News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bursa Pilkada 2024 Penuh Kejutan, Pengamat Politik Prediksi Petahana Bakal Punya Elektabilitas Tinggi

Pengamat politik Aditya Perdana menilai petahanan bakal punya elektabilitas tinggi memasuku bursa Pilkada 2024.
Minggu, 5 Mei 2024 - 19:08 WIB
Ilustrasi pemilihan umum kepala daerah
Sumber :
  • ANTARA

Jakarta, tvOnenews.com - Pengamat politik Aditya Perdana menilai petahanan bakal punya elektabilitas tinggi memasuku bursa Pilkada 2024. Dia mengatakan petahana bisa dipastikan menang jika penantangnya tidak banyak.

"Seberapa kuat petahana kepala daerah akan ikut kompetisi pilkada. Jika kuat, penantangnya tidak akan banyak atau bisa jadi hanya calon tunggal," kata Aditya Perdana di Depok, Jawa barat, Minggu (5/5/2024).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dosen Ilmu Politik Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Indonesia (UI) itu menuturkan cairnya pembentukan koalisi pencalonan pilkada tidak sebangun dengan koalisi Pilpres 2024.

Artinya, koalisi yang terbentuk dalam pencapresan tidak akan sama atau bahkan tidak relevan dengan kondisi setiap daerah karena kekuatan legislatif dari hasil Pemilu legislatif 2024 lalu tidak sebangun dengan hasil yang ada di pusat.

Maka, setiap parpol mungkin sudah menginstruksikan setiap wilayahnya untuk terbuka dalam membangun koalisi dengan siapa pun.

Selain itu, dia mengatakan pengaruh orang kuat lokal baik secara sosial, ekonomi, politik atau budaya akan membentuk konstruksi pencalonan yang ada.

Sehingga pengaruh tokoh agama, adat, atau pebisnis yang kuat akan menjadi pertimbangan tersendiri bagi para elite politik nasional dan lokal dalam memutuskan siapa yang dapat didukung dalam koalisi tersebut.

Dia memberi contoh di Pulau Jawa kemungkinan petahana yang kuat adalah Khofifah untuk provinsi Jatim.

Sebab, ada kemungkinan sebagian besar parpol akan merapat untuk menyatukan dukungan kepada Khofifah.

"Sementara itu, provinsi lainnya seperti Banten, Jakarta, Jabar dan Jateng, dugaan saya akan lebih kompetitif karena tidak ada petahana yang kuat dan dominan berdasarkan situasi politik hari ini. Kecuali, Ridwan Kamil (Jabar) dan Anies Baswedan (Jakarta) akan memutuskan ikut kompetisi Pilkada nanti. Sehingga, peluang partisipasi dari para peserta akan terbuka luas," kata dia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dia merasa bagi semua peserta pilkada nanti, calon yang diwaspadai adalah para pejabat kepala daerah. Dari sisi regulasi memang jelas bahwa mereka tidak boleh berpihak dan diharuskan mundur dari jabatannya apabila berkeinginan mencalonkan diri.

Namun, para pejabat sementara ini memiliki potensi untuk dapat meramaikan kontestasi apabila ia mampu menarik simpati dan dukungan masyarakat secara cepat karena kinerja positif dan ternyata pejabat sebelumnya tidak demikian halnya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Viral Video CCTV Anak Diperlakukan Kasar oleh Orang Tua di Dalam Lift, Ini 5 Dampak Buruk Sering Memarahi Anak

Viral Video CCTV Anak Diperlakukan Kasar oleh Orang Tua di Dalam Lift, Ini 5 Dampak Buruk Sering Memarahi Anak

Viral video CCTV anak diperlakukan kasar oleh orang tua di dalam lift, ini 5 dampak buruk sering memarahi anak.
Polda Jatim Luncurkan Polisi Jogo Sekolah, Perkuat Perlindungan Bagi Pelajar 

Polda Jatim Luncurkan Polisi Jogo Sekolah, Perkuat Perlindungan Bagi Pelajar 

Polisi Jogo Sekolah akan berkolaborasi dengan masyarakat, pihak sekolah, orang tua, masyarakat, serta pemangku kepentingan terkait.
Jay Idzes Absen, Sassuolo Tak Menang 3 Laga Beruntun: Media Italia Ungkap Dampak Besar Kapten Timnas Indonesia

Jay Idzes Absen, Sassuolo Tak Menang 3 Laga Beruntun: Media Italia Ungkap Dampak Besar Kapten Timnas Indonesia

Absennya Jay Idzes akibat cedera membuat Sassuolo gagal menang dalam tiga laga Serie A. Media Italia menyoroti peran kapten Timnas Indonesia di lini belakang.
Kasus Pneumonia di RSUD Jombang Tembus 1.056 Pasien, 90 Meninggal Dunia

Kasus Pneumonia di RSUD Jombang Tembus 1.056 Pasien, 90 Meninggal Dunia

Panas terik, angin kencang, dan banyaknya debu diduga turut memperburuk kondisi kesehatan masyarakat.
Karhutla Gunung Ciremai, Pemadaman di Darat Terkendala Medan

Karhutla Gunung Ciremai, Pemadaman di Darat Terkendala Medan

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terjadi di kawasan Taman Nasional Gunung Ciremai, Jawa Barat. Pemadaman di darat terkendala karena sejumlah titik api berada di ketinggian lebih dari 1.000 meter di atas permukaan laut dan medannya sulit dijangkau.
Terjadi Perpindahan Konsumen BBM Nonsubsidi ke Subsidi, Pemerintah Bakal Tambah Kuota Pertalite

Terjadi Perpindahan Konsumen BBM Nonsubsidi ke Subsidi, Pemerintah Bakal Tambah Kuota Pertalite

Merespons adanya perpindahan konsumen BBM nonsubsidi ke subsidi, Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi Bahlil Lahadalia menyebut pemerintah akan menambah kuota BBM Pertalite.

Trending

Kronologi Eks Kopassus Dibacok Tetangga Rumah di Cakung, Langsung Balas Banting Pelaku

Kronologi Eks Kopassus Dibacok Tetangga Rumah di Cakung, Langsung Balas Banting Pelaku

Seorang mantan anggota Kopassus inisial MF (49) menjadi korban pembacokan oleh tetangganya sendiri, JB (57), hanya karena masalah sepele terkait renovasi rumah.
Mantan Anggota TNI Dibacok Tetangga Gegara Renovasi Rumah di Cakung, Alami Luka di Kepala

Mantan Anggota TNI Dibacok Tetangga Gegara Renovasi Rumah di Cakung, Alami Luka di Kepala

Eks anggota TNI berinisial MF (49) luka-luka usai dibacok tetangganya, akibat masalah renovasi rumah di Perumahan JGC, Cakung, Jakarta Timur, Kamis (22/10).
Jadwal KRL Hari Ini 23 Oktober 2026 Rute Bogor-Jakarta Kota, Cek Dulu Sebelum Berangkat

Jadwal KRL Hari Ini 23 Oktober 2026 Rute Bogor-Jakarta Kota, Cek Dulu Sebelum Berangkat

Cek jadwal KRL hari ini 23 Oktober 2026 rute Bogor-Jakarta Kota sebelum berangkat. Perlu dicatat, jadwal KRL bisa berubah sewaktu-waktu sesuai dengan kebijakan operasional.
Park Hang-seo Ungkap Alasan Thailand Terus Kalah dari Vietnam, Pernyataannya Picu Kontroversi

Park Hang-seo Ungkap Alasan Thailand Terus Kalah dari Vietnam, Pernyataannya Picu Kontroversi

Pemilik Kanchanaburi FC menegaskan dukungannya kepada Park Hang-seo di tengah kontroversi akibat kritik keras terhadap wasit Thailand. Ia memastikan posisi.
Diakui 11 Negara ASEAN, Wamen Investasi Raih Honorary Fellow Award di CAFEO 44 atas Kontribusi Hilirisasi

Diakui 11 Negara ASEAN, Wamen Investasi Raih Honorary Fellow Award di CAFEO 44 atas Kontribusi Hilirisasi

Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi/Wakil Kepala BKPM, Todotua Pasaribu, menerima penghargaan Honorary Fellow Award dalam ajang 44th CAFEO 44 yang digelar di Bandung. 
Peringati Hari Santri Nasional, 1 Juta Liter Air Disalurkan ke Daerah Terdampak Kekeringan dan Karhutla

Peringati Hari Santri Nasional, 1 Juta Liter Air Disalurkan ke Daerah Terdampak Kekeringan dan Karhutla

Momentum Hari Santri Nasional yang jatuh pada Kamis (22/10) diperingati dengan cara yang berbeda oleh Badan Eksekutif Mahasiswa Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama (BEM PTNU) Se-Nusantara. 
Bukan Megatron, Megawati Hangestri Lagi-lagi Dapat Julukan Baru dari Media Korea

Bukan Megatron, Megawati Hangestri Lagi-lagi Dapat Julukan Baru dari Media Korea

Megawati Hangestri kembali mendapat julukan baru dari media Korea setelah mencetak 29 poin bersama Hyundai Hillstate di KOVO Cup 2026.
Selengkapnya

Viral