GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bukan Cuma Lando Norris dan Oscar Piastri, Ini 3 Duo Pembalap McLaren Terkuat dalam Sejarah F1

Berikut ini tiga duo pembalap McLaren terkuat dalam sejarah F1, terntyata tak hanya Lando Norris dan Oscar Piastri!
Selasa, 26 Agustus 2025 - 20:53 WIB
Duo McLaren, Lando Norris dan Oscar Piastri di Formula 1 2025
Sumber :
  • X @f1

tvOnenews.com - McLaren saat ini sedang menikmati masa kejayaan baru bersama Lando Norris dan Oscar Piastri.

Keduanya tampil solid di musim 2025 sejauh ini dan menjadi salah satu pasangan paling tangguh di F1 1. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, sejarah panjang McLaren di F1 juga dipenuhi dengan duet pembalap hebat yang pernah membawa kejayaan besar bagi tim asal Woking ini.

Berikut adalah 3 duo pembalap McLaren terkuat sepanjang sejarah Formula 1 selain Norris dan Piastri.

1. Ayrton Senna dan Alain Prost

Sulit membicarakan sejarah McLaren tanpa menyebut nama Ayrton Senna dan Alain Prost. Duet ini dianggap sebagai salah satu yang paling ikonik dalam sejarah F1.

Pada musim 1988, McLaren menggunakan mobil legendaris MP4/4 yang hampir tak terkalahkan.

Senna dan Prost berhasil memenangi 15 dari 16 balapan musim tersebut! Senna akhirnya keluar sebagai juara dunia, hanya unggul tiga poin dari Prost.

Meski penuh rivalitas dan ketegangan, termasuk insiden terkenal di GP Jepang 1989, keduanya tetap dikenang sebagai pasangan yang membawa McLaren ke era dominasi.

Hingga kini, Senna-Prost masih dianggap sebagai duet paling bersejarah di F1.

2. Mika Hakkinen dan David Coulthard

Setelah era Senna-Prost berakhir, McLaren kembali bangkit lewat duet Mika Hakkinen dan David Coulthard. 

Mereka membalap bersama selama enam musim penuh (1996–2001), menjadikan keduanya salah satu pasangan paling konsisten di grid.

Hakkinen sukses meraih gelar juara dunia pada 1998 dan 1999, sementara Coulthard kerap menjadi rekan setim yang solid dengan kemenangan penting dan hasil konsisten. Selama periode itu, mereka meraih 30 kemenangan dan 13 finis 1-2.

Meski Ferrari bersama Michael Schumacher akhirnya mendominasi era 2000-an, duet Hakkinen-Coulthard tetap dikenang sebagai tulang punggung McLaren di akhir 1990-an.

3. Niki Lauda dan Alain Prost

Sebelum era Senna, McLaren juga pernah diperkuat duet legendaris lain: Niki Lauda dan Alain Prost.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pada musim 1984, keduanya membawa McLaren ke puncak kejayaan dengan memenangkan 12 dari 16 balapan.

Lauda keluar sebagai juara dunia, hanya unggul setengah poin dari Prost. Setahun kemudian, Prost membalas dengan meraih gelar juara dunia pertamanya bersama McLaren.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Hilang Sejak 11 Maret Pria 28 Tahun Ditemukan Tewas Mengenaskan di Cikeas

Hilang Sejak 11 Maret Pria 28 Tahun Ditemukan Tewas Mengenaskan di Cikeas

Seorang pria bernama Alfin Maksalmina Windian (28) ditemukan tewas mengenaskan di kawasan Cikeas, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Rabu (25/3/2026) malam.
Jelang FIFA Series 2026, Pelatih Timnas Bulgaria Singgung Persija Jakarta hingga Bambang Pamungkas: Kapan Juara?

Jelang FIFA Series 2026, Pelatih Timnas Bulgaria Singgung Persija Jakarta hingga Bambang Pamungkas: Kapan Juara?

Pelatih Bulgaria, Aleksandar Dimitrov, kedapatan menyapa awak media saat menghadiri sesi konferensi pers jelang FIFA Series 2026 hingga menyinggung Persija Jakarta.
Ekonomi Indonesia Tetap Tumbuh di Tengah Gejolak Global, Kinerja Emiten Tambang Ikut Menguat

Ekonomi Indonesia Tetap Tumbuh di Tengah Gejolak Global, Kinerja Emiten Tambang Ikut Menguat

Ekonomi Indonesia tetap tumbuh di tengah konflik Timur Tengah. Kinerja sektor tambang menguat, didorong hilirisasi dan kepercayaan investor.
Niat Bela Timnas Indonesia Berujung Petaka, Masa Depan Tim Geypens Kini di Ujung Tanduk

Niat Bela Timnas Indonesia Berujung Petaka, Masa Depan Tim Geypens Kini di Ujung Tanduk

Bek Timnas Indonesia, Tim Geypens, dilaporkan tengah menghadapi situasi pelik yang bisa mengubah arah kariernya secara drastis. Media Belanda ungkap keadaannya.
Sumardji Buka Suara soal Rumor Pemanggilan Tim Geypens, Timnas Indonesia Dipastikan Tak Menambah Personel Lagi

Sumardji Buka Suara soal Rumor Pemanggilan Tim Geypens, Timnas Indonesia Dipastikan Tak Menambah Personel Lagi

Manajer Timnas Indonesia, Sumardji, buka suara soal rumor pemanggilan Tim Geypens. John Herdman dipastikan tidak menambah personel lagi untuk FIFA Series 2026.
Agar Tak jadi Beban, Pramono Ingatkan Pendatang Baru di Jakarta Wajib Punya Skill Kerja

Agar Tak jadi Beban, Pramono Ingatkan Pendatang Baru di Jakarta Wajib Punya Skill Kerja

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo kembali mengingatkan agar warga yang datang ke ibu kota memiliki kemampuan untuk bekerja sehingga tidak menjadi beban.

Trending

John Herdman Tegaskan Identitas Baru Timnas Indonesia Jelang FIFA Series 2026

John Herdman Tegaskan Identitas Baru Timnas Indonesia Jelang FIFA Series 2026

John Herdman tegaskan identitas baru Timnas Indonesia jelang laga FIFA Series 2026.
Sadar Tak Ada Megawati Hangestri, Media Korea Soroti Kehebatan “Megatron” di Draft Pemain Asing V-League

Sadar Tak Ada Megawati Hangestri, Media Korea Soroti Kehebatan “Megatron” di Draft Pemain Asing V-League

Media Korea menyoroti draft pemain asing V-League terbaru setelah Megawati Hangestri dipastikan absen, meninggalkan kekosongan di posisi penyerang utama tim.
John Herdman Bawa Balik Pemain Rp3,4 Miliar Ini ke Timnas Indonesia untuk Gantikan Dean James di FIFA Series 2026

John Herdman Bawa Balik Pemain Rp3,4 Miliar Ini ke Timnas Indonesia untuk Gantikan Dean James di FIFA Series 2026

Dua hari sebelum laga melawan Saint Kitts and Nevis di FIFA Series 2026, John Herdman mendadak mencoret Dean James dari Timnas Indonesia. Siapa penggantinya?
Media Belanda Bongkar Alasan Sebenarnya Dean James Tak Jadi Gabung Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026

Media Belanda Bongkar Alasan Sebenarnya Dean James Tak Jadi Gabung Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026

Dean James dikonfirmasi batal memperkuat Timnas Indonesia untuk melawan Saint Kitts and Nevis di FIFA Series 2026. Media Belanda ini pun bongkar alasannya.
Satu Pemain Resmi Dicoret, Begini Prediksi Line-up Ideal Timnas Indonesia di Debut John Herdman

Satu Pemain Resmi Dicoret, Begini Prediksi Line-up Ideal Timnas Indonesia di Debut John Herdman

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, telah memutuskan untuk mencoret salah satu pemain jelang FIFA Series 2026. Dean James tidak dapat dibawa dengan alasan sakit.
Dibanding STY dan Patrick Kluivert, Pundit Bola Puji John Herdman Setinggi Langit, Debut di GBK Sangat Dinanti

Dibanding STY dan Patrick Kluivert, Pundit Bola Puji John Herdman Setinggi Langit, Debut di GBK Sangat Dinanti

Pundit sepak bola ini puji John Herdman setinggi langit, bandingkan dengan STY dan Patrick Kluivert: Debut sang pelatih baru di GBK sangat dinanti!
Terungkap! Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia Punya 'Gentlemen Agreement' untuk Tetap Berkarier di Luar Negeri

Terungkap! Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia Punya 'Gentlemen Agreement' untuk Tetap Berkarier di Luar Negeri

Beberapa pemain naturalisasi Timnas Indonesia ternyata memiliki perjanjian awal untuk tetap berkarier di luar negeri, meski mendapat tawaran dari klub Liga 1.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT