News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Mulai Sekarang Hindari Merem kalau Shalat, Buya Yahya Tegaskan Hukumnya dalam Islam Bisa....

Secara umum menutup mata, karena mengalami kesulitan fokus. fokus yang dimaksud khusyuk saat mendirikam ibadah seperti shalat.
Kamis, 22 Mei 2025 - 13:54 WIB
Mulai Sekarang Hindari Merem kalau Shalat, Buya Yahya Tegaskan Hukumnya dalam Islam Bisa....
Sumber :
  • dok.tangkapan layar youtube Buya Yahya

Jakarta, tvOnenews.com- Menjalankan shalat menjadi kewajiban setiap umat muslim yang dikerjakan lima kali setiap hari.

Dalam melaksanakan shalat, terkadang tidak sengaja ataupun sengaja melakukan satu kebiasaan yaitu menutup mata.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Secara umum menutup mata, karena mengalami kesulitan fokus.

fokus yang dimaksud khusyuk saat mendirikam ibadah seperti shalat.

Mulai Sekarang Hindari Merem kalau Shalat, Buya Yahya Tegaskan Hukumnya dalam Islam Bisa....
Mulai Sekarang Hindari Merem kalau Shalat, Buya Yahya Tegaskan Hukumnya dalam Islam Bisa....
Sumber :
  • dok.tangkapan layar youtube Buya Yahya

 

Sebagaimana, melansir dari laman Kementerian Agama (Kemenag), fokus atau khusyuk bermakna ketenangan hati dan jiwa saat melakukan shalat.

Kendatinya, kebiasaan inipun dianggap wajar karena selalu dilakukan. Apa hukumnya merem atau tutup mata dalam islam?.

Hukum Tutup Mata dalam Islam

Mengutip ceramah dari Buya Yahya, ia menjelaskan kalau pentingnya menciptakan ketenangan hati, sehingga bisa melahirkan sikap yang tenang pula.

Dengan ini, Buya Yahya menjawab dikutip dari YouTube Al-Bahjah Tv, Kamis (22/5/2025). Menurutnya, shalat seseorang akan tetap sah, sekalipun sulit untuk khusyuk.

Sehingga bukan alasan seseorang untuk meninggalkan ibadah wajib, seperti shalat fardhu. Hanya dengan alasan tidak bisa khusyuk. Tutup mata saat shalat itu hukumnya makruh.

"Jangan meninggalkan shalat gara-gara tidak bisa khusyuk. Khusyuk itu adalah pahala baik-baik, karena kita berusaha khusyuk sudah ada dinilai oleh Allah SWT," jelas Buya Yahya.

"Nggak shalat, nggak ada yang salat kelihatannya apa ingat anak ingat suami ingat istri. Nanti kalau kita sudah berusahakan Allah beri kekuatan dari Allah nggak bisa tiba-tiba tenang, kalau shalat tidak khusyuk (tutup mata) tetap sah shalatnya," sambungnya.

Menurutnya, jika seseorang tidak khusyuk saat shalat. Yang berpengaruh hanyalah tingkatan martabat (diri) tetapi shalat tetap sah.

"Hanya yang kurang martabat karena itu bertingkat-tingkat, karena kekhusyukan mu lah pangkatmu akan melambung. Jadi jangan sampai anda tidak khusyuk anda tidak shalat," pesan Buya Yahya.

Sebagaimana dipahami, khusyuk saat shalat dapat menyatukan antara kebersihan lahiriyah dan kebersihan batiniyah, ketika dia berkata dalam rukuknya :


خَشَع لَكَ َ سَمْعِي وَبَصَرِي وَمُخِّي وَعَظْمِي وَعَصَبِ


"Khusyuk kepadaMu pendengaranku, penglihatanku, otakku, tulangku dan otot-ototku." [HR Muslim].

Pasalnya, khusyuk shalat berkaitan dengan kemampuan diri, juga lingkungan sekitar. Hal inilah bisa menentukan seseorang belajar fokus atau khusyuk saat shalat.

"Banyak yang ya mempengaruhi ketidakkhusyukan, tadi waktu yang tepat untuk melakukan shalat," contohnya menjelaskan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Ya kemudian sebab-sebab ketidakhusyukan kita jauhkan, seperti HP televisi lingkungan yang kurang nyaman. Jadi ada beberapa hal beberapa yang kita usahakan, bagaimanapun tetap lakukan shalat sekalipun belum khusyuk tetap belajar," tegas Buya lagi. (klw).

Waallahualam

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kiper Cremonese yang juga penjaga gawang Timnas Indonesia Emil Audero menyampaikan pesan mengenai kondisinya setelah menjadi korban ledakan flare atau petasan -
Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 105 pelaku tawuran di wilayah hukumnya, dalam rangka Operasi Pekat Jaya 2026, yang dimulai sejak tanggal 28 Januari sampai dengan 11 Februari Tahun 2026.
Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Media Vietnam Soroti Pernyataan Keras Ketua BTN PSSI Sumardji soal Hukuman Keras dari FIFA

Media Vietnam Soroti Pernyataan Keras Ketua BTN PSSI Sumardji soal Hukuman Keras dari FIFA

Media Vietnam, thethao menyoroti pernyataan Ketua Badan Tim Nasional (BTN) PSSI Sumardji soal hukuman FIFA yang dijatuhkan.
Jangan Anggap Sepele Wudhu, Ustaz Adi Hidayat Tegaskan Penentu Sah Tidaknya Shalat

Jangan Anggap Sepele Wudhu, Ustaz Adi Hidayat Tegaskan Penentu Sah Tidaknya Shalat

Jangan anggap sepele wudhu, Ustaz Adi Hidayat jelaskan lengkap tentang wudhu jadi penentu sah tidaknya shalat seseorang.

Trending

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Media Vietnam Soroti Pernyataan Keras Ketua BTN PSSI Sumardji soal Hukuman Keras dari FIFA

Media Vietnam Soroti Pernyataan Keras Ketua BTN PSSI Sumardji soal Hukuman Keras dari FIFA

Media Vietnam, thethao menyoroti pernyataan Ketua Badan Tim Nasional (BTN) PSSI Sumardji soal hukuman FIFA yang dijatuhkan.
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Amalan Paling Utama Sebelum Adzan Subuh: Pesan Syekh Ali Jaber tentang Istighfar di Waktu Sahur

Amalan Paling Utama Sebelum Adzan Subuh: Pesan Syekh Ali Jaber tentang Istighfar di Waktu Sahur

Amalan paling utama sebelum adzan subuh, pesan Syekh Ali Jaber tentang istighfar di waktu sahur.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT