News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Besok Lebaran, Boleh atau Tidak Perempuan Menjadi Khatib Khutbah Shalat Idul Fitri? Begini Jawaban Buya Yahya

KH Yahya Zainul Ma'arif alias Buya Yahya menjawab hukum perempuan menjadi khatib dalam sesi khutbah shalat Idul Fitri (shalat Ied) di tengah momentum Lebaran.
Jumat, 20 Maret 2026 - 23:59 WIB
Ilustrasi perempuan membaca Al-Quran saat mengisi ceramah
Sumber :
  • Pexels/Thirdman

Jakarta, tvOnenews.com - Shalat Idul Fitri atau shalat Ied merupakan salah satu ibadah besar paling dinantikan oleh umat Islam. Ibadah ini menandakan umat Islam berhasil melalui ibadah puasa selama satu bulan penuh di bulan Ramadhan.

Dalam rangkaian shalat Idul Fitri, terdapat khutbah Idul Fitri. Hukum pelaksanaan ceramah setelah shalat Ied ini bersifat sunnah yang tujuannya sebagai nasihat dan pengingat setelah memasuki hari kemenangan spiritual.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di era modern saat ini, banyak perempuan sering bertanya-tanya terkait hukum perempuan bisa menjadi khatib pengisi khutbah shalat Idul Fitri.

Menjawab pertanyaan ini, Buya Yahya mengupas hukum perempuan diperbolehkan sebagai khatib dalam sesi khutbah shalat Ied.

Hukum Perempuan Menjadi Khatib Khutbah Shalat Idul Fitri Menurut Buya Yahya

Buya Yahya
Buya Yahya
Sumber :
  • YouTube Al Bahjah TV

"Perempuan khutbah itu boleh, tapi bukan khutbah Ied," ujar Buya Yahya dilansir tvOnenews.com dari kanal YouTube Al-Bahjah TV, Jumat (20/3/2026).

Buya Yahya memahami pertanyaan tersebut selalu muncul menjelang Hari Raya Idul Fitri. Terlebih lagi, Pemerintah Indonesia melalui Kemenag RI menetapkan Idul Fitri 2026/1 Syawal 1447 Hijriah jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026.

Terkait hal tersebut, Buya Yahya menegaskan, perempuan boleh mengisi khutbah. Hanya saja dalam sesi ceramah di acara biasa, bukan saat pelaksanaan shalat Ied maupun shalat Jumat.

"Ceramah boleh. Mau khutbah ya khutbah aja, ceramah aja boleh, tapi khutbah Ied ada aturan dan sebagainya," tegas Buya Yahya.

Buya Yahya menjelaskan, aturan tersebut bukan berarti adanya diskriminasi antara kalangan perempuan dan pria Muslim. Hal ini tentu menyangkut pada aturan ibadah Ied.

Pengasuh LPD Al-Bahjah itu mengatakan, aturan penegisi khutbah shalat Ied berdasarkan kesepakatan dari para ulama. Ia berharap para perempuan harus mengerti dengan ketentuan tersebut.

"Kalau di kalangan orang yang mengerti ilmu ini, pasti sudah nggak mempermasalahkan dan biasa saja," lanjut dia.

Buya Yahya memahami pertanyaan itu biasanya terjadi dari kalangan perempuan yang merasa sudah mumpuni memiliki punya ilmu agama Islam.

Rata-rata mereka berhak ingin menumpahkan ilmu pengetahuannya melalui mimbar. Alhasil, para perempuan yang memiliki ilmu tinggi tersebut tidak ingin kalah dari kalangan pria agar bisa menyampaikan ceramah kepada para jemaah shalat Ied.

Namun kata Buya Yahya, ketentuan perempuan tidak bisa menjadi khutbah karena keputusan yang mutlak disepakati oleh para ulama. Ia memahami perbedaan itu menimbulkan kecemburuan.

"Jangan berani-berani mengatakan agama itu tidak adil dan sebagainya. Agama itu sangat adil dan wanita dimuliakan. Toh ada yang dilarang untuk wanita, dan ada juga dilarang untuk kaum pria itu ada, seimbang," jelasnya.

Pertanyaan ini tentu berkaitan dengan pembahasan kesetaraan gender. Bagi Buya Yahya, justru ketentuan dalam syariat agama Islam membuat wanita berada di posisi paling enak dalam urusan diimami oleh pria.

"Kurang apalagi? Islam itu indah. Ini adalah seruan kesetaraan gender, itu aneh-aneh, itu mengajukan emansipasi, itu sebenarnya bukan pemikiran di dalam Islam. Makanya saya pun juga nggak pernah lepas menggunakan kalimat emansipasi. Jangan ada seruan kesetaraan gender, wanita merasa direndahkan. Wanita itu sangat mulia," tukasnya.

Dilansir dari NU Online yang merujuk dalam Kitab Al-Bayan, menurut Imam Syafi'i, perempuan tidak diperbolehkan mengisi khutbah walaupun seluruh jemaah shalat Ied perempuan. Sebab, khutbah merupakan tugas yang dikhususkan untuk laki-laki. Adapun penggantinya bisa berasal dari mauidhah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Imam Syafi'i berkata, 'jika para perempuan berkumpul untuk melaksanakan shalat id, maka tidak mengapa, kecuali mereka tidak boleh menyampaikan khotbah; karena khotbah termasuk perkara yang dilakukan (sunnah) oleh kaum laki-laki. Jika salah seorang dari mereka berdiri dan memberikan nasihat serta mengingatkan mereka, maka itu adalah hal yang baik." (Abu Husain Yahya bin Abil Khair Al-'Umrani, Al Bayan fi Madzhabil Imam Syafi'i).

(hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Harga Beras Kembali Melonjak Diikuti Cabai, Telur dan Daging Ayam, Cek Daftarnya

Harga Beras Kembali Melonjak Diikuti Cabai, Telur dan Daging Ayam, Cek Daftarnya

PIHPS Nasional BI melaporkan, harga beras kualitas bawah I naik Rp 800 di Rp 15.600 per kg, diikuti harga beras kualitas bawah II yang naik Rp 750 di Rp 15.350 per kg.
Harga Emas Antam Pada Rabu Ini Anjlok Rp30 Ribu Jadi Rp2,680 Juta/gr

Harga Emas Antam Pada Rabu Ini Anjlok Rp30 Ribu Jadi Rp2,680 Juta/gr

Harga emas Antam yang dipantau dari laman Logam Mulia, di Jakarta, Rabu pukul 9.29 WIB turun Rp30.000 ke angka Rp2.680.000 dari semula Rp2.710.000 per gram, dengan harga beli kembali (buyback) juga turun ke angka Rp2.516.000 per gram
Performa BUMN di Bawah Danantara Jadi Bukti Kinerja Positif Pemerintahan Prabowo

Performa BUMN di Bawah Danantara Jadi Bukti Kinerja Positif Pemerintahan Prabowo

Kinerja positif sejumlah BUMN sepanjang semester pertama tahun ini menjadi salah satu prestasi yang paling disorot dari pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
KPK Gandeng BPKP dalam Pemeriksaan Rudy Tanoe, Hitung Kerugian Negara Akibat Korupsi Bansos

KPK Gandeng BPKP dalam Pemeriksaan Rudy Tanoe, Hitung Kerugian Negara Akibat Korupsi Bansos

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah memeriksa Komisaris Utama PT Dosni Roha Logistik, Bambang Rudijanto Tanoesoedibjo (BRT) alias Rudy Tanoe, Selasa (11/8/2026).
Rupiah Menguat ke Rp17.848 per Dolar AS, Pasar Soroti Pencalonan Destry Damayanti Jadi Gubernur BI dan Tinjauan MSCI

Rupiah Menguat ke Rp17.848 per Dolar AS, Pasar Soroti Pencalonan Destry Damayanti Jadi Gubernur BI dan Tinjauan MSCI

Rupiah menguat ke Rp17.848 per dolar AS seiring pasar menyoroti pencalonan Destry Damayanti menjadi Gubernur BI dan tinjauan MSCI. 
Bukan Masjid Istiqlal yang IPO, Pakar Ungkap Risiko di Balik Wakaf Masuk Pasar Modal

Bukan Masjid Istiqlal yang IPO, Pakar Ungkap Risiko di Balik Wakaf Masuk Pasar Modal

Wacana pengelolaan dana wakaf Masjid Istiqlal melalui pasar modal syariah dinilai sebagai inovasi positif untuk memperkuat ekonomi syariah nasional

Trending

Cara Nonton Live Streaming Dana White's Contender Series Bilal Hasan Vs Mridul Saikia Pagi Ini

Cara Nonton Live Streaming Dana White's Contender Series Bilal Hasan Vs Mridul Saikia Pagi Ini

Berikut cara nonton live streaming pertarungan Dana White's Contender Series, salah satunya ada pertarungan antara Bilal Hasan melawan Mridul Saikia.
Link Live Streaming Dana White's Contender Series: Tarung Pagi Ini, Ada Duel Bilal Hasan Vs Mridul Saikia

Link Live Streaming Dana White's Contender Series: Tarung Pagi Ini, Ada Duel Bilal Hasan Vs Mridul Saikia

Link live streaming Dana White's Contender Series (DWCS) Season 10 Episode 1 hari ini Rabu (12/8/2026). Bilal Hasan akan menantang Mridul Saikia untuk memperebutkan tiket ke UFC.
Media Sosial Dongkrak Omzet UMKM Lokal

Media Sosial Dongkrak Omzet UMKM Lokal

Kehadiran media sosial kini bukan lagi sekadar panggung hiburan, melainkan telah bertransformasi menjadi katalis utama pertumbuhan ekonomi mikro.
No Sensor! Ini Tampang Gadis Baju Putih yang Inisiatif Tukar Sebotol Miras dengan Hafalan Ad-Dhuha

No Sensor! Ini Tampang Gadis Baju Putih yang Inisiatif Tukar Sebotol Miras dengan Hafalan Ad-Dhuha

Inilah tampang jelas dari gadis baju putih yang diduga sebagai inisiator dalam menawarkan sebotol miras gratis dengan hafalan surat Ad-Dhuha di booth Newport.
Bilal Hasan Menang KO di Dana White's Contender Series, The Indo Ninja Menanti Kontrak UFC dari Dana White

Bilal Hasan Menang KO di Dana White's Contender Series, The Indo Ninja Menanti Kontrak UFC dari Dana White

Petarung MMA Indonesia, Bilal Hasan mengaku menanti kontrak UFC dari Dana White usai meraih kemenangan impresif lewat KO di Dana White's Contender Series.
Jadwal Dana White's Contender Series Hari Ini: Bilal Hasan Tantang Petarung India Demi Tiket UFC

Jadwal Dana White's Contender Series Hari Ini: Bilal Hasan Tantang Petarung India Demi Tiket UFC

Jadwal Dana White's Contender Series (DWCS) Season 10 Episode 1 hari ini Rabu (12/8/2026). Petarung MMA Indonesia, Bilal Hasan akan menantang atlet asal India untuk membuka jalan menuju panggung UFC.
Hasil Dana White's Contender Series: Bilal Hasan Cetak Sejarah, Hantam Mridul Saikia Sampai KO Dalam 45 Detik!

Hasil Dana White's Contender Series: Bilal Hasan Cetak Sejarah, Hantam Mridul Saikia Sampai KO Dalam 45 Detik!

Hasil Dana White's Contender Series (DWCS) Season 10 Episode 1, Bilal Hasan berhasil membantai lawannya lewat KO kilat di ronde pertama.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT