News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

6 Orang Tersangka Tragedi Kanjuruhan Dijerat Pasal yang Berbeda

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol. Dedi Prasetyo menjelaskan bahwa keenam tersangka dalam kasus tragedi Stadion Kanjuruhan disangkakan dengan pasal yang beda.
Jumat, 7 Oktober 2022 - 05:15 WIB
Dirut PT LIB, Ahmad Hadian Lukita yang Jadi Tersangka dalam Kasus Tragedi Stadion Kanjuruhan
Sumber :
  • dok LIB

Yang terakhir, Kasat Samapta Polres Malang AKP BS yang memerintahkan anggotanya untuk melakukan penembakan gas air mata.

"Kemungkinan penambahan pelaku apakah itu pelaku pelanggar etik, maupun pelaku akan kita tetapkan terkait pelanggaran pidana kemungkinan masih bisa bertambah dan tim masih terus bekerja," kata Sigit di Kota Malang, Jawa Timur, Kamis (6/10/2022).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Adapun inisial keenam tersangka merujuk kepada keterangan, Direktur Utama LIB Ahmad Hadian Lukita, Ketua Panitia Pelaksana Arema Malang Abdul Haris,Kabag Ops Polres Malang Kompol Wahyu Setyo Pranoto, Kasat Samapta Polres Malang AKP Bambang Sidik Achmadi, Komandan Kompi Brimob Polda Jatim inisial AKP Hasdarman, dan Security Steward Suko Sutrisno.

Tersangka Mungkin Akan Bertambah

Kapolri menyatakan bahwa jumlah tersangka masih dimungkinkan bertambah tidak hanya enam orang tersebut.

"Kemungkinan penambahan pelaku apakah itu pelaku pelanggar etik, maupun pelaku terkait pelanggaran pidana kemungkinan masih bisa bertambah dan tim masih terus bekerja," kata Listyo Sigit Prabowo.

Diketahuui, terjadi kericuhan usai pertandingan antara Arema FC melawan Persebaya Surabaya dengan skor akhir 2-3 di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang.

Usai pertandingan, sejumlah suporter turun dan masuk ke dalam area lapangan.

Jumlah suporter yang masuk ke lapangan kian banyak, kemudian petugas keamanan gabungan dari kepolisian dan TNI berusaha menghalau para suporter tersebut dan pada akhirnya menggunakan gas air mata.

Komentar Iwan Bule

Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan atau yang akrab disapa Iwan Bule menyampaikan komentarnya terkait penetapan enam tersangka tragedi Kanjuruhan

Iwan Bule menyatakan dirinya mendukung segala proses hukum yang tengah dijalankan Kapolri.

“Saya sudah mendengar tentang itu dan PSSI menghormati penetapan tersangka yang baru saja dibacakan Bapak Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo,” ujarnya.

Sebagai informasi, keenam tersangka terjerat pasal 359 dan 369 KUHP tentang kelalaian, kesalahan, kurang hati-hati atau kealpaan yang menyebabkan orang lain mengalami luka berat hingga meninggal dunia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ancaman pidana tersebut paling lama lima tahun penjara.

Selain pasal di atas, Abdul Haris dan SS selaku Security Officer dikenakan pasal 103 juncto pasal 52 UU RI nomor 11 Tahun 2022 tentang keolahragaan. (muu/amr/ant/put)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Hasil Melbourne Victory Vs Persib 1-2: Comeback Dramatis, Maung Bandung Lolos 16 Besar ACL 2

Hasil Melbourne Victory Vs Persib 1-2: Comeback Dramatis, Maung Bandung Lolos 16 Besar ACL 2

Persib bangkit dari ketertinggalan untuk menaklukkan Melbourne Victory 2-1. Gol Luka Menalo dan Balsa Sekulic memastikan Maung Bandung lolos ke 16 besar ACL 2.
Sekjen Gerindra Ajak Semua Pihak Hormati Proses Hukum Terkait Sejumlah Perwira Polri

Sekjen Gerindra Ajak Semua Pihak Hormati Proses Hukum Terkait Sejumlah Perwira Polri

Sugiono mengajak semua pihak menghormati proses hukum perwira Polri, mendalami dugaan penyadapan Presiden, serta menjaga soliditas dan pembangunan nasional.
KPK Dalami Aliran Permintaan Uang Bupati Pemalang Non Aktif Anom Widiyanto

KPK Dalami Aliran Permintaan Uang Bupati Pemalang Non Aktif Anom Widiyanto

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan pemeriksaan sejumlah saksi terkait dugaan korupsi di lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pemalang, Jawa -
Pengamat Senior Ini Tiba-tiba Prediksi Marc Marquez Bisa Pensiun dari MotoGP Lebih Cepat Gara-gara Hal Ini

Pengamat Senior Ini Tiba-tiba Prediksi Marc Marquez Bisa Pensiun dari MotoGP Lebih Cepat Gara-gara Hal Ini

Pengamat senior MotoGP, Carlo Pernat, melontarkan prediksi mengejutkan mengenai masa depan dari juara bertahan musim ini, Marc Marquez.
Panggung AMI Awards 2026 Bertabur Musisi, dari Opick hingga SMASH Meriahkan Arena Tren Musik di Indonesia

Panggung AMI Awards 2026 Bertabur Musisi, dari Opick hingga SMASH Meriahkan Arena Tren Musik di Indonesia

Anugerah Musik Indonesia (AMI) Awards 2026 tidak hanya menjadi momentum pengumuman para pemenang, tapi juga menggelar rangkaian pertunjukan musik, termasuk sejumlah kolaborasi yang melibatkan musisi lintas generasi.
Hasil Melbourne Victory Vs Persib di Babak Pertama: Skor 0-0, Tendangan Balsa Sekulic Hantam Mistar Gawang

Hasil Melbourne Victory Vs Persib di Babak Pertama: Skor 0-0, Tendangan Balsa Sekulic Hantam Mistar Gawang

Persib Bandung dominan saat menghadapi Melbourne Victory, tetapi peluang Balsa Sekulic dan Eliano Reijnders belum mengubah skor 0-0 sampai akhir babak pertama.

Trending

Soal Pengerahan Pasukan dalam Skala Besar ke Jakarta, Ini Penjelasan TNI

Soal Pengerahan Pasukan dalam Skala Besar ke Jakarta, Ini Penjelasan TNI

Tentara Nasional Indonesia kerahkan pasukan dalam skala besar ke Jakarta. TNI AL mengerahkan 20.980 personel untuk mendukung pengamanan di ibu kota DKI Jakarta.
Kabar Duka, Dadang Sastrapraja Pengurus PSSI Kota Bandung Meninggal Dunia saat Bertugas di PORPROV Jawa Barat 2026

Kabar Duka, Dadang Sastrapraja Pengurus PSSI Kota Bandung Meninggal Dunia saat Bertugas di PORPROV Jawa Barat 2026

Dadang Sastrapraja, Direktur Kompetisi Askot PSSI Kota Bandung tutup usia saat menjadi Koordinator Panpel Cabang Olahraga Gulat PORPROV XV Jawa Barat 2026.
Habib Bahar Buka Suara soal Aksi Unjuk Rasa Penolakan Konser Andrea Bocelli: Ada Sebab dan Alasan

Habib Bahar Buka Suara soal Aksi Unjuk Rasa Penolakan Konser Andrea Bocelli: Ada Sebab dan Alasan

Habib Bahar bin Smith buka suara soal aksi unjuk rasa penolakan konser Andrea Bocelli di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, pada Selasa (3/11/2026) malam. Habib Bahar mengatakan penolakan konser ada sebab dan alasannya.
Kang Sung-hyung Ungkap Biang Kerok Kekalahan Hyundai Hillstate, Singgung Performa Megawati Hangestri

Kang Sung-hyung Ungkap Biang Kerok Kekalahan Hyundai Hillstate, Singgung Performa Megawati Hangestri

Pelatih Hyundai Hillstate, Kang Sung-hyung mengungkapkan biang kerok anak asuhnya bisa menelan kekalahan di laga perdana mereka di Liga Voli Korea 2026-2027. Ia juga turut menyoroti performa sejumlah pemain terutama Megawati Hangestri.
Presiden Prabowo Tahu Dirinya Disadap dari Laporan Kapolri Suyudi Ario Seto

Presiden Prabowo Tahu Dirinya Disadap dari Laporan Kapolri Suyudi Ario Seto

Yusril menjelaskan laporan penyadapan disampaikan Kapolri kepada Prabowo dan sejumlah menteri merupakan persoalan serius yang menyangkut kepentingan negara.
Kronologi Pembunuhan Istri Pengacara di Indramayu, Korban Ditemukan Hangus Terbakar dalam Mobil

Kronologi Pembunuhan Istri Pengacara di Indramayu, Korban Ditemukan Hangus Terbakar dalam Mobil

Komariah ditemukan meninggal dunia dalam kondisi hangus terbakar di dalam mobilnya di kawasan hutan jati Desa Cikamurang, Terisi, Indramayu, Selasa (3/11/2026).
Soroti Pernyataan Herri Pras yang Diduga Mencela Tokoh Agama UAH dan UAS, Koh Hanny: Tidak Mencerminkan Ajaran Islam

Soroti Pernyataan Herri Pras yang Diduga Mencela Tokoh Agama UAH dan UAS, Koh Hanny: Tidak Mencerminkan Ajaran Islam

Konten kreator Herri Pras menuai kecaman karena konten-kontennya ada yang menghina tokoh agama atau pihak tertentu.
Selengkapnya

Viral