GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pakar Hukum Ungkap Ada Masalah Jika Jaksa Jadi Penyidik Kasus Tipikor

Pakar Hukum Pidana Universitas Islam Indonesia (UII), Prof Mudzakir mengungkapkan bahwa memang timbul permasalahan dalam penegakan hukum jika jaksa menjadi penyidik dalam perkara Tindak Pidana Korupsi (Tipikor).
Senin, 27 Mei 2024 - 03:16 WIB
Gedung Kejagung RI
Sumber :
  • Dok. tvOnenews.com

Jakarta, tvOnenews.com - Pakar Hukum Pidana Universitas Islam Indonesia (UII), Prof Mudzakir mengungkapkan bahwa memang timbul permasalahan dalam penegakan hukum jika jaksa menjadi penyidik dalam perkara Tindak Pidana Korupsi (Tipikor).

“Pertanyaan akademiknya adalah mengapa Jaksa serius mempertahankan wewenang menyidik dalam perkara Tipikor dan tidak tertarik dalam perkara lain, misalnya pembunuhan, perampokan atau pembegalan dan tidak tertarik menyidik perkara terorisme,” ungkapnya kepada wartawan, Jakarta, Minggu (26/5/2024).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Mudzakir mengakui tipikor memang perkara pidana yang seksi dan menjadi rebutan para penegak hukum terutama kejaksaan.

“Karena wewenang menyidik tunggal, yaitu Tipikor, maka setiap perkara yang dilaporkan kepada KPK dan Jaksa konklusinya selalu Tipikor karena wewenangnya tunggal. Hanya Tipikor (Tipikorisasi),” ujarnya.

Mudzakir mengatakan hingga saat ini KPK dan kejaksaan sama-sama memiliki wewenang memeriksa perkara Tipikor.

Namun, menurut Mudzakir, sering kali ada perkara yang bukan tipikor malah dibuat menjadi perkara tipikor.

“Kredit macet, (dibuat) tipikor, padahal sudah ada jaminan harta benda di bank. Dimana letak kerugian keuangan negara dan Tipikornya?, kan dasar pinjamannya perdata, yaitu perjanjian kredit dengan jaminan,” katanya.

Sehingga, Mudzakir mengungkapkan, ketika sampai pada tahap persidangan, hakim pun menolak dan membebaskan para terdakwa karena menilai perkara tersebut hanyalah sebatas perkara perdata.

Misalnya saja kasus Surya Darmadi dimana kerugian negara dalam dugaan korupsi dan pencucian uang PT Duta Palma Group lebih dari Rp104,1 triliun yang ditangani Jampidsus Kejagung Febrie Andriansyah malah disunat Mahkamah Agung (MA) dengan hukuman pidana uang penggantinya dari Rp42 triliun menjadi Rp2 triliun saja.

Untuk itu, Mudzakir menilai, lembaga pengawas seperti Komisi Kejaksaan RI dan Dewan Pengawas KPK RI masih kurang optimal dalam melalukan tugas dan fungsinya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Menurut analisis saya begitu (pengawasan kurang optimal), sebagai pengawal dan pengawas lembaga profesional di bidang penegakan hukum yakni Dewas pada KPK dan Komisi Kejaksaan pada Kejaksaan RI,” ungkapnya.

Mudzakir menambahkan alhasil tak ada mekanisme yang tepat dalam pengawasan tugas dan fungsi pengusutan tipikor oleh kejaksaan ataupun KPK.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kisah Pelaku Usaha "Ayam Panggang Bu Setu", Kuliner Favorit di Magetan yang Sukses Kembangkan Usaha Berkat 35 tahun Merasakan Pemberdayaan BRI

Kisah Pelaku Usaha "Ayam Panggang Bu Setu", Kuliner Favorit di Magetan yang Sukses Kembangkan Usaha Berkat 35 tahun Merasakan Pemberdayaan BRI

Mudik Lebaran selalu membawa cerita hangat tentang perjalanan pulang ke kampung halaman.
Iran Pilih-Pilih Negara, Ini Daftar yang Diizinkan Lolos Selat Hormuz di Tengah Konflik

Iran Pilih-Pilih Negara, Ini Daftar yang Diizinkan Lolos Selat Hormuz di Tengah Konflik

Iran izinkan beberapa negara melintas Selat Hormuz di tengah konflik. China, Rusia hingga Malaysia dapat akses, dampak energi global makin terasa.
Antisipasi Kepadatan di Tanjung Priok, Polisi Siapkan Rekayasa Lalu Lintas untuk Jaga Kelancaran Arus

Antisipasi Kepadatan di Tanjung Priok, Polisi Siapkan Rekayasa Lalu Lintas untuk Jaga Kelancaran Arus

Kepolisian bersama instansi terkait memastikan kesiapan langkah antisipasi guna menjaga kelancaran arus lalu lintas di kawasan Pelabuhan Tanjung Priok menjelang peningkatan aktivitas angkutan barang pasca-Idulfitri 1447 H.
Puncak Arus Balik di Lembah Anai, Padang Panjang, Sumbar, Diperkirakan 28 - 29 Maret

Puncak Arus Balik di Lembah Anai, Padang Panjang, Sumbar, Diperkirakan 28 - 29 Maret

Puncak arus balik di kawasan Lembah, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat, diperkirakan terjadi pada 28 hingga 29 Maret 2026.
Filipina Alami Krisis BBM, Resmi Umumkan Darurat Energi Nasional Dampak Perang Iran vs AS-Israel

Filipina Alami Krisis BBM, Resmi Umumkan Darurat Energi Nasional Dampak Perang Iran vs AS-Israel

Filipina menetapkan status darurat energi nasional di tengah gejolak pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) global. 
Ada Rekayasa Lalu Lintas saat Kedatangan PM Malaysia ke Jakarta Hari Ini 27 Maret 2026, Dimulai Pukul 15.30 WIB

Ada Rekayasa Lalu Lintas saat Kedatangan PM Malaysia ke Jakarta Hari Ini 27 Maret 2026, Dimulai Pukul 15.30 WIB

Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya melakukan rekayasa lalu lintas dengan menutup sejumlah jalan protokol hari ini, Jumat (27/3/2026).

Trending

FIFA Beri Restu! 4 Pemain Keturunan yang Sudah Dihubungi PSSI Ini Berpeluang Dinaturalisasi dan Memperkuat Timnas Indonesia usai FIFA Series 2026

FIFA Beri Restu! 4 Pemain Keturunan yang Sudah Dihubungi PSSI Ini Berpeluang Dinaturalisasi dan Memperkuat Timnas Indonesia usai FIFA Series 2026

PSSI dikabarkan telah menghubungi 4 pemain keturunan yang sudah mendapat restu FIFA untuk dinaturalisasi. Mereka berpotensi memperkuat Timnas Indonesia usai FIFA Series 2026.
Postingan Lebaran Megawati Hangestri Diserbu Fans Red Sparks, Megatron Diminta 'Mudik' ke Korea

Postingan Lebaran Megawati Hangestri Diserbu Fans Red Sparks, Megatron Diminta 'Mudik' ke Korea

Penggemar Red Sparks serentak serbu postingan terbaru Instagram Megawati Hangestri yang mengunggah momen lebaran bersama keluarganya di Jember, Jawa Timur.
Jurnalis Belanda Murka Bukan Main usai Kasus Paspor Dean James Mencuat, Blak-blakan Bongkar Borok Naturalisasi Timnas Indonesia yang Rugikan Pemain

Jurnalis Belanda Murka Bukan Main usai Kasus Paspor Dean James Mencuat, Blak-blakan Bongkar Borok Naturalisasi Timnas Indonesia yang Rugikan Pemain

Jurnalis Belanda kritik keras proyek naturalisasi Timnas Indonesia usai polemik paspor Dean James & Nathan Tjoe-A-On di Eredivisie. Mees Hilgers ikut terseret!
Timnas Indonesia Main Nanti Malam! Ini Jadwal dan Jam Pertandingan FIFA Series 2026 Skuad Garuda vs Saint Kitts and Nevis

Timnas Indonesia Main Nanti Malam! Ini Jadwal dan Jam Pertandingan FIFA Series 2026 Skuad Garuda vs Saint Kitts and Nevis

Timnas Indonesia akan melakoni laga FIFA Series 2026 menghadapi Saint Kitts and Nevis pada Jumat (27/03/2026) malam ini. Skuad Garuda pun membidik kemenangan.
Pelatih Bulgaria Blak-blakan soal 'Level' Timnas Indonesia, Sebut Skuad Garuda Lebih Kuat Era Tanpa Naturalisasi

Pelatih Bulgaria Blak-blakan soal 'Level' Timnas Indonesia, Sebut Skuad Garuda Lebih Kuat Era Tanpa Naturalisasi

Komentar mengejutkan datang dari pelatih Bulgaria, Aleksandar Dimitrov, jelang keikutsertaan timnya di FIFA Series. Skuad Garuda lebih kuat tanpa naturalisasi.
Media Vietnam Ikut Heboh Lihat Klub Belanda Saling Protes Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia

Media Vietnam Ikut Heboh Lihat Klub Belanda Saling Protes Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia

Sorotan tajam dari media Vietnam terkait polemik yang melibatkan pemain naturalisasi Timnas Indonesia di kompetisi Belanda. Soha ikut heboh lihat skandal ini.
Resmi! KNVB Akhirnya Buat Keputusan Soal Polemik Paspor Dean James hingga Nathan Tjoe-A-On, Bagaimana Nasib Pemain Timnas Indonesia di Belanda?

Resmi! KNVB Akhirnya Buat Keputusan Soal Polemik Paspor Dean James hingga Nathan Tjoe-A-On, Bagaimana Nasib Pemain Timnas Indonesia di Belanda?

KNVB selidiki polemik paspor pemain Timnas Indonesia Nathan Tjoe-A-On & Dean James. Kasus diserahkan ke jaksa khusus, klub Eredivisie diminta verifikasi dokumen
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT