GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tak Terima Disindir 'Mahkamah Keluarga' Begini Respons Eks Ketua MK Anwar Usman

Eks Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Anwar Usman tanggapi soal sebutan "Mahkamah Keluarga" yang disematkan masyarakat sebagai sindiran untuk Mahkamah Konstitusi.
Rabu, 8 November 2023 - 17:29 WIB
Anwar Usman saat konferensi pers merespons pemecatan dirinya sebagai Ketua MK di Gedung MK, Jakarta Pusat, Rabu (8/11/2023).
Sumber :
  • Rika Pangesti/tvOnenews.com

Jakarta, tvonenews.com - Eks Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Anwar Usman menanggapi terkait julukan "Mahkamah Keluarga" yang disematkan masyarakat sebagai sindiran untuk Mahkamah Konstitusi baru-baru ini.

Menurut Anwar Usman, tudingan tersebut fitnah yang tega terhadap dirinya. Dia menegaskan bahwa dirinya tak pernah memutuskan suatu perkara di MK demi keuntungan pribadinya maupun keluarganya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Saya tidak pernah berkecil hati sedikitpun, terhadap fitnah yang menerpa saya, keluarga saya selama ini," ucap Anwar Usman saat jumpa pers di Gedung MK RI, Rabu (8/11/2023).

"Bahkan, ada yang tega mengatakan MK sebagai Mahkamah Keluarga. MasyaAllah mudah-mudahan diampuni oleh Allah SWT," ujarnya.

Diketahui, sindiran itu muncul usai MK mengubah syarat usia capres-cawapres lantaran Anwar Usman merupakan paman bacawapres Gibran Rakabuming Raka.

Saat ini, Gibran belum genap berusia 40 tahun untuk memenuhi syarat sebagai Cawapres. Namun MK mengubah syarat tersebut agar seorang yang belum berusia 40 tahun dapat mencalonkan diri sebagai cawapres. 

Menurut dia, fitnahan tersebut perlu diluruskan agar tak menjadi asumsi buruk yang berkembang di masyarakat luas.

"Namun fitnah keji yang menerpa saya bahwa saya memutus perkara tertentu berdasarkan kepentigan pribadi dan keluarga hal itu lah yang harus diluruskan," katanya.

"Seorang negarawan, harus berani mengambil keputusan demi generasi yang akan datang," imbuhnya.

Kembali dia menegaskan bahwa , saat menangani perkara tersebut, ia tetap mematuhi norma sebagai hakim konstitusi dan tidak dalam intervensi dari siapapun.

"Dalam penanganan perkara Nomor 90/PUU-XXI/2023, sebagai Hakim karir, saya, tetap mematuhi asas dan norma yang berlaku di dalam memutus perkara dimaksud," tegas dia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Diketahui, MKMK menyatakan Anwar Usman terbukti melakukan pelanggaran berat terhadap kode etik dan perilaku hakim. Maka itu, Anwar Usman dijatuhi sanksi dengan pemberhentian dari jabatannya sebagai Ketua MK.

"Hakim terlapor terbukti melakukan pelanggaran berat terhadap Kode Etik dan Perilaku Hakim Konstitusi sebagaimana tertuang dalam Sapta Karsa Hutama, Prinsip Ketakberpihakan, Prinsip Integritas, Prinsip Kecakapan dan Kesetaraan, Prinsip Independensi, dan Prinsip Kepantasan dan Kesopanan," kata Ketua MKMK Jimly dalam sidang pembacaan putusan di Gedung MK, Jakarta Pusat, Selasa (7/11/2023).

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

PSN Wanam Dinilai Tetap Penting untuk Ketahanan Pangan Nasional

PSN Wanam Dinilai Tetap Penting untuk Ketahanan Pangan Nasional

Program cetak sawah di Wanam diproyeksikan untuk memperkuat kemandirian pangan nasional.
Fans Red Sparks Berbondong-bondong Ungggah Momen Lawas Megawati Hangestri Jelang Gabung Hyundai Hillstate: That's Not The End of Our Story!

Fans Red Sparks Berbondong-bondong Ungggah Momen Lawas Megawati Hangestri Jelang Gabung Hyundai Hillstate: That's Not The End of Our Story!

Media sosial dipenuhi unggahan momen lawas Megawati Hangestri saat masih bermain bersama Red Sparks. Jelang debutnya bersama Hyundai Hillstate musim 2026/27
Pengakuan Jujur Calvin Verdonk Usai Bawa Lille Lolos Liga Champions

Pengakuan Jujur Calvin Verdonk Usai Bawa Lille Lolos Liga Champions

Begini pegakuan Calvin Verdonk usai membawa Lille finis tiga besar Ligue 1. Bek Timnas Indonesia itu bilang begini.
John Herdman Belum Tutup Pintu untuk Teja Paku Alam, Kiper Persib Itu Masih Bisa Dipanggil ke Timnas Indonesia

John Herdman Belum Tutup Pintu untuk Teja Paku Alam, Kiper Persib Itu Masih Bisa Dipanggil ke Timnas Indonesia

John Herdman menjelaskan, bahwa kiper Persib Bandung, Teja Paku Alam belum masuk kriteria untuk Timnas Indonesia. Namun, pintu Garuda Calling belum tertutup.
Bursa Transfer AC Milan: Nasib Giorgio Furlani Terancam, Sosok Ini Mendadak Jadi Orang Paling Berpengaruh di Manajemen Rossoneri

Bursa Transfer AC Milan: Nasib Giorgio Furlani Terancam, Sosok Ini Mendadak Jadi Orang Paling Berpengaruh di Manajemen Rossoneri

AC Milan diperkirakan mengalami sejumlah perubahan penting setelah musim 2025/2026 berakhir. Di tengah situasi tersebut, nama Massimo Calvelli mulai muncul.
Posisi Maarten Paes Mulai Terancam Jelang Musim Liga Champions, Ajax Lirik Kiper Barcelona

Posisi Maarten Paes Mulai Terancam Jelang Musim Liga Champions, Ajax Lirik Kiper Barcelona

Posisi Maarten Paes mulai terancam setelah rumor Aja Amsterdam tengah memburu kiper Barcelona demi bisa lolos Liga Champions. Siapakah dia? Simak selengkapnya.

Trending

Trend Terpopuler: Jawaban Tegas Sherly Tjoanda Tak Bisa Bantu Warga, hingga Dedi Mulyadi Terkejut Didatangi Warga Papua

Trend Terpopuler: Jawaban Tegas Sherly Tjoanda Tak Bisa Bantu Warga, hingga Dedi Mulyadi Terkejut Didatangi Warga Papua

jawaban tegas Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda yang tidak bisa membantu warga. Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi terkejut saat didatangi oleh warga Papua
News Terpopuler: FSGI Sebut Juri LCC Kalbar Tak Belajar dari Pengalaman, hingga Gebrakan Dedi Mulyadi Menata Tambang di Jabar

News Terpopuler: FSGI Sebut Juri LCC Kalbar Tak Belajar dari Pengalaman, hingga Gebrakan Dedi Mulyadi Menata Tambang di Jabar

FSGI sebut juri Lomba Cerdas Cermat di Kalimantan Barat tidak belajar dari pengalaman. Gebrakan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi serius menata pertambangan 
Dedi Mulyadi Semprot Kadis Kehutanan, Pekerja yang Harus Merawat Bibit Pohon Malah Dialihkan

Dedi Mulyadi Semprot Kadis Kehutanan, Pekerja yang Harus Merawat Bibit Pohon Malah Dialihkan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, meninjau langsung penataan kawasan eks Hibisc Fantasy dan meminta penambahan personel guna mempercepat proses reboisasi.
Mahkota Binokasih Kembali ke Sumedang, Dedi Mulyadi Beri Instruksi Keras ke Kepala Daerah: Tata Kota dan Jaga Estetika

Mahkota Binokasih Kembali ke Sumedang, Dedi Mulyadi Beri Instruksi Keras ke Kepala Daerah: Tata Kota dan Jaga Estetika

Puncak rangkaian Kirab Mahkota Binokasih Tatar Sunda resmi berakhir dengan prosesi penyerahan kembali mahkota legendaris ke Keraton Sumedang Larang, Senin (18/5). 
Terpopuler Kemarin: KDM Tiba-Tiba Minta Maaf, Sikap Resmi SMAN 1 Sambas, Sherly Tjoanda Tegas soal Pinjol 

Terpopuler Kemarin: KDM Tiba-Tiba Minta Maaf, Sikap Resmi SMAN 1 Sambas, Sherly Tjoanda Tegas soal Pinjol 

Terpopuler kemarin, 18 Mei 2026: KDM tiba-tiba minta maaf, sikap resmi SMAN 1 Sambas, hingga Sherly Tjoanda sampaikan keputusan tegas soal pinjol.
Pemanasan Sebelum Lawan Megawati Hangestri, Vanja Bukilic Resmi Perkuat Timnas Voli Putri Serbia di VNL 2026

Pemanasan Sebelum Lawan Megawati Hangestri, Vanja Bukilic Resmi Perkuat Timnas Voli Putri Serbia di VNL 2026

Vanja Bukilic resmi membela Timnas Voli Putri Serbia di VNL 2026. Momen ini akan dimanfaatkan oleh pemain Red Sparks tersebut sebelum berhadapan dengan Megawati Hangestri di Liga Voli Korea musim depan.
Tak Cukup Rekrut Sahabat Megawati Hangestri, Pink Spiders Makin Garang Usai Datangkan Pevoli Kuba

Tak Cukup Rekrut Sahabat Megawati Hangestri, Pink Spiders Makin Garang Usai Datangkan Pevoli Kuba

Pink Spiders semakin menunjukkan ambisinya jelang musim baru setelah merekrut Yensy Kindelán, usai sebelumnya juga mendatangkan sahabat Megawati Hangestri.
Selengkapnya

Viral