News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Presiden Jokowi batalkan Vaksinasi Berbayar

Presiden Joko Widodo membatalkan opsi vaksin Gotong Royong berbayar bagi masyarakat.
Jumat, 16 Juli 2021 - 20:22 WIB
Sekretaris Kabinet Pramono Anung di Istana Negara Jakarta,
Sumber :
  • Antara

Jakarta - Presiden Joko Widodo membatalkan opsi vaksin Gotong Royong berbayar bagi masyarakat.

"Setelah mendapatkan masukan dan juga respons dari masyarakat, Presiden telah memberikan arahan dengan tegas untuk vaksin berbayar yang rencananya disalurkan melalui Kimia Farma, semuanya dibatalkan dan dicabut," kata Sekretaris Kabinet Pramono Anung di Istana Negara Jakarta, Jumat (16/7).

Sebelumnya PT Kimia Farma mengungkapkan BUMN tersebut membuka program vaksinasi gotong royong mandiri dengan menggunakan vaksin Sinopharm.

"Sehingga semua vaksin tetap dengan mekanisme yang digratiskan seperti yang disampaikan oleh Bapak Presiden sebelumnya," ujar Pramono menambahkan.

PT Kimia Farma rencananya akan menjadi pihak yang menyelenggarakan vaksinasi berbayar dengan harga vaksin berdasarkan Keputusan Menteri Kesehatan Nomor HK.01.07/MENKES/4643/2021 tentang Penetapan Besaran Harga Pembelian Vaksin Produksi Sinopharma adalah Rp879.140.

Rinciannya pembelian vaksin sebesar Rp321.660 per dosis dan tarif layanan sebesar Rp117.910 per dosis. Untuk dua dosis vaksin, harga vaksin adalah sebesar Rp643 ribu, sedangkan untuk dua kali layanan vaksinasi tarif-nya Rp253.820.

"Hal yang berkaitan dengan vaksin Gotong Royong mekanismenya tetap melalui perusahaan, dan perusahaan yang akan membayar kepada seluruh karyawan yang ada," papar Pramono.

Artinya, menurut Pramono, mekanisme untuk seluruh vaksin baik vaksin Gotong Royong maupun vaksinasi yang sekarang mekanisme sudah berjalan digratiskan oleh pemerintah.

"Presiden telah menegaskan bahwa dalam PPKM Darurat ini tentunya 'sense of crisis' seluruh kementerian lembaga para pemimpin harus ada," ungkap Pramono.

Presiden Jokowi pun disebut melarang seluruh menteri dan kepala lembaga untuk bepergian keluar negeri.

"Yang boleh bepergian ke luar negeri hanya menteri luar negeri karena sesuai bidang tugasnya, yang lainnya kalau ada hal yang bersifat khusus harus mendapat izin langsung dari bapak Presiden," tutur Pramono.

Diketahui saat pandemik COVID-19 ada sejumlah menteri yang melakukan perjalanan keluar negeri, misalnya, Menteri Pertahanan Prabowo Subianto berkunjung ke Prancis pada akhir Juni 2021, Menteri PPN dan Kepala Bappenas Suharso Monoarfa menghadiri pertemuan G20 di Italia juga pada akhir Juni 2021, sedangkan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto melakukan kunjungan kerja selama dua hari ke Singapura pada 13 dan 14 Juli 2021.

"Dengan tingginya angka pasien isoman maka pada kementerian dan lembaga diminta proaktif membuat isoman pada kementerian dan lembaga masing-masing," ungkap Pramono.

Untuk kementerian dan lembaga yang besar atau pemerintah daerah yang punya anggaran besar maka minimum dapat membuat tempat isoman bagi 300-500 pasien.

"Untuk itu dibuat secara baik dipersiapkan dan kemudian pemerintah bertanggung jawab untuk mempersiapkan seluruh obat-obatan kepada isoman yang akan bergabung," demikian Pramono. (mii/ant)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dude Herlino dan Istri Selesai Diperiksa Soal Promosi Bisnis PT DSI, Tegaskan Tak Ada Kaitan dengan Internal Managemen

Dude Herlino dan Istri Selesai Diperiksa Soal Promosi Bisnis PT DSI, Tegaskan Tak Ada Kaitan dengan Internal Managemen

Artis Dude Herlino dan istrinya, Alyssa Soebandono selesai menjalani pemeriksaan sebagai saksi dalam pengusutan kasus dugaan TPPU PT Dana Syariah Indonesia.
Ucapan Jay Idzes Jadi Topik Panas di Bulgaria, hingga Pengamat Belanda Sebut Naturalisasi Timnas Indonesia Bodoh

Ucapan Jay Idzes Jadi Topik Panas di Bulgaria, hingga Pengamat Belanda Sebut Naturalisasi Timnas Indonesia Bodoh

Usai melakoni gelaran FIFA Series, Timnas Indonesia langsung jadi sorotan berbagai media Eropa. Mulai dari pujian hingga kritik pedas. Berikut rangkumannya.
Mengenal Letda Maylen Christy Aupe, Ajudan yang Bertugas Kawal Gubernur Malut Sherly Tjoanda: Berasal dari Kopassus

Mengenal Letda Maylen Christy Aupe, Ajudan yang Bertugas Kawal Gubernur Malut Sherly Tjoanda: Berasal dari Kopassus

Berikut sosok Letda Maylen Christy Aupe, ajudan yang mengawal Gubernur Maluku Utara (Malut), Sherly Tjoanda Laos. Ia dikenal sebagai Prajurit TNI dari Kopassus.
Disidak Dedi Mulyadi, Satpam dan Siswa SMK 2 Subang Langsung Berlarian

Disidak Dedi Mulyadi, Satpam dan Siswa SMK 2 Subang Langsung Berlarian

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi turun ke lapangan melakukan sidak langsung di SMK 2 Subang. Ternyata, di lokasi ia menemukan banyak hal yang harus diperbaiki.
Teks Khutbah Jumat 3 April 2026 Singkat: 10 Golongan yang Dibenci Allah dan Pentingnya Menjaga Shalat

Teks Khutbah Jumat 3 April 2026 Singkat: 10 Golongan yang Dibenci Allah dan Pentingnya Menjaga Shalat

Berikut teks khutbah Jumat 3 April 2026 singkat berjudul ' 10 Golongan yang Dibenci Allah dan Pentingnya Menjaga Shalat'.
BMKG Peringatkan Hujan dan Gelombang Tinggi di Sumut, Waspada Banjir dan Longsor

BMKG Peringatkan Hujan dan Gelombang Tinggi di Sumut, Waspada Banjir dan Longsor

Prakirawan BBMKG Wilayah I, Indah Paramitha, mengatakan potensi hujan tersebut diperkirakan terjadi di wilayah pegunungan, pantai barat, serta lereng timur Sumatera Utara.

Trending

KNVB Resmi Larang 3 Pemain Timnas Indonesia Main di Liga Belanda, Maarten Paes Terbebas

KNVB Resmi Larang 3 Pemain Timnas Indonesia Main di Liga Belanda, Maarten Paes Terbebas

Federasi Sepak Bola Belanda, KNVB, melalui seorang juru bicara, melarang para pemain Timnas Indonesia yang berkarier di Liga Belanda untuk bermain. Namun, Maarten Paes tidak termasuk dalam daftar tersebut.
Ucapan Jay Idzes Jadi Sorotan Media Bulgaria usai Timnas Indonesia Gagal Juara FIFA Series 2026

Ucapan Jay Idzes Jadi Sorotan Media Bulgaria usai Timnas Indonesia Gagal Juara FIFA Series 2026

Pernyataan kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, menjadi sorotan besar media Bulgaria usai kekalahan tipis skuad Garuda di final FIFA Series 2026. Seperti apa?
Warga Bekasi dan Sekitar Siap-siap, Dedi Mulyadi Umumkan Apartemen Meikarta Akan Bisa Dicicil Mulai Rp1 Jutaan

Warga Bekasi dan Sekitar Siap-siap, Dedi Mulyadi Umumkan Apartemen Meikarta Akan Bisa Dicicil Mulai Rp1 Jutaan

​​​​​​​Dedi Mulyadi umumkan Apartemen Meikarta bisa dicicil mulai Rp1 jutaan. Warga Bekasi berpenghasilan UMK kini punya peluang miliki hunian yang layak.
Gara-gara Emil Audero, Timnas Indonesia Jadi Sorotan Media Italia usai Gagal Lawan Bulgaria di FIFA Series

Gara-gara Emil Audero, Timnas Indonesia Jadi Sorotan Media Italia usai Gagal Lawan Bulgaria di FIFA Series

Media Italia ikut menyoroti kekalahan tipis Timnas Indonesia dari Bulgaria di ajang FIFA Series 2026. Sebut Emil Audero jadi penyebab gagalnya skuad Garuda?
Media Vietnam Heran dengan Bulgaria, Padahal Sudah Kalahkan Timnas Indonesia tapi Tetap Puji Garuda Setinggi Langit

Media Vietnam Heran dengan Bulgaria, Padahal Sudah Kalahkan Timnas Indonesia tapi Tetap Puji Garuda Setinggi Langit

Kekalahan tipis Timnas Indonesia di final FIFA Series ternyata tidak menghapus kesan positif di mata dunia. Media Vietnam heran dengan pujian pelatih Bulgaria.
Dedi Mulyadi Ngambek Saat Sidak, Kucurkan Rp20 Juta untuk Perbaikan Atap SMA Negeri di Subang

Dedi Mulyadi Ngambek Saat Sidak, Kucurkan Rp20 Juta untuk Perbaikan Atap SMA Negeri di Subang

Dedi Mulyadi sidak SMA Negeri di Subang, temukan kondisi kotor dan atap rusak. Ia langsung kucurkan Rp20 juta dan beri nasihat tegas soal kreativitas.
Dean James hingga Justin Hubner Diminta Ajukan Kembali Paspor Belanda, Timnas Indonesia Bakal Rugi Besar

Dean James hingga Justin Hubner Diminta Ajukan Kembali Paspor Belanda, Timnas Indonesia Bakal Rugi Besar

Para pemain Timnas Indonesia, seperti Dean James dan Justin Hubner, diminta untuk mengajukan kembali paspor Belanda. Hal ini bisa memberikan dampak negatif kepada skuad Garuda.
Selengkapnya

Viral