- Instagram @viking_papua
Pulang dari Papua, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Boyong Bocah Setempat untuk Sekolah di Akademi Persib Bandung
tvOnenews.com - Dedi Mulyadi atau KDM, Gubernur Jabar berjanji akan memboyong salah seorang anak dari anggota Viking Papua untuk menimba ilmu di akademi Persib Bandung.
Dalam kesempatan itu, Dedi Mulyadi juga cova meyakinkan sang anak apakah dirinya bisa tinggal jauh dari keluarganya yang menetap di Papua.
Dedi Mulyadi bersama 5 Bupati dan 1 wali kota dari Jawa Barat menghadiri agenda Konferensi Analisis Papua Strategis (APS) III 2026 di Kota Jayapura, Papua, pada Jumat (29/5/2026) kemarin.
KDM juga diberi kesempatan bicara di konferensi bertemakan “Inovasi Pembangunan Papua Berbasis Etnosains: Analisis Komprehensif atas Wacana, Aktor, dan Masa Depan Pembangunan Papua dalam Kerangka Kearifan Lokal” itu.
Dengan kritis, Dedi Mulyadi menyuarakan tentang alam Papua. Dia juga mengangkat isu kemasyarakatan di Papua hingga penguatan pembangunan ekonomi dan sosial.
Selesai menghadiri agenda tersebut, KDM menyempatkan diri untuk berkeliling membeli oleh-oleh kerajinan khas Papua yang ada di sekitar lokasi.
Namun, sesampainya di hotel ada satu pemandangan unik yakni saat seorang bocah asal Papua yang memakai jersi Persib Bandung datang menemui KDM.
Dedi Mulyadi Janjikan Bocah Papua Sekolah di Akademi Persib Bandung
Seorang bocah yang mengenakan jersi biru dari Persib Bandung datang bersama ibu dan adiknya ke hotel tempat Gubernur Jabar Dedi Mulyadi menginap.
Diketahui bahwa bocah tersebut bernama Atep. Kabarnya, sang ibu merupakan anggota resmi Viking Papua yang sangat mengidolakan legenda Maung Bandung itu.
“Ini dari Papua, kamu viking Papua?,“ tanya Dedi Mulyadi di Instagram @dedimulyadi71.
“Iya Papua,“ jawab Atep, si bocah Papua.
Tanpa berpikir panjang, Dedi Mulyadi menjanjikan Atep, bocah asal Papua untuk berangkat ke Bandung supaya bisa menimba ilmu di akademi Persib.
“Dari Papua mau sekolah di akademi Persib. Sudah nanti kita bawa ke Bandung, tapi kamu udah bisa sepak bolanya, udah berbakat?,“ tegas KDM.
“Nanti kita lihat dulu, kalau berbakat saya masukin di sekolah sepak bola di Bandung,“ lanjutnya.