GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Miris, Upah Masih Rendah Meski Nasib Guru Honorer Perlahan Berubah

Meski nasib guru honorer perlahan mulai mendapatkan perhatian, namun yang diberikan oleh pemerintah dinilai belum memenuhi harapan, yakni tentang upah yang masih rendah. Ketua Forum Honorer Sekolah Negeri (FGHSN) Gunungkidul, Aris Wijayanto, hingga kini upah guru honorer masih di bawah standar upah yang layak.
Jumat, 26 November 2021 - 01:49 WIB
Guru Honorer di Yogyakarta
Sumber :
  • Lucas Didit
Gunungkidul, DIY -  Meski nasib guru honorer perlahan mulai mendapatkan perhatian, namun yang diberikan oleh pemerintah dinilai belum memenuhi harapan, yakni tentang upah yang masih rendah. Ketua Forum Honorer Sekolah Negeri (FGHSN) Gunungkidul, Aris Wijayanto, hingga kini upah guru honorer masih di bawah standar upah yang layak.
 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Saat ini ada sekitar 900-an guru honorer di Gunungkidul yang upahnya masih Rp. 800 ribu per bulan, itu statusnya sudah sebagai guru pengganti," kata Aris, Kamis (25/11/2021).
 
Dari data FHSN Gunungkidul, ada seribu lebih guru honorer, dimana sebagian kecil belum berstatus sebagai guru pengganti dengan upah di kisaran Rp. 150 ribu sampai Rp. 500 ribu per bulan.
 
Status guru pengganti adalah pengangkatan guru honorer sebagai tenaga pendidik, dengan sejumlah syarat yang wajib dipenuhi, diantaranya kesesuaian kompetensi hingga ketersediaan formasi dari pemerintah. Masalah upah, menurut Aris, masih perlu mendapatkan perhatian pemerintah, meski sudah banyak perbaikan bagi guru honorer. 
 
"Proses rekrutmen misalnya. Melalui mekanisme Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), menurut kami hal itu belum menyelesaikan masalah," jelasnya.
 
Aris menilai, proses rekrutmen masih carut marut, mulai dari molornya proses hingga validasi data pokok pendidikan atau dapodik, sebagai indikator dasar penilaian.
 
"Pemerintah harusnya dapat membuat kebijakan yang lebih seimbang pada guru honorer, terlebih guru honorer turut berperan besar dalam membantu kelancaran aktivitas pendidikan di sekolah," harap Aris.
 
"Kalaupun ada rekrutmen janganlah prosesnya menyulitkan kami," imbuh Aris.
 
Meski begitu, ia mengapresiasi perhatian dari Pemkab Gunungkidul pada guru honorer, terutama selama 3 tahun terakhir, dimana sistem pengangkatan status sebagai guru pengganti sudah diterapkan, sehingga dapat membantu meningkatkan kesejahteraan para guru honorer.
 
"Kami juga berharap di 2022 mendatang, selain PPPK juga dibuka formasi untuk tenaga pendidikan, sebab itu menjadi satu kesatuan yang tak terpisahkan dari profesi guru," ujar Aris.
 
Terpisah, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Gunungkidul, Ali Ridlo, menyatakan, pihaknya selalu berupaya memperjuangkan hak para guru honorer ini dengan menyampaikan aspirasi ke tingkat pusat, dan berupaya agar para guru honorer juga bisa mengikuti sertifikasi. Namun demikian masih ada berbagai kendala, khususnya dari sisi anggaran.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 
"Terlebih di masa pandemi banyak refocusing anggaran, sehingga kami tidak bisa sepenuhnya mewujudkan seluruh keinginan para guru honorer," kata Ali. (lucas didit/ade)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bahlil sebut Presiden Prabowo Perintahkan Dirinya untuk Cari Pasokan Minyak ke Semua Negara

Bahlil sebut Presiden Prabowo Perintahkan Dirinya untuk Cari Pasokan Minyak ke Semua Negara

Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia menyebutkan bahwa Presiden Prabowo Subianto memerintahkannya untuk mencari pasokan minyak ke berbagai negara.
FIFA Beri Restu! 4 Pemain Keturunan yang Sudah Dihubungi PSSI Ini Berpeluang Dinaturalisasi Memperkuat Timnas Indonesia usai FIFA Series 2026

FIFA Beri Restu! 4 Pemain Keturunan yang Sudah Dihubungi PSSI Ini Berpeluang Dinaturalisasi Memperkuat Timnas Indonesia usai FIFA Series 2026

PSSI dikabarkan telah menghubungi 4 pemain keturunan yang sudah mendapat restu FIFA untuk dinaturalisasi. Mereka berpotensi memperkuat Timnas Indonesia usai FIFA Series 2026.
Veda Ega Pratama Ungkap Alasan Sebenarnya Tidak Buka Botol Sampanye saat Selebrasi Podium di Moto3 Brasil 2026

Veda Ega Pratama Ungkap Alasan Sebenarnya Tidak Buka Botol Sampanye saat Selebrasi Podium di Moto3 Brasil 2026

Pembalap muda asal Indonesia, Veda Ega Pratama, berhasil mencuri perhatian penggemar motorsport di tanah air pada gelaran Moto3 Brasil 2026 akhir pekan kemarin.
Pria Diduga Gelapkan Motor di Pesanggrahan Jaksel Diamankan, Modus Pinjam Motor Beli Rokok

Pria Diduga Gelapkan Motor di Pesanggrahan Jaksel Diamankan, Modus Pinjam Motor Beli Rokok

Sebuah video viral di media sosial memperlihatkan seorang pria berinisial MD (25) diamankan sejumlah warga usai diduga menggelapkan motor milik rekannya. 
Tinju Dunia: Shakur Stevenson Kenang Duel yang Tak Pernah Terjadi Lawan Vasiliy Lomachenko

Tinju Dunia: Shakur Stevenson Kenang Duel yang Tak Pernah Terjadi Lawan Vasiliy Lomachenko

Shakur Stevenson mengungkapkan penyesalannya terkait pertarungan yang tak pernah terwujud melawan legenda tinju asal Ukraina, Vasiliy Lomachenko.
Koalisi Masyarakat Desak Reformasi TNI

Koalisi Masyarakat Desak Reformasi TNI

Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI, Mayor Jenderal Aulia Dwi Nasurlah mengatakan bahwa proses revitalisasi internal TNI menjadi hal yang penting dilakukan dalam institusi tersebut.

Trending

FIFA Beri Restu! 4 Pemain Keturunan yang Sudah Dihubungi PSSI Ini Berpeluang Dinaturalisasi Memperkuat Timnas Indonesia usai FIFA Series 2026

FIFA Beri Restu! 4 Pemain Keturunan yang Sudah Dihubungi PSSI Ini Berpeluang Dinaturalisasi Memperkuat Timnas Indonesia usai FIFA Series 2026

PSSI dikabarkan telah menghubungi 4 pemain keturunan yang sudah mendapat restu FIFA untuk dinaturalisasi. Mereka berpotensi memperkuat Timnas Indonesia usai FIFA Series 2026.
Veda Ega Pratama Ungkap Alasan Sebenarnya Tidak Buka Botol Sampanye saat Selebrasi Podium di Moto3 Brasil 2026

Veda Ega Pratama Ungkap Alasan Sebenarnya Tidak Buka Botol Sampanye saat Selebrasi Podium di Moto3 Brasil 2026

Pembalap muda asal Indonesia, Veda Ega Pratama, berhasil mencuri perhatian penggemar motorsport di tanah air pada gelaran Moto3 Brasil 2026 akhir pekan kemarin.
Pria Diduga Gelapkan Motor di Pesanggrahan Jaksel Diamankan, Modus Pinjam Motor Beli Rokok

Pria Diduga Gelapkan Motor di Pesanggrahan Jaksel Diamankan, Modus Pinjam Motor Beli Rokok

Sebuah video viral di media sosial memperlihatkan seorang pria berinisial MD (25) diamankan sejumlah warga usai diduga menggelapkan motor milik rekannya. 
Bahlil sebut Presiden Prabowo Perintahkan Dirinya untuk Cari Pasokan Minyak ke Semua Negara

Bahlil sebut Presiden Prabowo Perintahkan Dirinya untuk Cari Pasokan Minyak ke Semua Negara

Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia menyebutkan bahwa Presiden Prabowo Subianto memerintahkannya untuk mencari pasokan minyak ke berbagai negara.
John Herdman Tegaskan Identitas Baru Timnas Indonesia Jelang FIFA Series 2026

John Herdman Tegaskan Identitas Baru Timnas Indonesia Jelang FIFA Series 2026

John Herdman tegaskan identitas baru Timnas Indonesia jelang laga FIFA Series 2026.
Sadar Tak Ada Megawati Hangestri, Media Korea Soroti Kehebatan “Megatron” di Draft Pemain Asing V-League

Sadar Tak Ada Megawati Hangestri, Media Korea Soroti Kehebatan “Megatron” di Draft Pemain Asing V-League

Media Korea menyoroti draft pemain asing V-League terbaru setelah Megawati Hangestri dipastikan absen, meninggalkan kekosongan di posisi penyerang utama tim.
Pemanggilan Tim Geypens Resmi Dibantah, John Herdman Andalkan Bintang Lokal untuk Gantikan Dean James di Timnas Indonesia

Pemanggilan Tim Geypens Resmi Dibantah, John Herdman Andalkan Bintang Lokal untuk Gantikan Dean James di Timnas Indonesia

Rumor pemanggilan Tim Geypens resmi dibantah oleh pihak Timnas Indonesia. Itu berarti John Herdman akan mengandalkan bintang lokal sebagai pengganti Dean James.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT