News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Mengenal Pangissengana Tarekat Ana' Loloa dan Petta Bau, Perempuan Pemimpin Aliran Sesat di Maros yang Tambah Rukun Islam Jadi 11

Aliran sesat diduga kembali muncul di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan. Adapun nama aliran itu adalah Pangissengana Tarekat Ana' Loloa. Aliran ini dipimpin oleh seorang perempuan bernama Petta Bau.
Kamis, 13 Maret 2025 - 06:46 WIB
Mengenal Petta Bau, Perempuan Pemimpin Aliran Sesat di Maros yang Tambah Rukun Islam Jadi 11
Sumber :
  • Ilustrasi/freepik

tvOnenews.com - Aliran sesat diduga kembali muncul di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan. Adapun nama aliran itu adalah Pangissengana Tarekat Ana' Loloa. Aliran ini dipimpin oleh seorang perempuan bernama Petta Bau.

Petta Bau berusia 59 tahun itu mengklaim menerima ajaran tersebut melalui mimpi dan diajari oleh Nabi Khidir. Berikut penyimpangan ajaran Pangissengana Tarekat Ana' Loloa antara lain:

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Penambahan Rukun Islam

Aliran sesat ini menambahkan rukun Islam menjadi 11, berbeda dari ajaran Islam yang menetapkan lima rukun Islam. 

Ibadah Haji

Islam memerintahkan jika mampu pergi hajilah ke Tanah Suci yakni Makkah. Namun ajaran Pangissengana Tarekat Ana' Loloa mengajarkan ibadah haji tidak perlu dilakukan ke Makkah, melainkan cukup dilakukan di Gunung Bawakaraeng.

Kemunculan Awal Aliran Sesat Pangissengana Tarekat Ana' Loloa

Kemunculan aliran sesat Pangissengana Tarekat Ana' Loloa ini pertama kali terdeteksi pada Oktober 2024 di Dusun Bonto-bonto, Desa Bonto Somba, Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Maros. 

Keberadaan aliran sesat ini diketahui usai laporan yang Masyarakat setempat atas aktivitas yang dianggap meresahkan. 

Pada 15 Oktober 2024, pihak berwenang menerima laporan terkait aktivitas ajaran ini. Kemudian nvestigasi dilakukan pada 16 Oktober 2024, dan ditemukan bahwa ajaran ini tidak memiliki dasar yang jelas dalam Islam. 

Petta Bau, wanita yang jadi pemimpin aliran ini, mengaku mendapatkan ajaran tersebut melalui mimpi dan menyatakan diajari oleh Nabi Khidir.

Pada saat itu pihak kepolisian bersama dengan aparat terkait telah melakukan investigasi dan pendampingan terhadap masyarakat yang merasa resah.

Siapa Nabi Khidir?

Dalam Islam, Nabi Khidir diyakini sebagai seorang wali atau nabi yang diberi ilmu laduni, yaitu ilmu langsung dari Allah yang tidak diperoleh melalui usaha manusia biasa. Banyak riwayat menyebutkan bahwa beliau masih hidup hingga kini dan memiliki tugas khusus dari Allah untuk membimbing hamba-hamba-Nya yang terpilih.

Nama "Khidir" sendiri berasal dari bahasa Arab "Al-Khadhir", yang berarti "hijau" atau "yang menghijaukan." Disebutkan dalam hadis bahwa setiap tempat yang diinjak oleh Nabi Khidir akan menjadi subur dan hijau.

Petta Bau Bantah Sebarkan Lagi Aliran Sesat

Pada Maret 2025, informasi menunjukkan bahwa ajaran Petta Bau masih berlanjut secara diam-diam. Tim gabungan mendatangi kediaman Petta Bau di Desa Bontosomba untuk meminta keterangan, namun yang bersangkutan tidak berada di tempat. 

Namun Petta Bau dengan tegas membantah tuduhan dan menyatakan bahwa ia telah menghentikan ajaran sesatnya sejak dilarang pada tahun 2024 lalu.

“Tidak pernah, karena disuruh berhenti,” ujar Petta Bau kepada awak media yang mendatangi rumahnya pada Selasa (11/3/2025).

Menurutnya, dugaan penyebaran ini bermula ketika Petta Bau menggelar perayaan maulid pada 1 Januari 2025 karena ia dan pengikutnya berencana menyembelih seekor sapi, namun rencana itu batal. Kejadian inilah yang menurutnya memicu spekulasi bahwa ajaran Pangissengana Tarekat Ana’ Loloa kembali diajarkan. 

“Itu sapi (yang mau) dipotong waktunya tahun baru tidak jadi, karena ini dia larang saya,” jelas Petta Bau.

Petta Bau juga membantah tuduhan dirinya menambah rukun Islam menjadi sebelas serta mengajarkan ibadah haji di Gunung Bawakaraeng. 

“Tidak pernah, biar sumpah apa saya mau sumpah, tidak pernah (tambah rukun Islam). Itu bukan foto saya yang di atas (Gunung Bawakaraeng), dia kasih masuk semua orang,” katanya.

Sejumlah pihak, termasuk Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan Kementerian Agama (Kemenag) sudah turun tangan terkait aliran sesat yang meresahkan ini.

Respon Pihak Berwenang

Arsad Hidayat selaku Direktur Urusan Agama Islam dan Bina Syariah Kementerian Agama (Kemenag) mengatakan pihaknya telah membentuk Tim Deteksi Dini dan Penanganan Konflik Sosial Berdimensi Keagamaan.

"Tim ini telah merespons kasus tersebut dan melakukan penanganan dengan menggandeng Ormas keagamaan Islam, aparat penegak hukum, dan lintas sektoral lainnya," ujar Arsad, dikutip dalam keterangan resmi, Kamis (13/3/2025). 

Sementara, Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Tompobulu, Danial, yang juga menjabat sebagai Ketua Tim Deteksi Dini dan Penanganan Konflik Sosial Berdimensi Keagamaan menjelaskan Kemenag akan berkoordinasi dengan MUI dan Ormas Keagamaan Islam lainnya untuk membina Petta Bau dan pengikutnya. 

"Kami akan memastikan Petta Bau dan para pengikutnya akan mendapatkan pembinaan,” tegas Danial.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sedangkan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan (Sulsel) akan mengkaji apakah pernyataan bantahan Petta Bau apakah itu modus untuk menghindari pidana penistaan agama.

"Dia hapus pernyataannya yang lalu. Kita masih kaji apa ini modus dia terhindar dari jeratan hukum atau tidak," tandas Wakil Ketua MUI Maros Said Patombongi kepada awak media, Rabu (12/3/2025).

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

MUTU Kantongi Rp29,9 Miliar dari Private Placement, Kini Diperkuat Sandiaga Uno hingga Mantan Bos Grab

MUTU Kantongi Rp29,9 Miliar dari Private Placement, Kini Diperkuat Sandiaga Uno hingga Mantan Bos Grab

Sandiaga Uno hingga mantan Ridzki D. Kramadibrata masuk sebagai investor strategis untuk memperkuat struktur permodalan PT Mutuagung Lestari Tbk (MUTU) melalui private placement.
Peluang Lolos Sempat Tembus 94 Persen, Mengapa Korea Selatan Berakhir Tragis di Piala Dunia 2026?

Peluang Lolos Sempat Tembus 94 Persen, Mengapa Korea Selatan Berakhir Tragis di Piala Dunia 2026?

Timnas Korea Selatan harus menelan salah satu kegagalan paling pahit dalam sejarah penampilan mereka di Piala Dunia 2026 padahal peluang lolos sempat 94 persen.
Habisi Nyawa Lansia, Bakar Jasad hingga Kuasai Harta Korban, Yunas Dituntut Hukuman Mati

Habisi Nyawa Lansia, Bakar Jasad hingga Kuasai Harta Korban, Yunas Dituntut Hukuman Mati

Terdakwa Yunas Gusworo dituntut pidana mati dalam perkara dugaan pembunuhan berencana terhadap Kristina, seorang lanjut usia yang jasadnya ditemukan dalam kondisi hangus terbakar di kawasan Jalan Tanjung Si Api-Api, Kabupaten Banyuasin.
Lini Depan Timnas Indonesia Makin Tajam, Striker 21 Gol Liga Belanda Berdarah Bandung Bisa Jadi Opsi Naturalisasi Buat Bela Garuda

Lini Depan Timnas Indonesia Makin Tajam, Striker 21 Gol Liga Belanda Berdarah Bandung Bisa Jadi Opsi Naturalisasi Buat Bela Garuda

Lini serang Timnas Indonesia berpotensi semakin mengerikan jika striker muda berdarah Bandung yang bermain di Liga Belanda ini berhasil dinaturalisasi PSSI.
Cegah Tawuran dengan Olahraga Tinju: Ratusan Anak Jalanan dan Eks Pelaku Bentrok Ikut Boxing Showcase di Penjaringan

Cegah Tawuran dengan Olahraga Tinju: Ratusan Anak Jalanan dan Eks Pelaku Bentrok Ikut Boxing Showcase di Penjaringan

Ratusan anak jalanan dan eks pelaku tawuran mengikuti Penjaringan Boxing Showcase Vol.2 di Jakarta Utara. Program ini menjadi upaya mencegah tawuran sekaligus mencari bibit atlet tinju muda.
Kejari Palembang Geledah Kantor Dishub dan Rumah Saksi, Usut Dugaan Korupsi Pemeliharaan Lampu Jalan APBD-P 2025

Kejari Palembang Geledah Kantor Dishub dan Rumah Saksi, Usut Dugaan Korupsi Pemeliharaan Lampu Jalan APBD-P 2025

Tim Penyidik Tindak Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Negeri (Kejari) Palembang menggeledah Kantor Dinas Perhubungan Kota Palembang dan rumah salah satu saksi dalam penyidikan dugaan tindak pidana korupsi kegiatan pemeliharaan lampu jalan yang bersumber dari APBD Perubahan Tahun Anggaran 2025. Penggeledahan dilakukan pada Minggu (29/6/2026).

Trending

Jadi Juara AVC Men's Cup 2026, Apakah Timnas Voli Indonesia Bisa Main di VNL 2027?

Jadi Juara AVC Men's Cup 2026, Apakah Timnas Voli Indonesia Bisa Main di VNL 2027?

Berhasil bersaing di level Asia, suporter Timnas Voli Indonesia pun terbesit pertanyaan dengan peluang skuad Garuda untuk memiliki kesempatan tampil di ajang Volleyball Nations League (VNL) 2027.  
Juara AVC Men's Cup 2026, Timnas Voli Indonesia Tetap Gagal Lolos ke AVC Volleyball Continental Championship 2026

Juara AVC Men's Cup 2026, Timnas Voli Indonesia Tetap Gagal Lolos ke AVC Volleyball Continental Championship 2026

Meski baru saja meraih gelar juara di AVC Men's Cup 2026, namun Timnas Voli Indonesia tetap gagal lolos ke ajang AVC Men's Volleyball Continental Championship 2026.
Cetak Sejarah di AVC, Volleyball World Beri Perlakuan Khusus untuk Timnas Voli Indonesia

Cetak Sejarah di AVC, Volleyball World Beri Perlakuan Khusus untuk Timnas Voli Indonesia

Timnas Voli Indonesia memecahkan sejarah dengan menjuarai AVC Men's Cup 2026. Prestasi ini diraih setelah mengalahkan Korea Selatan di Ahmedabad, India, pada Minggu (28/6/2026). 
Logo HUT ke-81 RI Resmi Diluncurkan, Karya Desainer Padang Raih Suara Terbanyak

Logo HUT ke-81 RI Resmi Diluncurkan, Karya Desainer Padang Raih Suara Terbanyak

Pemerintah resmi menetapkan logo Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, penentuan logo kali ini libat
Manajer Timnas Voli Indonesia Apresiasi Reidel Toiran, Sebut Kunci Raih Gelar di AVC Men's Cup 2026

Manajer Timnas Voli Indonesia Apresiasi Reidel Toiran, Sebut Kunci Raih Gelar di AVC Men's Cup 2026

Manajer Timnas Voli Indonesia, Nur Widayanto memberikan apresiasi dan pujian tinggi untuk Reidel Toiran selaku pelatih Garuda, karena dianggap sebagai salah satu otak keberhasilan meraih gelar juara di AVC Men's Cup 2026.
Ramalan Keuangan Zodiak 30 Juni 2026: Taurus Paling Untung, Leo Injak Rem

Ramalan Keuangan Zodiak 30 Juni 2026: Taurus Paling Untung, Leo Injak Rem

Ramalan keuangan zodiak 30 Juni 2026 hadir lengkap dengan angka keberuntungan! Tutup bulan Juni dengan cek zodiakmu, siapa yang paling beruntung dan waspada?
Delapan Fasilitas Militer AS di Kuwait dan Bahrain Diklaim Hancur

Delapan Fasilitas Militer AS di Kuwait dan Bahrain Diklaim Hancur

Delapan fasilitas militer AS di Kuwait dan Bahrain hancur melalui serangkaian serangan rudal dan drone, televisi nasional IRIB melaporkan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT