GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Hakim Vonis Mati Sayed Abdillah Pengendali Narkoba dari Lapas Kelas IIA Langkat

Majelis hakim Pengadilan Negeri Medan, Sumatera Utara, menjatuhkan vonis mati terhadap Sayed Abdillah (27) seorang narapidana (napi) pengendali narkoba jenis sabu-sabu dari Lapas Narkotika Kelas IIA Langkat.
Sabtu, 30 November 2024 - 00:30 WIB
Hakim Vonis Mati Napi Pengendali Narkoba dari Lapas Kelas IIA Langkat
Sumber :
  • ANTARA

Jakarta, tvOnenews.com - Majelis hakim Pengadilan Negeri Medan, Sumatera Utara, menjatuhkan vonis mati terhadap Sayed Abdillah (27) seorang narapidana (napi) pengendali narkoba jenis sabu-sabu dari Lapas Narkotika Kelas IIA Langkat.

Sayed dinyatakan terbukti mengendalikan narkoba jenis sabu-sabu seberat 11 kilogram dari dalam Lapas.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Menjatuhkan hukuman kepada terdakwa Sayed Abdillah oleh karena itu dengan pidana mati," ujar Hakim Ketua Frans Effendi Manurung, dilansir Jumat (29/11/2024).

Hakim menyatakan terdakwa Sayed yang saat ini telah dipindahkan dan mendekam di Lapas Nusakambangan, Jawa Tengah, terbukti melanggar Pasal 114 ayat (2) Jo Pasal 132 ayat (1) Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

 

Menurut hakim, adapun hal memberatkan perbuatan terdakwa Sayed karena tidak mendukung program pemerintah dalam memberantas narkoba.

 

Sebab, terdakwa sudah pernah dihukum dan sedang menjalani hukuman di Lapas Narkotika Kelas IIA Langkat, Sumatera Utara.

 

"Sementara hal meringankan perbuatan terdakwa tidak ditemukan," tegas Hakim Ketua Frans.

 

Setelah membacakan putusan, Hakim Ketua Frans Effendi memberikan waktu tujuh hari kepada terdakwa dan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Belawan untuk menyatakan sikap mengajukan banding atau menerima vonis tersebut.

 

Vonis itu sama (conform) dengan tuntutan JPU Kejari Belawan Bastian Sihombing yang sebelumnya menuntut terdakwa Sayed dengan pidana mati.

 

JPU Bastian sebelumnya dalam surat dakwaan menyebutkan, kasus ini berawal pada Januari 2024, ketika Sayed dikenalkan Adlin (dalam lidik) kepada Yosua Elkana Wijaya Manurung (berkas terpisah) membutuhkan pekerjaan.

 

Kemudian, mereka berkomunikasi melalui telepon beserta WhatsApp dan sepakat bahwa Yosua akan mendapatkan imbalan Rp5 juta per kg atas sabu-sabu yang akan diambil dari Kota Sibolga, Sumatera Utara.

 

"Pada 30 Januari 2024, Sayed yang berada di dalam Lapas Langkat memerintahkan Yosua untuk menjemput 11 kilogram sabu-sabu dan memberikan uang jalan Rp3 juta," ujar Bastian.

 

Setelah mendapatkan narkoba tersebut, Yosua dan rekannya Dennis Sitorus (berkas terpisah), menyimpan sabu-sabu di rumah Yosua.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Selanjutnya, mereka membagi sabu-sabu menjadi paket-paket kecil untuk dijual. Dari total 11 kilogram, di antaranya sembilan kilogram telah diserahkan kepada pembeli di berbagai lokasi di Kota Medan.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Meski Dipanggil ke Timnas Indonesia, Nasib Jens Raven Masih Abu-abu di Laga Final FIFA Series 2026 Lawan Bulgaria Nanti

Meski Dipanggil ke Timnas Indonesia, Nasib Jens Raven Masih Abu-abu di Laga Final FIFA Series 2026 Lawan Bulgaria Nanti

Jens Raven resmi dipanggil ke skuad Timnas Indonesia untuk final FIFA Series 2026. Namun, peluang sang striker untuk tampil melawan Bulgaria masih belum pasti.
Mau Shalat Dhuha tapi Belum Hafal Surat Adh-Dhuha, Bolehkah pakai Surat Lainnya?

Mau Shalat Dhuha tapi Belum Hafal Surat Adh-Dhuha, Bolehkah pakai Surat Lainnya?

Shalat Dhuha sangatlah dianjurkan dalam agama Islam. Bagaimana jika kita belum hafal surat Adh-Dhuha, apakah boleh diganti surat lain?
Kronologi Bos Ayam Goreng di Bekasi Temukan Pegawai Dimutilasi Tanpa Tangan dan Kaki dalam Freezer

Kronologi Bos Ayam Goreng di Bekasi Temukan Pegawai Dimutilasi Tanpa Tangan dan Kaki dalam Freezer

Kronologi penemuan mayat termutilasi di dalam freezer kios ayam goreng di kawasan Serang Baru, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.
Bulgaria Akui Timnas Indonesia Beda 'Level', Ole Romeny Jadi Pemain Kunci, hingga Beckham Putra Dipuji Pelatih Brasil

Bulgaria Akui Timnas Indonesia Beda 'Level', Ole Romeny Jadi Pemain Kunci, hingga Beckham Putra Dipuji Pelatih Brasil

3 berita Timnas terpopuler: Bulgaria akui Garuda lebih berkelas, Ole Romeny jadi kunci kemenangan versi media Belanda, hingga Beckham Putra dipuji pelatih Brasil.
Diorbitkan Shin Tae-yong ke Timnas Indonesia, Striker Liga Malaysia Ini Dapat Pembelaan dari John Herdman dan Disandingkan dengan Eks AC Milan

Diorbitkan Shin Tae-yong ke Timnas Indonesia, Striker Liga Malaysia Ini Dapat Pembelaan dari John Herdman dan Disandingkan dengan Eks AC Milan

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, tegas membela Ramadhan Sananta usai laga kontra Saint Kitts and Nevis usai sang striker menerima kritik tajam dari fans.
Daftar Harga Emas Pegadaian Senin 30 Maret: UBS, Antam dan Galeri24 Tak Berubah

Daftar Harga Emas Pegadaian Senin 30 Maret: UBS, Antam dan Galeri24 Tak Berubah

Posisi harga tersebut masih sama seperti yang tercatat pada Minggu pagi (29/3)

Trending

Pelatih Bulgaria Tak Habis Pikir, Bisa-bisanya Timnas Indonesia Lebih Ganas di FIFA Series Ketimbang Lawan Irak dan Arab Saudi

Pelatih Bulgaria Tak Habis Pikir, Bisa-bisanya Timnas Indonesia Lebih Ganas di FIFA Series Ketimbang Lawan Irak dan Arab Saudi

Pelatih Bulgaria tak habis pikir, bisa-bisanya Timnas Indonesia jauh tampil ganas di laga perdana FIFA Series 2026 ketimbang saat lawan Irak dan Arab Saudi.
Dedi Mulyadi Terkaget-kaget Saat Istri Ustaz Karawang Bongkar Fakta di Balik Dugaan Perselingkuhan: Ya Allah

Dedi Mulyadi Terkaget-kaget Saat Istri Ustaz Karawang Bongkar Fakta di Balik Dugaan Perselingkuhan: Ya Allah

​​​​​​​Dedi Mulyadi terkaget-kaget dengar pengakuan istri ustaz Karawang. Fakta baru dugaan perselingkuhan terungkap, kronologi pengeroyokan pun diluruskan.
Pelatih Brasil Blak-blakan soal Kualitas Beckham Putra, hingga Bintang Bulgaria Sadar Level Timnas Indonesia Lebih Berkelas

Pelatih Brasil Blak-blakan soal Kualitas Beckham Putra, hingga Bintang Bulgaria Sadar Level Timnas Indonesia Lebih Berkelas

Performa Timnas Indonesia di FIFA Series 2026 benar-benar jadi sorotan. Mulai dari pujian hingga sorotan tajam, berikut rangkuman tiga artikel terpopulernya.
Dikira Penipu hingga Dimaki, Dedi Mulyadi Justru Balas dengan Senyuman dan Transfer Rp25 Juta

Dikira Penipu hingga Dimaki, Dedi Mulyadi Justru Balas dengan Senyuman dan Transfer Rp25 Juta

Dikira penipu hingga dimaki, Dubernur Jabar Dedi Mulyadi justru balas dengan senyuman dan transfer bantuan sebesar Rp25 juta.
Kades Sabajaya Blak-blakan ke Dedi Mulyadi, Ungkap Kronologi Ustaz Karawang Dikeroyok Akibat Dugaan Perselingkuhan

Kades Sabajaya Blak-blakan ke Dedi Mulyadi, Ungkap Kronologi Ustaz Karawang Dikeroyok Akibat Dugaan Perselingkuhan

​​​​​​​Kades Sabajaya blak-blakan ke Dedi Mulyadi ungkap kronologi ustaz Karawang dikeroyok. Fakta baru terungkap, ternyata bukan tertangkap tangan seperti isu viral.
Kabar Buruk untuk Bulgaria Jelang Final FIFA Series 2026: Kritik Pedas Menghujani Timnas Mereka

Kabar Buruk untuk Bulgaria Jelang Final FIFA Series 2026: Kritik Pedas Menghujani Timnas Mereka

Meski menang telak 10-2 atas Kepulauan Solomon, Bulgaria justru mendapat kritik pedas dari publik sendiri jelang final FIFA Series 2026 kontra Timnas Indonesia.
Timnas Indonesia Dilanda Masalah Besar, John Herdman Kirim Pesan Penting untuk Suporter Garuda Jelang Hadapi Bulgaria

Timnas Indonesia Dilanda Masalah Besar, John Herdman Kirim Pesan Penting untuk Suporter Garuda Jelang Hadapi Bulgaria

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, mengirim pesan yang penting kepada para suporter. Sebab, skuad Garuda dilanda berbagai masalah menjelang duel melawan Bulgaria.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT