GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Malaikat Sama Sekali 'Tak Sudi' Masuk ke Rumah Kalau Ada Barang ini, kok Bisa? Ulama Bilang...

Ada sejumlah barang atau benda yang dapat menyebabkan malaikat pemberi rahmat enggan masuk ke dalam rumah. Hal ini dijelaskan oleh salah satu ulama soal hukumnya dalam agama Islam.
Kamis, 15 Mei 2025 - 11:18 WIB
Ilustrasi foto dan sejumlah benda atau barang di rumah
Sumber :
  • iStockPhoto

tvOnenews.com - Ciri-ciri rumah tidak suci atau menimbulkan aura negatif ditandai dengan ketidakhadiran malaikat, karena mereka enggan masuk akibat banyak benda atau barang yang haram.

Banyak orang mukmin berspekulasi kalau malaikat ogah masuk rumah disebabkan adanya benda unik, misalnya patung atau ukiran, buku, tanaman hias, gambar atau foto, dan sebagainya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Terkait hal ini, tidak semua benda-benda tersebut menyebabkan rumah tidak akan dimasuki malaikat.

Namun, beberapa ulama membagikan pendapat terkait gambar atau foto di dinding rumah, sangat erat dihubungkan ke dalam larangan agama Islam kalau memajang benda tersebut hukumnya dianggap haram.

Sejumlah ulama tersohor di Indonesia pun ikut menerangkan hukum memajang foto di dalam rumah apakah hukumnya haram atau tidak dalam Islam, salah satunya adalah Ustaz Syafiq Riza Basalamah.

Penjelasan Ustaz Syafiq Riza Basalamah

Ustaz Syafiq Riza Basalamah
Ustaz Syafiq Riza Basalamah
Sumber :
  • Tangkapan Layar/YouTube Syafiq Riza Basalamah

 

Dinukil tvOnenews.com melalui tayangan channel YouTube Al Karim, Kamis (15/5/2025), Ustaz Syafiq Riza Basalamah mengupas tuntas rumah yang enggan dimasuki malaikat akibat ada foto di dinding rumah.

Penjelasan ini bermula dari seorang jemaah yang menanyakan hukum larangan memajang gambar bernyawa di dalam rumah karena dianggap syirik.

"Mohon penjelasan lebih detail tentang larangan gambar-gambar yang bernyawa, karena Ana pernah dengar sebagian ulama di Jawa kalau foto manusia tidak apa-apa, namun yang dimaksud tidak boleh ada lukisan bernyawa," kata Ustaz Syafiq Riza Basalamah saat membaca pertanyaan jemaah dari secarik kertas.

Dalam suatu ceramah, Ustaz Syafiq Riza Basalamah mengambil penjelasan dari kisah zaman Nabi Muhammad SAW, bahwa mereka masih belum mengenal tentang foto atau gambar.

Akan tetapi, kata ulama karismatik itu, orang-orang di izaman Nabi Muhammad SAW sudah mengetahui tentang pahat memahat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Jika kita tidak mengetahui di zaman Rasulullah SAW sebenarnya belum ada foto, malah yang ada pada waktu itu, mereka kalau enggak melukis, ya sudah mereka memahat, seperti itu," terang dia.

Bagi mereka, memahat benda merupakan bagian karya seni yang diabadikan, rata-rata dalam berbentuk patung dan sejenisnya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Reaksi Dedi Mulyadi usai Ibu Asal Surabaya Ngadu Jadi Korban Love Scamming Rp2,1 Miliar Warga Cirebon Keturunan Kamerun

Reaksi Dedi Mulyadi usai Ibu Asal Surabaya Ngadu Jadi Korban Love Scamming Rp2,1 Miliar Warga Cirebon Keturunan Kamerun

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) merespon ibu asal Surabaya, WS (40) yang curhat menjadi korban kasus penipuan dan perampokan warga Cirebon keturunan Kamerun.
Alasan Kapolri Naikkan Pangkat Kapolda Metro Jaya Jadi Komisaris Jenderal

Alasan Kapolri Naikkan Pangkat Kapolda Metro Jaya Jadi Komisaris Jenderal

Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo secara resmi menaikkan level kepangkatan untuk jabatan Kapolda Metro Jaya. 
Reaksi Warganet atas Sikap Tegas SMAN 1 Pontianak Tolak Lomba Ulang Final LCC MPR: Respek untuk Poin 5 dan 6

Reaksi Warganet atas Sikap Tegas SMAN 1 Pontianak Tolak Lomba Ulang Final LCC MPR: Respek untuk Poin 5 dan 6

SMAN 1 Pontianak resmi tolak lomba ulang final LCC Empat Pilar MPR Kalbar 2026. Warganet beri pujian, terutama untuk pernyataan poin 5 dan 6.
Kabar Gembira Bagi Warga Bogor, Dedi Mulyadi Pastikan Proyek Jalan Batutulis Segera Dieksekusi

Kabar Gembira Bagi Warga Bogor, Dedi Mulyadi Pastikan Proyek Jalan Batutulis Segera Dieksekusi

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), melontarkan kritik keras terkait carut-marutnya penataan ruang di kawasan Batutulis, Kota Bogor. 
Potensi Pala Ngada Jadi Harapan Baru Ekonomi Perempuan Desa

Potensi Pala Ngada Jadi Harapan Baru Ekonomi Perempuan Desa

Pemberdayaan ekonomi perempuan kini berkembang menjadi salah satu strategi penting dalam pembangunan desa di berbagai negara. Tidak lagi sekadar memberikan bantuan modal
Libur Panjang Empat Hari Bikin Jumlah Penumpang di Terminal Kampung Rambutan Melonjak Drastis

Libur Panjang Empat Hari Bikin Jumlah Penumpang di Terminal Kampung Rambutan Melonjak Drastis

Jumlah penumpang bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) di Terminal Kampung Rambutan, Jakarta Timur, meningkat drastis pada hari ini, Kamis (14/5).

Trending

Kabar Gembira Bagi Warga Bogor, Dedi Mulyadi Pastikan Proyek Jalan Batutulis Segera Dieksekusi

Kabar Gembira Bagi Warga Bogor, Dedi Mulyadi Pastikan Proyek Jalan Batutulis Segera Dieksekusi

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), melontarkan kritik keras terkait carut-marutnya penataan ruang di kawasan Batutulis, Kota Bogor. 
Reaksi Warganet atas Sikap Tegas SMAN 1 Pontianak Tolak Lomba Ulang Final LCC MPR: Respek untuk Poin 5 dan 6

Reaksi Warganet atas Sikap Tegas SMAN 1 Pontianak Tolak Lomba Ulang Final LCC MPR: Respek untuk Poin 5 dan 6

SMAN 1 Pontianak resmi tolak lomba ulang final LCC Empat Pilar MPR Kalbar 2026. Warganet beri pujian, terutama untuk pernyataan poin 5 dan 6.
Potensi Pala Ngada Jadi Harapan Baru Ekonomi Perempuan Desa

Potensi Pala Ngada Jadi Harapan Baru Ekonomi Perempuan Desa

Pemberdayaan ekonomi perempuan kini berkembang menjadi salah satu strategi penting dalam pembangunan desa di berbagai negara. Tidak lagi sekadar memberikan bantuan modal
Alasan Kapolri Naikkan Pangkat Kapolda Metro Jaya Jadi Komisaris Jenderal

Alasan Kapolri Naikkan Pangkat Kapolda Metro Jaya Jadi Komisaris Jenderal

Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo secara resmi menaikkan level kepangkatan untuk jabatan Kapolda Metro Jaya. 
Reaksi Dedi Mulyadi usai Ibu Asal Surabaya Ngadu Jadi Korban Love Scamming Rp2,1 Miliar Warga Cirebon Keturunan Kamerun

Reaksi Dedi Mulyadi usai Ibu Asal Surabaya Ngadu Jadi Korban Love Scamming Rp2,1 Miliar Warga Cirebon Keturunan Kamerun

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) merespon ibu asal Surabaya, WS (40) yang curhat menjadi korban kasus penipuan dan perampokan warga Cirebon keturunan Kamerun.
Sebelum Jadi Pembawa Acara Lomba Cerdas Cermat MPR RI, Shindy Lutfiana Ternyata Sempat Ikut Kompetisi Bakat MC

Sebelum Jadi Pembawa Acara Lomba Cerdas Cermat MPR RI, Shindy Lutfiana Ternyata Sempat Ikut Kompetisi Bakat MC

Shindy Lutfiana Al Aziz, MC babak final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar pernah menjadi peserta ajang Tangerang MC Competition 2025.
TRENDING: MC Lomba Cerdas Cermat MPR Diputus Kontrak, hingga Kabar Gembira Dedi Mulyadi Usul Pajak Kendaraan Dihapus

TRENDING: MC Lomba Cerdas Cermat MPR Diputus Kontrak, hingga Kabar Gembira Dedi Mulyadi Usul Pajak Kendaraan Dihapus

Belakangan ini media sosial diramaikan dengan berbagai isu viral. Mulai dari polemik lomba cerdas cermat di Kalimantan Barat, hingga kebijakan Dedi Mulyadi.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT