GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jangan Sekali-kali Lakukan Kebiasaan ini saat Puasa Ramadhan, Bukannya Nambah Pahala Malah Sia-sia Kata Buya Yahya

Pendakwah karismatik Buya Yahya menjelaskan pahala dari ibadah puasa selama bulan Ramadhan hanya menjadi sia-sia selama kebiasaan ini tidak bisa dihindari.
Sabtu, 22 Februari 2025 - 17:56 WIB
Buya Yahya ingatkan kebiasaan ini wajib dihindari agar tidak pengaruhi pahala puasa Ramadhan
Sumber :
  • Tangkapan layar YouTube Al-Bahjah TV

Dalam rukunnya, puasa mempertahankan sesuatu mengharapkan pahala dan ridha dari Allah SWT. Sebagaimana mereka menjaga batin agar segala ibadahnya dapat diterima oleh Allah SWT.

Umat Muslim minimal setidaknya wajib menjaga segala perilaku yang berujung kemaksiatan. Tanpa sadar menjadikan ibadah puasa lebih bermakna sesuai dengan perintah dari Allah SWT.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Pahala ini tidak kelihatan, tidak bisa dibeli, dan hanya Allah SWT yang tahu mengenai hal tersebut," terang dia.

Dalam sebuah hadis riwayat, bulan Ramadhan memiliki keistimewaan, seperti membuka pintu-pintu surga dan menutup rapat-rapat seluruh pintu neraka.

Buya Yahya menyayangkan hal itu tidak berarti, selagi kebiasaan melontarkan kalimat tidak pantas dan perilaku yang tak mengarah tujuan puasa, masih banyak umat Muslim sulit mengendalikannya.

"Kalau berpuasa ini hendaknya kita hindari dari kalimat-kalimat kotor atau jorok, membangkitkan syahwat, menjadikan sebab pertikaian, menjadikan sebab orang bermaslahat," jelasnya.

Ia menjelaskan seputar jahal sesuatu yang sangat berbahaya, walaupun tanpa sadar mereka telah melakukannya.

Perbuatan jahal ini menyebabkan adanya pertikaian dan adu domba terhadap orang lain. Kebiasaan ini memang tidak pernah direnungkan namun efeknya sangat dahsyat terhadap keabsahan puasanya.

"Puasanya memang sah, tapi apabila setiap hari berkata kotor, menggunjing orang, meremehkan orang, kadang-kadang tanpa disadari kita sudah merendahkan orang. Padahal hal tersebut menjadikan pahala puasa kita terhapus," tegasnya.

Perbuatan mengutuk orang lain adalah tingkatan yang mengarah pada kezaliman. Lisan adalah faktor terpenting agar tetap diwaspadai selama berpuasa di Ramadhan.

Buya Yahya mengambil perbuatan Nabi Muhammad SAW yang sangat menginspirasi saat mengucap "inni shoimun". Kalimat ini bergetar saat beliau dicaci maki oleh orang-orang yang tidak menyukainya.

"Inni shoimun yang pertama kali kita ucapkan adalah untuk mengingatkan diri kita, bahwa kita sedang puasa," tuturnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Rasulullah SAW mengucap inni shoimun sebanyak dua kali. Kalimat yang kedua memiliki pemaknaan ditujukan kepada orang yang menzaliminya.

"Jika kita terpancing sudah pasti hinaan dan cacian yang keluar dari mulut kita akan menghapus pahala puasa kita," ucapnya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Prasmul Raih Akreditasi AACSB dan Global Impact Awards 2026, Perkuat Reputasi Pendidikan Bisnis Indonesia Di Tingkat Global

Prasmul Raih Akreditasi AACSB dan Global Impact Awards 2026, Perkuat Reputasi Pendidikan Bisnis Indonesia Di Tingkat Global

Akreditasi AACSB jadi tonggak penting Universitas Prasetiya Mulya untuk terus memperkuat kualitas pendidikan bisnis di Indonesia melalui standar internasional.
Dampingi Presiden Prabowo Resmikan Museum Marsinah, Gubernur Khofifah: Optimis Jadi Wisata Edukatif, Bangkitkan Ekonomi Warga

Dampingi Presiden Prabowo Resmikan Museum Marsinah, Gubernur Khofifah: Optimis Jadi Wisata Edukatif, Bangkitkan Ekonomi Warga

Gubernur Khofifah dampingi Presiden Prabowo resmikan sekaligus tinjau Museum Pahlawan Nasional Pejuang Buruh Ibu Marsinah dan Rumah Singgah di Nganjuk.
"Anak Udah Berdarah Pak", Dedi Mulyadi Syok Dengar Anak Penyapu Kantor Gubernur Jadi Korban Pencabulan

"Anak Udah Berdarah Pak", Dedi Mulyadi Syok Dengar Anak Penyapu Kantor Gubernur Jadi Korban Pencabulan

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dibuat terkejut saat berbincang dengan ibu petugas kebersihan di lingkungan kantor gubernur. Anaknya jadi korban pencabulan.
Krisis Global Bisa Panjang, Prabowo Minta Bulog Jangan Jual Beras Terlalu Murah: Tapi Jangan Getok Harga

Krisis Global Bisa Panjang, Prabowo Minta Bulog Jangan Jual Beras Terlalu Murah: Tapi Jangan Getok Harga

Presiden Prabowo sebut stok beras nasional saat ini berada dalam kondisi aman. Namun, Prabowo meminta Bulog agar jangan menjual beras dengan harga terlalu murah.
Tanpa Sejumlah Pilar dan Tidak Didampingi Bojan Hodak, Persib Tetap Bidik Kemenangan Lawan PSM

Tanpa Sejumlah Pilar dan Tidak Didampingi Bojan Hodak, Persib Tetap Bidik Kemenangan Lawan PSM

Persib datang ke markas PSM tanpa kekuatan penuh dan ditinggal Bojan Hodak ke Kroasia, tetapi Maung Bandung tetap membidik kemenangan demi three-peat juara.
Gara-gara Rekrut Megawati Hangestri, Media Korea Sebut Hyundai Hillstate Bakal Rugi Besar

Gara-gara Rekrut Megawati Hangestri, Media Korea Sebut Hyundai Hillstate Bakal Rugi Besar

Media Korea menyoroti risiko besar di balik transfer Megawati Hangestri ke Hyundai Hillstate. Katanya hal ini disebut bisa jadi ancaman serius.

Trending

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

SMAN 1 Sambas melalui kepala sekolah resmi merilis pernyataan sikapnya. Sekolah menghargai hasil final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar.
Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Dua dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 MRP RI di Kalimantan Barat, didesak meminta maaf secara langsung soal polemik salahkan jawaban siswa.
Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Janji Gubernur Malut Sherly Tjoanda yang ingin membangun pemukiman di Desa Koil bekerja sama dengan Kemensos diragukan oleh penduduk setempat yaitu suku Togutil
Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Andre Kuncoro, ayah siswi SMAN 1 Pontianak, Josepha Alexandra bicara hikmah polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalimantan Barat (Kalbar).
Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Polemik pelaksanaan Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI menyita perhatian banyak orang setelah potongan video beredar di media sosial.
Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Andre Kuncoro, ayah Josepha Alexandra (Ocha), siswi SMAN 1 Pontianak peserta final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI 2026 Kalbar ungkap tabiat anaknya.
Kaesang Pangarep Terpilih Jadi Ketua Timses Calon Ketua HIPMI, Terlihat Hadiri Malam Kolaborasi Daerah

Kaesang Pangarep Terpilih Jadi Ketua Timses Calon Ketua HIPMI, Terlihat Hadiri Malam Kolaborasi Daerah

Ketua Tim Pemenangan calon ketua Hipmi Reynaldo Bryan, Kaesang Pangarep hadiri acara “Malam Kolaborasi Daerah” yang diselenggarakan oleh tim sukses (timses) Reynaldo Bryan, di Plataran Senayan, Jakarta Pusat, pada Jumat (15/5/2026).
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT