News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

ART yang Cabuli 2 Anak Majikan di Jaktim Jadi Tersangka, Wanita Itu Langsung Ditahan

Atas perbuatannya, tersangka seorang ART dikenakan pasal eksploitasi seksual terhadap anak, dan Undang-Undang TPKS, serta KUHP dan juga Perlindungan Anak..
Senin, 2 November 2026 - 22:45 WIB
Ida Parida, sosok ART yang melakukan pelecehan seksual ke dua anak majikannya di Jakarta Timur
Sumber :
  • Threads/nursanisaadah

ART di Jaktim melakukan pelecehan seksual ke dua anak majikannya
ART di Jaktim melakukan pelecehan seksual ke dua anak majikannya
Sumber :
  • Threads/nursanisaadah

Kedua anak yang belum mengerti apa-apa ini harus mengalami tindakan pelecehan yang dilakukan secara keji oleh ART yang dipekerjakan di rumah mereka, yang diketahui bernama lengkap Ida Parida  (37).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Saya ibu dari anak K (L) 5 tahun dan Z (P) 17 bulan yang mendapatkan musibah anak saya dilecehkan oleh ART saya sendiri," tulis @nursanisaadah, dikutip Selasa (13/10/2026).

"ART saya bernama Ida Parida telah mencabuli dan melecehkan anak saya yang bernama 'K' hari ini Senin, tanggal 12/10/2026)," lanjutnya.

Berdasarkan keterangan yang dihimpun tim tvOnenews.com dari unggahan tersebut, menurut pengakuan Ida Parida yang diunggah di akun @nursanisaadah, ia tega melakukan tindakan tersebut dengan cara melakukan panggilan video atau video call bersama pria pedofil yang dikenalnya melalui aplikasi kencan daring.

Ida bahkan mengaku melakukan panggilan video bersama lebih dari satu orang pria pedofil, di mana anak-anak majikannya yang tidak berdaya dieksploitasi secara keji dalam aktivitas menyimpang tersebut.

"Saya Ida Parida 37 tahun asal Tasikmalaya dengan kesadaran penuh sudah melakukan pelecehan seksual kepada anak majikan saya yang laki-laki berumur 5 tahun, yang mana anak tersebut merupakan anak berkebutuhan khusus," tulis pengakuan Ida Parida, dikutip Selasa (13/10/2026).

"Saya memanfaatkan keadaan anak tersebut untuk melakukan pelecehan seksual dengan melakukan video call dengan pria pedofil yang saya kenal di aplikasi kencan," kata Ida.

Mengetahui tindakan keji yang menimpa buah hatinya, ibu korban tidak tinggal diam dan langsung mengambil langkah hukum.

Ibu korban menyatakan bahwa ia sudah melaporkan kejadian tersebut secara resmi ke pihak berwajib di tingkat polsek dan polres setempat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, demikian, hingga saat ini terduga pelaku atas nama Ida Parida masih berada dalam status wajib lapor 1x24 jam dan belum dilakukan penahanan penuh oleh kepolisian.

"Saya tinggal di Jaktim. Semalam saya sudah bawa dia ke polsek dan lanjut ke polres, tapi masih dalam status wajib lapor 1x24jam. Jadi orang tersebut (Ida) belum bisa disebut tersangka dan belum bisa dipenjarakan, prosesnya sepertinya masih panjang kak," kata @nursanisaadah membalasa salah satu komentar. (ism/ars/muu)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Konflik Semakin Panas! Rusia Tembak Jatuh Serangan Puluhan Ribu Drone Tempur Ukraina

Konflik Semakin Panas! Rusia Tembak Jatuh Serangan Puluhan Ribu Drone Tempur Ukraina

Kementerian Pertahanan Rusia melaporkan militernya berhasil menggagalkan sekitar 28.000 serangan pesawat tak berawak (drone) milik Ukraina selama Oktober 2026.
Ada Penghubung Langsung ke Agen Rusia, Tersangka TPPO WNI Jadi Tentara Bayaran Sebar Lowongan di Medsos

Ada Penghubung Langsung ke Agen Rusia, Tersangka TPPO WNI Jadi Tentara Bayaran Sebar Lowongan di Medsos

Modus perekrutan WNI TPPO sebagai tentara bayaran di Rusia ternyata dipromosikan melalui media sosial TikTok, Facebook, serta grup info loker oleh dua tersangka
Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Ahli Waris Korban Meninggal Kecelakaan Maut di Bekasi Terima Santunan

Ahli Waris Korban Meninggal Kecelakaan Maut di Bekasi Terima Santunan

PT Jasa Raharja (Persero) pun menyerahkan santunan kepada ahli waris dua korban meninggal dunia yakni Siti Habibah dan anaknya Adisha Raiqa Shafiya.
Ada Eks Polri hingga TNI, 58 WNI Jadi Korban TPPO Modus Tentara Bayaran di Rusia

Ada Eks Polri hingga TNI, 58 WNI Jadi Korban TPPO Modus Tentara Bayaran di Rusia

Menurut Brigjen Pol Nurul Azizah selaku Dirtipid PPA-PPO Bareskrim Polri ada 58 WNI yang menjadi korban TPPO bahkan tak sedikit dari mantan TNI hingga Polisi.
YouTuber Herri Pras Ceritakan Kronologi Digerebek Sekelompok OTK hingga Diduga Diintimidasi di Kediamannya

YouTuber Herri Pras Ceritakan Kronologi Digerebek Sekelompok OTK hingga Diduga Diintimidasi di Kediamannya

YouTuber Herri Pras mengungkapkan awal mula insiden dirinya digeruduk hingga diduga mendapat tindak kekerasan fisik di rumahnya oleh orang tak dikenal (OTK).

Trending

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Ahli Waris Korban Meninggal Kecelakaan Maut di Bekasi Terima Santunan

Ahli Waris Korban Meninggal Kecelakaan Maut di Bekasi Terima Santunan

PT Jasa Raharja (Persero) pun menyerahkan santunan kepada ahli waris dua korban meninggal dunia yakni Siti Habibah dan anaknya Adisha Raiqa Shafiya.
Ada Penghubung Langsung ke Agen Rusia, Tersangka TPPO WNI Jadi Tentara Bayaran Sebar Lowongan di Medsos

Ada Penghubung Langsung ke Agen Rusia, Tersangka TPPO WNI Jadi Tentara Bayaran Sebar Lowongan di Medsos

Modus perekrutan WNI TPPO sebagai tentara bayaran di Rusia ternyata dipromosikan melalui media sosial TikTok, Facebook, serta grup info loker oleh dua tersangka
Konflik Semakin Panas! Rusia Tembak Jatuh Serangan Puluhan Ribu Drone Tempur Ukraina

Konflik Semakin Panas! Rusia Tembak Jatuh Serangan Puluhan Ribu Drone Tempur Ukraina

Kementerian Pertahanan Rusia melaporkan militernya berhasil menggagalkan sekitar 28.000 serangan pesawat tak berawak (drone) milik Ukraina selama Oktober 2026.
Viral Nasabah Bank Swasta Keluhkan Tarik Tunai Dibatasi Rp2 Juta per Hari: Transfer hingga QRis Gak Bisa Semua

Viral Nasabah Bank Swasta Keluhkan Tarik Tunai Dibatasi Rp2 Juta per Hari: Transfer hingga QRis Gak Bisa Semua

Melalui unggahannya di Threads, netizen tersebut mengungkapkan kekecewaannya lantaran transaksi tarik tunai dari rekening miliknya dibatasi sepihak oleh bank.
Profil Prof. Endang Warsiki yang Meninggal Dunia, Guru Besar IPB University dengan Segudang Prestasi

Profil Prof. Endang Warsiki yang Meninggal Dunia, Guru Besar IPB University dengan Segudang Prestasi

Prof. Endang Warsiki, Guru Besar IPB University, meninggal dunia pada 2 November 2026. Simak profil, pendidikan, perjalanan hidup, dan kontribusinya di bidang agroindustri.
Viral Video Herri Pras Digeruduk Kelompok Bela Diri Usai Tantang 'Fight Sampai Mati'

Viral Video Herri Pras Digeruduk Kelompok Bela Diri Usai Tantang 'Fight Sampai Mati'

YouTuber Herri Pras digeruduk dan ditendang oleh sekelompok orang dari komunitas bela diri di kediamannya usai menyebarkan konten viral tantangan bertarung.
Selengkapnya

Viral