GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kenapa Bulan Rajab Disebut Bulan Menanam? Ustaz Syafiq Riza Basalamah Ungkap Penjelasannya

Ustaz Syafiq Riza Basalamah mengupas tuntas perumpaaan atau filosofi bulan Rajab sebagai bulan haram terbaik untuk menanam tanaman dalam menyambut Ramadhan.
Minggu, 28 Desember 2025 - 19:16 WIB
Ilustrasi bulan Rajab
Sumber :
  • Freepik

tvOnenews.com - Bulan Rajab merupakan salah satu yang mempunyai kedudukan istimewa dalam agama Islam. Berdasarkan dalil Al-Quran dan hadis riwayat, bulan Rajab masuk bagian dari empat bulan haram.

Di balik keistimewaannya sebagai bulan haram, beberapa ulama salaf menyebutkan bulan Rajab sebagai bulan menanam amal kebaikan. Banyak yang bertanya-tanya terkait filosofi tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara perumpaan dari ulama Salaf mengenai bulan Sya'ban dikenal bulan "menyiram tanaman". Kemudian bulan Ramadhan sebagai bulan memanen amal saleh.

Ustaz Syafiq Riza Basalamah menjelaskan alasan perumpaan bulan Rajab sebagai bulan menanam tanaman menyambut Ramadhan. Ia mengambil penjelasan dari Imam Ibnu Rajab Al-Hambali yang menukil ucapan ulama Salaf dalam kitab Al-Ma'arif Fi Ma Limawasim Al-Am minal Wadza'il.

"Kita tahu keutamaan bulan Ramadhan. Bulan diturunkannya Al-Quran," ujar Ustaz Syafiq Riza Basalamah dikutip tvOnenews.com dari kanal YouTube Tanaashuh, Minggu (28/12/2025).

Bulan Rajab Awal Mula Melatih Amal Saleh di Bulan Ramadhan

Ustaz Syafiq Riza Basalamah
Ustaz Syafiq Riza Basalamah
Sumber :
  • Kolase tangkapan layar YouTube Syafiq Riza Basalamah Official & Tim tvOnenews

Ustaz Syafiq Riza Basalamah mengatakan, perumpaan bulan Rajab sebagai waktu latihan Rasulullah SAW. Beliau selalu meningkatkan amalan dan iman untuk menghadapi bulan Ramadhan.

"Semangat ini mulainya di bulan Rajab. Artinya, bulan Rajab nih bulan menanam kebaikan," jelas Ustaz Syafiq Riza Basalamah.

Alasan Rajab sebagai salah satu waktu terbaik meningkatkan amal saleh. Sebab bulan ini menjadi bagian dari bulan haram, di antaranya bulan Dzulqa'dah, Dzulhijjah, dan Muharram.

Dilansir dari Quran Kemenag RI, dalam dalil Al-Quran melalui Surat At-Taubah Ayat 36 menjelaskan keistimewaan bulan haram termasuk bulan Rajab, Allah SWT berfirman:

اِنَّ عِدَّةَ الشُّهُوْرِ عِنْدَ اللّٰهِ اثْنَا عَشَرَ شَهْرًا فِيْ كِتٰبِ اللّٰهِ يَوْمَ خَلَقَ السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضَ مِنْهَآ اَرْبَعَةٌ حُرُمٌ

Artinya: "Sesungguhnya bilangan bulan di sisi Allah ialah dua belas bulan, (sebagaimana) ketetapan Allah (di Lauhulmahfuz) pada waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya ada empat bulan haram." (QS. At-Taubah, 9:36).

Melalui tafsir ayat ini, bulan haram memiliki keistimewaan. Umat Muslim meningkatkan amal saleh di bulan tersebut, maka ada pahala dilipatgandakan oleh Allah SWT. Sementara orang mukmin melakukan perbuatan maksiat juga segala dosa akan dilipatgandakan oleh-Nya.

Kata Ustaz Syafiq Riza, bulan Rajab sebagai tahap memulai. Istilah ini ibarat seseorang yang baru menanam tanaman agar terus bertumbuh besar.

"Bulan-bulan haram buat menjaga diri kita, menghindarkan dari dosa. Mulai kita menjaga diri dari perbuatan-perbuatan maksiat, mulai kita memperbanyak amal ketaatan di bulan Rajab," terangnya.

Merujuk dari buku Kalender Ibadah Sepanjang Tahun karya Ustaz Abdullah Faqih Ahmad Abdul Wahid, beberapa rekomendasi amalan yang harus ditingkatkan di bulan Rajab, antara lain seperti sering membaca doa, shalat sunnah, memperbanyak tasbih, dzikir, istighfar, serta puasa sunnah.

Melansir dari Almunawwir, hadis riwayat dari Abu Nu'aim mengenai contoh Rasulullah SAW memperbanyak doa. Walau beberapa ulama mengatakan sanad hadis ini lemah, tetapi amalan doa di bulan Rajab setidaknya sebagai melatih diri agar menjaga bulan Ramadhan.

Amal Saleh di Bulan Rajab Disiram di Bulan Sya'ban

Ustaz Syafiq Riza Basalamah menjelaskan, orang mukmin meningkatkan amal saleh di bulan Rajab, maka harus disiram di bulan Sya'ban agar semakin bertumbuh.

Ia mengibaratkan bulan Sya'ban mengencangkan amal saleh dilatih sejak bulan Rajab. Contoh kecilnya rutin mengerjakan puasa sunnah hingga amalan lainnya.

"Masuk bulan Sya'ban dikencengin lagi sama puasa. Di bulan Sya'ban ini disirami, yang awalnya kecil kebaikannya dengan disiram di bagian pupuk akan menjadi lebih banyak," paparnya.

"Tadi bacaan Quran lebih banyak, shalat sunnah lebih banyak, kemudian puasa sunnah khusus puasa sunnah ini lebih banyak lagi. Ditambah lagi di bulan Sya'ban ini bulan bersih-bersih setelah tumbuh," sambungnya menjelaskan.

Ia menjelaskan keistimewaan dari bulan Sya'ban khususnya malam Nisfu Syaban. Malam ini terletak pada pertengahan bulan.

Ia mengatakan, pada momen tersebut sebagai waktu untuk memohon pengampunan dosa. Kemudian, momen bersih-bersih ini juga berkaitan sebagai persiapan spiritual menyambut bulan suci Ramadhan.

"Di malam Nisfu Sya'ban, Allah itu mengampuni semua hamba-Nya. Kecuali dua (golongan), siapa? Orang melakukan kesyirikan, orang yang menyimpan dendam," imbuhnya.

Ia menambahkan, keistimewaan dari menyiram dan bersih-bersih di bulan Sya'ban sebagai momentum terbaik membersihkan hati.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Ketika hati kita bersih, amalan kita ikhlas lillahi ta'ala, saat masuk Ramadhan panen kita. Karena ketika itu pintu surga dibuka yang delapan itu di bulan Ramadhan," tukasnya.

(hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Tak Tutup Pintu ke Super League, Shin Tae-yong Siap Terima Tawaran Baru: Saya Sudah Punya Dua Tawaran

Tak Tutup Pintu ke Super League, Shin Tae-yong Siap Terima Tawaran Baru: Saya Sudah Punya Dua Tawaran

Shin Tae-yong akhirnya angkat bicara soal masa depannya usai didepak dari Timnas Indonesia. Ia mengaku masih membuka peluang melatih, termasuk di Super League.
Khamzat Chimaev Buka Suara Usai Kekalahan di UFC 328, Ungkap Alasan Memaafkan Kata-kata Tak Pantas Strickland

Khamzat Chimaev Buka Suara Usai Kekalahan di UFC 328, Ungkap Alasan Memaafkan Kata-kata Tak Pantas Strickland

Khamzat Chimaev akhirnya angkat bicara setelah kekalahan di UFC 328, termasuk mengungkap alasan di balik keputusannya memaafkan Sean Strickland meski sempat.
Akui Ada Kesalahan, MPR Segera Mengevaluasi setelah Viralnya Video Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar

Akui Ada Kesalahan, MPR Segera Mengevaluasi setelah Viralnya Video Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar

Media sosial tengah dihebohkan dengan isu lomba cerdas cermat empat pilar MPR RI, yang tayang diYouTube lalu viral di Medsos lainnya.
Kronologi Polemik LCC Empat Pilar MPR RI, Berawal dari Pertanyaan "DPR dalam Memilih Anggota BPK Diwajibkan Memperhatikan Pertimbangan Lembaga Mana?"

Kronologi Polemik LCC Empat Pilar MPR RI, Berawal dari Pertanyaan "DPR dalam Memilih Anggota BPK Diwajibkan Memperhatikan Pertimbangan Lembaga Mana?"

Inilah kronologi lengkap polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 yang saat ini menjadi sorotan publik. 
Polemik Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar: dari Penilaian hingga Juri dan MC Dinonaktifkan

Polemik Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar: dari Penilaian hingga Juri dan MC Dinonaktifkan

Berikut kronologi lengkap polemik Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 di Kalimantan Barat (Kalbar) hingga dewan juri dan MC dinonaktifkan.
Detik-detik Oknum Suporter Provokasi Pemain Persib Bandung di Bandara, Adam Alis Beberkan Kronologi

Detik-detik Oknum Suporter Provokasi Pemain Persib Bandung di Bandara, Adam Alis Beberkan Kronologi

Kemenangan Persib Bandung atas Persija Jakarta ternoda insiden provokasi oknum suporter di Bandara Sepinggan, Balikpapan. Adam Alis pun mengungkap kronologi.

Trending

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

MC yang bertugas dalam Lomba Cerdas Cermat yang diselenggarakan MPR mengalami pemutusan hubungan kerja setelah polemik penilaian dewan juri terhadap peserta
Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Tak hanya dipastikan tersingkir, Qatar justru mendapatkan hukuman dari AFC imbas dari pertandingan melawan Timnas Indonesia U-17 di laga pekan kedua babak penyisihan grup Piala Asia U-17. 
Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Berikut profil dan rekam jejak karier Indri Wahyuni, dewan juri Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI di Kalimantan Barat yang viral di media sosial.
Status WhatsApp Diduga dari Juri LCC 4 Pilar MPR Indri Wahyuni Bocor ke Media Sosial, Isinya di Luar Dugaan

Status WhatsApp Diduga dari Juri LCC 4 Pilar MPR Indri Wahyuni Bocor ke Media Sosial, Isinya di Luar Dugaan

Viral di media sosial beberapa potongan foto screenshot status WhatsApp yang diduga milik juri LCC 4 Pilar MPR RI Indri Wahyuni yang berisi sejumlah pesan.
Al Nassr vs Al Hilal 1-1: Ronaldo Dibuat Tak Habis Pikir dengan Gol Bunuh Diri Bento di 10 Detik Terakhir Injury Time

Al Nassr vs Al Hilal 1-1: Ronaldo Dibuat Tak Habis Pikir dengan Gol Bunuh Diri Bento di 10 Detik Terakhir Injury Time

Cristiano Ronaldo dan kawan-kawan harus menahan euforia kemenangan mereka atas Al Hilal usai Al Nassr dipaksa bermain imbang dalam laga sengit dan penuh drama.
Usai Dihujat Warganet, Shindy Lutfiana MC Lomba Cerdas Cermat MPR di Kalbar Buka Suara, Tak Mengelak dari Kesalahan

Usai Dihujat Warganet, Shindy Lutfiana MC Lomba Cerdas Cermat MPR di Kalbar Buka Suara, Tak Mengelak dari Kesalahan

Setelah dihujat warganet, Shindy Lutfiana MC Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI Provinsi Kalimantan Barat buka suara, tak mengelak dari kesalahan.
Gara-gara 'Artikulasi' Juara Lomba Cerdas Cermat MPR Kalbar Jadi Polemik, DPR Minta Final Lomba Diulang

Gara-gara 'Artikulasi' Juara Lomba Cerdas Cermat MPR Kalbar Jadi Polemik, DPR Minta Final Lomba Diulang

Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian, secara tegas meminta agar babak final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 tingkat Kalimantan Barat dilakukan pertandingan ulang. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT