News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ini Cara Cegah Penularan Covid-19 di Dalam Rumah

Penyebab tingginya kasus penularan virus corona di lingkungan rumah tangga antara lain kesulitan anggota keluarga berdisiplin menerapkan prokes.
Minggu, 18 Juli 2021 - 14:50 WIB
Pengendara Melintas di Depan Mural Keluarga Sehat di Solo
Sumber :
  • Antara

Jakarta - Dokter spesialis pulmonologi dan kedokteran respirasi (paru-paru) Achmad Mulawarman mengemukakan pentingnya penerapan protokol kesehatan di lingkungan rumah tangga untuk menekan risiko penularan Covid-19.

Dalam acara diskusi via daring mengenai penanganan Covid-19 di rumah dan peranan vaksinasi pada Minggu (18/7), ia mengatakan, penyebab tingginya kasus penularan virus corona di lingkungan rumah tangga antara lain kesulitan anggota keluarga berdisiplin menerapkan protokol kesehatan di rumah, termasuk memakai masker dan menjaga jarak.

Faktor penyebab yang lain, menurut dia, keberadaan anggota keluarga yang sering keluar masuk rumah tetapi tidak disiplin menerapkan protokol kesehatan serta ventilasi ruangan yang kurang baik.

Ia menekankan pentingnya disiplin anggota keluarga dalam menjalankan protokol kesehatan, seperti memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan, dalam upaya menjaga kesehatan seluruh anggota keluarga.

Setiap anggota keluarga, ia mengatakan, sebaiknya juga rutin memperhatikan gejala sakit yang dirasakan mau pun dialami oleh anggota keluarga yang lain.

Di samping itu, menurut dia, ventilasi ruangan di dalam rumah harus dipastikan dalam keadaan baik dan ruangan di dalam rumah rutin didisinfeksi. 

Apabila orang tua terserang Covid-19 tetapi anaknya tidak, Achmad mengatakan, orang tua bisa meminta anak melakukan aktivitas di ruangan yang berbeda bila anak sudah cukup mandiri.

"Bila anak belum mandiri maka dititipkan kepada keluarga yang sehat, dengan catatan jangan dititipkan pada orang yang berisiko tinggi, yakni lansia dan orang yang mempunyai komorbid," katanya dalam acara diskusi yang digelar Ikatan Alumni Fakultas Kedokteran Universitas Padjajaran.

Jika tidak ada kerabat yang bisa dititipi anak, ia melanjutkan, maka orang tuanya wajib selalu memakai masker dan menjaga jarak dengan anak.

"Pantau juga anak bila ada gejala," katanya.

Apabila anak terinfeksi virus corona sementara orang tuanya tidak, maka orang tua bisa meminta anak melakukan aktivitas di ruang berbeda.

"Namun bila anak belum mandiri, rawat bersama orang tua dengan keduanya memakai masker, menjaga jarak meskipun dalam satu ruangan," kata Achmad.

Ia mengatakan bahwa orang tua harus dipastikan tidak dalam kondisi berisiko tinggi mengalami gangguan kesehatan saat merawat anak yang terserang Covid-19.

"Di samping itu, perhatikan ventilasi ruangan yang baik serta rajin (semprot) disinfektan ruangan," katanya.

Menurut dia, durasi perawatan penderita infeksi virus corona dengan gejala ringan minimal 10 hari sejak gejala pertama ditambah tiga hari setelah tanpa gejala.

"Untuk gejala sedang, yaitu gejala kategori ringan disertai saturasi oksigen kurang dari 92 persen, maka lokasi perawatan di rumah sakit. Begitupun yang berat, harus dirawat di rumah sakit," katanya.

Achmad juga menyampaikan cara membaca nilai cycle threshold (CT) dari pemeriksaan untuk mendeteksi infeksi virus SARS-CoV-2 penyebab Covid-19 menggunakan metode polymerase chain reaction (PCR).

Nilai CT menunjukkan kadar virus di dalam tubuh. Menurut Achmad, nilai CT yang lebih tinggi menunjukkan kadar virus di dalam tubuh lebih rendah, sebaliknya nilai CT yang lebih rendah menunjukkan kadar virus dalam tubuh lebih tinggi. 

Menurut dia, batasan yang menunjukkan partikel virus yang terdeteksi sedikit adalah nilai CT 35-49.

"Catatan, panduan itu harus dilakukan dengan memperhatikan gejala klinis. Meski pasien berangsur pulih dari Covid-19 dengan angka CT yang lebih tinggi, gejala klinis tetap harus diperhatikan seperti demam, batuk, diare, atau tidak mampu bernafas," katanya. (ant/act)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Cara Nonton Live Streaming Dana White's Contender Series Bilal Hasan Vs Mridul Saikia Pagi Ini

Cara Nonton Live Streaming Dana White's Contender Series Bilal Hasan Vs Mridul Saikia Pagi Ini

Berikut cara nonton live streaming pertarungan Dana White's Contender Series, salah satunya ada pertarungan antara Bilal Hasan melawan Mridul Saikia.
Bukan Sekadar Pembunuhan, Terungkap Fakta Pilu di Balik Tewasnya Wanita Berselimut di Kontrakan Tangerang

Bukan Sekadar Pembunuhan, Terungkap Fakta Pilu di Balik Tewasnya Wanita Berselimut di Kontrakan Tangerang

Seorang wanita berinisial SNA, menggegerkan warga usai ditemukan tewas dalam kondisi penuh luka di rumah kontrakan, wilayah Jurumudi, Benda, Kota Tangerang, pada Selasa (11/8).
Link Live Streaming Dana White's Contender Series: Tarung Pagi Ini, Ada Duel Bilal Hasan Vs Mridul Saikia

Link Live Streaming Dana White's Contender Series: Tarung Pagi Ini, Ada Duel Bilal Hasan Vs Mridul Saikia

Link live streaming Dana White's Contender Series (DWCS) Season 10 Episode 1 hari ini Rabu (12/8/2026). Bilal Hasan akan menantang Mridul Saikia untuk memperebutkan tiket ke UFC.
Cuma Numpang Lewat, Persib Keluar dari Daftar FIFA Ban Registration Setelah Satu Hari Nangkring

Cuma Numpang Lewat, Persib Keluar dari Daftar FIFA Ban Registration Setelah Satu Hari Nangkring

Nama Persib sudah tak bertengger di daftar hitam FIFA pada Selasa (11/8/2026) malam setelah sempat masuk satu hari sebelumnya. 
MUI Murka Hafalan Surah Ad-Dhuha Diduga Dijadikan Syarat Dapat Miras di Festival Musik, Polisi Diminta Segera Bertindak

MUI Murka Hafalan Surah Ad-Dhuha Diduga Dijadikan Syarat Dapat Miras di Festival Musik, Polisi Diminta Segera Bertindak

Majelis Ulama Indonesia (MUI) meminta aparat kepolisian mengusut soal viralnya tantangan hafalan Surah Ad-Dhuha yang diduga sebagai sarana untuk promosi minuman keras (miras) di acara musik.
Jadwal Dana White's Contender Series Hari Ini: Bilal Hasan Tantang Petarung India Demi Tiket UFC

Jadwal Dana White's Contender Series Hari Ini: Bilal Hasan Tantang Petarung India Demi Tiket UFC

Jadwal Dana White's Contender Series (DWCS) Season 10 Episode 1 hari ini Rabu (12/8/2026). Petarung MMA Indonesia, Bilal Hasan akan menantang atlet asal India untuk membuka jalan menuju panggung UFC.

Trending

Link Live Streaming Dana White's Contender Series: Tarung Pagi Ini, Ada Duel Bilal Hasan Vs Mridul Saikia

Link Live Streaming Dana White's Contender Series: Tarung Pagi Ini, Ada Duel Bilal Hasan Vs Mridul Saikia

Link live streaming Dana White's Contender Series (DWCS) Season 10 Episode 1 hari ini Rabu (12/8/2026). Bilal Hasan akan menantang Mridul Saikia untuk memperebutkan tiket ke UFC.
Buka-bukaan soal Konflik Agraria, Nusron Akui Benturan dengan Aset BUMN hingga TNI-Polri yang Paling Repot

Buka-bukaan soal Konflik Agraria, Nusron Akui Benturan dengan Aset BUMN hingga TNI-Polri yang Paling Repot

Menteri ATR/BPN Nusron Wahid buka-bukaan soal berbagai konflik agraria. Menurutnya, sengketa yang melibatkan klaim aset BUMN hingga TNI-Polri dinilai paling kompleks.
Jadwal Dana White's Contender Series Hari Ini: Bilal Hasan Tantang Petarung India Demi Tiket UFC

Jadwal Dana White's Contender Series Hari Ini: Bilal Hasan Tantang Petarung India Demi Tiket UFC

Jadwal Dana White's Contender Series (DWCS) Season 10 Episode 1 hari ini Rabu (12/8/2026). Petarung MMA Indonesia, Bilal Hasan akan menantang atlet asal India untuk membuka jalan menuju panggung UFC.
Heboh Dugaan Challenge Hafalan Al-Qur'an Dikaitkan Miras, PMII Desak Polisi Usut Tuntas

Heboh Dugaan Challenge Hafalan Al-Qur'an Dikaitkan Miras, PMII Desak Polisi Usut Tuntas

PC PMII menilai dugaan penggunaan simbol keagamaan dalam aktivitas hiburan perlu diperiksa secara menyeluruh agar fakta sebenarnya dapat diketahui.
Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Terungkap fakta baru soal pelaku mutilasi Depok bernama Saepul (26). Saepul diduga menderita penyakit HIV. 
Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal di Tanjung Priok, Potensi Kerugian Negara Rp8,6 M

Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal di Tanjung Priok, Potensi Kerugian Negara Rp8,6 M

Bea Cukai Tanjung Priok dan Direktorat Penindakan dan Penyidikan (P2) Bea Cukai gagalkan pengiriman 8,96 juta batang rokok ilegal yang tidak dilekati pita cukai
Cuma Numpang Lewat, Persib Keluar dari Daftar FIFA Ban Registration Setelah Satu Hari Nangkring

Cuma Numpang Lewat, Persib Keluar dari Daftar FIFA Ban Registration Setelah Satu Hari Nangkring

Nama Persib sudah tak bertengger di daftar hitam FIFA pada Selasa (11/8/2026) malam setelah sempat masuk satu hari sebelumnya. 
Selengkapnya

Viral