News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tak Punya Biaya Seorang Balita Tersandera di Rumah Sakit

Seorang balita di Luwu, diduga disandera pihak Rumah Sakit (RS) Hikmah Belopa, Sulawesi Selatan. Foto dan kondisi balita yang saat ini tengah berada di RS Hikmah di posting akun media sosial facebook ibunya @Mhiyabasir
Senin, 27 Desember 2021 - 14:07 WIB
Ilustrasi - Unggahan akun Facebook Mhybasir
Sumber :
  • Tim tvOne/Haswadi/FB: Mhybasir

Luwu, Sulawesi Selatan - Seorang balita di Luwu, Sulawesi Selatan, disandera pihak Rumah Sakit (RS) Hikmah Belopa, Sulawesi Selatan. Foto dan kondisi balita yang saat ini tengah berada di RS Hikmah di posting akun media sosial facebook ibunya @Mhiyabasir.

Dalam postingannya Mhiyabasir menuliskan jika kondisi anaknya yang sakit dan tidak punya biaya untuk membayar biaya perawatan selama di rumah sakit. Pasien tersebut tidak terdaftar sebagai peserta BPJS Pemerintah.

Awalnya balita tersebut menderita sakit perut, mual dan demam. Kemudian orang tuanya membawanya ke rumah sakit. Setelah mendapatkan perawatan intensif selama tiga hari, kondisi balita tadi membaik dan sudah bisa pulang.

Namun proses pemulangan tidaklah mudah. Pasien harus menyelesaikan administrasi yang jumlahnya mencapai Rp3 juta rupiah.

"Iya, diizinkan anakku keluar tapi karena saya tidak punya uang jadi belum bawa anakku keluar dari rumah sakit," ucap Bania dengan wajah sedih.

Bania mengakui tidak terdaftar sebagai peserta BPJS karena kendala dokumen pendukung.

Sementara Direktur RS Hikmah Sejahtera Belopa, dr Fatmawati Zainuddin mengatakan pasien tersebut tidak tersandera. Menurutnya pasien tersebut baru bisa keluar hari Senin ini.

"Mungkin kurang tepat jika disebut tersandera. Karena baru diizinkan pulang hari ini. Biaya yang timbul juga hanya Rp 1 jutaan. Dan kalaupun ibunya sampaikan masalahnya ke kami, pasti kami berikan kebijakan," kata dr Fatmawati Zainuddin melalui sambungan telepon, Senin (27/12/2021).

Menurut dr Fatmawati, pihak rumah sakit baru mengetahui postingan ibu pasien hari ini, sementara postingan tersebut sudah tersebar sejak Minggu kemarin.

"Kalau kami tahu kondisinya seperti itu, pasti kami bantu. Dan sudah cukup banyak kasus seperti ini dan alhamdulillah semuanya bisa kami selesaikan dengan baik," tambahnya

Rumah Sakit Hikmah Sejahtera Belopa mengutamakan pelayanan, lanjutnya, prinsipnya menolong nyawa dinomor satukan, sementara terkait biaya akan diselesaikan belakangan. (Haswadi/mii)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

136 Siswa di Blora Diduga Keracunan MBG, Tempe Disimpan di Depan Toilet SPPG

136 Siswa di Blora Diduga Keracunan MBG, Tempe Disimpan di Depan Toilet SPPG

Para siswa mengalami sejumlah keluhan, mulai dari lemas, diare, muntah, mual hingga pusing.
Jadwal MotoGP San Marino 2026: Jorge Martin Dibayang-bayangi Kebangkitan Marc Marquez yang Siap Mengkudeta

Jadwal MotoGP San Marino 2026: Jorge Martin Dibayang-bayangi Kebangkitan Marc Marquez yang Siap Mengkudeta

Jadwal MotoGP San Marino 2026 yang menjadi momentum penting dalam perebutan gelar juara dunia antara Jorge Martin dan Marc Marquez.
Detik-detik Penumpang Kereta Panik Akibat Powerbank Terbakar Hingga Gerbong Dipenuhi Asap, KAI Beri Tanggapan

Detik-detik Penumpang Kereta Panik Akibat Powerbank Terbakar Hingga Gerbong Dipenuhi Asap, KAI Beri Tanggapan

Sebuah rekaman CCTV yang menampilkan suasana di dalam gerbong kereta yang diwarnai kepanikan akibat sebuah powerbank terbakar. PT KAI memberikan penjelasannya
Polisi Selidiki Dugaan Penipuan Lowongan Kerja di Jakut, Pelamar Diminta Isi Saldo Rp2 Juta

Polisi Selidiki Dugaan Penipuan Lowongan Kerja di Jakut, Pelamar Diminta Isi Saldo Rp2 Juta

Kanit Reskrim Polsek Kelapa Gading Iptu Rizki Ardiza Prawira mengatakan polisi turun ke lokasi setelah informasi mengenai dugaan penipuan tersebut ramai beredar di media sosial.
Soal Anggaran Rp 11 Triliun untuk Pembukaan Rekening Massal, Purbaya Ungkap Perhitungannya

Soal Anggaran Rp 11 Triliun untuk Pembukaan Rekening Massal, Purbaya Ungkap Perhitungannya

Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan, anggaran untuk rencana pembukaan rekening massal bagi masyarakat belum final karena penghitungannya belum rampung.
Sejajar Cristiano Ronaldo dan Lewandowski, Harry Kane Ukir Rekor Baru dan Perkuat Kans Ballon d'Or

Sejajar Cristiano Ronaldo dan Lewandowski, Harry Kane Ukir Rekor Baru dan Perkuat Kans Ballon d'Or

Harry Kane semakin memperkuat statusnya sebagai kandidat Ballon d'Or setelah kembali tampil gemilang bersama Bayern Munich. Satu gol dan satu assist ke gawang.

Trending

Seorang Peneliti Anthropic Mundur Karena Khawatir AI Dapat Musnahkan Umat Manusia

Seorang Peneliti Anthropic Mundur Karena Khawatir AI Dapat Musnahkan Umat Manusia

Seorang peneliti asal Inggris mengundurkan diri dari perusahaan pengembang kecerdasan buatan (AI) asal AS, Anthropic.
Indonesia dan 7 Negara Desak Dunia Ikuti Jejak Inggris Larang Impor dari Permukiman Israel Ilegal

Indonesia dan 7 Negara Desak Dunia Ikuti Jejak Inggris Larang Impor dari Permukiman Israel Ilegal

Indonesia bersama tujuh negara lainnya mendorong masyarakat internasional memperluas tekanan terhadap aktivitas permukiman Israel ilegal di Wilayah Pendudukan Palestina.
Sekda Muara Enim Diperiksa KPK Terkait Kasus Bupati Edison

Sekda Muara Enim Diperiksa KPK Terkait Kasus Bupati Edison

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa Sekretaris Daerah (Sekda) Muara Enim, Yulius, Kamis (10/9/2026).
Seret Anggota Polri Terkait Kasus Suap Proyek di Bekasi, KPK Keluarkan Sprindik Baru

Seret Anggota Polri Terkait Kasus Suap Proyek di Bekasi, KPK Keluarkan Sprindik Baru

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengeluarkan surat perintah penyidikan (sprindik) baru terkait kasus suap ijon proyek di Kabupaten Bekasi.
Kasus Suap di Kabupaten Bekasi, Anggota Polri Diperiksa KPK

Kasus Suap di Kabupaten Bekasi, Anggota Polri Diperiksa KPK

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa seorang anggota Polisi bernama Yayat Sudrajat, Kamis (10/9/2026).
Bea Cukai Sumbagbar Musnahkan 44,6 Juta Batang Rokok Ilegal Senilai Rp68,8 Miliar

Bea Cukai Sumbagbar Musnahkan 44,6 Juta Batang Rokok Ilegal Senilai Rp68,8 Miliar

Kantor Wilayah (Kanwil) Bea Cukai Sumatera Bagian Barat (Sumbagbar) & Bea Cukai Bandar Lampung musnahkan barang kena cukai (BKC) berupa 44.698.060 batang rokok
BAP Aliran Uang Rp40 Miliar Kasus TPPU Eks Jampidsus Dinilai Lemah Pembuktian

BAP Aliran Uang Rp40 Miliar Kasus TPPU Eks Jampidsus Dinilai Lemah Pembuktian

Isu terkait dugaan pemberian uang Rp40 miliar dari pengusaha properti Tan Kian kepada sejumlah pejabat di Kejaksaan Agung (Kejagung) terkait dugaan TPPU yang menyeret eks Jampidsus, Febrie Adriansyah tengah menjadi sorotan.
Selengkapnya

Viral