GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Duel Perebutan Sabuk Interim Kelas Featherweight di OnePride FN 50

OnePride Fight Night 50 akan mempertandingkan perebutan sabuk kelas bulu Interim antara Laode Abdul Haris Sopian kontra mantan juara nasional Hafid Nur Maradi.
Kamis, 30 September 2021 - 22:50 WIB
Duel Perebutan Sabuk Interim Kelas Featherweight di OnePride FN 50
Sumber :
  • tvOne

Jakarta, - OnePride Fight Night 50 akan mempertandingkan perebutan sabuk kelas bulu Interim antara Laode Abdul Haris Sopian kontra mantan juara nasional Hafid Nur Maradi. Keputusan ini dinyatakan langsung oleh CEO OnePride untuk Indonesia, Fransino Tirta dalam rapat match maker di kantor PT. Merah Putih Berkibar, Jakarta.

Menurutnya keputusan ini dikarenakan juara nasional featherweight Aep Saepudin belum bisa memenuhi panggilan bertanding hingga akhir tahun 2022. Aep Saepudin yang terakhir bertanding pada bulan April lalu di fight Night 45 menurut Fransino telah melewati jadwal ketetapan mandatory fight paling lama 6 bulan. Jika seorang juara tidak bisa menjalani pangilan fight maka promotor berhak untuk mencari juara sementara agar kompetisi tetap berjalan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kami akhirnya menetapkan Laode Abdul Haris Sopian versus Hafid Nur Maradi untuk menjadi kandidat perebutan sabuk featherweight Interim. Sebelum itu kami juga memanggil Eperaim Ginting untuk menjalani Interim fight dengan Laode Abdul Haris, namun yang bersangkutan menolak dengan alasan harus menghadiri acara pernikahan keluarga," ungkap Fransino. Tidak hanya Eperaim nama Martin Sulaiman dan Firman Muharam juga sempat dipanggil oleh OnePride untuk Indonesia. Namun keduanya pun menyatakan tidak siap untuk menjalani duel interim dengan fighter asal Buton, Sulawesi Tenggara.

Rematch Laode vs Hafid 2

Duel perebutan sabuk interim Featherweight  antara Laode versus Hafid merupakan rematch bagi kedua fighter. Di pertandingan sebelumnya pada fight night 26 (9/2/2019) lalu, Hafid Nur Maradi berhasil menaklukan Laode Abdul Haris Sopiyan dengan teknik kuncian leher. Namun tidak mudah bagi mantan juara nasional featherweight untuk memenangkan menghentikan perlawanan dari sang Elang Buton. The Avatar butuh 2 ronde untuk menghentikan serangan tajam atlet wushu DKI Jakarta tersebut.

Pertemuan kedua fighter dengan basic beladiri yang berbeda ini tentunya sangat dinantikan para penggemar OnePride MMA. Hafid Nur Maradi dengan gaya bertarung Brazilian Jiu Jitsunya mampu mencatatkan rekor 11 kali kemenangan dengan 4 kekalahan. Selain itu 100 persen kemenangan Hafid menggunakan teknik kuncian. Sementara Laode Abdul Haris Sopian memiliki rekor 5 kali kemenangan dengan 2 kali kekalahan.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

3,3 Juta Pekerja di Banten Belum Miliki Perlindungan Sosial

3,3 Juta Pekerja di Banten Belum Miliki Perlindungan Sosial

Sebanyak 3,3 juta pekerja di Banten belum memiliki perlindungan social. Untuk itu, Kantor Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Banten telah menyiapkan strategi khusus mulai dari sosialisasi ke perusahaan hingga memaksimalkan intervensi Pemda.
WNA Kontak Erat Klaster Hantavirus Kapal Pesiar di Jakarta Negatif, Kemenkes Pastikan Belum Ada HPS di RI

WNA Kontak Erat Klaster Hantavirus Kapal Pesiar di Jakarta Negatif, Kemenkes Pastikan Belum Ada HPS di RI

Kemenkes memastikan seorang WNA yang tinggal di Jakarta dan sempat menjadi kontak erat kasus Hantavirus dari klaster kapal pesiar MV Hondius dinyatakan negatif.
Tetap Bisa Lolos, Media Jepang Rela Kalah 0-2 dari Timnas Indonesia U-17 di Laga Terakhir Piala Asia U-17 2026?

Tetap Bisa Lolos, Media Jepang Rela Kalah 0-2 dari Timnas Indonesia U-17 di Laga Terakhir Piala Asia U-17 2026?

Media Jepang mengungkap skenario di pekan terakhir Piala Asia U–17 2026. Timnas Indonesia U-17 harus meraih kemenangan pada pertandingan terakhir melawan Jepang.
Francesco Bagnaia Ungkap Biang Kerok Gagal Finis di MotoGP Prancis 2026, Gara-gara Hal Ini

Francesco Bagnaia Ungkap Biang Kerok Gagal Finis di MotoGP Prancis 2026, Gara-gara Hal Ini

Pembalap Ducati Lenovo, Francesco Bagnaia mengungkapkan alasan mengapa dirinya bisa gagal finis di MotoGP Prancis 2026, yang berlangsung di Sirkuit Le Mans pada Minggu (10/5/2026).
Kabar Penting untuk Warga Jabar, KDM Rencanakan Ubah Peraturan Pajak Kendaraan Motor jadi Sistem Jalan Berbayar

Kabar Penting untuk Warga Jabar, KDM Rencanakan Ubah Peraturan Pajak Kendaraan Motor jadi Sistem Jalan Berbayar

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi mewacanakan adanya perubahan pajak bermotor menjadi sistem jalan berbayar. Begini penjelasan lengkapnya.
Dengan Suara Bergetar, Ayah Korban Bongkar Awal Aksi Bejat Kiai Ashari Ketahuan: Disuruh Nemenin Tidur

Dengan Suara Bergetar, Ayah Korban Bongkar Awal Aksi Bejat Kiai Ashari Ketahuan: Disuruh Nemenin Tidur

Dengan suara bergetar, ayah korban akhirnya ungkap awal mula dugaan perlakuan menyimpang yang dilakukan Kiai Ashari terhadap putrinya di lingkungan pesantren.

Trending

Reaksi Kapten Red Sparks Yeum Hye-seon Setelah Megawati Hangestri Pilih Gabung ke Hyundai Hillstate

Reaksi Kapten Red Sparks Yeum Hye-seon Setelah Megawati Hangestri Pilih Gabung ke Hyundai Hillstate

Begini reaksi kapten Red Sparks Yeum Hye-seon setelah sahabatnya Megawati Hangestri memilih gabung Hillstate sekaligus gagal bermain setim lagi musim depan.
Alasan Pelatih Red Sparks Ko Hee-jin Relakan Megawati Hangestri Gabung Hillstate Musim Depan

Alasan Pelatih Red Sparks Ko Hee-jin Relakan Megawati Hangestri Gabung Hillstate Musim Depan

Pelatih Red Sparks Ko Hee-jin ternyata sempat menghubungi Megawati Hangestri terlebih dahulu sebelum akhirnya Mega berlabuh ke Hyundai Hillstate musim depan.
Media Korea Tak Habis Pikir, Sebut Hyundai Hillstate Dapat 'Jackpot' Usai Rekrut Megawati Hangestri

Media Korea Tak Habis Pikir, Sebut Hyundai Hillstate Dapat 'Jackpot' Usai Rekrut Megawati Hangestri

Kembalinya Megawati Hangestri ke Liga Voli Korea mendapat sorotan besar dari media Korea. Mereka menyebut perekrutan Megatron sebagai sebuah jackpot bagi klub.
Dedi Mulyadi Rencanakan Buat Jalan Provinsi Berbayar di Jabar, Sebagai Pengganti Pajak Kendaraan

Dedi Mulyadi Rencanakan Buat Jalan Provinsi Berbayar di Jabar, Sebagai Pengganti Pajak Kendaraan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, mengungkapkan rencana untuk mengganti Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) tahunan dengan sistem jalan berbayar pada setiap ruas jalan milik provinsi.
Gelagat Kiai Ashari Sudah Dicurigai Sejak Awal Pendirian Ponpes Ndholo Kusumo: Santriwati Selalu Diajak Pergi Malam

Gelagat Kiai Ashari Sudah Dicurigai Sejak Awal Pendirian Ponpes Ndholo Kusumo: Santriwati Selalu Diajak Pergi Malam

Pak Di, nama samaran, yang telah bekerja 10 tahun lebih di Ponpes Ndholo Kusumo sebetulnya telah lama curiga terhadap gelagat Kiai Ashari terhadap santriwati.
AFC Sampaikan Kabar Buruk kepada Timnas Indonesia U-17 Jelang Hadapi Jepang, Kurniawan Dwi Yulianto Disinggung

AFC Sampaikan Kabar Buruk kepada Timnas Indonesia U-17 Jelang Hadapi Jepang, Kurniawan Dwi Yulianto Disinggung

Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) menyampaikan kabar buruk kepada Timnas Indonesia U-17. Tim asuhan Kurniawan Dwi Yulianto tersebut akan bermain menghadapi Jepang di lanjutan Piala Asia U-17 2026.
Bukti WhatsApp Dibongkar Kuasa Hukum Korban, Begini Isi Chat Kiai Ashari ketika Minta Temani Tidur Santriwati

Bukti WhatsApp Dibongkar Kuasa Hukum Korban, Begini Isi Chat Kiai Ashari ketika Minta Temani Tidur Santriwati

Bukti WhatsApp dibongkar kuasa hukum korban, Ali Yusron, begini isi chat Kiai Ashari ketika minta ditemani tidur oleh santriwati di malam hari.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT