News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Boleh dan Sah Gak Sih Wudhu Sambil Masukkan Tangan ke Dalam Gayung Sebelum Shalat? Kata Buya Yahya Hukumnya...

Wudhu menggunakan air di dalam gayung sambil memasukkan tangannya, biasanya tidak memiliki ruang khusus sebelum shalat. Buya Yahya menguraikan soal hukumnya.
Sabtu, 22 Februari 2025 - 22:43 WIB
Buya Yahya beberkan hukum ambil air Wudhu pakai tangan di dalam gayung sebelum shalat
Sumber :
  • Tangkapan layar YouTube Al-Bahjah TV

tvOnenews.com - Wudhu merupakan ibadah yang harus dikerjakan sebelum menunaikan ibadah shalat baik secara sunnah maupun wajibnya.

Wudhu memiliki ketentuannya agar shalat tetap sah. Buya Yahya menyebutkan ibadah satu ini setidaknya harus membaca niat, rukun, serta sunnahnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ada tata cara dan rukun Wudhu wajib menjadi pemahaman umat Muslim. Buya Yahya mengatakan tidak sedikit dari mereka mengetahui pelaksanaannya ketika ingin mengerjakan shalat.

Buya Yahya menyoroti ada sebagian orang mukmin hendak shalat menyempatkan Wudhu. Mereka menggunakan kedua tangan saat mengambil air yang tersimpan di dalam gayung atau ember.

Cara Wudhu memasukkan tangan ke dalam gayung atau ember memunculkan tanda tanya dan spekulasi terkait hukumnya sebelum shalat.

Ilustrasi ambil air Wudhu di dalam gayung
Ilustrasi ambil air Wudhu di dalam gayung
Sumber :
  • iStockPhoto

 

Lantas, apa hukum mengambil air Wudhu dari dalam gayung atau ember?

Dilansir tvOnenews.com dari channel YouTube Al-Bahjah TV, Sabtu (22/2/2025), Buya Yahya memaparkan Wudhu tidak boleh dilakukan sembarangan.

Hal-hal berkaitan mengapa Wudhu tidak boleh sembarangan, karena umat Muslim telah dianjurkan untuk mengikuti tata cara berwudhu.

Selain tata caranya, ada syarat-syarat Wudhu tidak boleh disepelekan oleh seorang Muslim.

Ketika hendak shalat, biasanya umat Muslim akan berwudhu di ruangan khusus, semisal di masjid maka telah disediakan tempat Wudhunya.

Jika Wudhu di rumah, biasanya orang rumah akan menyiapkan ruang khusus, rata-rata disediakan di luar kamar mandi dan sebagainya.

Buya Yahya sering mendapat kasus perihal gayung sebagai wadah untuk berwudhu. Kebanyakan alasannya karena tidak memiliki tempat menyucikan dirinya

Alhasil, mereka yang tidak mempunyai tempat khusus terpaksa menggunakan ember, gayung, dan sebagainya.

Menurut Buya Yahya, air yang dituangkan tidak berubah sebagai musta'mal. Air tersebut rata-rata bekas berwudhu maupun mandi kemudian menetes yang jatuh dari tubuhnya.

"Ini kesalahpahaman sebagian orang yang menganggap bahwa air yang sedikit itu kalau kesentuh langsung menjadi musta'mal," ujar Buya Yahya.

Ia mencontohkan air musta'mal yang dimasukkan ke dalam gayung, rata-rata bekas untuk membasuh wajah maupun bagian tubuh lainnya.

"Air musta'mal adalah air yang sudah digunakan untuk membasuh yang wajib. Membasuh wajah, basuhan pertama yang menetes itu musta'mal," jelasnya.

Ia berpendapat air tidak akan berubah menjadi musta'mal, apabila belum digunakan ke bagian tubuh yang wajib dibasuh ketika Wudhu.

"Maka selama air tidak digunakan untuk membasuh yang wajib, maka itu tidak dianggap musta'mal. Contoh, ada gayung kecil lalu Anda ciduk dengan tangan Anda, nggak musta'mal itu," katanya.

Lantas, apakah air di gayung menjadi musta'mal jika menggunakan tangan?

"Kita Ambil air dengan tangan kita, lalu kita wudhu, yang musta'mal yang menetes," imbuhnya.

Pengasuh LPD Al Bahjah itu menjelaskan ketentuan air musta'mal tidak sekadar untuk Wudhu, melainkan berlaku ketika mandi wajib atau mandi junub.

"Kalau ada air sedikit dan mau mandi besar, mandi besar kan yang harus dibasuh sekujur tubuh. Kalau Anda ada air sedikit, Anda sentuh dengan handuk gini tidak salah," paparnya.

"Anda masukkan kain tidak masalah. Tapi, air ini akan menjadi musta'mal jika waktu Anda mau mandi besar, niat begini, 'Aku niat mandi besar' lalu Anda masukkan jemari, musta'mal," sambungnya.

Pembahasan air mus'tamal mengarahkan adanya kesamaan antara berwudhu dan mandi wajib jika menggunakan cara memasukkan tangannya rangka menyucikan tubuhnya dari hadas.

"Sama di saat Anda wudhu. Jika memasukkan tangan dengan niat membasuh tangan, itu musta'mal. Cuma kalau Anda niatnya untuk mengambil air, itu namanya i'tiraf," tegasnya.

Buya Yahya tidak mempermasalahkan selama air di gayung diambil dengan tangan langsung, dengan catatan tak berniat untuk menyucikan dirinya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Tapi, kalau Anda tidak niat membasuh tangan, Anda aduk-aduk airnya tidak akan menjadi musta'mal," tutupnya.

(gwn/hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kronologi Rumah Kades Hoho Alkaf Diteror Bom Molotov OTK, Aksi Pelemparan Buat Mobil Terbakar dan Rusak

Kronologi Rumah Kades Hoho Alkaf Diteror Bom Molotov OTK, Aksi Pelemparan Buat Mobil Terbakar dan Rusak

Rumah Kepala Desa Purwasaba, Kecamatan Mandiraja, Kabupaten Banjarnegara, Hoho Alkaf (Kades Hoho) dilempar bom molotov akibatkan 1 mobil Civic Turbo terbakar.
Jay Idzes jadi 'Beban' Keuangan Sassuolo Rugi 38,7 Juta Euro di 2025, Tapi Investasi ke Kapten Timnas Indonesia Itu Manjur di Serie A

Jay Idzes jadi 'Beban' Keuangan Sassuolo Rugi 38,7 Juta Euro di 2025, Tapi Investasi ke Kapten Timnas Indonesia Itu Manjur di Serie A

Keberanian klub Serie A Sassuolo dalam berinvestasi di bursa transfer, terutama untuk mendatangkan bek andalan Timnas Indonesia Jay Idzes membuat keuangan klub
Trending: Volimania Tinggalkan Red Sparks Usai Coret Megawati, Jay Idzes Jadi Transfer Termahal Sassuolo, Profil Reno Munz

Trending: Volimania Tinggalkan Red Sparks Usai Coret Megawati, Jay Idzes Jadi Transfer Termahal Sassuolo, Profil Reno Munz

Jagat olahraga kembali diramaikan sejumlah kabar panas yang langsung menyita perhatian publik. Mulai dari soal Megawati Hangestri di voli hingga isu sepak bola.
Khawatir Lawan Timnas Indonesia, Pelatih Thailand Akui Skuad Garuda Tim Terkuat di Pot 4 Piala Asia 2027

Khawatir Lawan Timnas Indonesia, Pelatih Thailand Akui Skuad Garuda Tim Terkuat di Pot 4 Piala Asia 2027

Timnas Indonesia kembali mendapatkan pengakuan internasional yang cukup mencengangkan. Jelang pengundian grup Piala Asia 2027, pelatih Timnas Thailand Anthony -
Red Sparks atau Hyundai Hillstate? Megawati Hangestri: Mungkin Aku Gak akan Bilang ke Publik!

Red Sparks atau Hyundai Hillstate? Megawati Hangestri: Mungkin Aku Gak akan Bilang ke Publik!

Dua klub besar, Hyundai Hillstate dan Daejeon JungKwanJang Red Sparks, disebut-sebut tengah memantau kondisi Megawati Hangestri. Spekulasi masa depan Megatron
Komentar 'Pedas' Dugaan Malapraktik di RS Muhammadiyah Medan, DPR RI: Karena Sikap Arogansi Dokter

Komentar 'Pedas' Dugaan Malapraktik di RS Muhammadiyah Medan, DPR RI: Karena Sikap Arogansi Dokter

Kasus dugaan malapraktik di RS Muhammadiyah Medan yang menyasar seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) bernama Mimi Maisyarah turut menyita perhatian publik.

Trending

Inter Milan Lakukan Transfer Cerdas, Amankan Manuel Akanji dari Man City dengan Harga Masuk Akal

Inter Milan Lakukan Transfer Cerdas, Amankan Manuel Akanji dari Man City dengan Harga Masuk Akal

Inter Milan kian dekat meresmikan status permanen Manuel Akanji dari Manchester City. Proses transfer bek Swiss tersebut hanya tinggal tahap administratif.
Trending: Volimania Tinggalkan Red Sparks Usai Coret Megawati, Jay Idzes Jadi Transfer Termahal Sassuolo, Profil Reno Munz

Trending: Volimania Tinggalkan Red Sparks Usai Coret Megawati, Jay Idzes Jadi Transfer Termahal Sassuolo, Profil Reno Munz

Jagat olahraga kembali diramaikan sejumlah kabar panas yang langsung menyita perhatian publik. Mulai dari soal Megawati Hangestri di voli hingga isu sepak bola.
Khawatir Lawan Timnas Indonesia, Pelatih Thailand Akui Skuad Garuda Tim Terkuat di Pot 4 Piala Asia 2027

Khawatir Lawan Timnas Indonesia, Pelatih Thailand Akui Skuad Garuda Tim Terkuat di Pot 4 Piala Asia 2027

Timnas Indonesia kembali mendapatkan pengakuan internasional yang cukup mencengangkan. Jelang pengundian grup Piala Asia 2027, pelatih Timnas Thailand Anthony -
Red Sparks atau Hyundai Hillstate? Megawati Hangestri: Mungkin Aku Gak akan Bilang ke Publik!

Red Sparks atau Hyundai Hillstate? Megawati Hangestri: Mungkin Aku Gak akan Bilang ke Publik!

Dua klub besar, Hyundai Hillstate dan Daejeon JungKwanJang Red Sparks, disebut-sebut tengah memantau kondisi Megawati Hangestri. Spekulasi masa depan Megatron
Jay Idzes jadi 'Beban' Keuangan Sassuolo Rugi 38,7 Juta Euro di 2025, Tapi Investasi ke Kapten Timnas Indonesia Itu Manjur di Serie A

Jay Idzes jadi 'Beban' Keuangan Sassuolo Rugi 38,7 Juta Euro di 2025, Tapi Investasi ke Kapten Timnas Indonesia Itu Manjur di Serie A

Keberanian klub Serie A Sassuolo dalam berinvestasi di bursa transfer, terutama untuk mendatangkan bek andalan Timnas Indonesia Jay Idzes membuat keuangan klub
Kabar Baik Datang dari Dedi Mulyadi, Warga Miskin Jabar Kini Dapat Bersekolah Gratis di Sekolah Unggulan Industri

Kabar Baik Datang dari Dedi Mulyadi, Warga Miskin Jabar Kini Dapat Bersekolah Gratis di Sekolah Unggulan Industri

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi terus membuat terobosan kebijakan dalam menopang kesetaraan ekonomi bagi warganya.
Navigasi Produk dan Kenyamanan Jadi Fokus Pengembangan Toko Modern

Navigasi Produk dan Kenyamanan Jadi Fokus Pengembangan Toko Modern

Perkembangan pola konsumsi keluarga, khususnya bagi ibu dan anak, mendorong hadirnya konsep ritel yang tidak hanya berfokus pada penjualan produk, tetapi juga pengalaman berbelanja. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT