News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Soal Kasus Panji Gumilang, Habib Kribo Sebut Fatwa MUI Tidak Mutlak hingga Bawa-bawa Nama Nabi Muhammad

Di tengah kasus yang dijalani oleh pimpinan Ponpes Al-Zaytun, Habib Kribo menegaskan minta agar hukum penistaan agama dihapuskan karena tak memiliki dasar.
Kamis, 3 Agustus 2023 - 06:42 WIB
Soal Kasus Panji Gumilang, Habib Kribo Sebut Fatwa MUI Tidak Mutlak hingga Bawa-bawa Nama Nabi Muhammad.
Sumber :
  • Kolase tvonenews.com / Muhammad Bagas

Jakarta, tvOnenews.com - Di tengah kasus yang dijalani oleh pimpinan Ponpes Al-Zaytun, Habib Kribo menegaskan minta agar hukum penistaan agama dihapuskan karena tak memiliki dasar.

Ponpes yang dipimpin oleh Panji Gumilang ini belakangan menuai beragam kritikan, mulai dari ajaran agama Islam yang diduga menyimpang hingga dikaitkan dengan Negara Islam Indonesia atau NII KW 9.

Ponpes Al-Zaytun Indramayu menjadi viral pertama kali setelah diketahui pada saat ibadah Salat Idul Fitri 1444 H mencampurkan jemaah wanita dan laki-laki dalam satu shaf hingga menjadi perbincangan publik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pernyataan Habib Kribo soal kasus penistaan agama Panji Gumilang

Habib Kribo hadir sebagai narasumber di Catatan Demokrasi tvOne, ia menjawab soal ramainya tudingan terkait bahwa membela dedengkot Al-Zaytun Panji Gumilang.

"Saya bukan membela sesuatu yang salah, saya hanya ingin menyampaikan suatu kebenaran yang saya pahami, dari kasus Al-Zaytun ini saya pikir sudah sangat menyimpang dari apa yang diharapkan di awal," ujarnya yang dilansir Youtube tvOnenews.

"Al-Zaytun katanya ingin mendirikan negara dalam negara atau un-pancasilais  atau melahirkan radikalisme, saya dukung itu, saya memang dari dulu gerakan saya itu melawan radikalisme," lanjutnya.

Menurutnya dari kasus Panji Gumilang justru yang dipermasalahkan adalah penista agama, hukum ibadah.

Lucu lagi yang dibahas tentang fiqih, hukum ibadah itu kan furuiyah, itu debat tipe. Islam ini terpecah dari 72 golongan, masing-masing berbeda cara ibadahnya," ungkapnya.

"Lah kenapa sekarang Al-Zaytun dipermasalahkan katanya salatnya, shafnya, udahlah itu kan masing-masing, kalau kita lihat di Mekkah juga salat dicampur perempuan," tuturnya.

Pemilik nama lengkap Zein Assegaf ini menyebut bahwa masalah Panji Gumilang tidak bisa ditanggapi dengan hukum. Tapi bisa dengan diajak dialog.

"Kan di Alquran sudah dikasi tahu tuh di surah An-Nahl ayat 125, ajakan dengan cara hikmah, berdebatlah dengan mereka dengan cara yang baik," terangnya.

Habib Kribo menolak kasus penistaan agama dibawa ke ranah hukum

Disinggung oleh maria assegaf selaku Host tvOne soal kasus penistaan agama yang menjerat Panji Gumilang, akibat beberapa pernyataan kontroversialnya.

"Saya menolak kasus penistaan agama dibawa ke hukum, itu gak boleh, ranah keimanan ke hukum," ujarnya.

"Tidak setuju juga Panji Gumilang ditahan?" tanya Maria Assegaf.

"Kalau penistaan agama dia dihukum saya tidak setuju, karena tidak pernah dicontohkan oleh Nabi, Nabi itu menghukum kalau menyangkut dosa universal, menyangkut maslahat dengan orang lain, Nabi dalam piagam madinah tuh melindungi semua aliran, Nabi tidak memaksa dalam hal keimanan," tuturnya.

Namun dalam hal hukum universal, misal ada orang yang mencuri atau siapapun, itu Nabi bertindak, tapi untuk keimanan tidak ada yang dibawa ke hukum.

Dijelaskan oleh Andromeda Mercury bahwa alasan penahanan Panji Gumilang juga berlandaskan fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI), sehingga bisa mendalami dugaan penistaan agama.

Merespons hal itu, Habib Kribo menyebut bahwa fatwa MUI itu tidak mutlak.

"Fatwa Majelis Ulama Indonesia itu tidak mutlak, tidak ada yang mutlak," tegasnya.

Disinggung kembali oleh Andromeda bahwa banyak yang kena (Fatwa MUI) dan terjerat kasus penistaan agama.

"Justru saya dari pertama menolak ada hukum penistaan agama, haru dihapus, kalau nggak negeri ini (bisa) goncang gancing isu agama," terangnya.

Lebih lanjut, dirinya menyebut bahwa dilaporkan juga atas kasus penistaan agama di Makassar.

"Saya katanya dikatakan penistaan agama, maaf saya jelek-jelek begini juga Habib, tidak akan saya jual agamanya Rasulullah," ujarnya.

"Tapi orang yang melihat pandangannya lemah, saya dituduh penista agama dilaporkan saya di Sulawesi," tuturnya.

"Saya yakin Nabi Muhammad ini hari ada, pasti dituduh penista agama, karena apa? karena banyak pemahaman kita ini masih salah, kita merasa paling benar," pungkasnya. 

Panji Gumilang tersangka

Usai menjalani pemeriksaan selama 8 jam, Pimpinan Pondok Pesantren (Ponpes) Al Zaytun, Panji Gumilang resmi ditetapkan sebagai tersangka. 

“Semua sepakat untuk menaikkan saudara PG (Panji Gumilang) menjadi tersangka,” ujar  Direktur Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) Bareskrim Polri, Brigjen Pol Djuhandani Rahardjo Puro dalam konferensi pers yang digelar pada Selasa (1/8/2023). 

“Selanjutnya pada pukul 21.15 penyidik langsung memberikan surat perintah penangkapan,” sambungnya. 

Dedengkot Ponpes Al Zaytun, Panji Gumilang terancam hukuman 10 tahun penjara. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Penetapan tersangka Panji Gumilang usai menjalani pemeriksaan lebih lanjut. 

Panji Gumilang mendatangi Bareskrim Mabes Polri pada Selasa (1/8/2023). (rpi/ind)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Rupiah Anjlok, Eks Menkeu Fuad Bawazier Ungkap Kondisi Ekonomi Saat Ini Tak Seburuk Era 98

Rupiah Anjlok, Eks Menkeu Fuad Bawazier Ungkap Kondisi Ekonomi Saat Ini Tak Seburuk Era 98

Mantan Menteri Keuangan (Menkeu), Fuad Bawazier menyebut bahwa kondisi ekonomi Indonesia lebih baik jika dibandingkan pada saat krisis moneter tahun 1998.
Basuki Sebut Belum Ada Rencana Presiden Prabowo Upacara HUT Kemerdekaan RI ke-81 di IKN

Basuki Sebut Belum Ada Rencana Presiden Prabowo Upacara HUT Kemerdekaan RI ke-81 di IKN

Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) Basuki Hadimuljono mengatakan belum ada rencana Presiden RI Prabowo Subianto menggelar Upacara HUT Kemerdekaan RI ke-81 di IKN.
Reaksi Publik Timur Tengah Usai Timnas Indonesia Sapu Bersih FIFA Matchday, Disebut Bakal Tembus 5 Besar Asia

Reaksi Publik Timur Tengah Usai Timnas Indonesia Sapu Bersih FIFA Matchday, Disebut Bakal Tembus 5 Besar Asia

Performa impresif Timnas Indonesia sepanjang FIFA Matchday Juni 2026 terus mengundang perhatian dunia. Publik Timur Tengah sebut skuad Garuda bakal naik level.
KPK Periksa Bupati Muara Enim Edison Malam-malam

KPK Periksa Bupati Muara Enim Edison Malam-malam

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali memeriksa Bupati Muara Enim, Edison pasca operasi tangkap tangan (OTT) terhadap lima anggota Badan Pemeriksa Keuangan.
Teknologi Midsole dan Upper Ringan Jadi Kunci Kenyamanan di Balik Sepatu Modern

Teknologi Midsole dan Upper Ringan Jadi Kunci Kenyamanan di Balik Sepatu Modern

Teknologi sepatu terus berkembang, mulai dari midsole berenergi tinggi hingga material upper yang ringan dan breathable. Simak tren inovasi global dan pengembangan
Ribuan Personel Gabungan Bakal Dikerahkan, Amankan Aksi Unjuk Rasa Mahasiswa di Monas

Ribuan Personel Gabungan Bakal Dikerahkan, Amankan Aksi Unjuk Rasa Mahasiswa di Monas

Sejumlah personel gabungan bakal dikerahkan untuk mengamankan aksi unjuk rasa yang dilaksanakan elemen mahasiswa di kawasan Jalan Medan Merdeka Selatan, Monas, Jakarta Pusat, Jumat (12/6/2026).

Trending

Teknologi Midsole dan Upper Ringan Jadi Kunci Kenyamanan di Balik Sepatu Modern

Teknologi Midsole dan Upper Ringan Jadi Kunci Kenyamanan di Balik Sepatu Modern

Teknologi sepatu terus berkembang, mulai dari midsole berenergi tinggi hingga material upper yang ringan dan breathable. Simak tren inovasi global dan pengembangan
FIFA Beri Apresiasi Khusus pada Timnas Indonesia dan Argentina dalam Update FIFA Ranking Terbaru

FIFA Beri Apresiasi Khusus pada Timnas Indonesia dan Argentina dalam Update FIFA Ranking Terbaru

FIFA resmi mengumumkan update FIFA Ranking terbaru setelah seluruh rangkaian FIFA Matchday edisi Juni 2026 telah selesai dilaksanakan.
Review Film Perumahan Laddaland: Teror Rumah Impian yang Berubah Jadi Mimpi Buruk, Adaptasi Horor Thailand

Review Film Perumahan Laddaland: Teror Rumah Impian yang Berubah Jadi Mimpi Buruk, Adaptasi Horor Thailand

Film horor Indonesia kembali menghadirkan kisah yang dekat dengan kehidupan masyarakat. Jika selama ini cerita seram banyak berlatar desa terpencil, hutan atau bangunan tua,
KPK Periksa Bupati Muara Enim Edison Malam-malam

KPK Periksa Bupati Muara Enim Edison Malam-malam

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali memeriksa Bupati Muara Enim, Edison pasca operasi tangkap tangan (OTT) terhadap lima anggota Badan Pemeriksa Keuangan.
Namanya Disebut Dalam Kasus Korupsi MBG, Ini Bantahan Kapolres Bekasi

Namanya Disebut Dalam Kasus Korupsi MBG, Ini Bantahan Kapolres Bekasi

Nama Kapolres Metro Bekasi Komisaris Besar Pol. Sumarni terlibat dalam kasus dugaan korupsi tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang sedang diselidiki Kejaksaan Agung. Namun, hal ini langsung dibantah oleh yang bersangkutan.
Efisiensi Lonjakan Harga BBM, Pemkot Pontianak Kaji Sewa Kendaraan Listrik

Efisiensi Lonjakan Harga BBM, Pemkot Pontianak Kaji Sewa Kendaraan Listrik

Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak mulai menyiapkan langkah efisiensi menyusul melonjak harga BBM digunakan kendaraan dinas dan operasional pelayanan publik.
Ribuan Personel Gabungan Bakal Dikerahkan, Amankan Aksi Unjuk Rasa Mahasiswa di Monas

Ribuan Personel Gabungan Bakal Dikerahkan, Amankan Aksi Unjuk Rasa Mahasiswa di Monas

Sejumlah personel gabungan bakal dikerahkan untuk mengamankan aksi unjuk rasa yang dilaksanakan elemen mahasiswa di kawasan Jalan Medan Merdeka Selatan, Monas, Jakarta Pusat, Jumat (12/6/2026).
Selengkapnya

Viral