News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Motif Oknum Dokter Diduga Rudapaksa Anak Kandung Sendiri di Bandung Terungkap

Ditres PPA dan PPO Polda Jawa Barat (Polda Jabar) mengungkap penyebab oknum dokter di Bandung diduga mencabuli dan perkosa anak kandung karena sangat sayang.
Jumat, 23 Oktober 2026 - 16:44 WIB
Ilustrasi pencabulan anak
Sumber :
  • ANTARA

Bandung, tvOnenews.com - Ditres PPA dan PPO Polda Jawa Barat (Polda Jabar) menetapkan seorang oknum dokter berinisial IS (37) asal Bandung sebagai tersangka dalam kasus dugaan pencabulan dan pemerkosaan terhadap C, anak kandung sendiri yang baru berusia empat tahun.

Penetapan tersebut terjadi setelah oknum dokter IS ditangkap oleh tim gabungan Direktorat PPA dan PPO Polda Jabar di Apartemen Grandhika, Bekasi Timur pada Rabu (21/10/2026). Dalam kesempatan yang sama, polisi juga berhasil mengamankan korban yang dibawa kabur oleh pelaku.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selepas itu, Polda Jabar telah mendapatkan dua alat bukti yang sah dan cukup sebagai dasar oknum dokter tersebut ditetapkan menjadi tersangka, di antaranya keterangan saksi, hasil pemeriksaan medis, serta keterangan ahli.

Direktur Ditres PPA dan PPO Polda Jabar, Kombes Pol Rumi Untari mengungkapkan motif IS diduga rudapaksa anak kandung sendiri. Hal ini dipicu karena keregangan hubungan rumah tangganya dengan sang istri, MS.

"Alasan pelaku membawa korban karena hubungan suami istri ini kurang baik. Saat itu mereka lagi ada proses perceraian sehingga ada perebutan dugaan hak asuh antara si bapak dan ibunya," ujar Rumi saat dihubungi tvOne, Jumat (23/10/2026).

Perebutan Hak Asuh Anak

Ia menjelaskan, mulanya sang ibu yang kerap membawa anak kandungnya berinisial C. Kemudian, ayahnya sangat kesulitan untuk mengasuh anaknya.

Setelah sekian lama, oknum dokter tersebut akhirnya mendapat jatah untuk mengasuh anaknya. Di momen ini, kedekatan sang anak dan ayahnya sulit terpisahkan.

Kedekatan keduanya terungkap saat pihak kepolisian ingin melakukan tes visum terhadap korban. Anaknya bahkan histeris ketika dipisahkan oleh ayahnya.

"Kita akui ada kedekatan antara si bapak dengan anak. Kemarin waktu kita pisahkan dengan bapaknya cukup agak sulit karena si anak histeris," terangnya.

Oknum Dokter Sayang Anak Kandung

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lebih lanjut, Rumi mengungkapkan hasil visum terhadap korban sangat mendukung dengan proses penyelidikan yang dilakukan oleh pihak kepolisian. Namun demikian, pelaku berkali-kali tetap membantah tuduhan telah melakukan pencabulan maupun pemerkosaan kepada anak kandung.

"Pelaku lagi-lagi tidak mengakui perbuatannya karena memang alasannya sangat sayang sama anaknya, tapi memang tak mengaku," jelasnya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

IHSG Naik Tiga Hari Beruntun, Pemerintah Dinilai Mulai Kembali Mendapat Kepercayaan Investor

IHSG Naik Tiga Hari Beruntun, Pemerintah Dinilai Mulai Kembali Mendapat Kepercayaan Investor

Pengamat politik Hendri Satrio menilai tren positif tersebut tidak semata-mata menggambarkan kondisi pasar saham, tetapi juga mencerminkan persepsi publik terhadap kemampuan pemerintah menjaga stabilitas ekonomi.
OJK Jatuhkan Denda Total Rp2,52 Triliun kepada Ratusan Pelanggar Hukum Pasar Modal

OJK Jatuhkan Denda Total Rp2,52 Triliun kepada Ratusan Pelanggar Hukum Pasar Modal

OJK telah mengenakan sanksi administratif berdasarkan hasil pemeriksaan kasus berupa denda sebesar Rp2,23 triliun kepada 166 pihak per Oktober 2026.
AFC Resmi Dukung Gianni Infantino Kembali Jadi Presiden FIFA

AFC Resmi Dukung Gianni Infantino Kembali Jadi Presiden FIFA

AFC menyatakan dukungan kepada Gianni Infantino untuk kembali menjadi Presiden FIFA. Shaikh Salman menegaskan arti persatuan sepak bola Asia di Kongres Tokyo.
Kabut Asap Karhutla dan Kekeringan di Ketapang, 20.250 Masker hingga Puluhan Ribu Liter Air Disalurkan

Kabut Asap Karhutla dan Kekeringan di Ketapang, 20.250 Masker hingga Puluhan Ribu Liter Air Disalurkan

Kabut asap karhutla dan kekeringan melanda Ketapang, Kalimantan Barat. Sebanyak 20.250 masker dan 72.000 liter air baku disalurkan kepada warga yang terdampak.
Mobil Mewah BMW Disita KPK Terkait Dugaan TPPU Bupati Pekalongan Nonaktif Fadia Arafiq

Mobil Mewah BMW Disita KPK Terkait Dugaan TPPU Bupati Pekalongan Nonaktif Fadia Arafiq

Penggeledahan dilakukan lembaga anti rausah tersebut dalam upaya mendalami dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang disinyalir melibatkan Fadia Arafiq.
Sejarah Tercipta di Nagoya Usai Berhasil Ratri/Hikmat Bawa Pulang Medali Emas Asian Para Games 2026

Sejarah Tercipta di Nagoya Usai Berhasil Ratri/Hikmat Bawa Pulang Medali Emas Asian Para Games 2026

Kontingen Indonesia menambah pundi-pundi medali emas di gelaran Asian Para Games 2026 lewat pasangan Leani Ratri Oktila/Hikmat Ramdani cabor para bulu tangkis.

Trending

Kronologi Eks Kopassus Dibacok Tetangga Rumah di Cakung, Langsung Balas Banting Pelaku

Kronologi Eks Kopassus Dibacok Tetangga Rumah di Cakung, Langsung Balas Banting Pelaku

Seorang mantan anggota Kopassus inisial MF (49) menjadi korban pembacokan oleh tetangganya sendiri, JB (57), hanya karena masalah sepele terkait renovasi rumah.
Mantan Anggota TNI Dibacok Tetangga Gegara Renovasi Rumah di Cakung, Alami Luka di Kepala

Mantan Anggota TNI Dibacok Tetangga Gegara Renovasi Rumah di Cakung, Alami Luka di Kepala

Eks anggota TNI berinisial MF (49) luka-luka usai dibacok tetangganya, akibat masalah renovasi rumah di Perumahan JGC, Cakung, Jakarta Timur, Kamis (22/10).
Jadwal KRL Hari Ini 23 Oktober 2026 Rute Bogor-Jakarta Kota, Cek Dulu Sebelum Berangkat

Jadwal KRL Hari Ini 23 Oktober 2026 Rute Bogor-Jakarta Kota, Cek Dulu Sebelum Berangkat

Cek jadwal KRL hari ini 23 Oktober 2026 rute Bogor-Jakarta Kota sebelum berangkat. Perlu dicatat, jadwal KRL bisa berubah sewaktu-waktu sesuai dengan kebijakan operasional.
Park Hang-seo Ungkap Alasan Thailand Terus Kalah dari Vietnam, Pernyataannya Picu Kontroversi

Park Hang-seo Ungkap Alasan Thailand Terus Kalah dari Vietnam, Pernyataannya Picu Kontroversi

Pemilik Kanchanaburi FC menegaskan dukungannya kepada Park Hang-seo di tengah kontroversi akibat kritik keras terhadap wasit Thailand. Ia memastikan posisi.
Eks Kopassus Dibacok di Cakung, Pelaku dan Korban Sama-Sama Terluka dan Dirawat di Rumah Sakit Berbeda

Eks Kopassus Dibacok di Cakung, Pelaku dan Korban Sama-Sama Terluka dan Dirawat di Rumah Sakit Berbeda

Eks anggota Kopassus menjadi korban pembacokan di Perumahan JGC, Cakung Timur, Jakarta Timur. Dalam peristiwa ini, korban dan pelaku sama-sama terluka namun dibawa ke rumah sakit berbeda.
Diakui 11 Negara ASEAN, Wamen Investasi Raih Honorary Fellow Award di CAFEO 44 atas Kontribusi Hilirisasi

Diakui 11 Negara ASEAN, Wamen Investasi Raih Honorary Fellow Award di CAFEO 44 atas Kontribusi Hilirisasi

Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi/Wakil Kepala BKPM, Todotua Pasaribu, menerima penghargaan Honorary Fellow Award dalam ajang 44th CAFEO 44 yang digelar di Bandung. 
Peringati Hari Santri Nasional, 1 Juta Liter Air Disalurkan ke Daerah Terdampak Kekeringan dan Karhutla

Peringati Hari Santri Nasional, 1 Juta Liter Air Disalurkan ke Daerah Terdampak Kekeringan dan Karhutla

Momentum Hari Santri Nasional yang jatuh pada Kamis (22/10) diperingati dengan cara yang berbeda oleh Badan Eksekutif Mahasiswa Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama (BEM PTNU) Se-Nusantara. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT