GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Netizen Ramai-ramai Soroti Misteri Amplop Cokelat Diterima Keluarga Arya Daru, Menduga Diplomat Muda Kemlu RI itu Tewas...

Misteri paket amplop cokelat diduga diterima keluarga diplomat muda Kemlu RI, Arya Daru Pangayunan alias ADP (39) kini memicu fakta terbaru dari netizen sejak dibahas Bambang Widjojanto.
Kamis, 14 Agustus 2025 - 15:12 WIB
Diplomat Kemlu RI yang tewas terbungkus lakban, Arya Daru Pangayunan dan sang istri, Meta Ayu Puspitantri
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Misteri paket amplop cokelat diduga diterima keluarga diplomat muda Kemlu RI, Arya Daru Pangayunan alias ADP (39) kini mencuri perhatian publik.

Kabar keluarga Arya Daru Pangayunan diduga menerima amplop cokelat berisi surat kosong disorot mantan Wakil Ketua KPK, Bambang Widjojanto alias BW.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam podcast YouTube pribadinya, BW mengatakan, dirinya dapat isu kalau keluarga Arya Daru menerima surat kosong.

BW menambahkan, surat kosong yang masih menjadi misterius tersebut mengandung pesan tersirat diduga dari Komnas HAM.

"Yang menarik adalah katanya ini perlu diklarifikasi dan konfirmasi lagi, keluarganya mendapatkan surat katanya seolah-olah itu dari Komnas HAM tapi isinya kosong," ujar BW dkutip dari podcast YouTube Bambang Widjojanto, Kamis (14/8/2025).

Diplomat muda Kemlu Arya Daru Pangayunan
Diplomat muda Kemlu Arya Daru Pangayunan
Sumber :
  • Kolase tvOnenews

 

Surat diduga dari Komnas HAM itu, menurut BW, tiidak boleh disepelekan walaupun isinya hanya kosong.

BW berspekulasi ada pesan yang disampaikan oleh Komnas HAM kepada keluarga Arya Daru.

Kebetulan, Komnas HAM pernah menyambangi keluarga dan orang tua Arya Daru di Jalan Damai, Ngaglik, Sleman pada Juli 2025 lalu.

Kedatangan rombongan Komnas HAM dengan tujuan untuk meminta keterangan membantu proses penyelidikan motif kematian Arya Daru.

Walau begitu, publik masih mengorek informasi kapan surat kosong tersebut diterima keluarga diplomat asal Sleman tersebut.

BW mengatakan, surat kosong ini diduga memberikan simbol misteri motif kematian Arya terindikasi bukan bunuh diri.

"Di situ ada bintang, ada love, dan ada bunga," tutur BW.

Mantan Wakil Ketua KPK Periode 2011-2015 ini masih percaya ada pelaku coba melakukan pembunuhan berencana kepada Arya.

"Saya kaitkan dengan tesis mengenai adanya pembunuh yang sangat profesional, itu menjadi menarik," tegasnya.

Atas hal ini, akun YouTube Doktorandus TV ikut membahas tuntas soal kejanggalan kematian Arya Daru, termasuk misteri simbol tiga gambar tersebut.

Meski surat kosong itu masih misterius, akun tersebut menyoroti kejanggalan berdasarkan hasil rekapan penjelasan saksi.

Salah satu kejanggalan surat misterius itu mengacu pada kondisi korban belanja di Mal Grand Indonesia (GI) pada Senin (7/7/2025) malam hari.

Arya Daru dikonfirmasi Dirreskrimum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Wira Satya Tripurta ditemani dua rekannya bernama Dion dan Vara.

Berdasarkan hasil rekaman CCTV ditampilkan Polda Metro Jaya, sosok Dion dan Vara menemani Arya.

Arya belanja untuk menyiapkan pembekalan terbang ke Finlandia dengan mengajak keluarga kecilnya.

Diplomat muda berusia 39 tahun ini kemudian pulang pakai taksi untuk menuju bandara, namun dibatalkan karena ingin ke gedung Kemlu RI.

Sontak, netizen berspekulasi surat tersebut ada hubungannya dengan sosok kedua rekan Arya yang disebut juga bekerja di Kemlu RI.

"Kalau dilihat dari lambang yang dikirim (love, bunga, bintang), sepertinya yang kirim paket sangat dekat, ini hanya dugaan saya," ucap @Kevmxxx.

Sebagian lainnya juga menyoroti terkait tiga lambang di dalam surat misterius itu.

"Itu cuma pengalihan pak, kasus ini memang digiring ke arah cinta segitiga & perselingkuhan agar semua terkecoh. Dari awal aku merasa sepertinya ADP ini tidak dieksekusi di kosannya," kata @Destxxx.

Kecurigaan ini muncul tak lekang tidak ditemukan adanya sidik jari dari pihak lain dari hasil rekonstruksi.

"Sepertinya saat di tangga darurat tersebut, ADP diculik. Makanya barang-barang korban tertinggal. CCTV selama ini beredar cuma pengalihan biar penyidik dan orang-orang terkecoh," lanjut dia.

Netizen lainnya juga menduga kalau polisi masih menyimpan bukti-bukti kuat yang sengaja disimpan dan belum diungkap ke publik.

"Memang maunya polisi ini tidak mau diungkap, ada keterlibatan orang besar mungkin," tuduh @Rismxxx.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Banyak ditutupi ini sangat menjurus ke rekayasa kasus," tukas @01noxxx.

(hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Geram Lihat Kekumuhan di Cirebon, Dedi Mulyadi Ungkap 4 Keraton akan Dipercantik: Kita Bukan Menjual Keraton

Geram Lihat Kekumuhan di Cirebon, Dedi Mulyadi Ungkap 4 Keraton akan Dipercantik: Kita Bukan Menjual Keraton

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menyoroti rendahnya durasi kunjungan wisatawan di Kota Cirebon yang rata-rata hanya bertahan satu hari. 
Akui Salah dan Minta Maaf, MC Lomba Cerdas Cermat MPR Ungkap Kesedihannya: Banyak yang Merayakan Jatuhnya Aku

Akui Salah dan Minta Maaf, MC Lomba Cerdas Cermat MPR Ungkap Kesedihannya: Banyak yang Merayakan Jatuhnya Aku

Akui salah dan minta maaf, Shindy Lutfiana MC Lomba Cerdas Cermat MPR RI Provinsi Kalimantan Barat ungkap kesedihan serta kejadian yang dialaminya usai viral.
Pesan Haru Kurniawan Dwi Yulianto Pada Mathew Baker Cs Usai Buat Timnas Indonesia U-17 Tersingkir di Piala Asia U-17

Pesan Haru Kurniawan Dwi Yulianto Pada Mathew Baker Cs Usai Buat Timnas Indonesia U-17 Tersingkir di Piala Asia U-17

Kekalahan Timnas Indonesia U-17 atas Jepang di Lapangan A Stadion King Abdullah Sport City, Jeddah, Selasa (12/5/2026) menutup perjuangan Kurniawan Dwi Yulianto di Piala Asia U-17. 
Reaksi Kurniawan Dwi Yulianto Usai Gagal Antarkan Timnas Indonesia U-17 ke Perempat Final Piala Asia: Mohon Maaf Atas Kegagalan Ini

Reaksi Kurniawan Dwi Yulianto Usai Gagal Antarkan Timnas Indonesia U-17 ke Perempat Final Piala Asia: Mohon Maaf Atas Kegagalan Ini

Kegagalan ke babak perempat final Piala Asia U-17 2026 ini memastikan Timnas Indonesia U-17 gagal kembali tampil di Piala Dunia U-17 untuk tiga edisi beruntun. 
Puluhan Santriwati di Pati Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual, LPSK Bongkar Fakta Mengerikan di Balik Sanksi Pesantren

Puluhan Santriwati di Pati Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual, LPSK Bongkar Fakta Mengerikan di Balik Sanksi Pesantren

Sebuah pondok pesantren di Tlogowungu, Kabupaten Pati, kini berada di bawah pengawasan ketat setelah munculnya dugaan skandal kekerasan seksual yang melibatkan santriwati. 
Kasus Chromebook Jadi Sorotan, Pengamat Sebut Tim Khusus Nadiem Langgar Hierarki Negara

Kasus Chromebook Jadi Sorotan, Pengamat Sebut Tim Khusus Nadiem Langgar Hierarki Negara

Pengamat kebijakan publik, Yanuar Winarko, menilai keberadaan tim khusus eksternal dalam kasus dugaan korupsi pengadaan Chromebook di Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) merupakan bentuk maladministrasi yang serius.

Trending

Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Berikut profil dan rekam jejak karier Indri Wahyuni, dewan juri Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI di Kalimantan Barat yang viral di media sosial.
Awalnya Disuruh Mijat dan Temani Tidur, Santriwati Ponpes Pati Ungkap Perbuatan Tak Pantas Kiai Ashari Selama Bertahun-tahun

Awalnya Disuruh Mijat dan Temani Tidur, Santriwati Ponpes Pati Ungkap Perbuatan Tak Pantas Kiai Ashari Selama Bertahun-tahun

Santriwati Pondok Pesantren Ndholo Kusumo, Pati, ungkap perbuatan tak pantas Kiai Ashari selama bertahun-tahun: Awalnya disuruh mijat hingga temani tidur.
Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Tak hanya dipastikan tersingkir, Qatar justru mendapatkan hukuman dari AFC imbas dari pertandingan melawan Timnas Indonesia U-17 di laga pekan kedua babak penyisihan grup Piala Asia U-17. 
AFC: Timnas Indonesia U-17 Alami Kekecewaan Paling Menyakitkan di Piala Asia U-17

AFC: Timnas Indonesia U-17 Alami Kekecewaan Paling Menyakitkan di Piala Asia U-17

Timnas Indonesia U-17 kalah dari Jepang dengan skor akhir 1-3 di Lapangan A Kawasan Stadion King Abdullah Sports City, Jeddah, pada Selasa (12/5/2026) malam. 
Jadi Satu-satunya yang Gagal ke Piala Dunia U-17 di Grup B, Tertutup Pintu Terakhir Timnas Indonesia U-17 Lolos Walau FIFA Sudah Izinkan

Jadi Satu-satunya yang Gagal ke Piala Dunia U-17 di Grup B, Tertutup Pintu Terakhir Timnas Indonesia U-17 Lolos Walau FIFA Sudah Izinkan

Skor akhir 3-1 kemenangan Jepang atas Timnas Indonesia U-17 di laga pekan terakhir Grup B memastikan perjalanan Timnas Indonesia U-17 di Piala Asia U-17 berakhir. 
Siswi SMAN 1 Pontianak yang Berani Koreksi Juri LCC Ditawari Beasiswa ke Tiongkok hingga Pekerjaan Setelah Lulus

Siswi SMAN 1 Pontianak yang Berani Koreksi Juri LCC Ditawari Beasiswa ke Tiongkok hingga Pekerjaan Setelah Lulus

Josepha Alexandra, siswi kelas 11 SMAN 1 Pontianak yang berani sanggah kekeliruan juri LCC 4 Pilar MPR RI di Kalbar ditawari beasiswa kuliah S1 ke Tiongkok.
MC Lomba Cerdas Cermat Ikut Terseret dalam Polemik Jawaban Siswi Disalahkan Juri, Kini Sampaikan Maaf

MC Lomba Cerdas Cermat Ikut Terseret dalam Polemik Jawaban Siswi Disalahkan Juri, Kini Sampaikan Maaf

Seusai Terseret dalam polemik jawaban siswi yang disalahkan juri Lomba Cerdas Cermat MPR RI, sang MC yang bertugas Shindy Lutfiana menyampaikan permohonan maaf
Selengkapnya

Viral