GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Gaya Debat Capres Saling Serang Dinilai Lebih Digemari Generasi Muda

Inilah penilaian pengamat soal debat capres. Menurut pengamat, gaya komunikasi para capres bisa mempengaruhi generasi muda dalam menentukan pilihan. 
Sabtu, 13 Januari 2024 - 09:15 WIB
Debat Ketiga Capres
Sumber :
  • Muhammad Bagas-tvOne

Jakarta, tvOnenews.com - Pengamat Budaya dan Komunikasi Digital dari Universitas Indonesia Firman Kurniawan menilai gaya komunikasi para calon presiden (capres) saat Debat Pilpres bisa mempengaruhi generasi muda dalam menentukan pilihan. 

"Kalau kita lihat generasi muda yang ada di kelompok perkotaan, yang biasa berbeda pendapat, yang terbiasa menyelesaikan atau menemukan solusi dengan perdebatan, debat adalah hal yang menarik," ujar Firman dilansir Antara dikutip pada Sabtu (13/1/2024). 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Firman mengatakan debat merupakan ajang untuk memancing persilangan atau adu pendapat dan gagasan antar kandidat.

Dia menilai gaya berdebat yang membuat pihak lawan lebih terpancing mengungkapkan gagasan atau menimbulkan kegeraman akan lebih digemari oleh generasi muda.

tvonenews

"Gaya berdebat yang lebih memancing pihak lain untuk bisa lebih mengungkapkan gagasannya atau mungkin menimbulkan kegeraman dan menimbulkan kemarahan. Ini justru hal yang dinamis seperti itu akan digemari," terangnya.

Menurut Firman, gaya komunikasi dengan intensi menyerang pada debat merupakan hal yang wajar selama yang diserang adalah gagasan bukan personal.

Dia berpandangan bahwa gaya komunikasi yang dinamis dan saling beradu gagasan semacam itu lebih dapat diterima oleh generasi muda yang tinggal di perkotaan atau berpendidikan tinggi.

Kelompok generasi muda tersebut dinilai terbiasa mengutamakan kekuatan pikiran dalam menyelesaikan suatu masalah sehingga cenderung lebih menyukai gaya debat yang dinamis.

Sementara itu, kelompok generasi muda yang lebih konservatif dinilai tidak terlalu menyukai ajang debat semacam itu.

Firman berpendapat mereka mungkin lebih menyukai debat yang bersifat lebih santun atau lembut. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Akan tetapi, dia juga menilai bahwa debat yang terlalu santun mungkin tidak mampu mengungkapkan kemampuan atau cara berpikir yang sesungguhnya dari seorang kandidat.

"Jadi (debat dengan intensi menyerang) tidak masalah karena yang diserang adalah gagasannya," demikian pandangan Firman. (ant/nsi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Nobar Film Pesta Babi Kerap Dibubarkan, KSAD: Tidak Ada Intruksi dari TNI

Nobar Film Pesta Babi Kerap Dibubarkan, KSAD: Tidak Ada Intruksi dari TNI

KSAD Jenderal Maruli Simanjutak jelaskan, bahwa tak ada instruksi pembubaran nonton bareng (Nobar) film Pesta Babi. Bahkan, Maruli menyebutkan pembubaran film
Wujudkan SDM Unggul, KAI Services Resmikan Workshop Training Center & Simulation

Wujudkan SDM Unggul, KAI Services Resmikan Workshop Training Center & Simulation

KAI Services meresmikan Workshop Training Center & Simulation di Purwokerto.
Kerap Terjadi Crash, Para Pembalap MotoGP Ramai-ramai Usulkan Perubahan di Tikungan 1 Sirkuit Barcelona

Kerap Terjadi Crash, Para Pembalap MotoGP Ramai-ramai Usulkan Perubahan di Tikungan 1 Sirkuit Barcelona

Crash beruntun yang terjadi di Tikungan 1 Sirkuit barcelona kembali memicu sorotan pada keselamatan MotoGP Catalunya.
Daftar Pemain Bintang yang Dicoret Carlo Ancelotti dari Skuad Timnas Brasil di Piala Dunia 2026: Ada 'GOAT' Antony hingga Joao Pedro

Daftar Pemain Bintang yang Dicoret Carlo Ancelotti dari Skuad Timnas Brasil di Piala Dunia 2026: Ada 'GOAT' Antony hingga Joao Pedro

Carlo Ancelotti bikin kejutan di skuad final Timnas Brasil untuk Piala Dunia 2026. Neymar kembali dipercaya, tapi Antony, Joao Pedro hingga Richarlison dicoret.
Harapan KDM Usai Kirab Milangkala Tatar Sunda untuk Jabar Tuai Sorotan Publik

Harapan KDM Usai Kirab Milangkala Tatar Sunda untuk Jabar Tuai Sorotan Publik

Usai Kirab Milangkala Tatar Sunda seluruh daerah di Jabar, Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) melontarkan harapan. Sontak, harapan itu tuai sorotan publik di
Eks Kasat Narkoba Polres Kutai Barat AKP Deky Resmi Ditahan Usai Sanksi PTDH

Eks Kasat Narkoba Polres Kutai Barat AKP Deky Resmi Ditahan Usai Sanksi PTDH

Mantan Kasat Narkoba Polres Kutai Barat, AKP Deky Jonathan Sasiang resmi dilakukan penahanan di rumah tahanan (Rutan) Bareskrim Polri terkait kasus dugaan keterlibatan dalam jaringan peredaran narkoba di Kutai Barat, Kalimantan Timur.

Trending

Trend Terpopuler: Jawaban Tegas Sherly Tjoanda Tak Bisa Bantu Warga, hingga Dedi Mulyadi Terkejut Didatangi Warga Papua

Trend Terpopuler: Jawaban Tegas Sherly Tjoanda Tak Bisa Bantu Warga, hingga Dedi Mulyadi Terkejut Didatangi Warga Papua

jawaban tegas Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda yang tidak bisa membantu warga. Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi terkejut saat didatangi oleh warga Papua
News Terpopuler: FSGI Sebut Juri LCC Kalbar Tak Belajar dari Pengalaman, hingga Gebrakan Dedi Mulyadi Menata Tambang di Jabar

News Terpopuler: FSGI Sebut Juri LCC Kalbar Tak Belajar dari Pengalaman, hingga Gebrakan Dedi Mulyadi Menata Tambang di Jabar

FSGI sebut juri Lomba Cerdas Cermat di Kalimantan Barat tidak belajar dari pengalaman. Gebrakan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi serius menata pertambangan 
Dedi Mulyadi Semprot Kadis Kehutanan, Pekerja yang Harus Merawat Bibit Pohon Malah Dialihkan

Dedi Mulyadi Semprot Kadis Kehutanan, Pekerja yang Harus Merawat Bibit Pohon Malah Dialihkan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, meninjau langsung penataan kawasan eks Hibisc Fantasy dan meminta penambahan personel guna mempercepat proses reboisasi.
Mahkota Binokasih Kembali ke Sumedang, Dedi Mulyadi Beri Instruksi Keras ke Kepala Daerah: Tata Kota dan Jaga Estetika

Mahkota Binokasih Kembali ke Sumedang, Dedi Mulyadi Beri Instruksi Keras ke Kepala Daerah: Tata Kota dan Jaga Estetika

Puncak rangkaian Kirab Mahkota Binokasih Tatar Sunda resmi berakhir dengan prosesi penyerahan kembali mahkota legendaris ke Keraton Sumedang Larang, Senin (18/5). 
Terpopuler Kemarin: KDM Tiba-Tiba Minta Maaf, Sikap Resmi SMAN 1 Sambas, Sherly Tjoanda Tegas soal Pinjol 

Terpopuler Kemarin: KDM Tiba-Tiba Minta Maaf, Sikap Resmi SMAN 1 Sambas, Sherly Tjoanda Tegas soal Pinjol 

Terpopuler kemarin, 18 Mei 2026: KDM tiba-tiba minta maaf, sikap resmi SMAN 1 Sambas, hingga Sherly Tjoanda sampaikan keputusan tegas soal pinjol.
Nasib Josepha Setelah Viral 'Dicurangi' Juri: Akan Dapat Jabatan Mentereng dan Tak Ada Lomba Cerdas Cermat Ulang

Nasib Josepha Setelah Viral 'Dicurangi' Juri: Akan Dapat Jabatan Mentereng dan Tak Ada Lomba Cerdas Cermat Ulang

Rencana Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI untuk menggelar kembali babak final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 Tingkat Provinsi Kalimantan Barat dipastikan batal. 
KH Anwar Zahid Viral usai Sentil Polemik LCC MPR RI, Candaan soal ‘Artikulasi’ Bikin Ribuan Jemaah Pecah

KH Anwar Zahid Viral usai Sentil Polemik LCC MPR RI, Candaan soal ‘Artikulasi’ Bikin Ribuan Jemaah Pecah

Pendakwah KH Anwar Zahid viral usai sentil polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI, candaan soal 'artikulasi' bikin ribuan jemaah tertawa pecah.
Selengkapnya

Viral