Inovasi Mojokerto Jadi Sorotan Nasional, BSKDN Kemendagri Dorong Daerah Lain Meniru
- Kemendagri
Jakarta, tvOnenews.com - Kepala Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Kementerian Dalam Negeri, Yusharto Huntoyungo, mengapresiasi konsistensi Pemerintah Kota Mojokerto dalam menjaga keberlanjutan inovasi daerah.
Pasalnya, komitmen tersebut membuat Kota Mojokerto mampu mempertahankan predikat daerah sangat inovatif selama lima tahun berturut-turut.
Hak itu disampaikan Yusharto saat menjadi pembicara dalam kegiatan Strategi Penguatan Kebijakan dan Sinergi Inovasi Daerah Kota Mojokerto di Pendopo Sabha Kridatama, Selasa (19/5/2026).
Dalam paparannya, Yusharto menegaskan bahwa inovasi daerah merupakan amanat Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah.
Regulasi tersebut memberi ruang bagi pemerintah daerah untuk menghadirkan inovasi dalam tata kelola pemerintahan demi meningkatkan pelayanan publik dan pembangunan daerah.
“Saya ingin mencoba untuk mengingatkan kembali dasar hukum pelaksanaan kegiatan ini, kita bekerja berdasarkan Undang-Undang 23 Tahun 2014 terutama di mana pemerintah daerah melaksanakan inovasi daerah dan dilaporkan pada pemerintah pusat,” ujar Yusharto, dikutip Rabu (20/5/2026).
Ia menjelaskan, penilaian inovasi daerah yang dilakukan Kemendagri tidak hanya menyasar daerah berprestasi, tetapi juga seluruh pemerintah daerah di Indonesia. Penilaian tersebut bertujuan memetakan posisi dan keunggulan masing-masing daerah dalam pengembangan inovasi.
“Penilaian inovasi ini bukan hanya dilakukan pada daerah yang berprestasi tetapi juga seluruh daerah, dengan demikian kita bisa mengetahui posisi relatif antara satu daerah dengan daerah lain, dan mengetahui keunggulan masing-masing daerah” katanya.
Menurut Yusharto, pemerintah terus mendorong penguatan inovasi daerah melalui pemberian penghargaan dan insentif fiskal. Saat ini, pihaknya tengah membahas distribusi dana insentif fiskal bersama Kementerian Keuangan, dengan salah satu indikator penilaian berasal dari capaian inovasi daerah.
“2026 ini kami sampaikan kami sedang melakukan pembahasan dengan Kementerian Keuangan untuk distribusi anggaran dana insentif fiskal, di antaranya menjadi penentu adalah daerah terinovatif,” ungkapnya.
Dalam kesempatan itu, Yusharto juga memberikan apresiasi khusus kepada Kota Mojokerto yang dinilai mampu menjaga kesinambungan inovasi secara konsisten. Berdasarkan hasil Indeks Inovasi Daerah (IID) 2025, Kota Mojokerto kembali meraih predikat sangat inovatif dengan skor 95,43 dan menempati posisi pertama kategori kota secara nasional. Prestasi tersebut memperpanjang tren positif yang diraih sejak 2021.
“Banyak sekali contoh-contoh dari Kota Mojokerto yang sering saya lihat untuk menjadi contoh bagi daerah-daerah lain, dari Inovasi Gempah Genting menjadi Gempa Genting Ning Emi itu menunjukkan bahwa ada keberlanjutan dalam pelaksanaan inovasi di Kota Mojokerto,” ujarnya.
Meski demikian, Yusharto menilai pengembangan inovasi di Indonesia masih menghadapi sejumlah tantangan. Beberapa di antaranya ialah keterbatasan pendanaan, lemahnya hilirisasi inovasi, serta belum kuatnya budaya inovasi di kalangan pemangku kepentingan.
"Syukurnya bulan Januari kemarin (2026) Bapak Presiden telah menambahkan alokasi anggaran untuk meningkatkan pengembangan inovasi. Harapannya ini nanti akan berdampak baik terhadap iklim inovasi kita ke depannya,"
Untuk memperkuat ekosistem inovasi, Yusharto juga mendorong pemerintah daerah membangun kolaborasi pentahelix yang melibatkan pemerintah, perguruan tinggi, industri, dan masyarakat. Menurutnya, inovasi tidak akan berkembang optimal tanpa sinergi antarpemangku kepentingan.
Ia berharap Kota Mojokerto dapat terus mempertahankan budaya inovasi sekaligus menjadi role model bagi daerah lain dalam menghadirkan layanan publik yang cepat, mudah, efektif, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi serta kebutuhan masyarakat.
"Selamat untuk Bapak/Ibu, Kota Mojokerto telah banyak menunjukan inovasi-inovasi yang begitu bagus. Kami yakin Mojokerto dapat terus menjadi contoh bagi daerah-daerah lain, sehingga menjadi inspirasi bagi daerah lain untuk terus berinovasi," pungkasnya. (rpi)
Load more