News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tinju Dunia: Junto Nakatani Siapkan Strategi Khusus untuk Tumbangkan Naoya Inoue di Perebutan Gelar Juara Kelas Bantam Super

Petinju Jepang, Junto Nakatani melakukan persiapan khusus jelang berhadapan dengan Naoya Inoue di perebutan gelar juara kelas bantam super.
Senin, 27 April 2026 - 21:59 WIB
Petinju asal Jepang, Junto Nakatani
Sumber :
  • REUTERS/Hamad I Mohammed

Jakarta, tvOnenews.com - Petinju Jepang, Junto Nakatani melakukan persiapan khusus jelang berhadapan dengan Naoya Inoue di perebutan gelar juara kelas bantam super.

Duel tinju dunia antara Naoya Inoue (32-0-0, 27 KO) vs Junto Nakatani (32-0-0, 24 KO) bakal digelar di Tokyo Dome, Jepang pada Sabtu (2/5/2026) pekan ini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kedua petinju mempersiapkan diri sangat baik jelang duel akbar tersebut. Bahkan Junto Nakatani menegaskan fokusnya pada strategi matang untuk menumbangkan Naoya Inoue yang berstatus sebagai juara dunia tak terbantahkan kelas bantam super.

"Saya memasuki ring dengan memikirkan strategi saya, menjaga jarak, dan bahwa ini adalah momen yang telah saya persiapkan sepanjang hidup saya," kata Junto Nakatani, dilansir dari WBC.

Nakatani juga telah menjalani sesi latihan terbuka dan menunjukkan kesiapan fisik serta tekniknya berada di level optimal. 

Selain itu ia memperlihatkan perkembangan signifikan, terutama dalam hal jangkauan pukulan dan posisi bertarung sebagai petinju kidal yang kini semakin solid dan berbahaya.

Nakatani yang pernah meraih gelar dunia di kelas terbang, super terbang versi WBO, serta kelas bantam WBC ini turut memamerkan kombinasi pukulan yang tajam. 

Saat sesi latihan dengan sarung tinju, Nakatani terlihat mengombinasikan uppercut dan hook ke arah tubuh dengan kekuatan yang sesuai untuk kelas super bantam, sekaligus menunjukkan akurasi dan daya hancur pukulannya.

Serangkaian persiapan yang dilakukannya tentu agar bisa memenuhi ambisi besar untuk menghentikan dominasi Inoue. 

Di sisi lain, Naoya Inoue datang sebagai raja di kelas bantam super sekaligus salah satu petinju pound-for-pound terbaik di dunia.

Meski menyadari reputasi lawannya sangat mentereng, namun Nakatani menegaskan bahwa hal tersebut tidak akan memengaruhi pendekatannya saat bertarung.

"Saya tahu banyak orang menganggap Naoya tidak terkalahkan, tetapi saya tidak memasuki ring dengan memikirkan hal itu," tambahnya.

Tim pelatih Nakatani mengungkapkan bahwa petinju berusia 27 tahun tersebut menjalani pemusatan latihan intensif yang difokuskan pada peningkatan mobilitas lateral, pengaturan jarak, serta penyesuaian ritme bertarung guna mengimbangi tekanan agresif yang menjadi ciri khas Inoue.

Nakatani yang memiliki keunggulan postur tubuh dan jangkauan, diyakini bisa memberikan kejutan dan meraih hasil maksimal dalam duel tinju di Tokyo Dome. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain duel utama tersebut, ajang ini juga akan diramaikan oleh sejumlah pertarungan bergengsi lainnya, termasuk laga perebutan gelar kelas bantam WBC yang mempertemukan Takuma Inoue melawan legenda tinju Jepang, Kazuto Ioka.

(ant/nad)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Update Korban Kereta Tabrak KRL Bekasi: 74 Orang Luka dan 4 Meninggal Dunia, Petugas Berpacu Selamatkan Penumpang Terjepit

Update Korban Kereta Tabrak KRL Bekasi: 74 Orang Luka dan 4 Meninggal Dunia, Petugas Berpacu Selamatkan Penumpang Terjepit

Data jumlah korban kecelakaan yang melibatkan KRL dan KA Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur dilaporkan terus bertambah hingga Selasa (28/4) dini hari. 
Pengakuan Seorang Ayah yang Titipkan Anak di Daycare Little Aresha: Nangis, Tapi Sampai Sekolah Jadi Diam

Pengakuan Seorang Ayah yang Titipkan Anak di Daycare Little Aresha: Nangis, Tapi Sampai Sekolah Jadi Diam

​​​​​​​Pengakuan ayah soal Daycare Little Aresha di Yogyakarta. Anak disebut sering menangis saat dititipkan, namun mendadak diam saat di sekolah. (28/4/2026)
Jelang Duel Panas, Luis Enrique Kirim Peringatan ke Bayern: Tak Ada Tim Lebih Baik dari PSG!

Jelang Duel Panas, Luis Enrique Kirim Peringatan ke Bayern: Tak Ada Tim Lebih Baik dari PSG!

Pelatih Paris Saint-Germain (PSG), Luis Enrique, melontarkan pernyataan tegas jelang duel panas kontra Bayern Munich di semifinal Liga Champions UEFA.
Kado Ulang Tahun Terindah untuk Calvin Verdonk Dirayakan Lille

Kado Ulang Tahun Terindah untuk Calvin Verdonk Dirayakan Lille

Kemenangan dramatis diraih LOSC Lille saat bertandang ke markas Paris FC pada pekan ke-31 Ligue 1 2025/2026. Bagi bek Timnas Indonesia Calvin Verdonk hasil pert
Sufmi Dasco Ungkap Kendala Evakuasi di Stasiun Bekasi Timur: Tiga Tewas dan Ada Penumpang Terjepit

Sufmi Dasco Ungkap Kendala Evakuasi di Stasiun Bekasi Timur: Tiga Tewas dan Ada Penumpang Terjepit

​​​​​​​Sufmi Dasco ungkap kendala evakuasi kecelakaan KRL dan KA Argo Bromo di Bekasi. Tiga korban tewas, penumpang terjepit, proses evakuasi masih berlangsung.
Kemenhub Gandeng KNKT Selidiki Penyebab Tabrakan KRL dengan KA Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur

Kemenhub Gandeng KNKT Selidiki Penyebab Tabrakan KRL dengan KA Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur

Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi menegaskan bahwa percepatan proses evakuasi menjadi prioritas utama pemerintah dalam menangani kecelakaan antara KRL dan KA Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur. 

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Ngaku Syok dan Panik, Korban Ceritakan Detik-detik KA Argo Bromo Tabrak KRL di Bekasi

Ngaku Syok dan Panik, Korban Ceritakan Detik-detik KA Argo Bromo Tabrak KRL di Bekasi

Korban ungkap detik-detik KA Argo Bromo tabrak KRL di Bekasi. Ngaku syok dan panik, gerbong hancur, puluhan korban luka kini dirawat di RSUD Kota Bekasi.
Tragedi KA Argo Bromo Tabrak KRL di Bekasi: Petugas Belah Gerbong KRL untuk Evakuasi Korban Terjepit

Tragedi KA Argo Bromo Tabrak KRL di Bekasi: Petugas Belah Gerbong KRL untuk Evakuasi Korban Terjepit

Tim Basarnas melakukan operasi penyelamatan intensif di Stasiun Bekasi Timur pasca-tabrakan antara KA Argo Bromo Anggrek dan rangkaian KRL pada Senin (27/4). 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Usai Kecelakaan Maut Kereta Tabrak KRL, KAI Commuter Lakukan Rekayasa Pola Operasi untuk Kereta Jadwal Terakhir

Usai Kecelakaan Maut Kereta Tabrak KRL, KAI Commuter Lakukan Rekayasa Pola Operasi untuk Kereta Jadwal Terakhir

Insiden tabrakan kereta api di Stasiun Bekasi Timur, pada Senin malam (27/4/2026) melibatkan rangkaian KRL ditabrak kereta api jarak jauh KA Argo Bromo Anggrek
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Update Korban Kereta Tabrak KRL Bekasi: 74 Orang Luka dan 4 Meninggal Dunia, Petugas Berpacu Selamatkan Penumpang Terjepit

Update Korban Kereta Tabrak KRL Bekasi: 74 Orang Luka dan 4 Meninggal Dunia, Petugas Berpacu Selamatkan Penumpang Terjepit

Data jumlah korban kecelakaan yang melibatkan KRL dan KA Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur dilaporkan terus bertambah hingga Selasa (28/4) dini hari. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT