News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jauhkan Diri dari Riba, Utang dapat Segera Lunas dengan Lakukan Amalan Ringan Sebelum Terlambat

Walaupun terasa lega saat menerima dana pinjaman, utang sering kali justru berubah menjadi beban yang menekan, mengikat, dan membuat hidup jauh dari ketenangan.
Selasa, 6 Januari 2026 - 23:32 WIB
Ilustrasi Uang Rupiah
Sumber :
  • pixabay

tvOnenews.com - Masih banyak orang di berbagai belahan dunia yang bergelut dengan persoalan utang. Topik ini pun kerap dibahas dalam berbagai kajian karena dampaknya yang begitu besar dalam kehidupan.

Walaupun terasa lega saat menerima dana pinjaman, utang sering kali justru berubah menjadi beban yang menekan, mengikat, dan membuat hidup jauh dari ketenangan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bahkan, tanggungan utang tidak serta-merta hilang meski seseorang telah wafat. Karena itulah, kewajiban tersebut sebaiknya segera diselesaikan selagi masih ada kesempatan.

Apalagi jika utang tersebut mengandung unsur riba, beban yang dirasakan bukan hanya secara lahir, tetapi juga menyiksa batin.

Lalu, langkah apa yang dapat ditempuh agar seseorang bisa keluar dari jeratan utang riba?

Dilansir tvOnenews.com pada tayangan di YouTube Syekh Ali Jaber, pendakwah asal Madinah ini mengingatkan bahwa utang memang diperbolehkan dalam ajaran Islam.

Asalkan hanya boleh apabila memang dalam keadaan yang sangat darurat dan terdesak, sehingga harus berhutang.

"Utang itu dalam Islam diperbolehkan kalau sudah bener-bener keadaannya darurat," ungkap Syekh Ali Jaber pada tayangan di YouTube miliknya.

Walaupun demikian, Syekh Ali Jaber tetap menganjurkan untuk tidak mendekati riba.

"Sudah tidak ada solusi tidak ada jalan, tidak ada yang bisa bantu, tidak ada yang bisa menolong akhirnya terpaksa dan hati-hati dari riba," ujarnya. 

Meski hidup sesulit apapun, jangan pernah berpikir untuk mengambil utang riba.

"Jangan terpaksa nanti beralasan ya Allah saya terpaksa menggunakan pinjaman bank tapi riba," tegas Syekh Ali Jaber.

Potret Syekh Ali Jaber
Potret Syekh Ali Jaber
Sumber :
  • Istimewa

Syekh Ali Jaber menegaskan bahwa utang riba ini termasuk ke dalam dosa besar yang harus dihindari.

"Pinjam 100 juta dikembalikan 120 juta dosa besar," ungkap Syekh Ali Jaber. 

Lalu apa amalan agar terbebas dari utang riba ini?

"Ada orang minta sama saya amalan, ada nggak amalannya supaya saya bisa mengatasi masalah utang ini," kata Syekh Ali Jaber.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Saya bilang mudah amalannya, jangan berhutang lagi udah," lanjutnya.

Agar bisa segera lepas dari beban utang, Syekh Ali Jaber menekankan pentingnya menyingkirkan keinginan untuk kembali berhutang.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Lima Korban Tabrakan Kereta Masih Terjepit, 14 Personel Basarnas Tambahan Diterjunkan ke Stasiun Bekasi Timur

Lima Korban Tabrakan Kereta Masih Terjepit, 14 Personel Basarnas Tambahan Diterjunkan ke Stasiun Bekasi Timur

Guna mempercepat proses penyelamatan yang telah berlangsung selama lima jam, Badan SAR Nasional (Basarnas) menambah kekuatan personel di lokasi kecelakaan kereta api Stasiun Bekasi Timur. 
Masih Ingat Tragedi Bintaro 2? Kejadiannya Serupa dengan Tabrakan KA Argo Bromo-KRL di Bekasi Timur

Masih Ingat Tragedi Bintaro 2? Kejadiannya Serupa dengan Tabrakan KA Argo Bromo-KRL di Bekasi Timur

Tabrakan antara KA Argo Bromo dan KRL di Bekasi Timur seolah membuka kembali luka lama dalam sejarah kelam perkeretaapian tanah air lebih dari 1 dekade lalu.
Dedi Mulyadi Temukan Truk Mogok di Tanjakan, Langsung Beri Uang Jajan Rp500 Ribu dan Antar ke Bengkel

Dedi Mulyadi Temukan Truk Mogok di Tanjakan, Langsung Beri Uang Jajan Rp500 Ribu dan Antar ke Bengkel

​​​​​​​Dedi Mulyadi bantu sopir truk mogok di tanjakan. Beri uang Rp500 ribu dan antar ke bengkel setelah radiator pecah, menunjukkan kepedulian di jalan.
Utamakan Keselamatan, Kepala BP BUMN Pastikan Korban Tabrakan Kereta Dapat Penanganan Terbaik

Utamakan Keselamatan, Kepala BP BUMN Pastikan Korban Tabrakan Kereta Dapat Penanganan Terbaik

Pemerintah menegaskan bahwa penanganan medis dan keselamatan para korban menjadi prioritas paling tinggi dalam insiden tabrakan kereta api di Bekasi Timur yang terjadi Senin (27/4) malam. 
Insiden Tabrakan Maut KA Argo Bromo Anggrek dan KRL Jadi Trending di Seluruh Media Sosial 

Insiden Tabrakan Maut KA Argo Bromo Anggrek dan KRL Jadi Trending di Seluruh Media Sosial 

Telah terjadi kecelakaan maut kereta api yang melibatkan rangkaian Kereta Rel Listrik (KRL) dan KA Jarak Jauh Argo Bromo Anggrek, pada Senin malam (27/4/2026)
Update Korban Kereta Tabrak KRL Bekasi: 74 Orang Luka dan 4 Meninggal Dunia, Petugas Berpacu Selamatkan Penumpang Terjepit

Update Korban Kereta Tabrak KRL Bekasi: 74 Orang Luka dan 4 Meninggal Dunia, Petugas Berpacu Selamatkan Penumpang Terjepit

Data jumlah korban kecelakaan yang melibatkan KRL dan KA Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur dilaporkan terus bertambah hingga Selasa (28/4) dini hari. 

Trending

Update Korban Kereta Tabrak KRL Bekasi: 74 Orang Luka dan 4 Meninggal Dunia, Petugas Berpacu Selamatkan Penumpang Terjepit

Update Korban Kereta Tabrak KRL Bekasi: 74 Orang Luka dan 4 Meninggal Dunia, Petugas Berpacu Selamatkan Penumpang Terjepit

Data jumlah korban kecelakaan yang melibatkan KRL dan KA Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur dilaporkan terus bertambah hingga Selasa (28/4) dini hari. 
Pengakuan Seorang Ayah yang Titipkan Anak di Daycare Little Aresha: Nangis, Tapi Sampai Sekolah Jadi Diam

Pengakuan Seorang Ayah yang Titipkan Anak di Daycare Little Aresha: Nangis, Tapi Sampai Sekolah Jadi Diam

​​​​​​​Pengakuan ayah soal Daycare Little Aresha di Yogyakarta. Anak disebut sering menangis saat dititipkan, namun mendadak diam saat di sekolah. (28/4/2026)
Ngaku Syok dan Panik, Korban Ceritakan Detik-detik KA Argo Bromo Tabrak KRL di Bekasi

Ngaku Syok dan Panik, Korban Ceritakan Detik-detik KA Argo Bromo Tabrak KRL di Bekasi

Korban ungkap detik-detik KA Argo Bromo tabrak KRL di Bekasi. Ngaku syok dan panik, gerbong hancur, puluhan korban luka kini dirawat di RSUD Kota Bekasi.
Usai Kecelakaan Maut Kereta Tabrak KRL, KAI Commuter Lakukan Rekayasa Pola Operasi untuk Kereta Jadwal Terakhir

Usai Kecelakaan Maut Kereta Tabrak KRL, KAI Commuter Lakukan Rekayasa Pola Operasi untuk Kereta Jadwal Terakhir

Insiden tabrakan kereta api di Stasiun Bekasi Timur, pada Senin malam (27/4/2026) melibatkan rangkaian KRL ditabrak kereta api jarak jauh KA Argo Bromo Anggrek
Tragedi KA Argo Bromo Tabrak KRL di Bekasi: Petugas Belah Gerbong KRL untuk Evakuasi Korban Terjepit

Tragedi KA Argo Bromo Tabrak KRL di Bekasi: Petugas Belah Gerbong KRL untuk Evakuasi Korban Terjepit

Tim Basarnas melakukan operasi penyelamatan intensif di Stasiun Bekasi Timur pasca-tabrakan antara KA Argo Bromo Anggrek dan rangkaian KRL pada Senin (27/4). 
Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT