news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Hot News: Dedi Mulyadi Semprot Kadis Kehutanan, Kisah Cinta Sherly Tjoanda dan Benny Laos, hingga Mahkota Binokasih Dibedah BRIN.
Sumber :
  • Kolase tim tvOnenews

Hot News: Dedi Mulyadi Semprot Kadis Kehutanan, Kisah Cinta Sherly Tjoanda dan Benny Laos, hingga Mahkota Binokasih Dibedah BRIN

Tiga berita terpopuler hari ini, mulai dari aksi tegas Dedi Mulyadi saat melakukan inspeksi kawasan reboisasi di Puncak Bogor, kisah cinta menyentuh Sherly Tjoanda
Rabu, 20 Mei 2026 - 15:49 WIB
Reporter:
Editor :

3. Mahkota Binokasih Dibedah Secara Ilmiah, BRIN Jelaskan Filosofi Kepemimpinan Sunda Kuno

Kirab budaya Mahkota Binokasih di Jawa Barat juga menjadi salah satu topik paling ramai dibahas hari ini. Dedi Mulyadi menegaskan pentingnya pendekatan ilmiah untuk memahami warisan budaya Sunda tersebut.

Dalam diskusi kebudayaan di Museum Pajajaran, Kota Bogor, Dedi menyampaikan bahwa Mahkota Binokasih dan Prasasti Batutulis perlu dikaji secara akademis agar masyarakat tidak lagi memandangnya sebagai benda mistis semata.

“Jadi Batutulis nanti harus ada buku akademiknya, memberikan kajian secara komprehensif,” ujar Dedi seperti dikutip dari laman Jabarprov.

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dalam kirab budaya milangkala tatar sunda mahkota binokasih.
Sumber :
  • ANTARA

Menurutnya, kajian tersebut nantinya dapat menjadi dasar dalam membangun kebijakan tata ruang, pendidikan, hingga tata kelola budaya di Jawa Barat.

Ahli Epigrafi Titi Surti Nastiti menjelaskan Prasasti Batutulis dibuat atas perintah Raja Surawisesa untuk mengenang jasa Sri Baduga Maharaja Prabu Siliwangi yang pernah memimpin Kerajaan Pakuan Pajajaran.

Sementara itu, Ahli Arkeometalurgi BRIN, Harry Octavianus Sofian, mengungkap Mahkota Binokasih mengandung konsep Kosmologi Tritangtu, yakni hubungan manusia dengan Tuhan, sesama manusia, dan alam.

Ia menjelaskan mahkota tersebut terbagi menjadi tiga bagian simbolik. Bagian atas melambangkan pemimpin spiritual, bagian tengah menggambarkan kekuasaan eksekutif atau raja, sedangkan bagian bawah merepresentasikan kaum intelektual dan penasihat kerajaan.

Penjelasan ilmiah tersebut dinilai membuka perspektif baru bahwa peninggalan budaya Sunda tidak hanya memiliki nilai historis, tetapi juga mengandung filosofi kepemimpinan dan tata kehidupan masyarakat masa lalu. (udn)
 

 

Berita Terkait

1 2
3
Tampilkan Semua

Topik Terkait

Saksikan Juga

00:50
02:34
01:38:42
16:07
13:47
14:22

Viral