- IST
Profil Hery Susanto: Baru 6 Hari Jadi Ketua Ombudsman, Kini Tersangka Kasus Tambang Nikel
Perjalanan di Ombudsman RI
Karier Hery di Ombudsman dimulai saat ia terpilih sebagai Anggota Ombudsman RI periode 2021–2026. Dalam periode tersebut, ia dikenal aktif mengawasi sektor strategis seperti:
-
Kemaritiman
-
Investasi
-
Energi
Ia juga mendorong pencegahan maladministrasi dan peningkatan kualitas pelayanan publik.
Pada Januari 2026, Hery kembali terpilih melalui uji kelayakan dan kepatutan di Komisi II DPR RI, yang kemudian mengantarkannya ke posisi Ketua Ombudsman RI.
Gagasan dan Fokus Kebijakan
Selama berkiprah di Ombudsman, Hery dikenal vokal dalam memperkuat kelembagaan. Ia mendorong revisi Undang-Undang Ombudsman guna meningkatkan kewenangan pengawasan.
Selain itu, ia juga mengusung pendekatan kolaboratif melalui konsep “Eptahelix”, yaitu sinergi antara pemerintah, swasta, akademisi, masyarakat, dan media dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Tak hanya itu, Hery juga disebut aktif dalam isu-isu modern seperti investasi dan bahkan pengembangan sektor kendaraan listrik sebagai bagian dari transformasi pelayanan publik berbasis teknologi.
Dari Pengawas Jadi Tersangka
Kasus yang menjerat Hery menjadi ironi tersendiri. Sebagai Ketua Ombudsman, ia seharusnya berada di garis depan dalam mengawasi pelayanan publik dan mencegah praktik maladministrasi, termasuk potensi korupsi.
Namun kini, ia justru diduga terlibat dalam praktik yang bertentangan dengan fungsi lembaga yang dipimpinnya.
Dalam pantauan di lokasi, Hery terlihat mengenakan rompi tahanan Kejaksaan saat digiring dari Gedung Jampidsus menuju mobil tahanan dengan tangan diborgol.
Sorotan Publik dan Dampaknya
Penetapan tersangka terhadap pimpinan lembaga negara seperti Ombudsman tentu memicu sorotan luas. Publik mempertanyakan integritas sistem pengawasan serta proses seleksi pejabat publik.
Kasus ini juga berpotensi mempengaruhi kepercayaan masyarakat terhadap Ombudsman RI sebagai lembaga pengawas pelayanan publik.
Di sisi lain, langkah cepat Kejagung dalam menetapkan tersangka dinilai sebagai bagian dari upaya penegakan hukum yang tegas terhadap dugaan korupsi di sektor strategis, termasuk pertambangan nikel yang selama ini menjadi perhatian nasional. (nsp)