News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Nekat Berangkat Haji Pakai Paspor dan Visa Haji Tak Resmi, Bagaimana Nasib Fiqihnya dalam Islam? Ini Penjelasan Buya Yahya

Buya Yahya menjelaskan status fiqih bagi calon jemaah haji yang nekat berangkat ke Tanah Suci tanpa memiliki paspor dan Visa Haji resmi. Kira-kira sah tidak?
Minggu, 25 Mei 2025 - 16:16 WIB
Ilustrasi ibadah haji 2025
Sumber :
  • Tovic/Media Center Haji 2024

tvOnenews.com - Status ibadah haji akan menjadi resmi apabila menggunakan salah satu syarat yang ditentukan, seperti paspor dan Visa Haji.

Fenomena jemaah yang nekat berangkat haji dengan paspor dan visa haji ilegal saat ini kembali terjadi dan marak di tengah umat Muslim di Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebelumnya, Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) resmi menghalangi 264 calon jemaah haji 2025 ilegal tanpa paspor dan Visa Haji resmi.

Terakhir kali, sembilan Warga Negara Indonesia (WNI) tanpa pegang paspor dan Visa Haji resmi yang ingin ibadah haji gagal berangkat menuju Tanah Suci.

Upaya tersebut diduga adanya indikasi penyelundupan melalui jalur tidak resmi, sehingga praktik ini telah melakukan pelanggaran atas regulasi imigrasi resmi dari Pemerintah Arab Saudi.

Akibat praktik haji tersebut ilegal, bagaimana status fiqih ibadahnya dalam agama Islam?

Dilansir tvOnenews.com dari kanal YouTube Al-Bahjah TV, Minggu (25/5/2025), berikut penjelasan Buya Yahya soal fiqih ibadah haji bagi yang berangkat tanpa paspor dan Visa Haji resmi.

Buya Yahya
Buya Yahya
Sumber :
  • Tangkapan Layar YouTube Al-Bahjah TV

 

"Apakah berangkat haji harus pakai Visa Haji? Karena ada pembimbing haji menjelaskan silakan berangkat pakai visa apa saja, karena bukan dari rukun haji, jadi hajinya tetap sah," kata seorang jemaah kepada Buya Yahya.

Buya Yahya mendukung paspor dan visa bukan dari rukun haji, namun kedua hal tersebut merupakan sebagai syarat proses keberangkatan haji agar statusnya legal.

"Kita wajib patuh dan ulil amri, kalau itu tidak dengan cara resmi, dia melanggar. Nah, sehingga ditangkap karena melanggar dan disalahkan berarti kita melakukan kesalahan," ujar Buya Yahya.

Secara rukun, hukum ibadah haji yang dijalankan masih sah, tetapi pelanggaran peraturan menjadi salah satu penghambat keberangkatan ke Tanah Suci.

"Dia lengkap dengan rukun-rukunnya, itu sah. Tapi kenapa dia melanggar? Kecuali memang diizinkan, visa ziarah boleh umrah bebas. Tetapi, kalau peraturan jangan melanggar dong, jangan dilakukan," katanya.

Visa Haji sebagai dokumen menandakan jemaah sah telah melakukan proses verifikasi dan administrasi untuk keberangkatan ibadah haji.

Pemerintah Arab Saudi berinisiasi bentuk Visa Haji karena adanya pembatasan jumlah jemaah haji yang semakin membludak di setiap tahunnya.

Alhasil, dengan penggunaan Visa Haji, ibadah di Tanah Suci tanpa adanya kerumunan dan menyulitkan seluruh pihak, termasuk pihak Otoritas Arab Saudi dalam mengatur penyelenggaraan ibadah haji.

"Mohon kepada para pembimbing jangan mengajari orang melanggar peraturan. Itu ketertiban semuanya. Kalau enggak patuh enggak bisa umrah, jutaan manusia ngebludak di situ, mati kita keinjak," bebernya.

Pengasuh LPD Al-Bahjah itu menjelaskan ibadah haji tidak sekadar berangkat ke Tanah Suci, tetapi mendapatkan pahala atas memenuhi rukun Islam kelima.

Jemaah haji yang resmi gugur di tengah keberangkatan ibadah haji ke Tanah Suci juga sudah mendapat pahala dari ibadah tersebut.

"Orang sudah niat haji cuma mati duluan, sudah dapat pahala haji. Bukankah yang kita rindu adalah ridha Allah? Bukannya hanya demi digelari Pak Haji," tegasnya.

"Biasanya yang memaksakan haji adalah niat yang tidak benar, sehingga dia buru-buru naik haji," tukasnya.

Oleh karena itu, Buya Yahya mengimbau agar WNI yang belum dapat jatah kuota resmi dan tidak punya Visa Haji, paspor, dan syarat lainnya tanpa perlu memaksakan diri.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Imbauan ini berguna agar perjalanan ke Tanah Suci tidak menjadi sia-sia, hanya perkara modal nekat namun dapat membahayakan nyawa dan menimbulkan dosa.

(hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Gelar Sharing Session-Padel, Cekinggita dan Ratusan Interisti Rayakan Kalah Derby Dua Trofi

Gelar Sharing Session-Padel, Cekinggita dan Ratusan Interisti Rayakan Kalah Derby Dua Trofi

Interisti merayakan ironi musim Inter Milan: kalah beruntun di derby dari AC Milan, tetapi menutup musim 2025/2026 dengan dua trofi bergengsi di Jakarta.
Berkembang Bersama Holding Ultra Mikro, Ekonomi Keluarga di Semarang Ini Makin Kuat Melalui Usaha Sembako

Berkembang Bersama Holding Ultra Mikro, Ekonomi Keluarga di Semarang Ini Makin Kuat Melalui Usaha Sembako

Pelaku usaha warung sembako di Kelurahan Pandansari, Semarang mampu mengembangkan usahanya melalui dukungan PNM Mekaar sebagai bagian dari sinergi Holding Ultra Mikro BRI Group.
9.428 Jamaah Haji Sudah Tiba di Debarkasi Surabaya, 6 Masih Dirawat di Arab Saudi

9.428 Jamaah Haji Sudah Tiba di Debarkasi Surabaya, 6 Masih Dirawat di Arab Saudi

Proses pemulangan jamaah haji melalui Debarkasi Surabaya terus berlangsung.
Kasus Dugaan Tabrak Lari yang Tewaskan Tokoh Pramuka Tangerang Diselidiki, CCTV hingga Saksi Ditelusuri

Kasus Dugaan Tabrak Lari yang Tewaskan Tokoh Pramuka Tangerang Diselidiki, CCTV hingga Saksi Ditelusuri

Kasus dugaan tabrak lari yang menewaskan tokoh Pramuka Tangerang diselidiki Satuan Lalu Lintas Polresta Tangerang. 
Suami Bunuh Bidan di Situbondo karena Cemburu, Dua Balita Kehilangan Orang Tua

Suami Bunuh Bidan di Situbondo karena Cemburu, Dua Balita Kehilangan Orang Tua

Kasus kematian tragis seorang bidan yang ditemukan di dalam selokan pinggir jalur Pantura Situbondo akhirnya mulai terungkap.
Bareskrim Polri Bakal Periksa Manajemen DWP Soal Promosi Penjualan Whip Pink

Bareskrim Polri Bakal Periksa Manajemen DWP Soal Promosi Penjualan Whip Pink

Tim Direktorat Narkoba Bareskrim Polri masih mendalami soal peredaran penjualan dan penggunaan gas N2O atau gas tertawa, yakni Whip Pink.

Trending

Polisi Didesak Segera Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Seksual di Maluku

Polisi Didesak Segera Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Seksual di Maluku

Pengurus Besar Gerakan Mahasiswa Katapang (Gemka) mendesak Polres Seram Bagian Barat (SBB) untuk segera menangkap pelaku dugaan pelecehan seksual dan penganiayaan terhadap warga Dusun Katapang yang terjadi di wilayah Dusun Olas, Kecamatan Huamual, Maluku.
Top 3 Bola: Vietnam Tak Terima Dipermalukan Timnas Indonesia, Prediksi Nasib Garuda, Bung Binder Bela John Herdman

Top 3 Bola: Vietnam Tak Terima Dipermalukan Timnas Indonesia, Prediksi Nasib Garuda, Bung Binder Bela John Herdman

Top 3 Bola hari ini: Timnas Indonesia U-19 sukses melaju ke semifinal, media Vietnam memprediksi nasib Garuda usai hajar Oman, Bung Binder bela John Herdman.
Timnas Indonesia U-19 Jadi 'Biang Kerok', Vietnam Terancam Tersingkir dari Piala AFF U-19 2026

Timnas Indonesia U-19 Jadi 'Biang Kerok', Vietnam Terancam Tersingkir dari Piala AFF U-19 2026

Timnas Indonesia U-19 sukses memastikan tiket ke babak semifinal Piala AFF U-19 2026 setelah meraih kemenangan penting atas Vietnam. Hasil tersebut sekaligus membuat nasib The Golden Star Warriors di ujung tanduk.
Media Vietnam Tak Terima Dipermalukan Timnas Indonesia U-19, Tetap Puji Golden Star Warriors

Media Vietnam Tak Terima Dipermalukan Timnas Indonesia U-19, Tetap Puji Golden Star Warriors

Timnas Indonesia U-19 sukses mengalahkan Vietnam 2-1 dan lolos ke semifinal Piala AFF U-19 2026. Media Vietnam mengaku kesal karena hal ini.
Viral Pria Diduga 'Boti' Lolos Jadi Anggota TNI, Kadispenad Temukan Fakta Mengejutkan

Viral Pria Diduga 'Boti' Lolos Jadi Anggota TNI, Kadispenad Temukan Fakta Mengejutkan

Publik dihebohkan dengan video viral di media sosial terkait dua pria diduga penyuka sesama jenis atau LGBT sedang berfoto bersama.
Operasi Patuh 2026 Hari Ini Resmi Ditunda Korlantas Polri, Ini Alasannya

Operasi Patuh 2026 Hari Ini Resmi Ditunda Korlantas Polri, Ini Alasannya

Korlantas memutuskan menunda pelaksanaan Operasi Patuh 2026 tersebut karena saat ini institusi kepolisian tengah fokus pada rangkaian kegiatan Hari Bhayangkara.
Reaksi VFF Usai Kegagalan Vietnam Lolos Langsung Semifinal Piala AFF Setelah Dikalahkan Timnas Indonesia U-19

Reaksi VFF Usai Kegagalan Vietnam Lolos Langsung Semifinal Piala AFF Setelah Dikalahkan Timnas Indonesia U-19

Walau punya selisih gol signifikan, Vietnam harus bersaing di klasemen mini runner up terbaik setelah Timnas Indonesia U-19 berhasil lolos langsung sebagai juara Grup A. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT