News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Walau Sempat Diikat di Tiang Mata Ditutup, Kematian Freddy Budiman Disebut Kematin yang Indah dan Buat Iri kata Ustaz Adi Hidayat, Ternyata karena...

Kematian bandar narkoba, Freddy Budiman digadang-gadang sebagai kematian yang baik dalam Islam. Bahkan Ustaz Adi Hidayat pun mengatakan hal yang demikian.
Jumat, 11 Oktober 2024 - 10:41 WIB
Ustaz Adi Hidayat merasa iri dengan kematian freddy Budiman
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com

Jakarta, tvOnenews.com - Kematian bandar narkoba, Freddy Budiman digadang-gadang sebagai kematian yang baik dalam Islam. Bahkan Ustaz Adi Hidayat pun mengatakan hal yang demikian.

Mengapa hal tersebut dikatakan demikian? Simak penjelasannya berikut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kematian adalah sebuah kepastian yang akan dialami oleh setiap makhluk yang bernyawa. 

Dalam pandangan Islam, kematian yang baik atau dikenal dengan istilah husnul khatimah adalah ketika seseorang meninggal dunia dalam keadaan taat kepada Allah SWT.

Penuh penyesalan atas dosa-dosa yang pernah dilakukannya, dan sempat bertaubat sebelum ajal menjemput. 

Kisah kematian sang bandar narkoba Freddy Budiman yang dieksekusi mati, menjadi salah satu contoh menarik perhatian terkait konsep ini.

Diketahui, Freddy Budiman, yang dikenal sebagai salah satu gembong narkoba terbesar di Indonesia, dijatuhi hukuman mati setelah terbukti menyelundupkan 1,4 juta pil ekstasi dari China pada Mei 2012. 

Namun hal yang menarik dari kisah hidupnya itu adalah perubahan besar yang terjadi menjelang akhir hayatnya. 

Menjelang eksekusinya, Freddy Budiman memutuskan untuk berhijrah dengan memperbaiki diri, dan mendekatkan diri kepada Allah SWT. 

Ia mulai mengenakan gamis, memanjangkan janggut, hingga memperdalam ibadahnya.

Transformasi spiritual Freddy itu mendapatkan perhatian khusus dari Ustaz Adi Hidayat. Ia bahkan menyebut kematian Freddy Budiman sebagai sebuah kematian yang indah. 

Ustaz Adi Hidayat mengatakan, "Orang menyebutnya sebagai gembong narkoba, tapi kepulangannya indah, masih bisa mengkhatamkan Al Quran sebanyak 7 kali, bertaubat."

"Saya tuh masih bertanya pada diri saya apakah kepulangan saya itu akan sebaik seorang Freddy (Budiman) misalnya," kata Ustaz Adi Hidayat dalam kanal YouTube-nya dikutip Jumat (11/10/2024).

Salah satu tanda taubat Freddy yang diungkapkan oleh Ustaz Adi Hidayat adalah keberhasilannya mengkhatamkan Al-Qur'an sebanyak tujuh kali sebelum dieksekusi mati. 

Bagi seorang Muslim, membaca dan memahami Al-Qur'an adalah salah satu bentuk ibadah yang sangat mulia. 

Fakta bahwa Freddy mampu melakukan tersebut sebelum ajalnya menunjukkan bahwa ia benar-benar berusaha untuk bertaubat dan kembali kepada jalan yang benar.

Selain itu, sebelum dieksekusi, Freddy Budiman juga meminta izin kepada regu tembak untuk mengucapkan kalimat tauhid.

Ustaz Adi Hidayat menjelaskan, "Dia minta kesempatan kepada regu eksekutor sebelum meninggal diberi kesempatan untuk membaca kalimat tauhid 'Asyhadu an laa ilaaha illallaahu, wa asyhadu anna muhammadar rasuulullah'."

Kalimat ini adalah pengakuan akan keesaan Allah dan kerasulan Nabi Muhammad SAW, yang diharapkan menjadi kalimat terakhir yang diucapkan oleh seorang Muslim sebelum wafat.

Lebih lanjut, Freddy juga meminta agar matanya tetap terbuka saat dieksekusi, agar ia bisa melihat dosa-dosanya yang akan ia sesali sebelum wafat. 

Ustaz Adi Hidayat mengatakan, "Dan diberikan kesempatan untuk matanya dibuka tidak ditutup, supaya Allah menampakkan kepada saya dosa-dosa saya yang akan saya sesali sebelum wafat, dan itu kematian yang indah."

Lantas bagaimana ciri-ciri kematian yang baik dalam Islam?

Dalam Islam, terdapat beberapa tanda yang menunjukkan seseorang meninggal dalam keadaan husnul khatimah. 

Salah satunya adalah mampu mengucapkan kalimat tauhid sebelum meninggal. Nabi Muhammad SAW bersabda, "Barangsiapa yang akhir perkataannya sebelum meninggal adalah ‘La ilaha illallah,’ maka dia akan masuk surga" (HR. Abu Dawud dan Hakim). 

Kalimat tauhid ini menjadi tanda bahwa seseorang meninggal dalam keadaan beriman. Selain itu, meninggal dalam keadaan bertaubat juga dianggap sebagai salah satu ciri kematian yang baik.

Allah SWT berfirman, "Dan orang-orang yang apabila mengerjakan perbuatan keji atau menganiaya diri sendiri, mereka ingat akan Allah, lalu memohon ampun terhadap dosa-dosa mereka, dan siapa lagi yang dapat mengampuni dosa selain daripada Allah? Dan mereka tidak meneruskan perbuatan kejinya itu, sedang mereka mengetahui" (QS. Ali Imran: 135).

Kematian Freddy Budiman yang diwarnai dengan taubat dan upaya memperbaiki diri menunjukkan bahwa setiap orang memiliki kesempatan untuk meraih *husnul khatimah*, terlepas dari seberapa besar dosa yang pernah dilakukan.

Freddy Budiman akhirnya dieksekusi mati pada tahun 2016 sebagai bagian dari upaya pemerintah Indonesia dalam memberantas kejahatan narkotika.

Kasus Freddy Budiman bukan hanya menarik perhatian karena besarnya kejahatan yang dilakukannya, tetapi juga karena perjalanan spiritualnya menjelang akhir hidupnya.

Ustaz Adi Hidayat menyebutkan, "Tidak setiap orang punya kemampuan mengucapkan 'La Ilaha Illallah', mesti belajar kita itu, kematian itu pasti sifatnya, kalo sudah sadar perbaiki hidup."

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kisah Freddy Budiman menjadi pengingat bahwa pintu taubat selalu terbuka bagi siapa saja, tak peduli seberapa besar dosa yang telah dilakukan. 

Islam mengajarkan bahwa selama seseorang masih hidup, ia memiliki kesempatan untuk bertaubat dan memperbaiki diri, sehingga ia dapat meninggal dalam keadaan husnul khatimah. (udn/ree)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Sahabat Dekat! Clara Shinta Akhirnya Buka Suara soal Rumor Jule Hamil, Gosip atau Fakta?

Sahabat Dekat! Clara Shinta Akhirnya Buka Suara soal Rumor Jule Hamil, Gosip atau Fakta?

Nama Julia Prastini atau yang akrab disapa Jule kembali menjadi perbincangan di media sosial. Mantan istri Na Daehoon itu belakangan menjadi sasaran berbagai spekulasi.
Bertemu Fraksi PKB di DPR RI, Forkopi Dorong Regulasi Hak Atas Tanah dalam RUU Perkoperasian

Bertemu Fraksi PKB di DPR RI, Forkopi Dorong Regulasi Hak Atas Tanah dalam RUU Perkoperasian

Forum Koperasi Indonesia (Forkopi) memberikan sejumlah masukan terhadap Daftar Inventarisasi Masalah (DIM) dalam pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Perkoperasian khususnya terkait pengaturan status hak atas tanah bagi koperasi.
Pegiatn HAM dan AJI Sorot Tajam Rencana Pendirian Ratusan BTP

Pegiatn HAM dan AJI Sorot Tajam Rencana Pendirian Ratusan BTP

Rencana pemerintah membentuk 750 Batalyon Teritorial Pembangunan (BTP) turut menuai kritik dari kalangan jurnalis maupun pegiat Hak Asasi Manusia (HAM).
Polisi Tangkap Kurir Sabu 510 Gram di Pasar Rebo, Dua Pelaku Masih Diburu

Polisi Tangkap Kurir Sabu 510 Gram di Pasar Rebo, Dua Pelaku Masih Diburu

Polres Metro Jakarta Pusat menggagalkan peredaran narkotika jenis sabu seberat 510,3 gram di kawasan Pasar Rebo, Jakarta Timur, pada Rabu (3/6/2026) dini hari.
Rencana Pendirian Ratusan BTP Disebut Berpotensi Munculkan Konflik Sosial

Rencana Pendirian Ratusan BTP Disebut Berpotensi Munculkan Konflik Sosial

Pemerintah Indonesia berencana membentuk 750 Batalyon Teritorial Pembangunan (BTP) dalam kurun waktu lima tahun ke depan.
Model Pendidikan 'Powered by ASU' Resmi Hadir di Jakarta, Buka Akses Kuliah Berstandar Dunia

Model Pendidikan 'Powered by ASU' Resmi Hadir di Jakarta, Buka Akses Kuliah Berstandar Dunia

Kehadiran kampus ini menjadi solusi modern untuk memenuhi kebutuhan talenta global dan inovasi Indonesia di masa depan.

Trending

AC Tiba-Tiba Rusak Saat Cuaca Panas? Ini Solusi dan Cara Mendapatkan Layanan Perbaikan 24 Jam

AC Tiba-Tiba Rusak Saat Cuaca Panas? Ini Solusi dan Cara Mendapatkan Layanan Perbaikan 24 Jam

AC bermasalah bisa terjadi kapan saja, mulai dari tidak dingin hingga bocor. Simak penyebab umum kerusakan AC dan solusi layanan perbaikan 24 jam yang bisa diakses kapan saja.
Ruben Onsu Serang Balik Sosok Terdekat Sarwendah yang Diduga Ikut Memperkeruh Polemik Hak Asuh Anak

Ruben Onsu Serang Balik Sosok Terdekat Sarwendah yang Diduga Ikut Memperkeruh Polemik Hak Asuh Anak

Perselisihan antara Ruben Onsu dan Sarwendah terkait hak asuh anak tengahmenjadi sorotan. Ruben blak-blakan menyinggung sosok yang diduga memperkeruh konflik.
‎Singkirkan Alwi Farhan di Indonesia Open 2026, Jonatan Christie Akui Sempat Kesulitan Hadapi Juniornya

‎Singkirkan Alwi Farhan di Indonesia Open 2026, Jonatan Christie Akui Sempat Kesulitan Hadapi Juniornya

Menurut Jonatan, pertandingan berjalan sangat ketat karena Alwi datang dengan modal kepercayaan diri tinggi usai mencatat hasil impresif dalam beberapa turnamen terakhir.
Mengapa Teknologi Titanium dan Pengaturan Suhu Presisi Semakin Dibutuhkan Pada Pemanas Air?

Mengapa Teknologi Titanium dan Pengaturan Suhu Presisi Semakin Dibutuhkan Pada Pemanas Air?

Dalam sistem pemanas air, ketahanan komponen menjadi salah satu faktor yang menentukan usia pakai produk. Salah satu inovasi yang banyak digunakan saat ini adalah elemen pemanas
Kevin Diks Bongkar Alasan Rizky Ridho Layak Jadi Kapten Timnas Indonesia, Pengganti Jay Idzes yang Cedera

Kevin Diks Bongkar Alasan Rizky Ridho Layak Jadi Kapten Timnas Indonesia, Pengganti Jay Idzes yang Cedera

Kevin Diks menilai Rizky Ridho pantas menjadi kapten Timnas Indonesia saat menghadapi Oman dan Mozambik. Bek Persija itu dipercaya menggantikan Jay Idzes yang absen karena cedera
Ada Kabar Buruk, Marselino Ferdinan Alami Cedera Hamstring Sehari Sebelum Timnas Indonesia Lawan Oman di FIFA Matchday

Ada Kabar Buruk, Marselino Ferdinan Alami Cedera Hamstring Sehari Sebelum Timnas Indonesia Lawan Oman di FIFA Matchday

Timnas Indonesia mendapat kabar kurang baik jelang laga FIFA Matchday melawan Oman. Marselino Ferdinan mengalami cedera hamstring dan masih menunggu hasil tes kebugaran
Soal Korupsi Tata Kelola Program MBG Oleh Dadan Hindayana Cs, Kejagung Buka Peluang Periksa Nanik S Deyang

Soal Korupsi Tata Kelola Program MBG Oleh Dadan Hindayana Cs, Kejagung Buka Peluang Periksa Nanik S Deyang

Kejaksaan Agung masih mendalami soal kasus dugaan korupsi tata kelola Makan Bergizi Gratis (MBG) di Badan Gizi Nasional (BGN) periode 2025-2026, oleh tiga tersangka, yakni Dadan Hindayana, Sony Sonjaya, dan Lodewyk Pusung.
Selengkapnya

Viral