News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Media Sosial Bisa Memperbesar Polarisasi? Ini Ancaman Perang Kognitif bagi Demokrasi Indonesia

Algoritma media sosial dapat memengaruhi persepsi dan memperbesar polarisasi? Simak tantangan perang kognitif bagi demokrasi Indonesian di tengah derasnya arus
Jumat, 16 Oktober 2026 - 02:32 WIB
Media Sosial Bisa Memperbesar Polarisasi? Ini Ancaman Perang Kognitif bagi Demokrasi Indonesia
Sumber :
  • ist

Diskusi itu turut mengidentifikasi tiga bentuk erosi kepercayaan. Pertama, erosi vertikal, yaitu melemahnya kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah dan institusi negara. Kedua, erosi horizontal, berupa meningkatnya kecurigaan dan polarisasi antarkelompok. Ketiga, erosi epistemik, yakni kesulitan membedakan fakta yang dapat diverifikasi dari narasi menyesatkan.

“Demokrasi membutuhkan ruang bagi perbedaan pendapat. Tantangannya adalah mencegah polarisasi dan manipulasi informasi tanpa menutup ruang kritik serta partisipasi masyarakat,” ujar Dosen Ilmu Politik Unpad, Dr. Yusa Djuyandi, S.I.P., M.Si..

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pembahasan bersama akademisi dan mahasiswa Pascasarjana Ilmu Politik Unpad juga mencakup hubungan antara mobilisasi melalui media sosial dan perubahan kebijakan formal. Ketika perbedaan politik berubah menjadi permusuhan berkepanjangan, ruang dialog dapat menyempit dan kemampuan masyarakat menyelesaikan persoalan melalui argumentasi ikut melemah.

Empat Pilar Ketahanan Demokrasi Tanpa Membungkam Kritik

Untuk menghadapi tantangan perang kognitif, diskusi menyoroti empat pilar ketahanan demokrasi, yaitu integritas informasi, legitimasi kelembagaan, ketahanan sosial, dan keadilan struktural.

Integritas informasi membutuhkan akses terhadap fakta, klarifikasi yang cepat, dan komunikasi publik yang transparan. Pemerintah perlu menjelaskan kebijakan berdasarkan bukti serta membuka akses informasi agar masyarakat dapat memeriksa klaim secara mandiri. Komunikasi yang lambat atau tidak konsisten berisiko memperlebar ruang bagi spekulasi.

Legitimasi kelembagaan berkaitan dengan kepercayaan publik yang dibangun melalui akuntabilitas dan konsistensi tindakan. Sementara itu, ketahanan sosial memerlukan ruang dialog yang memungkinkan masyarakat dengan pandangan berbeda bertukar argumen tanpa saling meniadakan. 

Adapun keadilan struktural menegaskan bahwa persoalan informasi tidak dapat dipisahkan dari keresahan nyata, seperti tekanan ekonomi dan ketidakpuasan terhadap kebijakan publik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Literasi digital juga menjadi bagian penting dari upaya tersebut. Masyarakat perlu memeriksa sumber asli, membandingkan informasi dari beberapa sumber tepercaya, memahami konteks video atau gambar, serta tidak langsung menyebarkan konten hanya karena memicu kemarahan. Jumlah tanda suka, komentar, atau tayangan tidak cukup untuk membuktikan kebenaran sebuah klaim maupun mewakili pendapat mayoritas.

Di tingkat kelembagaan, koordinasi lintas instansi dan pemanfaatan sumber informasi terbuka dapat membantu mendeteksi penyebaran narasi yang perlu diperiksa. 

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pengemudi Mobil Listrik Lindas Ojol Jadi Tersangka, Polisi: Kondisi Sedang Ketiduran

Pengemudi Mobil Listrik Lindas Ojol Jadi Tersangka, Polisi: Kondisi Sedang Ketiduran

Kepolisian terus mendalami kecelakaan beruntun mobil listrik hingga berujung melindas pengemudi ojek online (Ojol) di kawasan Melawai, Jakarta Selatan. Kasubdit
Sedang Kuliah di Timur Tengah? Cek Beasiswa BAZNAS dengan Uang Saku Rp1 Juta Per Bulan, Ini Syarat Lengkap dan Link Pendaftarannya

Sedang Kuliah di Timur Tengah? Cek Beasiswa BAZNAS dengan Uang Saku Rp1 Juta Per Bulan, Ini Syarat Lengkap dan Link Pendaftarannya

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI secara resmi membuka pendaftaran Beasiswa Cendekia BAZNAS (BCB) Timur Tengah 2026. Program ini menargetkan kuota sebanyak-
Apa Benar Sound Horeg Bisa Merusak Pendengaran dan Menurunkan Fungsi Otak? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Apa Benar Sound Horeg Bisa Merusak Pendengaran dan Menurunkan Fungsi Otak? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Apa benar Sound Horeg bisa merusak pendengaran dan menurunkan fungsi otak? Simak penjelasan Prof. Zulys tentang bahaya suara keras bagi kesehatan.
Dua WNA Asal Arab Saudi Ngamuk, Tikam Driver Ojol hingga Satpam di Bali

Dua WNA Asal Arab Saudi Ngamuk, Tikam Driver Ojol hingga Satpam di Bali

JKN mengalami luka tusuk pada bagian perut sebelah kanan, sedangkan EBG dan KD mengalami luka tusuk pada bagian punggung sebelah kiri.
Sukses Geser Jorge Martin dari Puncak Klasemen, Marc Marquez Beberkan Rencananya Menghadapi MotoGP Malaysia 2026

Sukses Geser Jorge Martin dari Puncak Klasemen, Marc Marquez Beberkan Rencananya Menghadapi MotoGP Malaysia 2026

Jelang MotoGP Malaysia 2026, persaingan perebutan gelar juara dunia kian memanas setelah Marc Marquez sukses merebut posisi puncak klasemen dari Jorge Martin.
Tak Perlu VPN! Begini Cara Nonton Persib Vs Melbourne Victory Gratis Malam Ini, Bisa Lewat HP?

Tak Perlu VPN! Begini Cara Nonton Persib Vs Melbourne Victory Gratis Malam Ini, Bisa Lewat HP?

Persib vs Melbourne Victory malam ini bisa disaksikan tanpa VPN lewat siaran RCTI. Simak jadwal pertandingan dan pilihan live streaming resmi untuk Bobotoh.

Trending

Emil Audero Dapat Kabar Baik usai Sempat Dicadangkan Rayo Vallecano di Pentas Copa del Rey

Emil Audero Dapat Kabar Baik usai Sempat Dicadangkan Rayo Vallecano di Pentas Copa del Rey

Kiper Timnas Indonesia, Emil Audero, mendapatkan kabar baik usai dicadangkan oleh Rayo Vallecano. Itu terjadi dalam laga kontra Recreativo Huelva pada pentas Copa del Rey.
NLP Expo dan INDOGRITECH Expo 2026 Perkuat Kolaborasi Industri Peternakan dan Pertanian Indonesia

NLP Expo dan INDOGRITECH Expo 2026 Perkuat Kolaborasi Industri Peternakan dan Pertanian Indonesia

NLP Expo dan INDOGRITECH Expo 2026 akan segera hadir pada 4–7 November di ICE BSD City untuk memperkuat kolaborasi industri peternakan dan pertanian Indonesia.
5 Pengakuan Mengerikan Tersangka Pembunuhan Ibu-Anak di Madiun: Potong Tulang Pakai Gergaji Portable hingga Masukkan Abu ke Karung Pakai Sekop

5 Pengakuan Mengerikan Tersangka Pembunuhan Ibu-Anak di Madiun: Potong Tulang Pakai Gergaji Portable hingga Masukkan Abu ke Karung Pakai Sekop

Tersangka pembunuhan ibu dan anak di Madiun, Jawa Timur, menyampaikan pengakuan mengerikan saat melakukan rekonstruksi. Salah satu yang dikatakannya, yakni “Dilakukan pagi, istirahat, saya biarkan, nanti saya lanjut lagi".
Viral! AKBP Edy Herwiyanto Diduga Diamankan Propam Mabes Polri Terkait Korupsi

Viral! AKBP Edy Herwiyanto Diduga Diamankan Propam Mabes Polri Terkait Korupsi

Menanggapi kabar tersebut, Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Dekananto Eko Purwono belum menjelaskan secara detail mengenai duduk perkara terkait hal tersebut.
Mengenal Alvin Tedjo, Keturunan Indonesia yang Kalahkan Petahana dan Menang Pilwalkot Mississauga Kanada

Mengenal Alvin Tedjo, Keturunan Indonesia yang Kalahkan Petahana dan Menang Pilwalkot Mississauga Kanada

Alvin Tedjo, politikus keturunan Indonesia-Tionghoa, menang dalam pemilihan Wali Kota Mississauga, Kanada, dengan 74.479 suara. Kenali profil dan perjalanan.
Update Pemain Timnas Voli Indonesia yang Main Abroad: Megawati Hangestri Bukan Satu-satunya, Luvi Febrian Menyusul

Update Pemain Timnas Voli Indonesia yang Main Abroad: Megawati Hangestri Bukan Satu-satunya, Luvi Febrian Menyusul

Update daftar pemain Timnas Voli Indonesia yang berkarier di luar negeri untuk musim 2026-2027. Megawati Hangestri kini bukan satu-satunya, usai Luvi Febrian Nugraga menambah daftar nama pevoli Indonesia yang bermain abroad.
Hasil Lengkap Para Pemain Abroad Timnas Indonesia: Jay Idzes Kembali, Nathan Tjoe-A-On Menang

Hasil Lengkap Para Pemain Abroad Timnas Indonesia: Jay Idzes Kembali, Nathan Tjoe-A-On Menang

Klub-klub luar negeri yang dibela para pemain Timnas Indonesia kembali beraksi semalam. Jay Idzes akhirnya kembali namun belum mendapatkan menit bermain bersama Sassuolo.
Selengkapnya

Viral