News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kebiasaan Menggendong Kucing karena Menggemaskan, Sebenarnya Najisnya Pindah atau Tidak? Kata Buya Yahya untuk Hewan itu...

Saking menggemaskannya, kucing sebagai salah satu hewan sering dapat pelukan dan digendong manusia. Buya Yahya pun mengupas apakah najisnya pindah atau tidak.
Rabu, 16 Juli 2025 - 21:12 WIB
Ilustrasi kucing menjadi hewan peliharaan dalam rumah
Sumber :
  • Freepik

tvOnenews.com - Kucing merupakan salah satu hewan yang kerap kali digendong oleh manusia.

Alasan kita menggendong kucing biasanya karena rasa sayang hingga tingkah hewan tersebut sangat menggemaskan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Khususnya bagi yang memelihara kucing, pasti tak lekang menggendong hewan kesayangannya di rumah.

Akan tetapi, sebagian orang khawatir apabila menggendong kucing akan terkena najis dari kotorannya yang keluar.

Ilustrasi menggendong kucing
Ilustrasi menggendong kucing
Sumber :
  • iStockPhoto

 

Berkaca dari beberapa kasus, ketika menggendong kucing, hewan imut tersebut tak sengaja mengeluarkan air kencing dan kotoran lainnya.

Selain itu, kotoran yang menempel pada bulu kucing, otomatis najis akan berpindah ke tangan hingga pakaian kita.

Apakah benar najis dari kucing bisa pindah? Simak penjelasan Buya Yahya di bawah ini!

"Saya hamba Allah ingin bertanya, apakah najis atau tidak kalau kucing digendong ataupun tidur di sisi kucing? Soalnya kalau buang air kecil sama kotorannya tidak dibasuh," tanya seorang jemaah kepada Buya Yahya dikutip tvOnenews.com dari kanal YouTube Al-Bahjah TV, Rabu (16/7/2025).

Seorang jemaah bertanya ketika kucing peliharaannya buang air kecil, maka kotorannya masih melekat di kemaluannya.

Jemaah tersebut mengkhawatirkan ada najis yang sudah berpindah atau menempel ke salah satu tubuhnya.

Buya Yahya
Buya Yahya
Sumber :
  • Tangkapan Layar YouTube Al-Bahjah TV

 

Buya Yahya langsung merespons dari kasus sejak zaman dahulu ketika kucing mengeluarkan air kencingnya tidak ada proses istinja.

"Sejak zaman Nabi Adam sampai hari ini tidak ada kucing kalau habis buang air, lalu ada yang cebokin tidak ada. Mulai kapan kucing diistinja?," jawab Buya Yahya.

Kebiasaan seperti ini membuat pemelihara atau penggendongnya waswas ada najis yang menempel di tubuhnya.

Pengasuh LPD Al Bahjah itu menyebutkan air kencing yang keluar dari dubur kucing, maka kotoran tersebut bisa menyumbang penyakit.

"Jadi, makanya ini khawatir sengaja kami tekankan begini. Khawatir sudah masuk wilayah waswas juga penyakit yang sering menjangkit sebagian orang," tuturnya.

Usut punya usut, pembahasan apakah kotoran kucing menyumbang najis diambil dari kisah zaman Rasulullah SAW.

Buya Yahya menjelaskan kenapa kucing selalu berada di sekitar manusia, hal ini bermula ketika Nabi Muhammad SAW tawaf.

Tawaf dalam haji dan umrah adalah kegiatan mengelilingi Ka'bah. Hal ini serupa dengan aktivitas kucing selalu di sekitar manusia.

"Itu dianggap termasuk makhluk yang biasa mondar-mandir dan kalaupun seandainya kita menggendongnya nggak ada masalah," jelasnya.

Najis dari kucing, kata Buya Yahya, tidak akan berpindah namun hal tersebut bisa terjadi jika kondisinya basah bertemu basah.

Maksudnya, ada bulu yang menghalangi najis tersebut, tetapi bisa menimbulkan najis jika kondisi tangan sedang basah saat menggendongnya.

"Itu pun di wilayah yang terkena najis. Kalau bulunya tidak, bulunya masih menempel, kita pegang nggak ada masalah," terangnya.

Buya Yahya berasumsi apabila ingin menggendong kucing, sebenarnya tak ada larangannya apalagi kalau kondisi kering bertemu kering.

"Jadi, Anda jangan terlalu ke bawah ke waswas ke sana. Jadi, digendong tidak akan pindah kepada tangan Anda najisnya," tegasnya.

Bagi Buya Yahya, kegiatan istinja pada kucing hanya merepotkan, lagi pula selama masih terhalang bulu tidak ada najis.

"Dia enggak ngerti bagaimana istinja maka enggak usah istinja-istinjaan kucingnya ya. Jadi kalau Anda gendong boleh. Asalkan ingat kaidahnya kering dengan kering, tidak akan memindahkan najis," paparnya.

Namun, kalau tangan basah lalu menyentuh bagian kemaluan kucing, maka hukumnya masuk kategori najis.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Cuma ya jangan digendong terus itu kucing, gendong anak saja itu saja semoga Allah menjaga semuanya dari penyakit waswas," tutupnya.

(hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pernyataan Saiful Mujani Disorot, Laporan ke Bareskrim Jadi Pengingat Pentingnya Ruang Diskursus yang Sehat

Pernyataan Saiful Mujani Disorot, Laporan ke Bareskrim Jadi Pengingat Pentingnya Ruang Diskursus yang Sehat

Pernyataan Saiful Mujani soal pemerintahan Prabowo dilaporkan ke Bareskrim Polri. Polemik ini memicu diskursus soal batas kebebasan berpendapat di ruang publik.
Negara Terima Pengembalian Aset Senilai Rp11,42 Triliun dari Mafia Hutan

Negara Terima Pengembalian Aset Senilai Rp11,42 Triliun dari Mafia Hutan

Presiden RI, Prabowo Subianto menyaksikan langsung momentum besar pengembalian aset negara dari praktik ilegal sektor sumber daya alam.
Kasus Korupsi Pasar Panorama, Mantan Anggota Dewan Dituntut 7,5 Tahun dan Mantan Kadis 5 Tahun Penjara

Kasus Korupsi Pasar Panorama, Mantan Anggota Dewan Dituntut 7,5 Tahun dan Mantan Kadis 5 Tahun Penjara

Sidang lanjutan perkara dugaan korupsi pengelolaan Pasar Panorama Bengkulu kembali digelar di Pengadilan Tipikor pada Jumat Siang (10/4/ 2026). Agenda persidang
Klasemen Final Four Proliga 2026, Putra: Raih Tiga poin Perdananya, Surabaya Samator Panaskan Persaingan ke Grand Final

Klasemen Final Four Proliga 2026, Putra: Raih Tiga poin Perdananya, Surabaya Samator Panaskan Persaingan ke Grand Final

Klasemen Final Four Proliga 2026, Jumat 10 April, setelah pertandingan terakhir di sektor putra pada putaran pertama.
Dituduh Janjikan Lamborghini, Rey Bicara Jujur Penyebab Skandal Nikah Siri Sesama Jenis dengan Intan di Malang

Dituduh Janjikan Lamborghini, Rey Bicara Jujur Penyebab Skandal Nikah Siri Sesama Jenis dengan Intan di Malang

Rey menyikapi skandal nikah siri sesama perempuan dengan Intan Anggraeni (28) di Malang. Tepis dugaan penipuan, pemalsuan dokumen, belikan mobil Lamborghini.
Terpopuler Timnas Indonesia: Jay Idzes dan Kevin Diks Dapat Izin FIFA, Percuma Garuda Lebih Kuat dari Thailand dan Vietnam

Terpopuler Timnas Indonesia: Jay Idzes dan Kevin Diks Dapat Izin FIFA, Percuma Garuda Lebih Kuat dari Thailand dan Vietnam

Dinamika Timnas Indonesia belakangan ini benar-benar menyita perhatian publik. Berikut rangkuman kabar terpopuler yang sedang membentuk wajah baru Skuad Garuda.

Trending

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Skuad Garuda punya kesempatan langka, yakni memanggil para pemain terbaiknya tanpa terhalang tembok perizinan klub Eropa untuk bermain di FIFA ASEAN Cup 2026.
Oknum Kepsek SMK di Brebes Ditangkap, Gudang Sekolah Jadi Tempat Oplos Tabung Gas

Oknum Kepsek SMK di Brebes Ditangkap, Gudang Sekolah Jadi Tempat Oplos Tabung Gas

Kapolres Brebes AKBP Lilik Ardhiansyah mengatakan, bahwa hasil penyelidikan, tersangka sudah melakukan pengoplosan tabung gas sejak bulan Februari yang lalu.
Percuma Lebih Kuat dari Thailand dan Vietnam, Timnas Indonesia Tetap Bakal Kesusahan di Piala Asia 2027

Percuma Lebih Kuat dari Thailand dan Vietnam, Timnas Indonesia Tetap Bakal Kesusahan di Piala Asia 2027

Timnas Indonesia dinilai lebih unggul dari Thailand dan Vietnam, namun masih menghadapi kendala skuad jelang Piala Asia 2027 dan sulit bersaing di level Asia.
Jadwal Final Four Proliga 2026, Jumat 10 April: Kesempatan Emas Dua Tim Putri Menjaga Asa Lolos ke Grand Final

Jadwal Final Four Proliga 2026, Jumat 10 April: Kesempatan Emas Dua Tim Putri Menjaga Asa Lolos ke Grand Final

Jadwal Final Four Proliga 2026, Jumat 10 April yang akan menyajikan dua laga dari sektor putri dan putra pada hari kedua seri Solo.
Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam soroti peluang Timnas Indonesia menghadapi Italia di FIFA Matchday Juni 2026. Begini katanya.
Timnas Indonesia U-17 Bernuansa Eropa, Kurniawan Dwi Yulianto Bakal Terapkan Ilmu dari Liga Italia di Piala AFF 2026

Timnas Indonesia U-17 Bernuansa Eropa, Kurniawan Dwi Yulianto Bakal Terapkan Ilmu dari Liga Italia di Piala AFF 2026

Pelatih Timnas Indonesia U-17, Kurniawan Dwi Yulianto, bertekad bawa sentuhan baru ke dalam tim yang ia tangani. Ia mengaku ingin terapkan pengalaman dan ilmu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT