News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Volimania Indonesia Dukung Megawati Hangestri Batal Comeback di Liga Voli Korea 2026-2026, Gara-Gara Hal Ini

Volimania Indonesia mendukung keputusan Megawati Hangestri untuk membatalkan rencana kembali bermain di Liga Voli Korea 2026-2027.
Selasa, 17 Maret 2026 - 09:03 WIB
Megawati Hangestri saat di Red Sparks
Sumber :
  • KOVO

Jakarta, tvOnenews.com - Volimania Indonesia mendukung keputusan Megawati Hangestri untuk membatalkan rencana kembali bermain di Liga Voli Korea 2026-2027.

Megawati Hangestri saat ini tengah menjadi perbincangan hangat karena dirinya diklaim tidak akan bermain di Liga Voli Korea untuk musim depan. Nama pevoli berjuluk Megatron itu memang sempat meramaikan bursa transfer V-League.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pasalnya Federasi Bola Voli Korea Selatan (KOVO) telah menerapkan sistem baru yakni menggunakan agen bebas atay bebas transfer untuk pemain Asia, yang kini tak membutuhkan seleksi seperti musim-musim sebelumnya.

Megawati Hangestri pun menjadi pemain Asia yang paling diincar oleh sejumlah klub voli putri V-League, termasuk Red Sparks yang berencana kembali merekrut Megatron setelah dua musim (2023-2024 dan 2024-2025) menjalin kerjasama.

Namun melansir dari SBS News, kini sang agten mengonfrimasi bahwa rencana Megawati untuk kembali bermain di Korea Selatan belum bisa terwujud. Pasalnya sang pemain harus menjalani masa pemulihan cedera lutut.

"Seiring berakhirnya musim reguler Korea, kami ingin mengungkapkan posisi kami agar tidak merugikan klub karena banyak yang penasaran tentang masa depan Megawati Hangestri," kata sang Agen.

"Mega tetap bertekad kembali menantang panggung Korea dengan tubuh yang sehat setelah menyelesaikan perawatan lututnya." jelasnya.

Sontak kabar ini pun langsung menjadi trending di berbagai platform termasuk di media sosial, dan mendapatkan beragam reaksi dari volimania khususnya penggemarnya di Indonesia.

Volimania Indonesia banyak yang setuju dengan keputusan Megawati Hangestri untuk menunda momen comebacknya. Pasalnya para penggemar ingin Mega fokus dengan masa pemulihan karena kesehatan dan kondisi tubuh yang prima adalah segalanya.

"Setuju. Karena di liga Korea waktunya 6 bulan. Jadi pulihkan lagi hingga nanti bisa berlabuh di liga Korea lagi"

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Satu tahun harus istirahat dulu Mega jangan main dulu biar cepat sembuh lagi kami akan terus mendoakan kamu fans mu berharap tahun depan bisa kembali ke team RED SPARKS tapi kalau kamu masih sakit kami sebagai fans tetap mendukung mu Mega"

"Keputusan yang tepat"

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

10 Weton yang Diprediksi Asmaranya akan Bersemi pada Tanggal 28 Juni 2026: Kamis Wage Besok saatnya Kamu Nembak Si Dia!

10 Weton yang Diprediksi Asmaranya akan Bersemi pada Tanggal 28 Juni 2026: Kamis Wage Besok saatnya Kamu Nembak Si Dia!

Berikut sepuluh weton yang diramal akan bermandikan keberuntungan cinta pada 28 Juni 2026.
Pria Tega Siram Bensin hingga Bakar Tubuh Pacar, Cekcok Berawal Lihat Isi Chat WA Pelaku dengan Wanita Lain

Pria Tega Siram Bensin hingga Bakar Tubuh Pacar, Cekcok Berawal Lihat Isi Chat WA Pelaku dengan Wanita Lain

Seorang pria tega menyiram bensin ke bagian tubuh sang pacar viral di media sosial. Aksi dugaan penganiayaan ini membuat korban terbakar hidup-hidup di Kalteng.
Sempat Tak Terkalahkan di Awal, Wakil Asia Kian Menipis Jelang Babak 32 Besar Piala Dunia 2026

Sempat Tak Terkalahkan di Awal, Wakil Asia Kian Menipis Jelang Babak 32 Besar Piala Dunia 2026

Dominasi yang sempat dipamerkan di awal kompetisi Piala Dunia 2026 mulai runtuh. Akibatnya, hanya segelintir tim-tim tangguh yang mampu bertahan di fase gugur.
Tak Terima Pelatihnya Dihujat, Erling Haaland Blak-blakan Usai Norwegia Dibantai Prancis di Piala Dunia 2026

Tak Terima Pelatihnya Dihujat, Erling Haaland Blak-blakan Usai Norwegia Dibantai Prancis di Piala Dunia 2026

Kekalahan Norwegia dari Prancis pada laga Grup I Piala Dunia 2026 memicu kritik terhadap sang pelatih. Erling Haaland akhirnya buka suara soal keputusan itu.
Gubernur Pramono Anung Sebut Parpol di Jakarta Harus Utamakan Kepentingan Warga di Atas Golongan

Gubernur Pramono Anung Sebut Parpol di Jakarta Harus Utamakan Kepentingan Warga di Atas Golongan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo meminta seluruh partai politik di ibu kota untuk menanggalkan kepentingan pribadi maupun kelompok demi kesejahteraan masyarakat. 
5 Dimensi Penerapan Risk Assessment Kasus Taufik Hidayat Sekap dan Aniaya YTR Versi Psikolog Forensik, Apa Saja?

5 Dimensi Penerapan Risk Assessment Kasus Taufik Hidayat Sekap dan Aniaya YTR Versi Psikolog Forensik, Apa Saja?

Psikolog forensik, Reza Indragiri berbagi 5 dimensi jika risk assessment diterapkan dalam kasus penyekapan dan penganiayaan dilakukan Taufik Hidayat pada YTR.

Trending

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkembangan layanan keuangan digital yang semakin pesat membuka banyak kemudahan bagi masyarakat.
Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Timnas Iran gagal amankan kemenangan dramatis dan harus puas bermain imbang 1-1 melawan Mesir pada laga terakhir Grup G Piala Dunia 2026, Sabtu (27/6/2026).
Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketua Umum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam (GAMIS) Indonesia, Fahri Salim, secara resmi melaporkan dugaan tindak pidana perusakan terhadap kendaraan miliknya ke Polres Metro Jakarta Timur pada Jumat (26/6)
Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Ketua LPSK Achmadi menjelaskan bahwa pemberian pelindungan Darurat atas pertimbangan adanya situasi khusus sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (4) UU Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelindungan Saksi dan Korban.
Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

RYS (50) aparatur sipil negara (ASN) sebagai Sekretaris Dinas PRKP Kabupaten Bangkalan ditemukan tewas membusuk dalam mobil dinas di area parkir Bandara Juanda.
Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat melalui hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT