News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

DPR Minta Nakes Tidak Demo Soal RUU Kesehatan

Anggota Komisi IX DPR RI Irma Suryani Chaniago meminta tenaga kesehatan (nakes) tidak melakukan aksi demonstrasi menolak Rancangan Undang-Undang (RUU) Kesehatan
Selasa, 9 Mei 2023 - 14:02 WIB
Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin Saat Memberi Pemaparannya Pada Rapat Kerja Dengan Komisi 9 DPR RI, Rabu (8/2/2023).
Sumber :
  • Rizki Amana/tvOnenews.com

Jakarta, tvOnenews.com - Anggota Komisi IX DPR RI Irma Suryani Chaniago meminta tenaga kesehatan (nakes) tidak melakukan aksi demonstrasi menolak Rancangan Undang-Undang (RUU) Kesehatan.

Dia menjelaskan DPR dan pemerintah masih belum selesai membahas soal RUU Kesehatan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dia juga membantah RUU tersebut berisi pasal-pasal berbahaya bagi profesi nakes.

Menurut politikus Partai NasDem ini, RUU Kesehatan mengatur sejumlah pasal untuk melindungi masyarakat dan para nakes.

Oleh karena itu, Irma meminta semua pihak untuk membaca secara utuh draf RUU tersebut.

"Pernyataan disampaikan selama ini karena mereka tidak tau isi RUU sebenarnya. Mereka cuma dapat info sepotong-sepotong. Padahal RUU ini justru untuk melindungi rakyat dan paramedis (dokter, bidan dan perawat)," kata Irma dalam keterangan resmi, Selasa (9/5/2023).

Irma juga membantah pembahasan RUU Kesehatan ini ada unsur menjatuhkan atau merendahkan nakes.

Dia menegaskan RUU ini akan memperjelas terkait fungsi dan peran nakes di bidang kesehatan.

"Tidak benar ada kapitalisasi dan liberalisasi kesehatan. Apa lagi kriminalisasi dokter dan paramedis, Hoax semua itu! Justru RUU ini memperjelas tata kelola, perlindungan dan kesejahteraan paramedis,” ungkapnya.

“Dan satu lagi organisasi profesi juga dilindungi di RUU ini, bahkan kedudukannya jelas untuk melindungi, mensejahterakan dan meningkatkan kompetensi anggota. Namun kedudukannya bukan sebagai regulator, tetapi sebagai operator,” tambah Irma.

Menurutnya, fungsi dari organisasi profesi (OP) juga dinilai bisa berdampak negatif terhadap anggotanya. Maka dari itu, pembuat regulator harus dari pemerintah.

“Karena salah satu tugas OP itu adalah sebagai kontrol system yang efektif terhadap regulasi pemerintah negatif impact bagi anggotanya. Kalau OP pingin jadi regulator, jeruk makan jeruk dong," ujar Irma.

Lebih lanjut, dia menambahkan bahwa RUU Kesehatan ini bisa memudahkan masyarakat yang ingin menjadi nakes.

Sebab, pemerintah akan membuka sekolah dokter dan memperbaiki semua sarana dan prasarana rumah sakit. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Bahkan, di RUU ini pemerintah dan parlemen sepakat untuk mempermudah rakyat sekolah dokter, memperbaiki Alkes disemua rumah2 sakit dan memperbaiki service rumah sakit, dokter dan BPJS untuk rakyat. Dan sekali lagi, Parlemen dan pemerintah butuh banyak dokter, terutama spesialis jadi mana mungkin dokter di kriminalisasi," terangnya.

"Sudahlah. Lebih baik berikan masukan, tabayun dan tunggu RUU ini selesai. Lalu lihat benar tidak apa selama ini dituduhkan dan di hoax-kan oleh oknum-oknum kenyamanannya terganggu dengan adanya restorasi RUU ini. Dan sekali lagi, saya mengimbau teman-teman perawat, bidan dan dokter gigi untuk husnuzon dan tabayun. Agar tidak terprovokasi oleh berita-berita hoax," pungkas Irma. (saa/muu)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Respons Cepat Gubernur Dedi Mulyadi usai Warga Ngadu Perbatasan Jabar-Jateng Berubah Kumuh dan Darurat Sampah

Respons Cepat Gubernur Dedi Mulyadi usai Warga Ngadu Perbatasan Jabar-Jateng Berubah Kumuh dan Darurat Sampah

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) bereaksi setelah video warga memperlihatkan kondisi miris di area gapura perbatasan Jabar-Jateng banyak sampah viral.
Usut Penyebab Kebakaran SPBE Cimuning Bekasi, Polisi Periksa Sejumlah Karyawan

Usut Penyebab Kebakaran SPBE Cimuning Bekasi, Polisi Periksa Sejumlah Karyawan

Polisi mengungkap masih mendalami penyebab kebakaran yang melanda Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) di kawasan Cimuning, Kecamatan Mustikajaya, Kota Bekasi.
Demi Bisa Mengejar Ketertinggalan dari Mercedes di F1 2026, Charles Leclerc Sampai Minta Ferrari Lakukan Hal ini

Demi Bisa Mengejar Ketertinggalan dari Mercedes di F1 2026, Charles Leclerc Sampai Minta Ferrari Lakukan Hal ini

Charles Leclerc meminta Ferrari untuk melakukan satu hal demi bisa mengejar ketertinggalan mereka dari Mercedes di F1 2026 ini.
Imbas Kasus Paspor Dean James, Klub Eredivisie Ini Ajukan Banding ke KNVB

Imbas Kasus Paspor Dean James, Klub Eredivisie Ini Ajukan Banding ke KNVB

Heracles Almelo ajukan permintaan resmi ke KNVB terkait keabsahan pertandingan setelah skandal paspor Dean James memicu larangan bagi 25 pemain non-Uni Eropa.
Didukung Penuh Bobotoh, Ini Reaksi Bek Persib Frans Putros Usai Bawa Irak ke Piala Dunia

Didukung Penuh Bobotoh, Ini Reaksi Bek Persib Frans Putros Usai Bawa Irak ke Piala Dunia

Frans Putros mendapatkan dukungan penuh dari Bobotoh karena menjadi pemain Persib pertama yang mengantarkan negaranya ke Piala Dunia. 
Wamendagri Bima Ingatkan Praja Pratama IPDN Jaga Konsistensi Kinerja Pengabdian di Aceh Tamiang

Wamendagri Bima Ingatkan Praja Pratama IPDN Jaga Konsistensi Kinerja Pengabdian di Aceh Tamiang

Wamendagri) Bima Arya Sugiarto mengingatkan Praja Pratama Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) yang PKL di Aceh Tamiang mampu menjaga kinerjanya.

Trending

KNVB Resmi Larang 3 Pemain Timnas Indonesia Main di Liga Belanda, Maarten Paes Terbebas

KNVB Resmi Larang 3 Pemain Timnas Indonesia Main di Liga Belanda, Maarten Paes Terbebas

Federasi Sepak Bola Belanda, KNVB, melalui seorang juru bicara, melarang para pemain Timnas Indonesia yang berkarier di Liga Belanda untuk bermain. Namun, Maarten Paes tidak termasuk dalam daftar tersebut.
Ucapan Jay Idzes Jadi Sorotan Media Bulgaria usai Timnas Indonesia Gagal Juara FIFA Series 2026

Ucapan Jay Idzes Jadi Sorotan Media Bulgaria usai Timnas Indonesia Gagal Juara FIFA Series 2026

Pernyataan kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, menjadi sorotan besar media Bulgaria usai kekalahan tipis skuad Garuda di final FIFA Series 2026. Seperti apa?
Gara-gara Emil Audero, Timnas Indonesia Jadi Sorotan Media Italia usai Gagal Lawan Bulgaria di FIFA Series

Gara-gara Emil Audero, Timnas Indonesia Jadi Sorotan Media Italia usai Gagal Lawan Bulgaria di FIFA Series

Media Italia ikut menyoroti kekalahan tipis Timnas Indonesia dari Bulgaria di ajang FIFA Series 2026. Sebut Emil Audero jadi penyebab gagalnya skuad Garuda?
Warga Bekasi dan Sekitar Siap-siap, Dedi Mulyadi Umumkan Apartemen Meikarta Akan Bisa Dicicil Mulai Rp1 Jutaan

Warga Bekasi dan Sekitar Siap-siap, Dedi Mulyadi Umumkan Apartemen Meikarta Akan Bisa Dicicil Mulai Rp1 Jutaan

​​​​​​​Dedi Mulyadi umumkan Apartemen Meikarta bisa dicicil mulai Rp1 jutaan. Warga Bekasi berpenghasilan UMK kini punya peluang miliki hunian yang layak.
Dedi Mulyadi Ngambek Saat Sidak, Kucurkan Rp20 Juta untuk Perbaikan Atap SMA Negeri di Subang

Dedi Mulyadi Ngambek Saat Sidak, Kucurkan Rp20 Juta untuk Perbaikan Atap SMA Negeri di Subang

Dedi Mulyadi sidak SMA Negeri di Subang, temukan kondisi kotor dan atap rusak. Ia langsung kucurkan Rp20 juta dan beri nasihat tegas soal kreativitas.
Media Vietnam Heran dengan Bulgaria, Padahal Sudah Kalahkan Timnas Indonesia tapi Tetap Puji Garuda Setinggi Langit

Media Vietnam Heran dengan Bulgaria, Padahal Sudah Kalahkan Timnas Indonesia tapi Tetap Puji Garuda Setinggi Langit

Kekalahan tipis Timnas Indonesia di final FIFA Series ternyata tidak menghapus kesan positif di mata dunia. Media Vietnam heran dengan pujian pelatih Bulgaria.
Dean James hingga Justin Hubner Diminta Ajukan Kembali Paspor Belanda, Timnas Indonesia Bakal Rugi Besar

Dean James hingga Justin Hubner Diminta Ajukan Kembali Paspor Belanda, Timnas Indonesia Bakal Rugi Besar

Para pemain Timnas Indonesia, seperti Dean James dan Justin Hubner, diminta untuk mengajukan kembali paspor Belanda. Hal ini bisa memberikan dampak negatif kepada skuad Garuda.
Selengkapnya

Viral