GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kesulitan khusyuk, Apakah Boleh Pejamkan Mata saat Shalat? Buya Yahya Menjawab

Kendatinya, Buya Yahya menjawab, sebab katanya sering melihat orang merem kala shalat berjamaah di Masjid.
Minggu, 23 Maret 2025 - 06:48 WIB
Kesulitan khusyuk, Apakah Boleh Pejamkan Mata saat Shalat? Buya Yahya Menjawab
Sumber :
  • dok.ilustrasi freepik

Jakarta, tvOnenews.com- Khusyuk saat ibadah shalat jadi satu keinginan umat muslim agar lebih fokus dan tenang. 

Namun, bagaimana jika seseorang kesulitan untuk mendapatkan khusyuk saat shalat?. muncul pertanyaan juga kalau pejamkan mata atau merem dibolehkan?.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hal ini bakal dijawab, Pendakwah Indonesia, Buya Yahya pernah menjelaskan soal bagaimana cara seseorang mengatasi kesulitan khusyuk saat shalat. 

Menurutnya, setiap orang akan mempunyai cara tersendiri dan mengusahakan diri agar khusyuk 'fokus' shalat. 

Kesulitan khusyuk, Apakah Boleh Pejamkan Mata saat Shalat? Buya Yahya Menjawab
Kesulitan khusyuk, Apakah Boleh Pejamkan Mata saat Shalat? Buya Yahya Menjawab
Sumber :
  • dok.ilustrasi freepik

 

Hukum Pejamkan Mata saat Shalat 

Kendatinya, Buya Yahya menjawab, sebab katanya sering melihat orang merem kala shalat berjamaah di Masjid.

Ini umum dipahami, jadi pilih merem atau menutup mata, itu kemungkinan ada. Sebab bisa beri kenyamanan pada siapapun.

Hal ini dijelaskan dalam ceramahnya Buya Yahya dikutip dari YouTube Al Bahjah TV, Minggu (23/3/2025). Menurutnya, fokus atau khusyuk itu bermakna hanya berpikir pada Allah SWT bukan pikirkan soal duniawi. 

"Jangan meninggalkan shalat gara-gara tidak bisa khusyuk. Khusyuk itu adalah pahala baik-baik, karena kita berusaha khusyuk sudah ada dinilai oleh Allah SWT," kata Buya Yahya.

Lebih lanjut, katanya juga mungkin melupakan jumlah rakaat shalat. Memungkinkan terjadi karena efek tak fokus (khusyuk).

Sehingga niat khusyuk dalam shalat sulit sekali didapatkan. Buya sebut kalau shalat seseorang akan tetap sah, sekalipun sulit untuk khusyuk. 

Buya Yahya sebut bukan alasan untuk meninggalkan ibadah wajib, seperti shalat fardhu. Dengan alasan karena tidak bisa atau sulit khusyuk atau fokus. 

"Nggak shalat, nggak ada yang salat kelihatannya apa ingat anak ingat suami ingat istri. Nanti kalau kita sudah berusahakan Allah beri kekuatan dari Allah nggak bisa tiba-tiba tenang, kalau shalat tidak khusyuk tetap sah shalatnya," jelasnya.

Pendiri Ponpes Al Bahjah TV ini, menyarankan khusyuk saat shalat itu juga pemberian Allah SWT. Maka disarankan berdoa agar diberikan ketenangan saat ibadah. 

"Hanya yang kurang martabat karena itu bertingkat-tingkat. Karena kekhusyukan mu lah pangkatmu akan melambung. Jadi jangan sampai anda tidak khusyuk anda tidak shalat," pesan Buya Yahya.

Sebab dipahami tingkat kekhusyukan seseorang dalam ibadah, banyak faktor yang mempengaruhi kata Buya. 

"Banyak yang ya mempengaruhi ketidakkhusyukan, tadi waktu yang tepat untuk melakukan shalat," contohnya.

"Ya kemudian sebab-sebab ketidakhusyuka kita jauhkan, seperti HP televisi lingkungan yang kurang nyaman. Jadi ada beberapa hal beberapa yang kita usahakan, bagaimanapun tetap lakukan shalat sekaipun belum khusyuk atau lagi belajar," tegas Buya lagi.

Sebagaimana, Imam Al-Ghazali dalam menerangkan keutamaan khusyuk, mengutip ayat Al-Qur’an, hadits nabi, qaul sahabat, dan pengalaman ulama.

Imam Al-Ghazali pertama mengutip Surat Thaha ayat 14:

قال الله تعالى وأقم الصلاة لذكري 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Artinya, “Laksanakanlah shalat untuk mengingat-Ku,” (Surat Thaha ayat 14).

Waallahualam 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kasus Korupsi Laptop Chromebook, Nadiem Makarim Terancam Tambahan Hukuman Penjara 9 Tahun

Kasus Korupsi Laptop Chromebook, Nadiem Makarim Terancam Tambahan Hukuman Penjara 9 Tahun

Mantan Mendikbudristek, Nadiem Makarim dituntut 18 tahun penjara terkait kasus korupsi pengadaan laptop Chromebook dan Chrome Device Management.
John Herdman Diam-Diam Siapkan 5 Pemain Keturunan Baru untuk Timnas Indonesia Jelang Piala Asia 2027

John Herdman Diam-Diam Siapkan 5 Pemain Keturunan Baru untuk Timnas Indonesia Jelang Piala Asia 2027

Kabar mengenai hadirnya lima pemain keturunan baru untuk Timnas Indonesia dibocorkan oleh Staf Khusus Menteri Hukum RI, Noor Korompot. Ia menyebut John Herdman sudah
5 Klub Super League Ini Berpotensi Gaet Ramadhan Sananta usai Dilepas Klub Malaysia, Persib Bandung Termasuk?

5 Klub Super League Ini Berpotensi Gaet Ramadhan Sananta usai Dilepas Klub Malaysia, Persib Bandung Termasuk?

Ramadhan Sananta resmi dilepas klub Malaysia DPMM FC. Lima klub Super League ini berpotensi jadi pelabuhan baru, dari Persebaya Surabaya hingga Persib Bandung.
Rangkuman Polemik LCC Kalimantan Barat yang Viral di Media Sosial, Kronologi hingga SMAN 1 Pontianak Tolak Lomba Ulang

Rangkuman Polemik LCC Kalimantan Barat yang Viral di Media Sosial, Kronologi hingga SMAN 1 Pontianak Tolak Lomba Ulang

Berikut tvOnenews.com telah merangkum apa saja yang terjadi dalam polemik LCC Empat Pilar tingkat Kalimantan Barat yang viral di berbagai platform media sosial.
Update Cedera Jay Idzes: Absen Latihan, Sassuolo Terus Pantau Kondisi Kapten Timnas Indonesia

Update Cedera Jay Idzes: Absen Latihan, Sassuolo Terus Pantau Kondisi Kapten Timnas Indonesia

Jay Idzes bahkan terpaksa ditarik keluar di menit 40 di laga tersebut. Bahkan pemain berposisi tengah ini absen di laga Sassuolo melawan Torino pada Sabtu (9/5/2026) lalu. 
Hasil AVC Champions League 2026: Babak Belur Dihajar Foolad Sirjan Iranian, Langkah Jakarta Garuda Jaya Terhenti di Perempat Final

Hasil AVC Champions League 2026: Babak Belur Dihajar Foolad Sirjan Iranian, Langkah Jakarta Garuda Jaya Terhenti di Perempat Final

Hasil AVC Champions League 2026, Kamis 14 Mei antara Jakarta Garuda Jaya menghadapi wakil Iran, Foolad Sirjan Iranian yang berlangsung di GOR Terpadu A. Yani.

Trending

Sebelum Jadi Pembawa Acara Lomba Cerdas Cermat MPR RI, Shindy Lutfiana Ternyata Sempat Ikut Kompetisi Bakat MC

Sebelum Jadi Pembawa Acara Lomba Cerdas Cermat MPR RI, Shindy Lutfiana Ternyata Sempat Ikut Kompetisi Bakat MC

Shindy Lutfiana Al Aziz, MC babak final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar pernah menjadi peserta ajang Tangerang MC Competition 2025.
TRENDING: MC Lomba Cerdas Cermat MPR Diputus Kontrak, hingga Kabar Gembira Dedi Mulyadi Usul Pajak Kendaraan Dihapus

TRENDING: MC Lomba Cerdas Cermat MPR Diputus Kontrak, hingga Kabar Gembira Dedi Mulyadi Usul Pajak Kendaraan Dihapus

Belakangan ini media sosial diramaikan dengan berbagai isu viral. Mulai dari polemik lomba cerdas cermat di Kalimantan Barat, hingga kebijakan Dedi Mulyadi.
Dewan Juri Lomba Cerdas Cermat Akhirnya Buka Suara, Akui Anulir Jawaban Peserta Karena Alasan Ini

Dewan Juri Lomba Cerdas Cermat Akhirnya Buka Suara, Akui Anulir Jawaban Peserta Karena Alasan Ini

Dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI akhirnya buka suara usai menuai kritik dari publik usai aksinya yang menganulir jawaban dari peserta SMAN 1 Pontianak.
Dedi Mulyadi Dikerumuni Warga saat Menertibkan Pedagang, KDM buat Pedagang Bakso Tersenyum: Alhamdulillah

Dedi Mulyadi Dikerumuni Warga saat Menertibkan Pedagang, KDM buat Pedagang Bakso Tersenyum: Alhamdulillah

Momen heboh Dedi Mulyadi dikerumuni warga, saat mendatangi pedagang kaki lima untuk ditertibkan.
Diundang Imbas Polemik Juri LCC Empat Pilar MPR RI di Kalbar, Ocha Ungkap Diberi Tips Public Speaking oleh Gibran

Diundang Imbas Polemik Juri LCC Empat Pilar MPR RI di Kalbar, Ocha Ungkap Diberi Tips Public Speaking oleh Gibran

Josepha Alexandra dan murid SMAN 1 Pontianak, peserta Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar dikasi tips penting oleh Gibran Rakabuming Raka.
Ibu-ibu Labrak Dedi Mulyadi Tagih Gaji Anaknya yang Kerja di Pemprov Jabar Belum Dibayar, Tak Disangka Ini yang Dilakukan KDM

Ibu-ibu Labrak Dedi Mulyadi Tagih Gaji Anaknya yang Kerja di Pemprov Jabar Belum Dibayar, Tak Disangka Ini yang Dilakukan KDM

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi bertemu dengan seorang ibu-ibu yang mengaku anaknya bekerja di Pemprov Jabar namun tak juga kunjung mendapatkan gaji.
Juri LCC MPR RI Akhir Blak-blakan Alasan Salahkan Jawaban SMAN 1 Pontianak, Rupanya Bukan Karena Artikulasi

Juri LCC MPR RI Akhir Blak-blakan Alasan Salahkan Jawaban SMAN 1 Pontianak, Rupanya Bukan Karena Artikulasi

Kegiatan Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI belakangan ini menjadi topik yang sedang hangat dibicarakan publik.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT