GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sakit Bukan Sekedar Ujian, Bisakah Jadi Pengampun Dosa? Begini Penjelasan Ulama

Sebagian orang percaya bahwa sakit yang dialami seseorang dapat menjadi sebab dihapuskannya dosa. apakah benar rasa sakit dan cobaan itu dapat menjadi penghapus dosa?
Senin, 8 Desember 2025 - 23:19 WIB
Ilustrasi Sakit Kanker Getah Bening
Sumber :
  • Istimewa/istockphoto.com

tvOnenews.com - Menjaga kesehatan adalah kebutuhan penting bagi setiap manusia, karena kesehatan merupakan anugerah berharga yang Allah titipkan.

Saat tubuh terserang penyakit, kita sering kali harus mengeluarkan biaya pengobatan yang tidak sedikit.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meski begitu, sebagian orang percaya bahwa sakit yang dialami seseorang dapat menjadi sebab dihapuskannya dosa.

Lalu, apakah benar rasa sakit dan cobaan itu dapat menjadi penghapus dosa di hadapan Allah?

Dilansir tvOnenews.com dari tayang YouTube Adi Hidayat Official, Allah menghadirkan beragam ujian dalam kehidupan manusia sebagai cara agar hamba-Nya selalu kembali dan mendekat kepada-Nya. Salah satu bentuk ujian tersebut adalah sakit.

Rasa sakit yang dialami bisa menjadi jalan bagi seseorang untuk meraih ampunan Allah SWT, karena di masa itulah ia lebih banyak berdoa, memohon pertolongan, dan meminta ampun kepada-Nya.

“Betapa banyak orang sakit menyebut nama Allah terus mendekat, berdoa, karena itu ampunan diturunkan,” ungkap Ustaz Adi Hidayat pada tayangan YouTube miliknya.

Potret Ustaz Adi Hidayat
Potret Ustaz Adi Hidayat
Sumber :
  • Tangkapan Layar YouTube Adi Hidayat Official

Namun, ketika seseorang yang sedang sakit sudah tidak mampu lagi mengucapkan istigfar, maka perlu ditinjau kembali bagaimana keadaan ruhnya. Apakah masih dalam kondisi baik atau justru melemah.

Sebab, kesehatan tidak hanya berkaitan dengan fisik semata, tetapi juga meliputi akal dan ruh.

“Bukan cuma ruh, mungkin fisik sehat, akal sehat, tapi ruhnya tidak sehat, ini masalah,” ujarnya.

Ada tiga aspek yang menjadi tolok ukur kesehatan seseorang secara menyeluruh: tubuh yang kuat, akal yang jernih, serta ruh yang terjaga kebersihannya.

Kesehatan ruh memegang peranan penting karena berdampak langsung pada kejernihan pikiran dan kekuatan fisik.

“Seperti halnya fisik butuh makanan, akal butuh makanan, ruh juga butuh makanan. Karena ruh itu sumbernya dari Allah, hanya Allah yang tahu (makanannya). Allah yang siapkan menunya,” jelas Ustaz Adi Hidayat.

Sebagaimana tubuh dan pikiran membutuhkan asupan untuk tetap dalam kondisi baik, ruh pun memerlukan “makanan” agar tetap sehat. Hanya saja, jenis asupan untuk ruh berbeda dengan keduanya.

Jika tubuh dan akal dapat terpenuhi melalui hal-hal umum yang bisa dinikmati siapa saja, baik orang beriman maupun tidak, seperti makanan dan ilmu pengetahuan, maka ruh hanya dapat terisi melalui amalan ibadah.

Ustaz Adi Hidayat menerangkan bahwa akal menjadi tajam karena mendapatkan asupan berupa ilmu yang dipelajari.

Sementara itu, tubuh tetap bertenaga karena memperoleh makanan fisik yang dapat dikonsumsi oleh semua orang, termasuk mereka yang tidak beriman.

“Tetapi (makanan) ruh ini tidak bisa dicari. Allah akan langsung hidangkan menunya, karena sumbernya langsung dari Allah,” tutur UAH.

Hal ini tertuang pada Al Quran Surat Al Isra ayat 85:

وَيَسْـَٔلُوْنَكَ عَنِ الرُّوْحِۗ قُلِ الرُّوْحُ مِنْ اَمْرِ رَبِّيْ وَمَآ اُوْتِيْتُمْ مِّنَ الْعِلْمِ اِلَّا قَلِيْلًا ۝٨٥

wa yas'alûnaka ‘anir-rûḫ, qulir-rûḫu min amri rabbî wa mâ ûtîtum minal-‘ilmi illâ qalîlâ

Artinya: “Mereka bertanya kepadamu (Nabi Muhammad) tentang roh. Katakanlah, ‘Roh itu termasuk urusan Tuhanku, sedangkan kamu tidak diberi pengetahuan kecuali hanya sedikit’,”

“Ruh itu dari Allah, karena itu menunya langsung Allah berikan,” kata UAH. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sedangkan ruh hanya bisa mendapat gizi dari ibadah seperti shalat, membaca Al-Qur’an, dan amalan kebaikan lainnya.

“Itulah menu yang terkumpul dalam ibadah, shalat, baca Qur’an. Itu semua kebutuhan ruh. Kalau nggak shalat, gelisah ruhnya,” tutupnya. (kmr)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Soal Kasus Amsal Sitepu, Pakar Hukum Nilai Mestinya Tak Bisa Dipidana

Soal Kasus Amsal Sitepu, Pakar Hukum Nilai Mestinya Tak Bisa Dipidana

Pakar hukum Boris Tampubolon menyoroti kasus dugaan korupsi yang menyeret videografer Amsal Sitepu atas proyek yang dijalankan salah satu desa di Kabupaten Karo
Komnas HAM Segera Panggil Pihak TNI Terkait Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus

Komnas HAM Segera Panggil Pihak TNI Terkait Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus

Komnas HAM segera memanggil pihak TNI terkait kasus penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS Andrie Yunus demi melengkapi fakta-fakta untuk merumuskan...
Menlu: Satu Prajurit TNI yang Terkena Serangan Israel di Lebanon dalam Kondisi Koma

Menlu: Satu Prajurit TNI yang Terkena Serangan Israel di Lebanon dalam Kondisi Koma

Menlu ungkap salah satu prajurit TNI yang terkena serangan Israel di Lebanon mengalami luka berat dan saat ini masih koma, dirawat di rumah sakit di Beirut.
Negosiasi Kontrak Mandek, Dusan Vlahovic Masuk Radar Utama Inter Milan di Bursa Transfer Musim Panas Nanti

Negosiasi Kontrak Mandek, Dusan Vlahovic Masuk Radar Utama Inter Milan di Bursa Transfer Musim Panas Nanti

Masa depan Dusan Vlahovic bersama Juventus masih diselimuti ketidakpastian jelang bursa transfer musim panas. Situasi ini membuat sejumlah klub elite Eropa.
Bukan Beckham Putra, Sosok Ini Disebut Bisa Gantikan Posisi Ramadhan Sananta Jadi Pemecah Kebuntuan

Bukan Beckham Putra, Sosok Ini Disebut Bisa Gantikan Posisi Ramadhan Sananta Jadi Pemecah Kebuntuan

Timnas Indonesia tertinggal dari Bulgaria, publik soroti Ramadhan Sananta. Nama Marselino Ferdinan mencuat sebagai solusi pemecah kebuntuan.
Laga Belum Usai, Pemain Timnas Ini Sudah Dihujat Warganet, John Herdman Diminta Segera Mainkan Beckham

Laga Belum Usai, Pemain Timnas Ini Sudah Dihujat Warganet, John Herdman Diminta Segera Mainkan Beckham

Timnas Indonesia tertinggal 0-1 atas lawannya Bulgaria di babak pertama final FIFA Series 2026. Belum juga usai laga Indonesia vs Bulgaria, salah satu punggawa Skuad Garuda ini sudah dihujat netizen.

Trending

Meski Lolos Syarat Jadi WNI, FIFA Larang Striker 100 Gol Ini Bela Timnas Indonesia dan Jadi Tumpuan Lini Depan Garuda

Meski Lolos Syarat Jadi WNI, FIFA Larang Striker 100 Gol Ini Bela Timnas Indonesia dan Jadi Tumpuan Lini Depan Garuda

Timnas Indonesia dikaitkan dengan rencana penambahan pemain naturalisasi. Namun, ada satu nama striker tajam yang dipastikan tidak bisa membela skuad Garuda.
Pelatih Bulgaria Tak Habis Pikir, Bisa-bisanya Timnas Indonesia Lebih Ganas di FIFA Series Ketimbang Lawan Irak dan Arab Saudi

Pelatih Bulgaria Tak Habis Pikir, Bisa-bisanya Timnas Indonesia Lebih Ganas di FIFA Series Ketimbang Lawan Irak dan Arab Saudi

Pelatih Bulgaria tak habis pikir, bisa-bisanya Timnas Indonesia jauh tampil ganas di laga perdana FIFA Series 2026 ketimbang saat lawan Irak dan Arab Saudi.
Pertandingan Perebutan Juara Ketiga FIFA Series 2026 Ditunda, Stadion GBK Diguyur Hujan Deras

Pertandingan Perebutan Juara Ketiga FIFA Series 2026 Ditunda, Stadion GBK Diguyur Hujan Deras

Pertandingan antara St Kitts and Nevis melawan Kepulauan Solomon di babak perebutan juara ketiga FIFA Series ini sedianya kick off pada pukul 15.30 WIB.
Jelang Timnas Indonesia vs Bulgaria di FIFA Series, Warganet Pergoki John Herdman Lagi Lari Malam Sendiran di Area Stadion GBK

Jelang Timnas Indonesia vs Bulgaria di FIFA Series, Warganet Pergoki John Herdman Lagi Lari Malam Sendiran di Area Stadion GBK

Pelatih John Herdman kedapatan lagi olahraga lari malam oleh seorang warganet jelang Timnas Indonesia berjumpa dengan Bulgaria di laga penutup FIFA Series 2026.
Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 31 Maret 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 31 Maret 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak 31 Maret 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo. Cek peluang rezeki dan strategi finansial terbaik hari ini.
Tak Puas dengan Posisinya, Penyerang Saint Kitts and Nevis Siap Geser Takhta Gol Terbanyak Pemain Legenda Liga Indonesia

Tak Puas dengan Posisinya, Penyerang Saint Kitts and Nevis Siap Geser Takhta Gol Terbanyak Pemain Legenda Liga Indonesia

Ambisi penyerang Saint Kitts and Nevis, Harrison Panayiotou ternyata terinspirasi untuk mengalahkan pemain legenda Liga Indonesia, yaitu Keith Kayamba Gumbs.
Profil Praka Farizal Rhomadhon Anggota TNI yang Gugur Akibat Serangan Israel di Lebanon

Profil Praka Farizal Rhomadhon Anggota TNI yang Gugur Akibat Serangan Israel di Lebanon

Praka Farizal Rhomadhon merupakan pasukan penjaga perdamaian Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) di United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL). Berikut Profilnya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT