Resmi Tinggalkan Red Sparks, Pengganti Megawati Hangestri ini Sampaikan Sebuah Pesan Menyentuh untuk Para Penggemar
- Instagram/Red Sparks
tvOnenews.com - Perjalanan pemain kuota asia  pengganti Megawati Hangestri, Inkushi, dengan Red Sparks resmi berakhir seiring selesainya babak reguler Liga Voli Korea 2025/2026.
Dengan Red Sparks yang gagal melaju ke babak play off pun membuat pemain muda asal Mongolia itu harus kembali melanjutkan pendidikannya.
Usai menuntaskan musim perdananya, Inkushi dipastikan kembali ke almamaternya di Mokpo College of Science and Technology.
- Red Sparks
Meski hanya sebentar, kontribusinya untuk Red Sparks dinilai meninggalkan kesan mendalam bagi tim dan para penggemar Red Sparks.
Kehadiran Inkushi terbilang unik. Ia direkrut secara mendadak saat tim mengalami krisis akibat cedera pemain kuota Asia, Wipawee Srithong, yang tak kunjung pulih.
Pelatih Ko Hee-jin mengambil keputusan cepat dengan memanggil Inkushi yang saat itu masih berstatus mahasiswa aktif.
Namanya mulai dikenal luas usai tampil di acara variety show voli populer di televisi Korea yang dipandu Kim Yeon-koung, sang Ratu Voli Korea.
Dari sana, ia mendapat kesempatan langka menembus level profesional.
Didatangkan pada Desember, Inkushi langsung mencuri perhatian. Ia mengemas 11 poin dalam laga debut melawan GS Caltex.
Melansir dari laman, MHN, sepanjang musim, ia tampil dalam 17 pertandingan dengan torehan 104 poin dan efektivitas serangan mencapai 32,6 persen.
- Instagram/Red Sparks
Meski energik, Inkushi masih memiliki kekurangan dalam konsistensi permainan dan penerimaan bola.
Di akhir musim, ia menyampaikan pesan menyentuh kepada semua pihak yang mendukungnya.
"Terima kasih kepada pelatih kepala, staf pelatih, dan rekan satu tim yang memberi saya kesempatan berharga ini, dan para penggemar yang menunjukkan cinta yang tidak pantas saya terima, saya dapat merasakan bahwa saya adalah orang yang dicintai." tulis Inkushi di akun instagram pribadinya.
Ia juga mengenang pengalamannya di V-League sebagai momen penting dalam perjalanan kariernya.
"Saya tidak tahu kapan saya akan bisa berdiri di panggung V-League lagi, tetapi waktu saya di sini akan menjadi kenangan berharga dan motivasi," menambahkan, "Saya akan terus mengejar mimpi saya dan berusaha untuk menyapa Anda kembali dengan versi diri saya yang lebih dewasa." tambahnya.
Load more