Polres Metro Jakarta Selatan: Senpi di TKP Pria Tewas di Hotel Kuningan Milik Legal Korban WH
- tvOnenews - wildan
Jakarta, tvOnenews.com - Polres Metro Jakarta Selatan menyebutkan senjata api (senpi) yang ditemukan di lokasi pria yang tewas berinisial WH (47) di sebuah hotel di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, merupakan senjata yang dimiliki secara legal oleh korban.
"Kemudian setelah dicek memang senjata ini adalah senjata legal, yang bersangkutan memiliki senjata api," kata Kepala Seksi Humas Polres Metro Jakarta Selatan AKP Joko Adi kepada wartawan di Polres Metro Jakarta Selatan, Senin (20/7/2026).
Joko mengatakan polisi telah melakukan pemeriksaan terhadap identitas korban, senjata api yang ditemukan di tempat kejadian perkara (TKP) dan dokumen kepemilikan senjata tersebut.
Selain itu, polisi juga mencocokkan sidik jari yang terdapat pada senjata dengan sidik jari korban.
"Kemudian dari hasil sidik jari di senjata yang ditemukan di TKP dibandingkan dengan sidik jari korban itu identik. Yang artinya bahwa yang memegang senjata api adalah korban," katanya.
Hingga kini, penyidik belum menemukan adanya keterlibatan pihak lain dalam peristiwa tersebut.
"Jadi dari hasil penyelidikan dari kepolisian, sampai saat ini kami belum menemukan keterlibatan pihak lain terkait meninggalnya korban ini," ucapnya.
Polisi juga telah memeriksa kembali sopir pribadi korban sebagai bagian dari pendalaman penyelidikan.
Menurut Joko, keluarga korban memahami bahwa peristiwa tersebut merupakan musibah dan hingga kini tidak mempermasalahkan hasil penyelidikan sementara.
"Artinya keluarga menyadari bahwa ini musibah yang dialami oleh korban. Artinya pun keluarga juga menyadari diduga ini tidak ada keterlibatan pihak lain," ucapnya.
Terkait penanganan perkara, Joko menyebut kepolisian telah membuat laporan polisi model A dan tetap menjalin komunikasi dengan pihak keluarga.
Seperti diberitakan, seorang pria inisial WH (47) ditemukan tewas dengan senjata api (senpi) di balkon kamar hotel kawasan Kuningan, Jakarta Selatan pada Rabu (15/7) malam.
Pria tersebut diduga memiliki masalah rumah tangga dengan sang istri.
Ia mengungkapkan WH selaku suami merasa bersalah dalam hubungan, sehingga ia bersama istri sedang berusaha memperbaiki hubungan.
Sang pria lantas memutuskan menginap di hotel dan diantarkan oleh sopir yang kemudian berada di parkiran.
Load more