Netizen Ramai-ramai Soroti Misteri Amplop Cokelat Diterima Keluarga Arya Daru, Menduga Diplomat Muda Kemlu RI itu Tewas...
- Istimewa
Jakarta, tvOnenews.com - Misteri paket amplop cokelat diduga diterima keluarga diplomat muda Kemlu RI, Arya Daru Pangayunan alias ADP (39) kini mencuri perhatian publik.
Kabar keluarga Arya Daru Pangayunan diduga menerima amplop cokelat berisi surat kosong disorot mantan Wakil Ketua KPK, Bambang Widjojanto alias BW.
Dalam podcast YouTube pribadinya, BW mengatakan, dirinya dapat isu kalau keluarga Arya Daru menerima surat kosong.
BW menambahkan, surat kosong yang masih menjadi misterius tersebut mengandung pesan tersirat diduga dari Komnas HAM.
"Yang menarik adalah katanya ini perlu diklarifikasi dan konfirmasi lagi, keluarganya mendapatkan surat katanya seolah-olah itu dari Komnas HAM tapi isinya kosong," ujar BW dkutip dari podcast YouTube Bambang Widjojanto, Kamis (14/8/2025).

- Kolase tvOnenews
Surat diduga dari Komnas HAM itu, menurut BW, tiidak boleh disepelekan walaupun isinya hanya kosong.
BW berspekulasi ada pesan yang disampaikan oleh Komnas HAM kepada keluarga Arya Daru.
Kebetulan, Komnas HAM pernah menyambangi keluarga dan orang tua Arya Daru di Jalan Damai, Ngaglik, Sleman pada Juli 2025 lalu.
Kedatangan rombongan Komnas HAM dengan tujuan untuk meminta keterangan membantu proses penyelidikan motif kematian Arya Daru.
Walau begitu, publik masih mengorek informasi kapan surat kosong tersebut diterima keluarga diplomat asal Sleman tersebut.
BW mengatakan, surat kosong ini diduga memberikan simbol misteri motif kematian Arya terindikasi bukan bunuh diri.
"Di situ ada bintang, ada love, dan ada bunga," tutur BW.
Mantan Wakil Ketua KPK Periode 2011-2015 ini masih percaya ada pelaku coba melakukan pembunuhan berencana kepada Arya.
"Saya kaitkan dengan tesis mengenai adanya pembunuh yang sangat profesional, itu menjadi menarik," tegasnya.
Atas hal ini, akun YouTube Doktorandus TV ikut membahas tuntas soal kejanggalan kematian Arya Daru, termasuk misteri simbol tiga gambar tersebut.
Meski surat kosong itu masih misterius, akun tersebut menyoroti kejanggalan berdasarkan hasil rekapan penjelasan saksi.
Salah satu kejanggalan surat misterius itu mengacu pada kondisi korban belanja di Mal Grand Indonesia (GI) pada Senin (7/7/2025) malam hari.
Arya Daru dikonfirmasi Dirreskrimum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Wira Satya Tripurta ditemani dua rekannya bernama Dion dan Vara.
Berdasarkan hasil rekaman CCTV ditampilkan Polda Metro Jaya, sosok Dion dan Vara menemani Arya.
Arya belanja untuk menyiapkan pembekalan terbang ke Finlandia dengan mengajak keluarga kecilnya.
Diplomat muda berusia 39 tahun ini kemudian pulang pakai taksi untuk menuju bandara, namun dibatalkan karena ingin ke gedung Kemlu RI.
Sontak, netizen berspekulasi surat tersebut ada hubungannya dengan sosok kedua rekan Arya yang disebut juga bekerja di Kemlu RI.
"Kalau dilihat dari lambang yang dikirim (love, bunga, bintang), sepertinya yang kirim paket sangat dekat, ini hanya dugaan saya," ucap @Kevmxxx.
Sebagian lainnya juga menyoroti terkait tiga lambang di dalam surat misterius itu.
"Itu cuma pengalihan pak, kasus ini memang digiring ke arah cinta segitiga & perselingkuhan agar semua terkecoh. Dari awal aku merasa sepertinya ADP ini tidak dieksekusi di kosannya," kata @Destxxx.
Kecurigaan ini muncul tak lekang tidak ditemukan adanya sidik jari dari pihak lain dari hasil rekonstruksi.
"Sepertinya saat di tangga darurat tersebut, ADP diculik. Makanya barang-barang korban tertinggal. CCTV selama ini beredar cuma pengalihan biar penyidik dan orang-orang terkecoh," lanjut dia.
Netizen lainnya juga menduga kalau polisi masih menyimpan bukti-bukti kuat yang sengaja disimpan dan belum diungkap ke publik.
"Memang maunya polisi ini tidak mau diungkap, ada keterlibatan orang besar mungkin," tuduh @Rismxxx.
"Banyak ditutupi ini sangat menjurus ke rekayasa kasus," tukas @01noxxx.
(hap)
Load more