GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ngeri! Satu Ton Daging Ayam Beku Tanpa Dokumen Disita Tim Gabungan TNI-Polri Sumbawa

Petugas gabungan berhasil mengamankan sebanyak 1,025 ton daging ayam beku tanpa dokumen, di terminal Sumer Payung. Sumbawa, pada Sabtu (23/10), pukul 20.00 WITA.
Sabtu, 23 Oktober 2021 - 23:23 WIB
Satu Ton Daging Ayam Beku Tanpa Dokumen Disita Tim Gabungan TNI-Polri Sumbawa
Sumber :
  • Irwan

Sumbawa Besar, NTB - Petugas gabungan berhasil mengamankan sebanyak 1,025 ton daging ayam beku tanpa dokumen, di terminal Sumer Payung. Sumbawa, pada Sabtu (23/10/2021), pukul 20.00 WITA.

Barang diamankan oleh aparat TNI pimpinan Lettu Inf Ichsan Mashuri dari Satgas Bais TNI Brangbiji, Kodim 1607 Sumbawa, bersama aparat Polri dari Polsek Badas.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

diketahui barang tersebut dari atas bus penumpang yang diturunkan di terminal Sumer Payung, setibanya di lokasi tersebut, daging ayam beku dipindahkan dari bus ke mobil penerima barang. Kemudian aparat gabungan menggrebek dan mengamankan daging yang dikemas dalam 41 karung tersebut.

Kapolres Sumbawa, AKBP Esty Setyo Nugroho, Melalui Kapolsek Labuan Badas, IPDA Degues Pandu Pandada, kepada tvonenews.com, Sabtu (23/10/2021) mengatakan dari informasi sopir bus, daging ayam beku ini dikirim dari lombok dan hendak dijual di Sumbawa.

"Kita bersama teman teman TNI dari Satgas Bais dan Kodim 1607, sudah mendapat informasi dari masyarakat. Bahkan tim dari Satgas Bais dan Kodim 1607, sudah membuntuti bus tersebut dari wilayah kecamatan Alas," kata pandu.

Dari informasi yang didapat, tim kemudian langsung menuju terminal Sumer Payung dan menemukan daging ayam beku ini sedang diturunkan dari bus.

"Daging ayam beku ini sudah diturunkan dari bus kemudian langsung diindahkan ke atas mobil penerima barang. Kita langsung mengamankan," tegasnya.

Sebanyak 1,025 ton daging ayam beku ini diangkut tanpa dilengkapi surat resmi ini kemudian diserahkan kepada petugas dari Satpol PP Sumbawa dan petugas dari Balai Karantina Pertanian Sumbawa Besar.

Kepala Urusan Teknis Karantina Pertanian Sumbawa Besar, Dwi Rachmanto, mengatakan dari hasil pemeriksaan nersama aparat gabungan, 1 ton daging ayam beku ini tanpa dilengkapi dokumen yang sah.

"Saat dicek bersama-sama teman kepolisian dan TNI, ternyata tidak ada surat surat resmi," katanya.

Ayam beku tersebut, lanjutnya, dibawa dari lombok dan hendak dijual di Sumbawa.

"Daging bekunya tidak ada dokumen sah serta tidak ada keterangan daerah asal hewan. Setifikat kesehatan dari daerah asal adalah syarat karena kita harus memastikan bahwa hewan tersebut bebas dari hama penyakit hewan atau HPHK sehingga aman dikonsumsi masyarakat," tegasnya.

Ada Undang-Undang nomor 21 tahun 2019 tentang karantina hewan, ikan, dan tumbuhan. Untuk masuk ke satu wilayah termasuk ke Sumbawa, semua komoditas tumbuhan hewan maupun produk turunan harus dilengkapi dokumen.

"Hal ini untuk menjaga agar hama penyakit tidak masuk dan tersebar ke suatu daerah," katanya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selanjutnya, kata Dwi, barang bukti akan diamankan dan akan dimusnahkan.

"Kita akan musnahkan barang bukti ini, untuk menimbulkan efek jera bagi oknum-oknum yang suka mengirim daging ayam tanpa dokumen ini," tegasnya. (Irwan/Fhm)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

PP AMPG Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Aceh Tamiang, Imbau Tinggalkan Tenda

PP AMPG Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Aceh Tamiang, Imbau Tinggalkan Tenda

Ketua Umum PP AMPG Said Aldi Al Idrus mengimbau kepada seluruh korban bencana banjir di Aceh Tamiang yang telah menerima bantuan rumah sewa, Huntara, uang lauk,
Erick Thohir Nilai Kemenangan Timnas Indonesia: Perjuangan Belum Selesai

Erick Thohir Nilai Kemenangan Timnas Indonesia: Perjuangan Belum Selesai

Ketua Umum PSSI Erick Thohir menyambut positif kemenangan Timnas Indonesia atas Saint Kitts and Nevis dalam ajang FIFA Series 2026 di Stadion Utama Gelora Bung
DPR Kritik Praktik Monopoli Penerbangan Domestik, Usul Buka Akses untuk Maskapai Luar Negeri

DPR Kritik Praktik Monopoli Penerbangan Domestik, Usul Buka Akses untuk Maskapai Luar Negeri

Anggota Komisi X DPR Robert Joppy Kardinal mengkritik praktik monopoli dan duopoli rute penerbangan, khususnya di wilayah Indonesia Timur seperti Maluku dan
Bukan Beckham Putra maupun Mauro Zijlstra, Media Belanda Sebut Ole Romeny Kunci Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Bukan Beckham Putra maupun Mauro Zijlstra, Media Belanda Sebut Ole Romeny Kunci Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Media Belanda, de Gelderlander nilai pemain Timnas Indonesia yang menjadi kunci di FIFA Series 2026 bukan Beckham Putra hingga Mauro Zijlstra, tapi Ole Romeny.
Pengamat Nilai Praktik Non Kader Jadi Ketum Bisa Rusak Demokrasi Partai

Pengamat Nilai Praktik Non Kader Jadi Ketum Bisa Rusak Demokrasi Partai

Dosen Hukum Tata Negara Universitas Indonesia, Titi Anggraini, menyoroti soal praktik terpilihnya ketua umum partai politik dari kalangan bukan kader partai.
Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Serangkaian kebijakan momen arus mudik dan balik Hari Raya Idulfitri atau Lebaran 2026 oleh Polri menuai respons positif.

Trending

Timnas Indonesia Pesta Gol, Tapi Erick Thohir Justru Kirim Sinyal Bahaya Jelang Final Lawan Bulgaria

Timnas Indonesia Pesta Gol, Tapi Erick Thohir Justru Kirim Sinyal Bahaya Jelang Final Lawan Bulgaria

Ketum PSSI, Erick Thohir, meminta Timnas Indonesia segera mengalihkan fokus ke laga lawan Bulgaria usai meraih kemenangan meyakinkan pada ajang FIFA Series 2026
Bukan Beckham Putra maupun Mauro Zijlstra, Media Belanda Sebut Ole Romeny Kunci Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Bukan Beckham Putra maupun Mauro Zijlstra, Media Belanda Sebut Ole Romeny Kunci Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Media Belanda, de Gelderlander nilai pemain Timnas Indonesia yang menjadi kunci di FIFA Series 2026 bukan Beckham Putra hingga Mauro Zijlstra, tapi Ole Romeny.
Pengamat Nilai Praktik Non Kader Jadi Ketum Bisa Rusak Demokrasi Partai

Pengamat Nilai Praktik Non Kader Jadi Ketum Bisa Rusak Demokrasi Partai

Dosen Hukum Tata Negara Universitas Indonesia, Titi Anggraini, menyoroti soal praktik terpilihnya ketua umum partai politik dari kalangan bukan kader partai.
Sengaja Menepuk Nyamuk karena Diganggu, Bagaimana Hukumnya dalam Agama Islam? Buya Yahya Beri Penjelasan

Sengaja Menepuk Nyamuk karena Diganggu, Bagaimana Hukumnya dalam Agama Islam? Buya Yahya Beri Penjelasan

KH Yahya Zainul Ma'arif alias Buya Yahya menjelaskan hukum membunuh atau menepuk nyamuk secara sengaja akibat diganggu maupun digigit dalam syariat agama Islam.
DPR Wanti-Wanti Kenaikan Harga Pupuk Imbas Perang Iran vs Israel-AS, Pemerintah Diminta Produksi Sendiri

DPR Wanti-Wanti Kenaikan Harga Pupuk Imbas Perang Iran vs Israel-AS, Pemerintah Diminta Produksi Sendiri

Anggota Komisi IV DPR RI Hindun Anisah mengingatkan pemerintah terkait ancaman kenaikan harga pupuk akibat perang Iran dengan Israel dan Amerika Serikat (AS).
PP AMPG Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Aceh Tamiang, Imbau Tinggalkan Tenda

PP AMPG Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Aceh Tamiang, Imbau Tinggalkan Tenda

Ketua Umum PP AMPG Said Aldi Al Idrus mengimbau kepada seluruh korban bencana banjir di Aceh Tamiang yang telah menerima bantuan rumah sewa, Huntara, uang lauk,
Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Serangkaian kebijakan momen arus mudik dan balik Hari Raya Idulfitri atau Lebaran 2026 oleh Polri menuai respons positif.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT