Pengakuan Jujur Rival Megawati Hangestri usai Jadi MVP Final KOVO Cup 2026
- Kolase tvOnenews.com / Instagram.com/gscaltexkixx / ChatGPT AI / KOVO
Jakarta, tvOnenews.com - Rival Megawati Hangestri, Gyselle Silva, mengungkapkan perasaannya setelah meraih penghargaan MVP final KOVO Cup 2026. Bintang GS Caltex itu tampil gemilang dengan mencetak 30 poin sekaligus membawa timnya menjadi juara.
Gyselle Silva kembali menunjukkan kualitasnya sebagai salah satu penyerang paling dominan di Liga Voli Korea. Keberhasilan tersebut memunculkan pertanyaan apakah GS Caltex mampu melanjutkan dominasinya pada musim V-League 2026–2027.
Pada final KOVO Cup 2026 yang berlangsung di Gimnasium Jinnam, Yeosu, Silva menjadi motor serangan GS Caltex saat menghadapi Korea Expressway Corporation. Ia mencatatkan 30 poin.
- KOVO
Pertandingan berlangsung ketat setelah GS Caltex kehilangan set ketiga dengan skor 18-25 sehingga tertinggal 1-2. Namun, Silva dan rekan-rekannya berhasil bangkit pada set keempat dengan kemenangan 25-22. Silva berkontribusi besar dengan menyumbangkan sembilan poin pada set tersebut, sekaligus membantu timnya memaksakan pertandingan berlanjut ke set penentuan.
Memasuki set kelima, Silva kembali memperlihatkan ketajamannya. Berbekal kepercayaan diri setelah menjuarai V-League musim sebelumnya serta kerja sama yang solid dengan Kwon Min-ji, ia melancarkan serangan-serangan efektif sejak awal set.
Dua serangan balik yang berhasil diselesaikan Silva membuat GS Caltex semakin menjauh dengan keunggulan 10-3. Keunggulan tersebut menjadi modal penting bagi tim untuk mengamankan kemenangan. GS Caltex akhirnya menutup set kelima dengan skor telak 15-5 dan memastikan gelar juara KOVO Cup 2026.
Gelar tersebut menjadi trofi KOVO Cup pertama GS Caltex sejak 2023. Hasil ini sekaligus membuka peluang bagi mereka untuk mengejar prestasi lebih besar pada musim mendatang, termasuk meraih tiga gelar berupa juara KOVO Cup, posisi teratas pada musim reguler, dan gelar juara liga.
Pevoli asal Kuba itu mencetak 35 poin sepanjang pertandingan, termasuk 12 poin pada set kelima saja, untuk membawa GS Caltex mengamankan tiket ke final.
Meski berhasil mengantarkan timnya melaju ke partai puncak, Silva mengakui bahwa jadwal pertandingan yang padat bukan perkara mudah untuk dihadapi.
“Sungguh berat,” ujar Silva dilansir dari Sports Kyunghyang
“Kami tidak punya cukup waktu istirahat, tetapi saya sangat bangga dengan para pemain kami karena tidak menyerah,” pungkasnya.
Bermain selama tiga hari berturut-turut tidak menghalangi Silva untuk kembali menjadi pemain paling menentukan. Ia mengemas 30 poin dan membantu GS Caltex keluar sebagai juara.
Usai pertandingan, Silva mengungkapkan rasa puasnya atas perjuangan seluruh anggota tim. Ia mengakui GS Caltex sempat kehilangan konsistensi pada beberapa set, tetapi semangat kolektif membuat mereka mampu mengatasi tekanan.
“Tim kami tampil naik turun di set kedua dan ketiga, tetapi kami mampu meraih hasil karena kami semua berjuang bersama secara mental untuk setiap poin,” kata Silva.
Silva dan Megawati Hangestri, Dua Penyerang yang Menarik Perhatian
- Instagram @hdecvolleyballteam
Dominasi Silva kembali mengingatkan publik pada persaingannya dengan Megawati Hangestri. Sejak Megawati memperkuat Red Sparks pada musim 2023–2024 dan 2024–2025, kedua pemain kerap menjadi sorotan karena kontribusi besar mereka dalam mencetak poin.
Megawati, yang akrab dijuluki Megatron, juga berhasil menunjukkan bahwa pemain dengan status kuota Asia mampu bersaing dengan para pemain asing di V-League. Produktivitasnya membuat ia mampu masuk dalam jajaran pencetak poin teratas, sementara tingkat keberhasilan serangannya turut mendapat perhatian.
Penampilan Megawati bahkan kerap dibandingkan dengan pemain asing karena kontribusinya dalam membangun serangan dan menyelesaikan peluang. Hal tersebut menjadikannya salah satu pemain yang menarik perhatian penggemar voli Korea selama membela Red Sparks.
Kini, perhatian terhadap Megawati berlanjut setelah ia memperkuat Hyundai Hillstate. Meski tim barunya gagal melaju jauh di KOVO Cup 2026, pemain asal Indonesia tersebut tetap menunjukkan kontribusi yang menjanjikan.
Di sisi lain, perjalanan Hyundai Hillstate di KOVO Cup 2026 berakhir lebih cepat setelah mereka menelan dua kekalahan beruntun pada fase grup. Hasil tersebut membuat tim tidak mampu melanjutkan langkah ke babak berikutnya.
Di tengah hasil kurang memuaskan itu, Megawati tetap menjadi salah satu pemain yang mencuri perhatian. Ia menunjukkan peningkatan kontribusi dalam pertandingan kedua Hyundai Hillstate saat menghadapi GS Caltex.
Catatan tersebut menjadi perkembangan positif dibandingkan penampilannya ketika menghadapi Korea Expressway Hi-Pass. Dalam pertandingan itu, Megawati mencatatkan 14 poin dengan tingkat keberhasilan serangan sebesar 35 persen dan efisiensi serangan 22,5 persen.
Secara keseluruhan, Megawati mengumpulkan 29 poin dari dua pertandingan KOVO Cup 2026. Statistik tersebut menjadi modal awal bagi Megatron untuk membangun chemistry dengan rekan-rekan barunya di Hyundai Hillstate menjelang bergulirnya kompetisi V-League musim 2026–2027.
Meski demikian, kontribusi individu Megawati belum cukup untuk membawa Hyundai Hillstate terhindar dari kekalahan. Tim masih perlu memperbaiki koordinasi dan konsistensi permainan agar dapat tampil lebih kompetitif pada musim mendatang.
Sementara itu, keberhasilan Silva meraih MVP dan membawa GS Caltex menjuarai KOVO Cup mempertegas perannya sebagai tumpuan utama tim. Konsistensinya di tengah jadwal padat menjadi modal berharga bagi GS Caltex untuk menghadapi V-League 2026–2027.
Kini, menarik untuk melihat apakah Silva mampu mempertahankan performa dominannya sepanjang musim dan membawa GS Caltex kembali bersaing memperebutkan gelar, sementara Megawati berupaya membantu Hyundai Hillstate bangkit setelah hasil mengecewakan di turnamen pramusim tersebut.
Load more