GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bolehkah Melakukan Shalat Tahajud Sekaligus Shalat Sunnah Lainnya? Ternyata Tidak Boleh Jika Digabungkan dengan…

Setiap hari umat muslim diwajibkan melakukan shalat fardhu dalam lima waktu. Bila ingin menyempurnakan maka dapat melakukan shalat sunnah, seperti shalat tahajud
Senin, 19 Mei 2025 - 21:20 WIB
Ilustrasi Shalat Tahajud
Sumber :
  • Pixabay

tvOnenews.com - Setiap hari umat muslim diwajibkan untuk melakukan shalat fardhu dalam lima waktu. Bila ingin menyempurnakan maka dapat melakukan shalat sunnah, seperti shalat tahajud.

Shalat tahajud menjadi ibadah sunnah yang mulia karena memiliki keutamaan yang luar biasa. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Untuk melakukan shalat tahajud, maka dibutuhkan usaha agar dapat terbangun di sepertiga malam

Banyak orang yang lebih memilih untuk tidur di sepertiga malam, atau kesulitan untuk terbangun dan melakukan shalat tahajud. Itu sebabnya shalat sunnah ini sangat istimewa.

Namun, kini muncul pertanyaan apakah shalat tahajud boleh digabungkan dengan shalat sunnah lainnya, seperti shalat hajat?

Dilansir tvOnenews.com pada tayangan YouTube Al Bahjah TV, Buya Yahya menjelaskan tentang shalat tahajud.

Menurut Buya Yahya, shalat tahajud merupakan shalat yang bisa dilakukan ketika terbangun di sepertiga malam. 

Jika dilakukan tanpa disertai dengan tidur, maka shalat tersebut bukan termasuk shalat tahajud. Sebab, maksud dari tahajud yaitu meninggalkan tidur. 

Oleh sebab itu, ketika sudah terbangun dari tidur maka bisa melakukan shalat tahajud. 

“Anda bisa melakukan shalat tahajud, bangun langsung melaksanakan shalat tahajud 2 rakaat,” ungkap Buya Yahya pada tayangan YouTube Al Bahjah TV.

Buya Yahya
Buya Yahya
Sumber :
  • Tangkapan layar YouTube Al-Bahjah TV

 

Kemudian, Buya Yahya menjelaskan jika belum melaksanakan shalat Isya karena ketiduran lalu terbangun untuk menunaikan shalat Isya. 

Maka shalat Isya tersebut telah masuk pada waktu shalat tahajud. 

“Saat ketiduran belum menunaikan shalat isya, maka shalat isya pada waktu itu menempati shalat tahajud karena bangun untuk melaksanakan shalat,” ujarnya.

Walaupun setelah melakukan shalat Isya kemudian dilanjutkan dengan shalat tahajud 2 rakaat maka shalat akan tetap sah. 

Shalat tahajud termasuk dalam shalat mutlak, maka bisa digabungkan dengan shalat hajat atau yang sepadan dengan shalat tersebut. 

Akan tetapi, shalat tahajud tidak boleh niatnya digabungkan dengan shalat fardhu. 

“Shalat fardhu tidak boleh digabungkan dengan shalat sunnah lainnya, tapi jika melakukan shalat fardhu saat bangun tidur maka akan memiliki fungsi sebagai shalat tahajud,” jelas Buya Yahya. 

“Atau Anda melakukan shalat fardhu pada waktu masuk masjid, maka punya fungsi tahiyatul masjid. Tapi tidak boleh niat tahiyatul masjid,” sambungnya.

Buya Yahya
Buya Yahya
Sumber :
  • Tangkapan Layar YouTube Al-Bahjah TV

 

Selain shalat fardhu, terdapat shalat sunnah yang tidak boleh digabungkan dengan shalat tahajud, yaitu shalat sunnah rawatib.

“Selain shalat fardhu, ada shalat sunnah rawatib. Shalat sunnah rawatib yaitu sudah ditentukan waktunya,” terang Buya Yahya.

“misalnya shalat dhuha, shalat witir, kemudian shalat qabliyah dan ba’diyah tidak boleh digabungkan dengan shalat sunnah yang lain,” imbuhnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sedangkan dengan shalat sunnah mutlak boleh digabungkan dengan shalat sunnah lainnya.

“Tapi shalat sunnah mutlak yaitu shalat yang nggak pakai nama, bisa dilakukan kapan saja. Baik tanpa sebab maupun dengan sebab yang mengiringinya,” pungkasnya. (kmr)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Reaksi Dedi Mulyadi usai Ibu Asal Surabaya Ngadu Jadi Korban Love Scamming Rp2,1 Miliar Warga Cirebon Keturunan Kamerun

Reaksi Dedi Mulyadi usai Ibu Asal Surabaya Ngadu Jadi Korban Love Scamming Rp2,1 Miliar Warga Cirebon Keturunan Kamerun

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) merespon ibu asal Surabaya, WS (40) yang curhat menjadi korban kasus penipuan dan perampokan warga Cirebon keturunan Kamerun.
Alasan Kapolri Naikkan Pangkat Kapolda Metro Jaya Jadi Komisaris Jenderal

Alasan Kapolri Naikkan Pangkat Kapolda Metro Jaya Jadi Komisaris Jenderal

Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo secara resmi menaikkan level kepangkatan untuk jabatan Kapolda Metro Jaya. 
Reaksi Warganet atas Sikap Tegas SMAN 1 Pontianak Tolak Lomba Ulang Final LCC MPR: Respek untuk Poin 5 dan 6

Reaksi Warganet atas Sikap Tegas SMAN 1 Pontianak Tolak Lomba Ulang Final LCC MPR: Respek untuk Poin 5 dan 6

SMAN 1 Pontianak resmi tolak lomba ulang final LCC Empat Pilar MPR Kalbar 2026. Warganet beri pujian, terutama untuk pernyataan poin 5 dan 6.
Kabar Gembira Bagi Warga Bogor, Dedi Mulyadi Pastikan Proyek Jalan Batutulis Segera Dieksekusi

Kabar Gembira Bagi Warga Bogor, Dedi Mulyadi Pastikan Proyek Jalan Batutulis Segera Dieksekusi

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), melontarkan kritik keras terkait carut-marutnya penataan ruang di kawasan Batutulis, Kota Bogor. 
Potensi Pala Ngada Jadi Harapan Baru Ekonomi Perempuan Desa

Potensi Pala Ngada Jadi Harapan Baru Ekonomi Perempuan Desa

Pemberdayaan ekonomi perempuan kini berkembang menjadi salah satu strategi penting dalam pembangunan desa di berbagai negara. Tidak lagi sekadar memberikan bantuan modal
Libur Panjang Empat Hari Bikin Jumlah Penumpang di Terminal Kampung Rambutan Melonjak Drastis

Libur Panjang Empat Hari Bikin Jumlah Penumpang di Terminal Kampung Rambutan Melonjak Drastis

Jumlah penumpang bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) di Terminal Kampung Rambutan, Jakarta Timur, meningkat drastis pada hari ini, Kamis (14/5).

Trending

Kabar Gembira Bagi Warga Bogor, Dedi Mulyadi Pastikan Proyek Jalan Batutulis Segera Dieksekusi

Kabar Gembira Bagi Warga Bogor, Dedi Mulyadi Pastikan Proyek Jalan Batutulis Segera Dieksekusi

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), melontarkan kritik keras terkait carut-marutnya penataan ruang di kawasan Batutulis, Kota Bogor. 
Reaksi Warganet atas Sikap Tegas SMAN 1 Pontianak Tolak Lomba Ulang Final LCC MPR: Respek untuk Poin 5 dan 6

Reaksi Warganet atas Sikap Tegas SMAN 1 Pontianak Tolak Lomba Ulang Final LCC MPR: Respek untuk Poin 5 dan 6

SMAN 1 Pontianak resmi tolak lomba ulang final LCC Empat Pilar MPR Kalbar 2026. Warganet beri pujian, terutama untuk pernyataan poin 5 dan 6.
Potensi Pala Ngada Jadi Harapan Baru Ekonomi Perempuan Desa

Potensi Pala Ngada Jadi Harapan Baru Ekonomi Perempuan Desa

Pemberdayaan ekonomi perempuan kini berkembang menjadi salah satu strategi penting dalam pembangunan desa di berbagai negara. Tidak lagi sekadar memberikan bantuan modal
Reaksi Dedi Mulyadi usai Ibu Asal Surabaya Ngadu Jadi Korban Love Scamming Rp2,1 Miliar Warga Cirebon Keturunan Kamerun

Reaksi Dedi Mulyadi usai Ibu Asal Surabaya Ngadu Jadi Korban Love Scamming Rp2,1 Miliar Warga Cirebon Keturunan Kamerun

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) merespon ibu asal Surabaya, WS (40) yang curhat menjadi korban kasus penipuan dan perampokan warga Cirebon keturunan Kamerun.
Alasan Kapolri Naikkan Pangkat Kapolda Metro Jaya Jadi Komisaris Jenderal

Alasan Kapolri Naikkan Pangkat Kapolda Metro Jaya Jadi Komisaris Jenderal

Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo secara resmi menaikkan level kepangkatan untuk jabatan Kapolda Metro Jaya. 
Sebelum Jadi Pembawa Acara Lomba Cerdas Cermat MPR RI, Shindy Lutfiana Ternyata Sempat Ikut Kompetisi Bakat MC

Sebelum Jadi Pembawa Acara Lomba Cerdas Cermat MPR RI, Shindy Lutfiana Ternyata Sempat Ikut Kompetisi Bakat MC

Shindy Lutfiana Al Aziz, MC babak final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar pernah menjadi peserta ajang Tangerang MC Competition 2025.
TRENDING: MC Lomba Cerdas Cermat MPR Diputus Kontrak, hingga Kabar Gembira Dedi Mulyadi Usul Pajak Kendaraan Dihapus

TRENDING: MC Lomba Cerdas Cermat MPR Diputus Kontrak, hingga Kabar Gembira Dedi Mulyadi Usul Pajak Kendaraan Dihapus

Belakangan ini media sosial diramaikan dengan berbagai isu viral. Mulai dari polemik lomba cerdas cermat di Kalimantan Barat, hingga kebijakan Dedi Mulyadi.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT