GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pegi Setiawan Bakal Jalani Tes Kebohongan di Polda Jabar Hari Ini, Ahli Psikologi Forensik: Lie Detector Jangan Dipakai untuk Intimidasi dan Bangun Stigma Negatif Terperiksa

Pegi Setiawan alias Pegi alias Perong tersangka kasus pembunuhan Vina Cirebon 2016 silam dijadwalkan akan menjalani tes kebohongan di Polda Jabar hari ini.
Rabu, 12 Juni 2024 - 09:19 WIB
Pegi Perong
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Pegi Setiawan alias Pegi alias Perong tersangka kasus pembunuhan Vina Cirebon 2016 silam dijadwalkan akan menjalani tes kebohongan di Polda Jawa Barat (Jabar) hari ini, Rabu (12/6/2024). 

Hal ini diungkapkan oleh Kuasa Hukum Pegi Perong, yakni Toni RM. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Akan ada pemeriksaan poligraf atau tes kebohongan. Itu informasinya hari Rabu (12/6/2024) tapi kami tunggu undangan resmi penyidik,” ujar Toni. 

Terkait tes kebohongan ini, apakah lie detector bisa membuktikan Pegi Perong jujur atau bohong soal kasus pembunuhan Vina Cirebon? 

Ahli Psikologi Forensik Reza Indragiri pun memberikan pendapatnya soal penggunaan instrumen tersebut. 

Pegi Perong. Dok: Istimewa

“Perbincangan kita pada kasus-kasus lainnya, saya orang yang terus terang dengan segala hormat mengkritisi penggunaan lie detector. Kenapa? Kita samakan persepsi dulu. Kebohongan itu apa? Kebohongan itu adalah perkataan yang senjang dengan kenyataan. Itu indikasi kebohongan,” jelas Reza di acara Apa Kabar Indonesia Malam tvOne dikutip pada Rabu (12/6/2024). 

“Alat atau instrumen yang disebut sebagai lie detector atau pendeteksi kebohongan faktanya tidak mengukur fakta. Lebih-lebih tidak tahu fakta, tidak melakukan perbandingan antara perkataan dan kenyataan pada terperiksa. Lantas yang diukur apa? Respons fisiologis manusia seperti degup jantung, suhu badan, lebaran pupil dan indikator-indikator fisiologis lainnya,” lanjut dia. 

Reza memaparkan apabila dari lie detector itu terjadi grafik yang ekstrem, maka ini bisa saja ditafsirkan sebagai adanya indikasi kebohongan atau kejujuran. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Saya dengan mengobrol dengan Anda (wawancara dengan presenter di TV). Saya bisa cemas minta ampun. Lalu saya dikenakan lie detector. Saya bisa terindikasi saya bohong (karena cemas saat mengobrol). Terperiksa ditekan harus mengakui apa jadinya? Tekanan psikologis. Lie detector jangan dipakai untuk tujuan intimidasi dan bangun stigma negatif terhadap terperiksa,” pesan dia. (nsi) 

tvonenews

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Imigrasi Jaksel Amankan DJ dan Penari Asing di Kuningan, Diduga Langgar Izin Tinggal

Imigrasi Jaksel Amankan DJ dan Penari Asing di Kuningan, Diduga Langgar Izin Tinggal

Imigrasi Jakarta Selatan mengamankan DJ dan penari WNA di Kuningan karena diduga menyalahgunakan izin tinggal. Keduanya terancam deportasi dan penangkalan.
Politikus Gerindra: MBG Adalah Investasi Masa Depan Indonesia

Politikus Gerindra: MBG Adalah Investasi Masa Depan Indonesia

Menurutnya jika MBG dipahami hanya sebagai belanja rutin pemerintah, maka MBG akan diperlakukan sebagai beban fiskal. 
Sidang Isbat 1 Ramadhan 2026 Digelar Hari Ini: Cek Jadwal, Link Live Streaming, dan Tahapannya

Sidang Isbat 1 Ramadhan 2026 Digelar Hari Ini: Cek Jadwal, Link Live Streaming, dan Tahapannya

Melalui sidang ini, pemerintah akan mengumpulkan dan memverifikasi data astronomi serta laporan pemantauan hilal dari berbagai wilayah di Indonesia sebelum menetapkan keputusan resmi. 
Awal Mula Rumah Jokowi Disebut Tembok Ratapan Solo, Ini Fakta Unik di Baliknya hingga Tanggapan Orang Terdekat

Awal Mula Rumah Jokowi Disebut Tembok Ratapan Solo, Ini Fakta Unik di Baliknya hingga Tanggapan Orang Terdekat

Di bagian depan rumah memang tertera tulisan Gg Kutai Utara No. 1 yang selama ini dikenal sebagai kediaman Jokowi bersama keluarga.
Jadwal Proliga 2026 Seri Bogor: Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata, Megawati Hangestri Libur

Jadwal Proliga 2026 Seri Bogor: Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata, Megawati Hangestri Libur

Jadwal Proliga 2026 seri Bogor, yang akan diramaikan oleh sejumlah laga seru termasuk penentu nasib Bandung BJB Tandamata dan Megawati Hangestri bersama skuad Pertamina Enduro tak akan main.
Awal Puasa Segera Dipastikan, Sidang Isbat Hari Ini Jadi Penentu Ramadhan 1447 H

Awal Puasa Segera Dipastikan, Sidang Isbat Hari Ini Jadi Penentu Ramadhan 1447 H

Sidang isbat digelar hari ini untuk menentukan awal Ramadhan 2026. Pemerintah umumkan hasil penetapan 1 Ramadhan 1447 Hijriah malam nanti.

Trending

Ramalan Zodiak Besok, 18 Februari 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Ramalan Zodiak Besok, 18 Februari 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Ramalan zodiak, 18 Februari 2026 untuk Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces. Simak prediksi cinta, karier, dan keuangan selengkapnya.
Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Timnas Indonesia kembali dikaitkan dengan talenta muda diaspora yang berkarier di Eropa. Sosok Lyfe Oldenstam akui buka peluang bela Garuda usai lihat Jay Idzes.
Ramalan Keuangan 18 Februari 2026 untuk Shio Tikus, Kerbau, Macan, Kelinci, Naga, dan Ular

Ramalan Keuangan 18 Februari 2026 untuk Shio Tikus, Kerbau, Macan, Kelinci, Naga, dan Ular

Ramalan keuangan shio 18 Februari 2026 untuk Tikus, Kerbau, Macan, Kelinci, Naga, dan Ular. Cek prediksi finansial, peluang rezeki, tips mengatur keuangan.
Comeback Sensasional! Francesco Totti Selangkah Lagi Kembali ke AS Roma

Comeback Sensasional! Francesco Totti Selangkah Lagi Kembali ke AS Roma

Legenda AS Roma, Francesco Totti, mengonfirmasi bahwa dirinya tengah menjalin pembicaraan untuk kembali ke klub sebagai direktur.
Pimpinan Ponpes di Jepara Diduga Cabuli Santriwati 25 Kali, Kuasa Hukum Korban Beberkan Modusnya

Pimpinan Ponpes di Jepara Diduga Cabuli Santriwati 25 Kali, Kuasa Hukum Korban Beberkan Modusnya

Ironis, pimpinan pondok pesantren (ponpes), Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, diduga cabuli santriwatinya berusia 19 tahun 25 kali. Hal ini diungkap kuasa hukum
De Rossi Meledak! Aturan VAR Disebut ‘Paling Bodoh’ Usai Kalulu Diusir saat Duel Juventus Vs Inter Milan

De Rossi Meledak! Aturan VAR Disebut ‘Paling Bodoh’ Usai Kalulu Diusir saat Duel Juventus Vs Inter Milan

Pelatih kepala Genoa, Daniele De Rossi, melontarkan kritik keras terhadap keputusan kontroversial yang berujung kartu merah untuk bek Juventus, Pierre Kalulu, dalam Derby d’Italia melawan Inter Milan.
Ihwal Kasus Bahar bin Smith Diduga Aniaya Anggota Banser, Kuasa Hukum: Sedang Mengupayakan Upaya Damai

Ihwal Kasus Bahar bin Smith Diduga Aniaya Anggota Banser, Kuasa Hukum: Sedang Mengupayakan Upaya Damai

Ihwal kasus Assayid Bahar bin Smith atau biasa disapa Habib Bahar yang diduga aniaya anggota Barisan Ansor Serbaguna Nahdlatul Ulama (Banser NU) bernama Rida
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT