GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Mulai Besok Potong Kuku Jangan Asal, Ternyata Ada Urutannya Kata Buya Yahya Dimulai dari Jari Telunjuk

Buya Yahya ulama kharismatik asal Cirebon, Jawa Barat, memberikan penjelasan seputar hukum memotong kuku di hari-hari tertentu yang sering dianggap tabu oleh -
Minggu, 13 Juli 2025 - 22:03 WIB
Kolase Buya Yahya dan ilustrasi memotong kuku
Sumber :
  • Sumber: Instagram/buyayahya_albahjah

Jakarta, tvOnenews.com – Buya Yahya ulama kharismatik asal Cirebon, Jawa Barat, memberikan penjelasan seputar hukum memotong kuku di hari-hari tertentu yang sering dianggap tabu oleh sebagian masyarakat Indonesia.

Pertanyaan ini muncul dari seorang jamaah yang mengikuti pengajian rutin yang digelar oleh Buya Yahya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam kesempatan itu jamaah mempertanyakan kebenaran mengenai larangan memotong kuku pada hari Senin atau Sabtu, yang dalam sebagian tradisi masyarakat disebut sebagai hari pantangan atau pamali.

Buya Yahya
Buya Yahya
Sumber :
  • YouTube

 

Menanggapi hal tersebut Buya Yahya menjelaskan bahwa memotong kuku adalah amalan sunah dalam Islam.

"Potong kuku itu sunah. Kalau sudah sunah, sudah selesai," ujar Buya Yahya dalam sebuah video ceramah yang diunggah melalui kanal YouTube Al-Bahjah TV, Minggu (11/9/2022).

Ilustrasi potong kuku
Ilustrasi potong kuku
Sumber :
  • iStockPhoto

 

Lebih lanjut Buya menyampaikan bahwa tidak ada dalil dalam Al-Qur'an maupun hadits sahih yang secara tegas melarang memotong kuku pada hari-hari tertentu, seperti Senin atau Sabtu.

Namun ia menambahkan bahwa memotong kuku pada hari Jumat termasuk perbuatan yang dianjurkan dalam ajaran Islam.

"Bebas (mau dilakukan apa saja). Namun, memang yang disunahkan itu hari Jumat," jelas Buya Yahya.

Buya Yahya
Buya Yahya
Sumber :
  • Tangkapan Layar YouTube Al-Bahjah TV

 

Selain soal waktu Buya Yahya juga menjelaskan mengenai tata cara memotong kuku yang dianjurkan para ulama.

Menurutnya proses pemotongan kuku sebaiknya dilakukan secara berurutan dari jari telunjuk hingga kelingking, dan jempol dilakukan terakhir.

“Untuk caranya, para ulama menyarankan untuk memotong kuku dimulai dari jari telunjuk, lalu jari tengah, manis, sampai kelingking. Jempol itu terakhir,” jelas Buya Yahya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Penjelasan ini sekaligus meluruskan pemahaman masyarakat yang masih memegang kepercayaan turun-temurun yang tidak memiliki dasar dari ajaran Islam.

Buya menegaskan bahwa memotong kuku adalah perkara ringan namun memiliki nilai sunah, sehingga tidak perlu dikaitkan dengan hal-hal mistis atau pantangan hari tertentu.

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Update Bursa Transfer: Ipswich Town Bidik Bek Marseille, Posisi Elkan Baggott Semakin Terjepit di Skuad Liga Premier Musim Depan

Update Bursa Transfer: Ipswich Town Bidik Bek Marseille, Posisi Elkan Baggott Semakin Terjepit di Skuad Liga Premier Musim Depan

Ipswich Town yang sempat terdegradasi satu musim akhirnya akan kembali tampil di Liga Premier musim depan. Publik pun bertanya-tanya apakah ini menjadi waktu yang tepat bagi Elkan Baggott merasakan debutnya di kasta tertinggi Liga Inggris.
Tanggapi Kontroversi Film "Pesta Babi", Menko Yusril: Biarkan Masyarakat Menonton, lalu Gelar Diskusi dan Berdebat

Tanggapi Kontroversi Film "Pesta Babi", Menko Yusril: Biarkan Masyarakat Menonton, lalu Gelar Diskusi dan Berdebat

Kontroversi pemutaran film dokumenter berjudul Pesta Babi: Kolonialisme di Zaman Kita mendapat respons langsung dari Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan, Yusril Ihza Mahendra. 
Polemik Lomba Cerdas Cermat Kalbar Belum Usai, SMAN 1 Teladan Yogyakarta Ikut Kena Hujatan Netizen: Dibantu Juri

Polemik Lomba Cerdas Cermat Kalbar Belum Usai, SMAN 1 Teladan Yogyakarta Ikut Kena Hujatan Netizen: Dibantu Juri

Polemik penilaian juri pada Lomba Cerdas Cermat (LCC) MPR RI di Kalbar tak hanya berimbas pada SMAN 1 Pontianak, tetapi juga menyeret SMAN 1 Teladan Yogyakarta
Buntut Polemik Juri LCC MPR RI, Akun Media Sosial ini Mengaku Jadi Keluarga Josepha Alexandra Buat Publik Geram

Buntut Polemik Juri LCC MPR RI, Akun Media Sosial ini Mengaku Jadi Keluarga Josepha Alexandra Buat Publik Geram

Utas akun media sosial Threads @zvanniisygg mengaku sebagai keluarga Josepha Alexandra, peserta Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar viral.
2 Nama Sudah Bocor, 3 Pemain Keturunan Ini Masuk Daftar yang akan Dinaturalisasi untuk Bela Timnas Indonesia di Piala Asia 2027?

2 Nama Sudah Bocor, 3 Pemain Keturunan Ini Masuk Daftar yang akan Dinaturalisasi untuk Bela Timnas Indonesia di Piala Asia 2027?

Teka-teki lima calon naturalisasi Timnas Indonesia makin panas, dua nama mulai bocor dan tiga sosok lain disebut punya profil tak biasa untuk Garuda masa depan.
Targetkan 1.000 Titik di 2026, Menteri KKP Sebut Kampung Nelayan Merah Putih Penting untuk Tingkatkan Kesejahteraan Nelayan

Targetkan 1.000 Titik di 2026, Menteri KKP Sebut Kampung Nelayan Merah Putih Penting untuk Tingkatkan Kesejahteraan Nelayan

Pemerintah melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) tengah memfokuskan pembenahan sektor perikanan dari titik paling awal melalui program Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP). 

Trending

MPR akan Ulang Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Netizen Soroti Unggahan SMAN 1 Sambas Rayakan Kemenangan

MPR akan Ulang Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Netizen Soroti Unggahan SMAN 1 Sambas Rayakan Kemenangan

Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar tingkat Provinsi Kalimantan Barat yang diadakan MPR RI masih menjadi perhatian publik. Kini SMAN 1 Sambas menjadi sorotan
Direspon KDM, Ini Kronologi Wanita Surabaya Terjerat Love Scamming Rp2,1 M oleh Warga Cirebon yang Ngaku Pegawai UNICEF

Direspon KDM, Ini Kronologi Wanita Surabaya Terjerat Love Scamming Rp2,1 M oleh Warga Cirebon yang Ngaku Pegawai UNICEF

Wanita Surabaya, WS mengadu ke Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) imbas jadi korban penipuan & perampokan lewat love scamming warga Cirebon keturunan Kamerun.
Tim SMAN 1 Pontianak Disambut Hangat Sekda Kalbar dan Ikatan Alumni, Dukung Penuh Keputusan Sekolah

Tim SMAN 1 Pontianak Disambut Hangat Sekda Kalbar dan Ikatan Alumni, Dukung Penuh Keputusan Sekolah

Tim SMAN 1 Pontianak disambut hangat oleh Sekda Kalbar dan IKASMANSA Pontianak, mereka mendukung penuh keputusan sekolah.
Reaksi Warganet atas Sikap Tegas SMAN 1 Pontianak Tolak Lomba Ulang Final LCC MPR: Respek untuk Poin 5 dan 6

Reaksi Warganet atas Sikap Tegas SMAN 1 Pontianak Tolak Lomba Ulang Final LCC MPR: Respek untuk Poin 5 dan 6

SMAN 1 Pontianak resmi tolak lomba ulang final LCC Empat Pilar MPR Kalbar 2026. Warganet beri pujian, terutama untuk pernyataan poin 5 dan 6.
Seusai Menolak Lomba Ulang, SMAN 1 Pontianak Nostalgia Kemenangan Lomba Cerdas Cermat MPR Tahun 2025

Seusai Menolak Lomba Ulang, SMAN 1 Pontianak Nostalgia Kemenangan Lomba Cerdas Cermat MPR Tahun 2025

Setelah menyatakan mundur dari perlombaan ulang babak final Lomba Cerdas Cermat dari MPR RI, SMAN 1 Pontianak mengenang masa kemenangannya pada tahun 2025.
Buntut Polemik Juri LCC MPR RI, Akun Media Sosial ini Mengaku Jadi Keluarga Josepha Alexandra Buat Publik Geram

Buntut Polemik Juri LCC MPR RI, Akun Media Sosial ini Mengaku Jadi Keluarga Josepha Alexandra Buat Publik Geram

Utas akun media sosial Threads @zvanniisygg mengaku sebagai keluarga Josepha Alexandra, peserta Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar viral.
Reaksi Dedi Mulyadi usai Ibu Asal Surabaya Ngadu Jadi Korban Love Scamming Rp2,1 Miliar Warga Cirebon Keturunan Kamerun

Reaksi Dedi Mulyadi usai Ibu Asal Surabaya Ngadu Jadi Korban Love Scamming Rp2,1 Miliar Warga Cirebon Keturunan Kamerun

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) merespon ibu asal Surabaya, WS (40) yang curhat menjadi korban kasus penipuan dan perampokan warga Cirebon keturunan Kamerun.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT