News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Terungkap! Pelajar MAN 3 Padang Diduga Belajar Merakit Bom dari Internet, Polisi Dalami Motif Perundungan

Polda Sumbar dan Densus 88 mendalami ledakan di MAN 3 Padang. Pelajar berusia 17 tahun diduga belajar merakit bom dari internet dan terinspirasi kasus bom sekolah sebelumnya
Rabu, 15 Juli 2026 - 17:04 WIB
Ilustrasi Dugaan perundungan (bullying) di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 3 Padang, Sumatera Barat
Sumber :
  • Gambar ilustrasi AI

tvOnenews.com - Kasus ledakan yang terjadi di lingkungan Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 3 Padang, Sumatera Barat, mengejutkan dunia pendidikan dan menjadi perhatian aparat penegak hukum.Ā 

Peristiwa yang terjadi pada Selasa (14/7/2026) sekitar pukul 11.30 WIB itu mendorong Polda Sumatera Barat bersama Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Mabes Polri melakukan penyelidikan menyeluruh untuk mengungkap asal-usul bahan peledak, motif pelaku, hingga kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Peristiwa ini kembali menyoroti ancaman penyalahgunaan informasi di internet. Di tengah mudahnya akses terhadap berbagai konten digital, aparat menemukan indikasi bahwa pelaku mempelajari cara merakit bahan peledak secara daring dan memperoleh sebagian material melalui platform belanja online.Ā 

Temuan tersebut memperkuat pentingnya pengawasan terhadap aktivitas digital, khususnya di kalangan remaja.

Beruntung, insiden tersebut tidak menimbulkan korban jiwa maupun korban luka. Namun, keberhasilan aparat mengamankan satu bom rakitan lain yang belum sempat meledak menunjukkan bahwa potensi bahaya dalam kasus ini sangat besar.Ā 

Polisi pun masih terus mendalami seluruh keterangan pelaku, memeriksa para saksi, serta melakukan analisis forensik terhadap barang bukti yang ditemukan.

Bom Rakitan Ditemukan Satpam Sekolah, Densus 88 Turun Tangan

Juru Bicara Densus 88 Antiteror Kombes Pol. Mayndra Eka Wardhana menjelaskan, benda yang diduga sebagai bom rakitan pertama kali ditemukan oleh petugas keamanan sekolah.Ā 

Setelah menerima laporan dari pihak sekolah, kepolisian langsung mendatangi lokasi untuk melakukan sterilisasi dan olah tempat kejadian perkara.

Terungkap! Pelajar MAN 3 Padang Diduga Belajar Merakit Bom dari Internet, Polisi Dalami Motif Perundungan
Terungkap! Pelajar MAN 3 Padang Diduga Belajar Merakit Bom dari Internet, Polisi Dalami Motif Perundungan
Sumber :
  • Mediahub Polri

"Dari pemeriksaan awal, petugas mengamankan sejumlah barang, antara lain kotak hitam, tas hitam, telepon genggam, petasan, pisau, anak panah, kelereng, baut, dan beberapa barang lainnya," jelas Kombes Pol. Mayndra.

Dalam penyelidikan awal, polisi kemudian mengamankan seorang pelajar berinisial R (17) yang diduga memiliki barang-barang tersebut.

Menurut Mayndra, identitas orang yang diduga menjadi sasaran aksi pelaku masih berdasarkan pengakuan awal sehingga belum dapat dipastikan.

"Identitas korban yang disebut sebagai sasaran rencana tindakan berasal dari keterangan pelaku dan masih memerlukan pendalaman. Pelaku juga mengaku mempelajari pembuatan bahan peledak secara daring dan terinspirasi oleh peristiwa bom di SMA Negeri 72 Jakarta pada tahun 2025. Motif tersebut masih dalam proses pendalaman oleh tim penyelidik," ujarnya.

Ia menegaskan, hingga kini tidak ada korban jiwa maupun korban luka akibat insiden tersebut. Seluruh barang bukti telah diamankan untuk kepentingan penyidikan.

Pelaku Diduga Belajar Merakit Bom Lewat Internet

Hasil pemeriksaan sementara menunjukkan perangkat peledak diduga dirakit sendiri oleh pelaku di rumah tanpa diketahui orang tuanya.

Polisi mengungkap bahan-bahan pembuat bom diperoleh melalui aplikasi belanja daring, kemudian dirakit secara mandiri berdasarkan informasi yang dipelajari dari internet.

Selain itu, pelaku juga mengaku aktif bergabung dalam sejumlah grup daring yang membahas cara pembuatan bahan peledak.

"Seluruh pengakuan tersebut masih dalam proses verifikasi dan pendalaman lebih lanjut oleh aparat penegak hukum," kata Kombes Pol. Mayndra.

Dalam perkembangan penyelidikan, aparat juga mendalami dugaan motif pelaku. Berdasarkan pengakuan sementara, aksi tersebut diduga dipicu rasa dendam karena pelaku mengaku kerap menjadi korban perundungan atau bullying di lingkungan sekolah.

Meski demikian, kepolisian menegaskan motif tersebut masih perlu dibuktikan melalui pemeriksaan saksi, analisis barang bukti, serta pemeriksaan psikologis terhadap pelaku.

Dalam insiden itu, satu bom berdaya ledak rendah sempat meledak. Sementara bom rakitan lainnya berhasil diamankan Tim Gegana sebelum sempat meledak sehingga tidak menimbulkan korban.

Polisi Dalami Unsur Pidana, Pelaku Terancam Dijerat UU Darurat dan KUHP

Polda Sumatera Barat bersama Densus 88 Antiteror masih terus memeriksa sejumlah saksi, termasuk pihak sekolah dan orang-orang yang mengetahui aktivitas pelaku sebelum kejadian.

Secara hukum, apabila terbukti membuat, memiliki, menyimpan, atau menguasai bahan peledak tanpa hak, pelaku dapat dijerat Undang-Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951, khususnya Pasal 1 ayat (1), yang mengatur larangan memiliki, membawa, menyimpan, menguasai, membuat, memperoleh, atau menggunakan bahan peledak tanpa izin.Ā 

Pelanggaran terhadap ketentuan tersebut dapat dikenai ancaman pidana yang sangat berat, termasuk pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara dengan jangka waktu tertentu, sesuai hasil pembuktian di pengadilan.

Selain itu, apabila penyidikan menemukan adanya unsur ancaman terhadap keselamatan umum, penyidik juga dapat menerapkan ketentuan dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) terkait perbuatan yang membahayakan keamanan publik.

Karena pelaku masih berusia 17 tahun, proses hukum dilakukan mengacu pada Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak (SPPA).Ā 

Undang-undang tersebut mengatur bahwa anak yang berhadapan dengan hukum tetap diproses secara pidana dengan mengedepankan prinsip perlindungan anak, pemulihan, serta kepentingan terbaik bagi anak tanpa mengabaikan pertanggungjawaban hukum atas perbuatannya.

Kasus ledakan di MAN 3 Padang menjadi peringatan bahwa pengawasan terhadap akses informasi digital, edukasi mengenai bahaya radikalisasi dan perakitan bahan peledak, serta pencegahan perundungan di lingkungan sekolah harus dilakukan secara bersamaan.Ā 

Aparat memastikan penyelidikan akan terus dikembangkan untuk mengungkap seluruh fakta dan memastikan tidak ada pihak lain yang terlibat dalam peristiwa tersebut. (udn)
Ā 

Ā 
Ā 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

51,9 Juta Kendaraan Tunggak Pajak, Jasa Raharja Dorong Integrasi Data

51,9 Juta Kendaraan Tunggak Pajak, Jasa Raharja Dorong Integrasi Data

PT Jasa Raharja (Persero) turut serta dalam kegiatan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Samsat Tahun 2026 bertajuk 'Sinergi Pelayanan Samsat yang Profesional dalam Mendukung Optimalisasi Penerimaan PKB, BBNKB, PNBP, dan SWDKLLJ, Opsen PKB, serta Opsen BBNKB' di Bandar Lampung.
Perkuat Kredibilitas PFII, MAPPI Dorong Penguatan Profesi Penilai Lewat Undang-Undang

Perkuat Kredibilitas PFII, MAPPI Dorong Penguatan Profesi Penilai Lewat Undang-Undang

Masyarakat Profesi Penilai Indonesia (MAPPI) menyuarakan pentingnya percepatan pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Penilai agar dapat berjalan beriringan dengan RUU Pusat Finansial Internasional Indonesia (PFII).Ā 
Japan Open 2026: Tantang Huang Yu-Hsun di Babak 16 Besar, Putri KW Usung Misi Balas Dendam

Japan Open 2026: Tantang Huang Yu-Hsun di Babak 16 Besar, Putri KW Usung Misi Balas Dendam

Tunggal putri Indonesia, Putri Kusuma Wardani, berhasil melangkah ke 16 besar Japan Open 2026 usai meraih kemenangan di babak kedua.
Rekap Hasil Japan Open 2026, Rabu 15 Juli: Fajar/Fikri Ngamuk, 5 Wakil Indonesia Lolos ke Babak Kedua

Rekap Hasil Japan Open 2026, Rabu 15 Juli: Fajar/Fikri Ngamuk, 5 Wakil Indonesia Lolos ke Babak Kedua

Rekap hasil Japan Open 2026, di mana ada sebanyak enam wakil Indonesia lolos ke babak kedua, termasuk Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri.
Half Time Show Ala Superbowl, FIFA Dapat Dukungan Ubah Regulasi Durasi Waktu Jeda Babak Final Piala Dunia 2026

Half Time Show Ala Superbowl, FIFA Dapat Dukungan Ubah Regulasi Durasi Waktu Jeda Babak Final Piala Dunia 2026

Di tengah kritik yang bermunculan, salah satu tokoh industri penyelenggaraan acara dunia justru memberikan pembelaan penuh terhadap langkah FIFA mengubah waktu jeda istirahat antar babak dari 15 menit menjadi 25 menit.
Klasemen SEA V Cup 2026, Rabu 15 Juli: Thailand dan Kamboja Kuasai Puncak

Klasemen SEA V Cup 2026, Rabu 15 Juli: Thailand dan Kamboja Kuasai Puncak

Klasemen SEA V Cup 2026, di mana Kamboja mampu membuat kejutan dengan bertengger di posisi puncak bersama Thailand.

Trending

Jelang Musda, Kader Demokrat Aceh Kirim Surat Terbuka ke AHY, Ini Isinya

Jelang Musda, Kader Demokrat Aceh Kirim Surat Terbuka ke AHY, Ini Isinya

Menjelang pelaksanaan Musyawarah Daerah DPD Partai Demokrat Aceh, Bendahara DPD Nurdiansyah Alasta menyampaikan surat terbuka kepada Ketua Umum DPP Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).
Indonesia Bebaskan Visa Kunjungan untuk Warga Kazakhstan Mulai 9 Juli 2026

Indonesia Bebaskan Visa Kunjungan untuk Warga Kazakhstan Mulai 9 Juli 2026

Indonesia membebaskan visa kunjungan untuk warga Kazakhstan mulai 9 Juli 2026.
Fakta Baru Terungkap, Pelaku Curat dan Pembunuhan Driver Ojol di Tangerang Ternyata Sempat Ingin Bunuh Diri

Fakta Baru Terungkap, Pelaku Curat dan Pembunuhan Driver Ojol di Tangerang Ternyata Sempat Ingin Bunuh Diri

Polisi mengungkap fakta baru dibalik insiden pencurian disertai kekerasan (curat) dan pembunuhan terhadap pengemudi ojol berinisial ATPĀ di basecamp ojol Tangerang.
Pemkab Tapteng Terima Tambahan Dana TKD Rp123,7 Miliar untuk Pemulihan Pascabencana

Pemkab Tapteng Terima Tambahan Dana TKD Rp123,7 Miliar untuk Pemulihan Pascabencana

Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah (Pemkab Tapteng) menerima tambahan dana Transfer ke Daerah (TKD) sebesar Rp.123.727.112.000.
3 Shio yang Kisah Cintanya Tiba-tiba Berubah di Kamis 16 Juli 2026, Kelinci Paling Manis

3 Shio yang Kisah Cintanya Tiba-tiba Berubah di Kamis 16 Juli 2026, Kelinci Paling Manis

Ramalan cinta 12 shio Kamis 16 Juli 2026 sudah hadir! Ada 3 shio yang kisah cintanya tiba-tiba berubah besok, cek shiomu dan siapkan hatimu untuk kejutan!
7 Zodiak Paling Beruntung soal Karier Besok 16 Juli 2026: Leo Tampil Percaya Diri, Capricorn Raih Kesempatan Ema

7 Zodiak Paling Beruntung soal Karier Besok 16 Juli 2026: Leo Tampil Percaya Diri, Capricorn Raih Kesempatan Ema

Ramalan karier besok, 16 Juli 2026, membawa kabar baik bagi tujuh zodiak. Simak apakah zodiak Anda termasuk yang paling beruntung di dunia kerja.
Terungkap Motif Sebenarnya Pelaku Teror Bom di SDN Srengseng Sawah 15: Tersinggung Gegara Seragam Sekolah

Terungkap Motif Sebenarnya Pelaku Teror Bom di SDN Srengseng Sawah 15: Tersinggung Gegara Seragam Sekolah

Polres Metro Jakarta Selatan mengungkap motif pria berinisial MY (34) melancarkan aksi teror bom di SDN Srengseng Sawah 15, Jagakarsa, Jakarta Selatan, pada Senin (13/7).
Selengkapnya

Viral