Keluarga almarhum Kenzha Erza Walewangko (22), mahasiswa Universitas Kristen Indonesia (UKI) mendatangi Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin (28/4/2025).
Polisi ungkap dugaan penyebab kematian mahasiswa Universitas Kristen Indonesia (UKI), Kenzha Ezra Walewangko di lingkungan kampus, setelah diduga dikeroyok.
Polres Bantul berhasil mengamankan dua pelaku pengeroyokan kepada seorang mahasiswa berinisial HM (20) di sebuah kafe di wilayah Kasihan, Kabupaten Bantul, DIY, pada Rabu (23/10/2024) lalu.
Polres Tangerang Selatan (Tangsel) menetapkan Ketua RT berinisial D (53) dan tiga orang lainnya sebagai tersangka kasus dugaan pengeroyokan kepada mahasiswa Katolik Universitas Pamulang (Unpam), saat ibadah di indekosnya.
Polres Metro Tangerang Selatan (Tangsel) bertindak seusai viral kasus dugaan kekerasan yang dialami sejumlah mahasiswa Katolik Universitas Pamulang (Unpam) saat melakukan ibadah di kawasan Babakan, Setu, Tangsel, Banten, Minggu (5/5/2024) kemarin.
Motif pengeroyokan seorang mahasiswa Universitas Tribuana Tunggal Dewi Kota Malang hingga tewas, terupkap seusai dua tersangka ditangkap dan diinterogasi polisi
Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar resmi memecat MR (19) tersangka pengeroyokan terhadap mahasiswa inisial EA (20) dan AW (20) dalam kampus tersebut.
Polisi menangkap salah satu pelaku pengeroyokan mahasiswa Unismuh di tempat persembunyiannya sepekan setelah kasus pengeroyokan tersebut viral di media sosial.
Ade Armando masih jalani perawatan di Rumah Sakit Siloam Semanggi. Kondisi kesehatannya setelah terluka akibat pengeroyokan, saat ini terus dipantau tim dokter
Abdul Latip (25) menyerahkan diri ke Polres Sukabumi setelah sempat buron selama 3 hari. Dia berstatus tersangka pengeroyok pegiat media sosial Ade Armando
Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Merespons hal tersebut, Hetifah menegaskan negara harus memberikan perhatian serius untuk peristiwa tersebut. Ia menilai tak ada negara manapun yang bisa menerima peristiwa tragis tersebut.
Kabar anak SD, YBS (10) bunuh diri di Ngada, NTT, Kamis (29/1/2026), viral. Isi pesan di surat wasiat pada ibunya diduga menjadi penyebab gantung diri heboh.
Ditulis pakai bahasa Bajawa, anak kelas IV SD di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berpesan agar sang ibu untuk tak mencarinya.
Puluhan pedagang Pasar Sambas berunjuk rasa menolak penggusuran lahan di Pasar Sambas, Kota Medan, yang akan dieksekusi juru sita Pengadilan Negeri (PN) Medan,
Begini isi surat memilukan yang ditulis bocah SD di NTT yang nekat bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena. Surat tersebut ditujukan untuk ibunya.