Hadiri Open House di Cikeas, Pengamat Nilai Upaya Relasasi Antara Anies Baswedan dan Partai Demokrat
- Sri Cahyani Putri/tvOne
Lebih lanjut, Habibi menilai kunjungan tersebut mengirimkan sinyal kepada publik bahwa Anies tetap aktif dan memiliki jaringan elite, sekaligus kepada lawan politik bahwa ia belum keluar dari arena.
“Ini merupakan political signaling tanpa deklarasi terbuka,” tegas Habibi.
Di sisi lain, kata Habibi, Demokrat saat ini sedang berhati-hati agar tidak kembali terjebak pada skenario politik yang merugikan seperti 2024.
Sikap Demokrat yang menegaskan sudah memiliki koalisi sendiri dikemukakan Habibi juga menunjukkan bahwa mereka ingin menjaga posisi tawar dan tidak terburu-buru mengunci pilihan politik.
“Posisi Demokrat menandakan sedang berhati-hati agar tidak terjebak kembali pada skenario yang merugikan seperti Pilpres 2024,” tambahnya.
Diketahui juru bicara Partai Demokrat, Herzaky Mahendra Putra menegaskan SBY dan AHY tidak membahas koalisi dengan mantan calon presiden Anies Baswedan saat halal bihalal di Cikeas, Jawa Barat.
Habibi menilai pernyataan tersebut harus dibaca sebagai bentuk pengendalian jarak politik.
Habibi menuturkan ke depan menuju Pilpres 2029 kondisi ini membuka dua kemungkinan besar.
Pertama, jika rekonsiliasi terjadi, maka Anies dan Demokrat dapat kembali membangun poros alternatif yang lebih matang dengan belajar dari pengalaman sebelumnya.
Kedua, jika trauma politik 2024 masih dominan, Demokrat kemungkinan memilih jalur sendiri atau tetap berkoalisi dengan Prabowo Subianto sehingga Anies harus mencari kendaraan politik lain.
"Hubungan ini masih bersifat fluid coalition, cair penuh peluang, namun sarat ketidakpastia yang akan sangat ditentukan oleh kepentingan elektoral, eskalasi politik, dan momentum menuju kontestasi 2029," pungkasnya.(raa)
Load more