Bicara soal Persaingan Gelar Juara di MotoGP 2026

Meski tampil impresif di awal MotoGP 2026, pembalap Jorge Martin menegaskan dirinya belum berada di performa terbaik dan masih membutuhkan waktu untuk beradaptasi penuh dengan motor Aprilia

Trending

FIFA Beri Restu! 4 Pemain Keturunan yang Sudah Dihubungi PSSI Ini Berpeluang Dinaturalisasi dan Memperkuat Timnas Indonesia usai FIFA Series 2026

FIFA Beri Restu! 4 Pemain Keturunan yang Sudah Dihubungi PSSI Ini Berpeluang Dinaturalisasi dan Memperkuat Timnas Indonesia usai FIFA Series 2026

PSSI dikabarkan telah menghubungi 4 pemain keturunan yang sudah mendapat restu FIFA untuk dinaturalisasi. Mereka berpotensi memperkuat Timnas Indonesia usai FIFA Series 2026.
Jurnalis Belanda Murka Bukan Main usai Kasus Paspor Dean James Mencuat, Blak-blakan Bongkar Borok Naturalisasi Timnas Indonesia yang Rugikan Pemain

Jurnalis Belanda Murka Bukan Main usai Kasus Paspor Dean James Mencuat, Blak-blakan Bongkar Borok Naturalisasi Timnas Indonesia yang Rugikan Pemain

Jurnalis Belanda kritik keras proyek naturalisasi Timnas Indonesia usai polemik paspor Dean James & Nathan Tjoe-A-On di Eredivisie. Mees Hilgers ikut terseret!
Postingan Lebaran Megawati Hangestri Diserbu Fans Red Sparks, Megatron Diminta 'Mudik' ke Korea

Postingan Lebaran Megawati Hangestri Diserbu Fans Red Sparks, Megatron Diminta 'Mudik' ke Korea

Penggemar Red Sparks serentak serbu postingan terbaru Instagram Megawati Hangestri yang mengunggah momen lebaran bersama keluarganya di Jember, Jawa Timur.
Media Vietnam Ikut Heboh Lihat Klub Belanda Saling Protes Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia

Media Vietnam Ikut Heboh Lihat Klub Belanda Saling Protes Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia

Sorotan tajam dari media Vietnam terkait polemik yang melibatkan pemain naturalisasi Timnas Indonesia di kompetisi Belanda. Soha ikut heboh lihat skandal ini.
Polisi Bocorkan Kronologi hingga Indititas Pria Tewas Terkubur di Cikeas

Polisi Bocorkan Kronologi hingga Indititas Pria Tewas Terkubur di Cikeas

Baru-baru ini polisi bocorkan kronologi kasus penemuan jasad pria yang terkubur sedalam tiga meter di kawasan Cikeas, Depok, Jawa Barat. Selain itu, pihak
Resmi! KNVB Akhirnya Buat Keputusan Soal Polemik Paspor Dean James hingga Nathan Tjoe-A-On, Bagaimana Nasib Pemain Timnas Indonesia di Belanda?

Resmi! KNVB Akhirnya Buat Keputusan Soal Polemik Paspor Dean James hingga Nathan Tjoe-A-On, Bagaimana Nasib Pemain Timnas Indonesia di Belanda?

KNVB selidiki polemik paspor pemain Timnas Indonesia Nathan Tjoe-A-On & Dean James. Kasus diserahkan ke jaksa khusus, klub Eredivisie diminta verifikasi dokumen
Naskah Khutbah Jumat 27 Maret 2026: Saat Maaf Sudah Terucap, Apakah Silaturahmi Terjaga usai Lebaran Pergi?

Naskah Khutbah Jumat 27 Maret 2026: Saat Maaf Sudah Terucap, Apakah Silaturahmi Terjaga usai Lebaran Pergi?

Rekomendasi tema naskah khutbah Jumat untuk sesi ceramah shalat Jumat, dengan judul "Saat Maaf Sudah Terucap, Apakah Silaturahmi Terjaga usai Lebaran Pergi?".
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT