News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jonatan Christie Bicara Peluang di Kejuaraan Dunia dan Asian Games Usai Gagal Juara Indonesia Open 2026

Dalam pertandingan yang berlangsung di Istora Senayan, Jakarta, Minggu (7/6), Jonatan Christie menyerah dalam dua gim langsung dengan skor 19-21 dan 8-21.
Minggu, 7 Juni 2026 - 20:42 WIB
Jonatan Christie
Sumber :
  • tvOnenews-M Indmas

Jakarta, tvOnenews.com - Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia, Jonatan Christie, harus puas mengakhiri Indonesia Open 2026 sebagai runner-up setelah kalah dari Victor Lai di partai final.

Dalam pertandingan yang berlangsung di Istora Senayan, Jakarta, Minggu (7/6), Jonatan menyerah dalam dua gim langsung dengan skor 19-21 dan 8-21.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meski gagal membawa pulang gelar juara, Jojo menegaskan masih memiliki sejumlah target besar yang ingin dikejar pada sisa musim 2026, termasuk Kejuaraan Dunia dan Asian Games.

Saat ditanya mengenai peluangnya di dua ajang bergengsi tersebut serta peta persaingan tunggal putra dunia saat ini, Jonatan mengaku belum ingin terburu-buru memikirkan target berikutnya. 

Peraih medali emas Asian Games 2018 itu memilih untuk menenangkan diri terlebih dahulu setelah menjalani rangkaian turnamen yang padat.

"Ya memang di tahun ini masih ada Kejuaraan Dunia, masih ada Asian Games. Dan ya, masih banyak hal yang bisa dikejar untuk ke depan. Tapi mungkin fokusnya saat ini adalah untuk menenangkan pikiran dulu, menjauh sebentar dari bulu tangkis, untuk merasakan lebih tenang, lebih membersihkan ya pikiran yang sudah dipakailah selama mungkin tiga minggu pertandingan ini sampai hari ini," ungkapnya di Media Center Indonesia Open 2026.

Menurut Jojo, waktu istirahat sejenak akan menjadi momen penting sebelum kembali menyusun persiapan bersama tim untuk menghadapi turnamen-turnamen berikutnya.

"Jadi setelah itu mungkin baru kita, saya dan tim baru bisa fokus untuk ke depannya, untuk pertandingan-pertandingan berikutnya," pungkasnya.

Mengenai peta persaingan di sektor tunggal putra, pemain berusia 28 tahun itu menilai perkembangan bulu tangkis dunia saat ini berlangsung sangat pesat. 

Banyak negara yang sebelumnya tidak terlalu diperhitungkan kini mampu melahirkan pemain-pemain berkualitas dan menjadi ancaman di level tertinggi.

"Melihat peta tunggal putra sekarang, banyak pemain-pemain yang ya saya rasa kualitasnya cukup baik dan beberapa negara juga saya rasa sudah sangat-sangat berkembang, sudah sangat maju juga. Dan ya, bagus untuk bulu tangkis," ujarnya.

Jojo pun menyadari bahwa kondisi tersebut menuntut dirinya untuk terus meningkatkan kualitas permainan agar tetap mampu bersaing dengan para rival dari berbagai negara.

"Ya mungkin ya dari kitanya, dari saya pribadi perlu untuk kerja lebih keras lagi karena sekarang negara-negara yang mungkin dulu tidak bisa kita perhitungkan, sekarang ya mereka sudah memang salah satu kandidat juga yang bagus gitu," tutupnya. (ind/hfp)

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Head to Head Persija vs Persib: Maung Bandung Unggul dalam 4 Musim Terakhir

Head to Head Persija vs Persib: Maung Bandung Unggul dalam 4 Musim Terakhir

Maung Bandung masih unggul dalam head to head pertandingan Persija vs Persib di kompetisi resmi dalam empat musim terakhir atau sejak Liga 1 2021/2022 silam.
Saat Masih di Red Sparks, Megawati Hangestri Ternyata Punya 'Ritual' Unik Usai Pertandingan

Saat Masih di Red Sparks, Megawati Hangestri Ternyata Punya 'Ritual' Unik Usai Pertandingan

Saat masih membela Red Sparks, Megawati Hangestri ternyata punya 'ritual' unik usai pertandingan. Kebiasaan sederhana ini bikin chemistry tim makin erat.
Solar Panel di Makam Vidi Aldiano Hilang, Sang Ayah: Semoga Malingnya Dapat Hidayah

Solar Panel di Makam Vidi Aldiano Hilang, Sang Ayah: Semoga Malingnya Dapat Hidayah

Ayah mendiang Vidi Aldiano, Harry Kiss, mengungkap solar panel yang digunakan untuk penerangan di makam sang putra hilang. Ia pun menyampaikan sindirannya.
I.League Resmi Adopsi Aturan FIFA di Piala Dunia 2026: Tutup Mulut Dikenai Kartu Merah di Super League 2026-2027

I.League Resmi Adopsi Aturan FIFA di Piala Dunia 2026: Tutup Mulut Dikenai Kartu Merah di Super League 2026-2027

I.League selaku pengelola kasta tertinggi Liga Indonesia, Super League, resmi mengadopsi aturan FIFA di Piala Dunia 2026, yaitu larangan menutup mulut saat berkonfrontasi.
Tahu Putrinya Live di Medsos, Ruben Onsu Bereaksi Tegas: Kenapa Anak Jawab Komen?

Tahu Putrinya Live di Medsos, Ruben Onsu Bereaksi Tegas: Kenapa Anak Jawab Komen?

Jauh sebelum postingan artis indonesia ini, polemik mengenai aksi anak Live Streaming sudah pernah dipermasalahkan Ruben Onsu.
Sejarah Laga Persija Vs Persib Selama di Jakarta, Tercatat Macan Kemayoran Belum Kalah sejak Abad ke-20

Sejarah Laga Persija Vs Persib Selama di Jakarta, Tercatat Macan Kemayoran Belum Kalah sejak Abad ke-20

Persija Jakarta kembali melawan Persib Bandung di SUGBK pada Super League 2026/2027. Macan Kemayoran punya catatan baik saat menjamu Pangeran Biru di Jakarta.

Trending

Reaksi REMISI usai Ditandai dalam Pesan Perpisahan Pria yang Tewas Diduga Akhiri Hidup di GBK: Rest In Love Fajar Sahrudin

Reaksi REMISI usai Ditandai dalam Pesan Perpisahan Pria yang Tewas Diduga Akhiri Hidup di GBK: Rest In Love Fajar Sahrudin

REMISI org, organisasi wadah penyandang disabilitas psikosial merespon ucapan terima kasih Fajar Sahrudin (31), warga Lampung yang tewas akhiri hidup di GBK.
6 Fakta Terbaru Kematian Fajar Sahrudin yang Diduga Akhiri Hidupnya, dari Kirim SOS hingga Reaksi Pengelola GBK

6 Fakta Terbaru Kematian Fajar Sahrudin yang Diduga Akhiri Hidupnya, dari Kirim SOS hingga Reaksi Pengelola GBK

Kabar kematian Fajar Sahrudin alias FS (31), pria asal Lampung yang viral meninggal dunia diduga akibat bunuh diri di GBK memunculkan sejumlah fakta terbaru.
Fajar Sahrudin Ditemukan Tak Bernyawa di Kawasan GBK, Polisi Akui Temuan Jasad Berawal dari Sinyal SOS

Fajar Sahrudin Ditemukan Tak Bernyawa di Kawasan GBK, Polisi Akui Temuan Jasad Berawal dari Sinyal SOS

Seorang pria bernama Fajar Sahrudin ditemukan meninggal dunia di kawasan Gelora Bung Karno (GBK) pada Minggu (6/9/2026) dini hari.
Awal Mula Fajar Sahrudin Ditemukan Tewas di GBK Terungkap, Kirim Sinyal SOS dan Tulis Pesan Perpisahan di Media Sosial

Awal Mula Fajar Sahrudin Ditemukan Tewas di GBK Terungkap, Kirim Sinyal SOS dan Tulis Pesan Perpisahan di Media Sosial

Awal mula Fajar Sahrudin ditemukan tewas di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta Pusat, mulai terungkap. Ini penjelasan pihak kepolisian.
Bukan Cuma Hoki! 5 Zodiak Ini Diprediksi Kariernya Makin Bersinar Besok 11 September 2026

Bukan Cuma Hoki! 5 Zodiak Ini Diprediksi Kariernya Makin Bersinar Besok 11 September 2026

Karier 5 zodiak ini diprediksi makin moncer besok, 11 September 2026. Ada yang dilirik atasan, dapat peluang baru, hingga ide yang bikin namanya diperhitungkan!
Ditemukan Tak Bernyawa di GBK, Fajar Sahrudin Sempat Divonis Bipolar Disorder, Ini Penyebabnya

Ditemukan Tak Bernyawa di GBK, Fajar Sahrudin Sempat Divonis Bipolar Disorder, Ini Penyebabnya

Viral Seorang pria bernama Fajar Sahrudin ditemukan meninggal dunia di kawasan Gelora Bung Karno (GBK) pada Minggu (6/9/2026) dini hari.
Purbaya Bentuk Satgas Kawal Kopdes Merah Putih Salurkan Barang Subisidi Pemerintah

Purbaya Bentuk Satgas Kawal Kopdes Merah Putih Salurkan Barang Subisidi Pemerintah

Pemerintah menyepakati pembentukan satuan tugas (satgas) untuk mengoptimalkan pemanfaatan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP), termasuk dalam penyaluran barang bersubsidi dan mendukung sistem logistik nasional.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT